Waspada Virus Cacar Monyet, Bandara Juanda Maksimalkan Thermal Scanner

Baru-baru ini ditemukan satu kasus cacar monyet di Singapura. Siaran pers Kementerian Kesehatan Singapura pada 9 Mei 2019 menyebut, seorang warga negara Nigeria positif terinfeksi virus Monkeypox (MPXV) saat berkunjung ke negara tersebut. Ini adalah kasus pertama cacar monyet di Singapura.

Gejala dari Monkeypox mirip dengan smallpox (cacar) namun lebih ringan. Masa inkubasi 5- 21 hari dengan gejala yang dtimbulkan seperti demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan lemas. Ruam pada kulit muncul pada wajah kemudian menyebar kebagian tubuh lainnya.

Ruam ini akan berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar, lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah, kemudian mengeras.Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 14-21 hari. Secara umum, kelompok usia yang lebih muda lebih rentan terhadap penyakit Monkeypox.

Monkeypox (MPX) ditularkan oleh hewan terutama hewan pengerat yang mengandung virus Monkeypox (MPXV). Penularan virus Monkeypox ini bisa terjadi melalui gigitan, cakaran, kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi di kulit atau mukosa hewan, dan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak dengan baik.