Survei Ungkap Indonesia Paling Tak Percaya Perubahan Iklim Akibat Ulah Manusia

Dalam kasus Amerika Serikat, para peneliti mengungkapkan 17 persen dari mereka yang disurvei percaya bahwa gagasan pemanasan global adalah kebohongan yang diciptakan manusia, untuk menipu masyarakat.

Kepercayaan ini makin meningkat karena pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim bahwa perubahan iklim dibuat oleh Tiongkok. 52 persen dari mereka yang termasuk dalam “sayap kanan garis keras” menegaskan bahwa pemanasan global adalah tipuan.

Sementara di Eropa, hanya kurang dari satu dalam sepuluh masyarakat di negara yang disurvei berpikir iklim tidak berubah atau tidak berubah karena aktivitas manusia. Hanya Polandia yang memiliki jumlah responden dengan perspektif tersebut yaitu 12 persen.

Selain Indonesia, Arab Saudi, dan AS, beberapa negara lain yang warganya paling tidak percaya akan anggapan perubahan iklim adalah ulah manusia lainnya adalah: Meksiko, Australia, Polandia, Jerman, Tiongkok, Perancis, dan Britania Raya.