Setelah Minum Kopi Malah Ingin BAB, Intip Penyebabnya

Dalam studi, peneliti mendokumentasikan perubahan pada otot polos di usus kecil dan usus besar serta respons otot-otot tersebut ketika terpapar langsung dengan kopi. Hasil studi ini menunjukkan, ada pertumbuhan bakteri dan mikroba lain dalam tinja dari larutan 1,5 persen kopi.

Pertumbuhan mikroba bahkan lebih rendah dengan larutan kopi sebesar 3 persen. Setelah tikus diberi kopi selama tiga hari, jumlah bakteri secara keseluruhan dalam tinja berkurang.

Otot di usus bagian bawah dan usus besar tikus menunjukkan, peningkatan kemampuan berkontraksi selang beberapa saat minum kopi. Kopi merangsang kontraksi usus kecil dan usus besar, yang mana jaringan otot terpapar kopi.

Penelitian klinis selanjutnya masih diperlukan untuk menentukan, apakah minum kopi mungkin menjadi pengobatan yang efektif untuk sembelit pasca operasi atau ileus–usus berhenti bekerja setelah operasi perut.