Sempat Sakit, Alfaro Sukses Bentangkan Merah Putih di Istana Berkat Surat Orangtua

Liputan6.com, Jakarta – Pembentang Bendera Tim Merah Paskibraka Nasional 2019, Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar menceritakan kondisi kesehatannya yang sempat menurun jelang upacara HUT Kemerdekaan ke-74 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Meski sempat sakit, Alfaro tetap tampil sukses dan membanggakan pada saat membentangkan sang saka Merah Putih.

“Strateginya istirahat yang cukup, makan yang banyak. Itu saat saya kondisinya menurun, makannya digenjot, jadi lebih ekstra lagi makannya,” terang Alfaro setelah kembali dari upacara di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

“Tidurnya cukup juga, jadi alhamdullilah kondisi hari ini baik,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, selain melakukan semua itu, dia juga mendapat pesan penyemangat dari kedua orang tuanya. Khususnya sang ayah, yang juga merupakan pendorong utama Alfaro untuk mendaftar jadi Paskibraka Nasional.

Saat sedang sakit, ayahnya mengirimkan obat yang disertai sebuah surat.

“Papa sempat kirim suatu obat gitu waktu saya sakit tapi diisi surat sama papa mama. Jadi isinya, ‘Besok gladi bersih, semangat melakukannya dan tetap maju’,” cerita Alfaro sambil tersenyum lebar.

2 dari 3 halaman

Tampil Jauh Lebih Baik

Inilah sang pembentang dan pembawa baki Paskibraka Nasional 2019. Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar, Paskibraka DKI Jakarta dan Salma El Mutafaqqiah Putri Achzaabi dari Jawa Tengah (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Alfaro pun telah tampil jauh lebih baik daripada saat menjalani gladi bersih di Istana. Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena dia sudah memiliki bayangan yang jelas akan keadaan di lapangan saat hari H.

“Kalau di gladi bersih memang kami sempet deg-degan karena awalnya itu belum tahu tuh gladi bersih siapa yang main nih. Jadi saat itu juga kondisi saya lagi sakit dan ngerasa nggak semangat hari itu,” ujarnya.

Tapi, karena dia juga sudah memiliki chemistry dengan dua partnernya, pelaksanaan tugas di hari H pun berlangsung lancar. Yakni Komandan Kelompok 8, Rafi Ahmad Falah dari Provinsi Banten dan Penggerek Bendera, Rangga Wirabrata Mahardika dari Provinsi Jawa Barat.

“Dari kita di Cibubur itu bertiga emang udah ngobrol tentang gimana-gimananya, apa ada kendala kesalahan, apa yang harus kita perbaiki. Jadi saat kita gladi di Istana juga udah mulai menuju ke baik gitu,” ucap Alfaro.

“Jadi pas hari H alhamdullilah bisa menunjukkan yang lebih baik dari sebelumnya,” dia mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: