Rupa Pengguna Sepeda di Denmark, dari Murah Sampai yang Mahal

Menurut Rina, alasan orang Denmark senang naik sepeda, semata-mata bukan karena ongkos moda transportasi umum yang mahal. Bukan pula tidak mampu beli mobil.

Saat ditanya berapa ongkos bus di Copenhagen, Rina, menjawab,”Untuk 2 zona (yang paling murah), single DKK 24 (Rp51.213) dan monthly DKK 398 (Rp849.283).”

Namun, dia menekankan bahwa alasan sebenarnya bukan karena pertimbangan ekonomi. Banyak orang Denmark tergolong sangat mampu, tetap memilih dan nyaman bersepeda.

“Memang karena self-awareness mereka soal kesehatan dan emisi CO2 sangat tinggi,” Rina menjelaskan.

Contoh kecilnya adalah profesornya. Rina, mengatakan, sang profesor yang berusia 55 setiap harinya selalu naik sepeda. Dia bisa menempuh jarak 16 km dari rumah ke kampus lalu ke rumah lagi.

“Padahal ya secara ekonomi dia mampu,” kata Rina.

Tidak heran jika di sana produk sepeda dan gaya hidup organik laku keras. “Bahkan pesepeda itu punya airbag, lho,” Rina menjelaskan.

Dikutip dari situs Bikesport dk pada Senin, 15 April 2019, airbag yang Rina maksud dibanderol dengan harga DKK 1.795,00 atau setara Rp3,8 juta. Airbag itu akan mengembang kalau kena benturan, tapi cuma bisa dipakai sekali.

“Orang sini lebih peduli soal kualitas daripada harga,” kata Rina merespons kata ‘mahal’ yang keluar dari mulut saya.