Pesan Menkes Nila Moeloek untuk Anak-Anak Rusun Jatinegara

Liputan6.com, Jakarta Memperingati Hari Anak Nasional bersamaan dengan Hari Perumahan Nasional, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengajari anak-anak penghuni Rumah Susun (Rusun) Jatinegara Barat hidup bersih dan sehat, Minggu (8/9/2019).

Menkes Nila dengan didampingi Dirjen Kesehatan Masyarakat dr Kirana Pritasari, MQIH berpesan pada anak-anak tersebut agar mengubah kebiasaan dari tempat tinggal sebelumnya, yakni di Kampung Pulo. Kini, mereka harus membiasakan diri membuang sampah, bersosialisasi, mengolah makanan, hingga membuang limbah rumah tangga dengan aturan baru, tidak boleh sembarangan. 

“Enggak boleh buang sampah ke luar jendela. Kalau pindah ke Rusun jadi beda, enggak boleh buang sampah sembarang, enggak boleh buang sampah ke kloset,” katanya.

Nila meminta anak-anak penghuni rusun untuk tidak jajan sembarangan. Pada para orangtua, Nila, berpesan agar memantau anak-anak serta memberi mereka asupan sayur dan buah serta perbanyak makan ikan. Ini karena pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan sejak kecil. 

Cara termudah membiasakan diri hidup sehat yakni dengan mencuci tangan sebelum makan. Nila menekankan agar anak-anak penghuni rusun sehingga terhindar dari kuman yang membuat tubuh sakit.

“Siapa yang suka jajan? Kalian harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memakan makanan. Kalau enggak cuci tangan nanti banyak kuman yang ikut termakan dan tubuh kita jadi sakit. Ingat ya, cuci tangan sebelum makan,” tegas Nila kepada anak-anak, seperti dimuat dalam riis yang diterima Health-Liputan6.com.

2 dari 3 halaman

Anak-Anak Harus Bermain di Luar Ruangan

Selain mengajarkan mengenai hidup sehat dan menjaga kebersihan, Nila juga meminta anak-anak untuk aktif bermain di luar seperti berlari dan main bola, bukan hanya bermain gawai. Namun, Nila juga berpesan agar anak-anak tetap menjaga etika ketika bermain, seperti tidak mengganggu tetangga serta tidak menggunakan fasilitas bersama seperti lift dan tangga.

“Bermain jangan sampai di dalam gedung karena akan mengganggu tetangga. Bermainlah di luar, lari sana sini menggerakkan tubuh kalian,” kata Nila.

Hal senada juga diutarakan oleh Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Muhammad Hidayat. Hidayat mengatakan, ada beberapa hal di rusun yang harus dicermati, seperti benda bersama, lahan bersama, dan bagian bersama. Ia mencontohkan benda bersama misalkan lift dan tangga, benda tersebut jangan sampai dijadikan tempat bermain untuk anak-anak.

“Di gang tidak boleh menaruh kursi atau itu akan mengganggu aktivitas. Lift juga bukan mainan, jangan sampai digunakan mainan oleh anak-anak karena itu benda bersama,” katanya.

3 dari 3 halaman

Pesan Nila untuk Anak-Anak di Rusun dan Pesantren

Saat berkunjung ke Rusun Jatinegara Barat, Nila juga melakukan teleconference, dengan Rusun Rempoa Jakarta Selatan, Rusun Cingised Kota Bandung, Pondok Pesantren Siti Nur Sa’adah Kabupaten Sidoarjo, dan Pondok Pesantren Prof. DR. Hamka Kota Padang.

Nila kembali berpesan agar anak-anak di Rusun maupun di Pesantren menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Pemerintah juga bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk menjadi lebih baik.

“Dengan kita kerja sama, kolaborasi, masa depan kita pasti berubah dan anak-anak kita harus berkualitas. Peningkatan SDM harus dimilai dari sehat,” ucap Nila.