Mengapa Cinta Pertama Susah Dilupakan, Ini Alasan Medisnya

Liputan6.com, Jakarta – Tak sedikit film atau lagu yang mengangkat tema tentang cinta pertama. Karena katanya, cinta pertama itu tidak akan pernah terlupakan alias selalu bikin gagal move on! Dengan demikian, meski kisah percintaan Anda itu sudah lama sekali berlalu, tetapi sangat mudah untuk mengingatnya kembali.

Tidak dimungkiri, fenomena-fenomena tersebut memang sering terjadi. Saking seringnya, banyak yang mengatakan bahwa nama orang dan memori yang terjadi saat berkencan dengan cinta pertama akan selalu terukir di otak sehingga bisa membuat Anda terbawa perasaan saat memikirkannya.

Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah. Sebab, saat merasa tertarik dan jatuh cinta pada seseorang, Anda menjadi lebih antusias daripada biasanya. Anda menjadi ingin banyak tahu tentang si dia dan selalu ingin berada di dekatnya. Kondisi tersebut disebabkan oleh otak yang terus memproduksi hormon dopamin, adrenalin dan norepinefrin yang membuat Anda lebih waspada atau peka.

Ketika Anda bersama dengan orang yang disukai atau setidaknya hanya memikirkan si tambatan hati, otak akan membacanya sebagai bentuk kenikmatan. Pada akhirnya, otak akan terus memerintahkan Anda untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jadi, sudah tahu ‘kan mengapa saat jatuh cinta rasanya selalu indah? Itu karena memang otak ikut memainkan peran dalam menciptakan hormon-hormon sensitif dan kenikmatan.

2 dari 3 halaman

Penyebab cinta pertama susah dilupakan

Lalu, bagaimana dengan cinta pertama yang sulit dilupakan? Bagaimana otak memengaruhi hal tersebut sehingga Anda sulit melupakannya?

Sebenarnya, tanpa mengaitkannya dengan fungsi otak, Anda menyetujui bahwa apapun yang dilakukan pertama kali pasti akan lebih mudah diingat. Sehingga, selain masalah otak, sensasi pertama juga berperan penting di sini.

Ketika Anda jatuh cinta, semua memori tersimpan dalam area sensorik otak. Saat mencium sebuah aroma atau mendengarkan lagu, Anda mungkin langsung teringat pada cinta pertama. Pasalnya, saraf penciuman dan pendengaran terletak sangat dekat dengan amigdala.

Dikatakan oleh dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, amigdala adalah organ kecil di dalam otak yang berbentuk seperti kacang. Organ ini mampu mengatur ingatan yang berkaitan dengan emosi, termasuk rasa takut dan senang.

Karenanya, bila Anda mencium aroma minyak wangi seperti yang dipakai oleh si mantan, atau mendengar lagu tertentu yang berkaitan dengan si dia, akan timbul lagi suatu ingatan dan perasaan, yang berkaitan dengan orang tersebut.

3 dari 3 halaman

Gejolak Hormon

Tak berhenti di situ, cinta pertama juga biasanya dialami oleh remaja yang sedang terpengaruh gejolak hormon. Apa pun yang dipengaruhi oleh gejolak hormon biasanya memang akan lebih berkesan. Bahkan, sebuah penelitian yang meminta sekelompok lansia untuk menceritakan mengenai ingatan sepanjang hidup, sebagian besar dari mereka justru menjawab tentang pengalaman cinta pertama!

Cinta pertama sulit dilupakan karena ada beberapa saraf yang letaknya sangat dekat dengan organ pengatur ingatan alias amigdala. Memang, tak ada yang menjamin bahwa Anda akan mengalami kebahagiaan atau rasa sakit seperti saat pertama kali jatuh cinta. Namun, Anda disarankan untuk tidak berhenti mencintai, khususnya pada orang yang diyakini menjadi teman hidup.

Sementara itu dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter mengatakan bahwa jatuh cinta bisa memberikan manfaat kesehatan. Misalnya, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa nyeri, dan menstabilkan tekanan darah maupun frekuensi denyut nadi sehingga jantung lebih sehat. Jadi, walau Anda masih suka teringat cinta pertama, jangan sampai membuat hidup ‘berhenti’ dan kapok jatuh cinta, ya!

Penulis : Ayu Maharani / Klik Dokter

Tinjau Desa Terdampak Gempa Banten, Kepala BNPB Ungkap Pentingnya Simulasi Bencana

Liputan6.com, Jakarta Saat meninjau lokasi dampak gempa Banten di Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang hari ini (3/8/2019), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengajak semua warga memahami, betapa pentingnya melakukan latihan kebencanaan secara rutin.

“Latihan dan simulasi kebencanaan harus sampai menyentuh tingkat paling bawah, yaitu tingkat keluarga. Termasuk juga kepada anak anak sekolah,” pesan Doni kepada warga masyarakat dalam keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (3/8/2019).

Simulasi bencana ini bisa diinisiasi pemerintah daerah setempat dan harus menjadi kewajiban rutin. Upaya ini mempersiapkan masyarakat menghadapi gempa Banten yang bisa saja mendadak terjadi.

“Bagaimanapun gempa dan tsunami adalah peristiwa berulang yang sewaktu-waktu dapat muncul kapan saja, meski tak ada yang bisa memprediksi kapan datangnya. Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan, tidak hanya dalam teori tapi juga praktek,” ujar mantan Danyon 11 Grup 1 Kopassus Serang ini.

2 dari 4 halaman

Simulasi Bencana dengan Tim Ekspedisi

Kepala BNPB Doni Monardo meninjau lokasi terdampak gempa Banten di Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (3/8/2019). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Simulasi bencana bisa dilakukan saat Tim Ekspedisi Destana (Desa Tangguh Bencana), yang dilaksanakan BNPB sepanjang pantai selatan Jawa melintasi kawasan Pandeglang, Serang dan Cilegon pada 12-14 Agustus 2019. 

Doni mengajak semua unsur masyarakat berpartisipasi melakukan simulasi dan latihan. Pada saat tim ekspedisi melintas, nanti dibuatkan skenario seakan-akan terjadi gempa berpotensi tsunami.

“Kita akan libatkan masyarakat secara luas. Bapak Kepala BNPB serta semua pejabat tinggi BNPB ikut serta bersama-sama masyarakat tidur di tenda (saat simulasi bencana berlangsung),” ungkap staf khusus Kepala BNPB, Egy Massadiah.

3 dari 4 halaman

Berdialog dengan Warga

Kepala BNPB Doni Monardo meninjau lokasi terdampak gempa Banten di Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (3/8/2019). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Dalam tinjauan ke lokasi terdampak, Doni didampingi Bupati Pandeglang Hajjah Irna Narulita. Turut bersama rombongan Sestama BNPB Harmensyah, Deputi RR BNPB Ir Rifai MBA, Deputi Logistik BNPB Prasinta, Deputi Strategi Wisnu B Widjaja, Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, dan Staf Khusus Kepala BNPB Egy Massadiah.

Mengakhiri kunjungannya, Letjen Doni menyempatkan mampir ke hunian sementara korban gempa Desember 2018 di Desa Citanggok, Kecamatan Labuhan.

Doni duduk lesehan sambil berdialog bersama para warga membahas cara menyelamatkan diri jika terjadi gempa ataupun tsunami. Jumlah warga yang masih berada di huntara berkisar 130 KK.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Gempa M 9,0 Akan Terjadi Pasca Gempa Banten, BMKG: Itu Hoaks

Liputan6.com, Jakarta Marak beredar berita viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan Magnitudo 9,0 pasca terjadinya gempa Banten M 6,9 (yang sebelumnya dikabarkan berkekuatan Magnitudo 7,4).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merespons kabar viral tersebut. Bahwa isu yang berkembang hoaks.

“Isu yang berkembang pasca gempa Banten tersebut tidak benar. Karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun, kapan, di mana, dan berapa kekuatannya,” papar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diperoleh Health Liputan6.com, Sabtu (3/8/2019).

Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona kejadian. Kejadian ini termasuk pengaruh penjalaran stress, yang mana proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

2 dari 4 halaman

Gempa Besar Sulit Diperkirakan

Rahmat menegaskan, teori yang berkembang saat ini baru menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks.

“Masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya, seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dalam waktu dan lokasi yang relatif berdekatan) dan seterusnya,” tambahnya.

Masyarakat diimbau tetap tenang tapi waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3 dari 4 halaman

Persiapan Hadapi Gempa

Yang lebih penting menghadapi bencana gempa bumi, yakni melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.

Rahmat memberikan beberapa tips persiapan, sebagai berikut:

1. Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa.

2. Siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa.

3. Siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal.

4. Terus berlatih untuk evakuasi mandiri.

5. Pantau terus info BMKG, baik melalui sosial media, aplikasi, situs resmi maupun kanal-kanal resmi BMKG.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

FOTO: Kebiasaan 9 Paskibraka Nasional 2019 Putra Saat Bangun Tidur

Liputan6.com, Jakarta – Bunda Nina, begitu dia biasa disapa, selalu membangunkan seluruh anggota Paskibraka Nasional 2019 pukul 04.00 WIB.

Sabtu, 3 Agustus 2019, Diary Paskibraka Liputan6.com diberi kesempatan untuk ikut membangunkan para pasukan pengibar bendera pusaka yang akan bertugas pada HUT RI ke-74 di Istana Merdeka.

Pukul 03.45 WIB, Bunda Nina sudah berjalan menuju asrama putra. Asrama putra menjadi prioritasnya lantaran mereka lebih sulit untuk dibangunkan. 

Tidak dengan anggota Paskibraka Nasional 2019 putri, satu, dua, atau tiga ketukan pintu sudah langsung menyahut. 

“Namanya juga anak cowok, lebih ekstra usaha untuk membangunkannya,” kata pembina senior Paskibraka Nasional 2019 ini. 

Bunda Nina memulainya dari lantai dua. Satu per satu kamar dia ketuk. Ada yang langsung menyahut, ada juga yang malah baru bangun setelah dibangunkan oleh yang lain. 

Baru setelah itu Bunda Nina naik ke lantai tiga. Kondisinya tidak jauh berbeda. Beruntung ada Rafi Ahmad Falah, Paskibraka Nasional 2019 yang terpilih sebagai Lurah, membantu sang pembina membangunkan teman-teman yang lain.

2 dari 12 halaman

Ekspresi Paskibraka Nasional 2019 Saat Bangun Tidur

Mochammad Devano Faris Estiawan, anggota Paskibraka Nasional 2019 perwakilan Jawa Timur, memilih duduk sebentar lalu minum sebotol air putih baru setelah itu bergegas mandi (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

3 dari 12 halaman

Anggota Paskibraka Nasional 2019 Saling Membangunkan

Melihat Alfaro (DKI) dan Yudho (Kalimantan Timur) belum bangun juga, Paskibraka Nasional 2019 dari NTB, Muhammad Adzan, turun tangan membangunkannya (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

4 dari 12 halaman

Langsung Merapikan Kasur

Noval Ramadhan Mandaka, Paskibraka Nasional 2019 dari NTT memilih langsung membersihkan kasurnya. Baru setelah itu mengambil air untuk diminum. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

5 dari 12 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Beragama Lain pun Ikut Bangun Pagi

Menno, Paskibraka Nasional 2019 dari Papua Barat, tak masalah harus ikut bangun seperti teman-temannya yang muslim. Menurutnya, dia jadi punya waktu sendiri untuk berdoa. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

6 dari 12 halaman

Kabur ke Kamar Anggota Paskibraka Nasional 2019 yang Lain

Paskibraka Nasional 2019 dari Bangka Belitung, Catarino , ‘tertangkap basah’ tidur di kamar temannya. Sebenarnya, dia mau pinjam sarung, tapi entah mengapa malah jadi tidur di kamarnya itu (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

7 dari 12 halaman

Bergegas Salat Subuh Berjamaah

Paskibraka Nasional 2019 perwakilan dari Bengkulu, Sudrajat Prawijaya, tampak sudah rapi dan siap menuju masjid untuk salat Subuh berjamaah (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

8 dari 12 halaman

Kebiasaan Paskibraka Nasional 2019 Putra Selama di Asrama

Alfaro, Paskibraka Nasional 2019 dari DKI Jakarta, meminum sebotol air putih sebelum berangkat salat Subuh berjamaah di Masjid. Faro mengatakan kebiasaan yang sama juga diterapkan di rumah. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

9 dari 12 halaman

Membuat Catatan Penting

Paskibraka Nasional 2019 dari Kalimantan Tengah, Zaini Fahmi membuat catatan barang-barang apa saja yang tidak ada di kamarnya tapi sangat diperlukan. Zaini sekamar dengan Rafi Ahmad dari Banten (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

10 dari 12 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Putra Harus Bisa Memberikan Kultum

Setiap anggota Paskibraka Nasional 2019 harus bisa memberikan kultum sesudah salat Subuh. Hari ini, giliran Adzan dari NTB yang memberikan siraman rohani dengan judul ‘Waktu yang Tepat untuk Berdoa Agar Dijabah Allah SWT’ (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

11 dari 12 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Putri Ikut Salat Berjamaah di Masjid

Ekspresi sejumlah Paskibraka Nasional 2019 putri yang ikut melaksanakan salat Subuh berjamaah. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

12 dari 12 halaman

Simak Video Menarik Terkait Paskibraka

Meminum Dua Suplemen Ini Secara Bersamaan Tingkatkan Risiko Stroke

Liputan6.com, Jakarta Annals of Internal Medicine di Amerika Serikat menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin D secara bersamaan dapat meningkatkan risiko stroke.

Sembilan puluh sembilan persen kalsium dalam tubuh Anda berada pada gigi dan tulang. Selain untuk menjaga kesehatan tulang, kalsium juga memungkinkan darah Anda untuk menggumpal dan otot-otot Anda berkontraksi.

Menurut National Osteoporosis Foundation (NOF), Amerika Serikat, wanita berumur 51 tahun ke atas perlu untuk mengonsumsi sekitar 1.200 miligram kalsium setiap harinya. Produk-produk seperti susu, keju, dan yogurt dapat dijadikan pilihan makanan dengan kadar kalsium yang tinggi.

Sedangkan vitamin D dapat berfungsi untuk melindungi tulang dan mendukung otot dalam tubuh Anda. NOF juga mengungkapkan bahwa tanpa adanya kadar vitamin D yang cukup, Anda dapat berisiko mengalami patah tulang seiring bertambanya usia.

Cara paling mudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan terkena sinar matahari. Tak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkannya jika mengonsumsi ikan tenggiri, tuna, dan salmon. Vitamin D juga dapat Anda temukan dalam jus jeruk, sereal, susu kedelai, dan produk yang mengandung susu lainnya.

2 dari 3 halaman

Kalsium dan Vitamin D aman dikonsumsi jika sesuai aturan

Ilustrasi suplemen kesehatan (iStockphoto)

Kombinasi antara kalsium dan vitamin D bukan pertama kalinya dibahas dalam topik kesehatan.

“Beberapa tahun yang lalu, terdapat artikel yang mengatakan hal yang sama,” ucap Stephen Kopecky, MD, ahli jantung di Mayo Clinic, Amerika Serikat.

Kopecky menjelaskan, kita tidak perlu panik jika mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin D secara bersamaan. Namun, risiko terkena stroke dapat didorong oleh sejumlah faktor seperti kelebihan berat badan, mengonsumsi minuman keras, dan jarang berolahraga. Kita juga perlu untuk mengonsumsi kalsium dan vitamin D jika memang disarankan oleh dokter.

3 dari 3 halaman

Mendapatkan kalsium dan vitamin D dengan merubah pola hidup

Ilustrasi suplemen kesehatan (iStockphoto)

Kita tidak harus berhenti meminum suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin D.

Kopecky menyarankan, mengubah gaya hidup akan lebih baik daripada mengonsumsi pil.

“Orang cenderung mengonsumsi suplemen untuk menggantikan konsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D karena diet. Oleh karena itu, penggunaan suplemen bisa menjadi penanda pola makan yang buruk,” ucap Kopecky.

Penulis: Diviya Agatha

Alasan Paskibraka Nasional 2019 Selalu Diberikan Roti untuk Camilan

Liputan6.com, Jakarta – Calon Paskibraka Nasional 2019 memiliki waktu untuk menyantap kudapan sebanyak tiga kali dalam sehari.

Sekitar pukul 10.00, pukul 15.30 setelah salat Ashar, dan di sela-sela materi malam.

Dari pantauan Diary Paskibraka Liputan6.com selama mengikuti kegiatan anggota Paskibraka Nasional 2019 di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga (PP-PON) Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur, untuk camilan selalu disediakan roti, teh manis, dan air putih.

Menurut salah seorang tim medis dari Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Dr Yasmine Anis, dipilihnya menu-menu itu agar kalori 68 orang Paskibraka dari seluruh Indonesia tersebut tidak kurang.

“Seluruh makanan yang disantap dari pagi akan termetabolisme di saat mereka latihan,” kata Yasmine.

“Kalau mereka tidak diberikan makanan yang padat, takutnya kalori mereka kurang, gula kurang, dan nanti dia tidak dapat energi lagi,” Yasmine menjelaskan.

Baca juga: FOTO: Rok Selutut Anggota Paskibraka Nasional Angkatan Pertama

Roti, lanjut dia, memiliki kalori yang sesuai dengan yang dibutuhkan anggota Paskibraka Nasional 2019. Sementara kalau roti tersebut diganti dengan buah, malah membuat perut mereka terasa kenyang lebih lama.

“Padahal anak-anak ini butuh asupan lebih dari orang normal lainnya,” ujarnya.

2 dari 4 halaman

Buah untuk Paskibraka Nasional 2019 Selalu Ada Saat Makan Besar

Roti, teh manis atau air putih akan diberikan kepada Paskibraka Nasional 2019 sekitar pukul 10.00, 15.30 setelah salat Ashar, dan di sela-sela materi malam (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Buah memiliki serat yang banyak, juga sejumlah vitamin yang baik bagi tubuh mereka. Akan tetapi besaran kalori buah tidak sebesar roti.

“Buah kalorinya tidak terlalu banyak, gulanya juga tidak terlalu banyak, ditakutkan tidak mencukupi energi yang sudah dikeluarkan,” kata Yasmine.

“Malah kelaparan nanti,” dia melanjutkan.

Kalau anggota Paskibraka Nasional 2019 sampai kekurangan gula, gula darah mereka jadi gampang turun yang malah membuat mereka berisiko mudah pingsan.

Lagi pula di saat makan besar selalu ada buah. Entah itu pepaya, jeruk, atau pisang.

“Biasanya paling sering itu pisang. Pisang kaliumnya banyak, ionnya banyak, jadi membantu dia untuk tidak gampang keram. Rasa kenyangnya pun pas,” katanya.

3 dari 4 halaman

Kalori Anggota Paskibraka Nasional 2019 Setara Atlet

Anggota Paskibraka Nasional 2019 membutuhkan kalori yang besarannya setara dengan atlet, yaitu 2.500 sampai 3.000 kalori. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Di sinilah kegunaan tim medis selain mengecek kesehatan mereka secara rutin. Tim medis yang berjumlah empat orang, harus memastikan betul bahwa kebutuhan kalori seluruh anggota Paskibraka Nasional 2019 tercukupi. 

Maklum saja, anak-anak ini berada di lapangan untuk latihan baris-berbaris dari pukul 07.00 sampai pukul 17.00 . Sehingga mereka butuh kalori yang besarannya mirip dengan atlet, sekitar 2.500 sampai 3.000 kilo kalori. 

“Mereka ini gerak terus, aktivitasnya sedang tinggi,” kata Yasmine. 

“Keringat keluarnya banyak, energi pun keluarnya banyak juga, jadi camilan harus yang sesuai,” Yasmine menjelaskan.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Cegah Kasus ISPA Meningkat, Kepala BNPB Ajak Hentikan Kebakaran Hutan di Riau

Liputan6.com, Riau Demi mencegah kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) naik, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengajak pemerintah dan masyarakat untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan (karthutla) di Riau. Ajakan ini disampaikan Doni sebelum berkunjung ke Desa Sungai Tohor, Kabupaten Meranti, Riau pada Jumat (2/8/2019).

Ia mengingatkan pencegahan secara maksimal jauh lebih baik dan efektif daripada pemadaman. Hal tersebut sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Menurut Jokowi, apabila sudah terjadi kebakaran, dampak yang besar akan memengaruhi segala aspek kehidupan baik sosial, kesehatan (misal ISPA) maupun keamanan.

“Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau ini tentu akan berdampak kepada masyarakat Riau sendiri. Saya harap masyarakat Riau tergerak hatinya dalam menangani permasalahan karhutla ini,” kata Doni melalui keterangan rilis sesuai diterima Health Liputan6.com, Jumat (2/8/2019).

Dampak sangat besar akibat asap karhutla yang terjadi setiap tahun, Doni tidak ingin kasus ISPA seperti pada tahun 2015 silam terulang. Data BNPB pada Oktober 2015 mencatat, 503 ribu jiwa kena ISPA dan 43 juta jiwa terpapar asap.

“Energi sebagai bangsa, jangan hanya tersedot untuk urusan kebakaran hutan dan lahan saja,” jelas Doni.

2 dari 3 halaman

Operasi Pemadaman Karhutla

BNPB dan kementerian/lembaga terkait akan selalu mendukung operasi pemadaman karhutla di Riau. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Doni juga mendukung strategi yang telah dilakukan oleh posko. BNPB dan kementerian/lembaga terkait akan selalu mendukung operasi pemadaman karhutla di Riau.

Saat ini, 17 helikopter dan 1 pesawat teknologi modifikasi cuaca beroperasi di Riau. Menyoal strategi pemadaman, Doni memberikan arahan bila membutuhkan pengerahan personel akan segera dilakukan.

“Contohnya, apabila di Pelelawan di bagian hulu bertambah potensi karhutla, personel segera harus digeser. Demikian juga apabila diperlukan penambahan personel untuk operasi pemadaman,” jelas Doni.

Jumlah personel gabungan untuk pemadaman karhutla di Riau saat ini berjumlah 1.512 orang, yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api serta kementerian/lembaga.

Jumlah tersebut belum ditambah dari dukungan personel dunia usaha.

BNPB dan kementerian/lembaga terkait akan selalu mendukung operasi pemadaman karhutla di Riau. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Laporan data BPBD Provinsi Riau per hari ini (2/8/2019), total luasan lahan terbakar sampai dengan 23 Juli 2019 berjumlah 4.041,94 hektar. Indeks standar pencemaran udara (ISPU) dalam kondisi baik hingga sedang.

Gubernur Riau Syamsuar juga menyampaikan, saat ini masih dilakukan pemadaman karhutla di Pelalawan, Siak, Indragiri Hilir, dan Bengkalis.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Paskibraka Nasional 2019 Asal Riau yang Berjiwa Akpol Ini Mau Foto Berdua Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Calon Paskibraka Nasional 2019 dari Riau, Tri Setya Negara Putri mengaku memiliki minat besar untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Menurutnya, berhasil menjadi pasukan pengibar bendera pusaka tingkat nasional bisa menjadi dasar untuk masuk Akpol.

“Menurut saya, jiwa saya ini di Akpol. Saya terus berusaha untuk belajar mencari ilmu tentang Akpol dan semoga aja berhasil, dimulai dari inilah dasarnya Paskibraka,” kata perempuan yang biasa dipanggil Tia kepada Diary Paskibraka Liputan6.com di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur.

Tia menjelaskan, sebelum memasuki SMA, dia tidak begitu menekuni Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang ada di Paskibra. Namun, hal itu berubah ketika dia sadar bahwa dia harus bisa memanfaatkan badannya yang terbilang tinggi untuk beraktivitas.

Karena tidak memiliki minat besar dalam permainan olahraga, Tia akhirnya memutuskan untuk tekun ikut kegiatan ekstrakurikuler Paskibra di sekolahnya, SMA Negeri 1 Rengat. Ketekunannya ini pun akhirnya berbuah manis.

Baca juga: 3 Calon Paskibraka Nasional 2019 Kaget Tak Bisa Lihat Bintang Malam Hari

Sebab, Tia berhasil menyabet peringkat 1 di seleksi Paskibraka Provinsi di Riau dan akhirnya lolos menjadi anggota Paskibraka Nasional 2019.

“Kebetulan nama saya disebutkan terakhir kali, jadi saya agak down gak lulus provinsi atau nasional. Pas disebutkan nangis sih Kak, terharu,” kata Tia.

Terus udah dikasih tahu orangtua gak percaya, nangis juga di rumah. Ternyata anaknya yang manja di rumah ini bisa membuktikan itu,”Tia melanjutkan.

2 dari 4 halaman

Lolos Jadi Paskibraka Nasional 2019 Ingin Berfoto Berdua dengan Jokowi

Calon Paskibraka Nasional 2019 asal Riau, Tri Setya Negara Putri atau biasa dipanggil Tia saat kampanye pemilihan Bu Lurah Desa Bahagia di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur. (Foto: Liputan6.com/Sammy ‘Azmi).

Selain itu, Tia yang juga hobi menulis ini juga bercita-cita bisa berfoto berdua dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan di Istana Negara, Jakarta. Dia pun berharap bisa masuk ke dalam Pasukan 8.

“Pasukan 8 pasti (maunya), Kak. Mau banget foto sama Pak Jokowi, kalau bisa berdua aja,” katanya.

Dia bersyukur dirinya bisa sampai ke Jakarta berkat prestasi Paskibra yang ditekuninya. Tia sendiri memang jarang pergi berlibur karena harus menunggu ayahnya libur dari tugas dinas.

“Saya kurang jalan-jalan sih, ayah saya kerja, jadi saya nunggu liburan dinas ayah saya, jadi saya jarang gitu. Itulah kebanggaan besar bisa ke Jakarta, gratis pula,” ujar Tia.

“Sebelum saya pergi saya minta doa restu pada ayah dan ibu saya, abang saya, kakak saya, jadi tolong benar-benar doakanlah. Doakan dari jauh, semoga saya bisa berhasil menghadapi semua ini. Kan ini untuk kebanggaan kita juga,” Tia menekankan.

3 dari 4 halaman

Pelatih Paskibraka 2019 Sangat Mendidik

Calon Paskibraka Nasional 2019 asal Riau, Tri Setya Negara Putri atau biasa dipanggil Tia saat kampanye pemilihan Bu Lurah Desa Bahagia di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur. (Foto: Liputan6.com/Sammy ‘Azmi).

Tidak ketinggalan, Tia juga bersyukur bisa belajar langsung dari para pembina dan pelatih nasional yang ada di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur. Menurutnya, ilmu yang didapatkannya dari mereka akan sangat berguna baginya di kemudian hari.

“Di sini sih yang melatihnya kan memang yang bener-bener ahlinya, jadi saya merasa berbeda banget. Kalau di provinsi galak, di sini lebih galak. Tapi tegasnya mendidik sih, itu saya apresiasi banget,” dia mengakhiri.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Sakit Sejak Kecil, Dokter Temukan 526 Gigi dalam Rahang Anak Ini

Liputan6.com, Jakarta Seorang anak bernama Ravindran asal Chennai, India merasakan rahangnya sakit dan bengkak. Dia tidak tahu hal itu disebabkan oleh lebih dari 500 gigi yang tertanam di dalamnya.

Bocah tujuh tahun ini sudah merasakan sakit sejak usianya tiga tahun. Tentu itu bukanlah kondisi yang normal bagi kedua orangtuanya.

Sang ibu, Rajakumari (33), beserta ayahnya Parbhu (40), membawa bocah itu ke dokter di Saveetha Dental College. Namun, apa yang ditemukan oleh petugas medis sangat mengejutkan.

Melansir New York Post pada Jumat (2/8/2019), ada 526 gigi yang tertanam dalam tulang rahangnya. Mereka segera melakukan operasi pada Ravindran segera setelah mendapatkan persetujuan kedua orangtuanya.

2 dari 4 halaman

Operasi Lima Jam

Karang Gigi / Sumber: iStockphoto

Times of India melaporkan, operasi pengangkatan gigi dari rahangnya berlangsung selama lima jam. Prosedur itu berhasil.

Saat pemulihan pada Rabu lalu, Ravindran bersama sang ayah sempat berbicara pada media setempat. Dia mengatakan mulutnya sudah tidak sakit lagi.

“Tidak sakit,” ujarnya sambil menyentuh rahangnya yang bengkak.

3 dari 4 halaman

Kondisi Apa Itu?

Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)

Dokter yang menangani anak itu mengatakan bahwa kondisi tersebut disebut compound composite odontoma. Namun, mereka tidak yakin apa penyebabnya.

“Meskipun penyebab kondisinya tidak diketahui, genetika bisa menjadi salah satu alasannya,” kata dokter Prathibha Ramani seperti dikutip dari Science Alert.

“Lingkungan juga dapat memainkan peran penting. Kami telah melakukan studi untuk melihat apakah radiasi dari menara ponsel merupakan faktor dalam kondisi semacam itu,” ujarnya lagi.

Ramani mengatakan bahwa gigi-gigi tersebut memiliki ukuran yang bervariasi. Mulai dari 0,1 hingga 15 milimeter.

“Mereka tampak seperti mutiara dalam tiram. Bahkan potongan terkecil memiliki mahkota, akar, dan lapisan enamel seperti gigi.”

New Indian Express melaporkan, dokter mengatakan bahwa satu-satunya efek samping jangka panjang adalah Ravindran kemungkinan membutuhkan implan molar ketika usianya menginjak 16 tahun.

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Sukses Menyulap Bukit Gersang Jadi Hijau, Mbah Sadiman Terima Penghargaan BNPB

Liputan6.com, Jakarta Sukses membuat bukit yang gersang menjadi hijau, Mbah Sadiman, demikian ia disapa, menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penghargaan tersebut diterima Mbah Sadiman kemarin (1/8/2019) di Graha BNPB, Jakarta.

Penghargaan dari BNPB tersebut bernama ‘Reksa Utama Anindha atau “Penjaga bumi yang penuh kebijakan.” Kakek 68 tahun asal Dusun Dali, Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ini berhasil menghijaukan perbukitan tandus seorang diri.

“Dulu, saya dianggap gila. Ketika (masyarakat) yang lain menanam tanaman pangan, saya malah menanam pohon beringin. Tapi sekarang, apa yang saya tanam itu bisa menghasilkan air untuk warga dan udara menjadi sejuk,” tutur Sadiman sesuai keterangan rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Jumat (2/8/2019).

Hasil jerih payah Mbah Sadiman yang bisa dirasakan oleh warga, yaitu terbentuknya sumber mata air alami. Meski berusia senja, semangat Mbah Sadiman dalam menanam segala jenis pohon selalu membara.

Upaya ini sudah dilakoninya sejak 1996. Pada saat itu, Mbah Sadiman bahkan dianggap tidak waras oleh warga sekitar ketika ia mulai menanam beberapa pohon jenis beringin. Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan apresiasi atas upaya Mbah Sadiman dalam melestarikan lingkungan.

Singkirkan Banjir dan Kekeringan

ilustrasi kemarau dan kekeringan
Dedikasi Mbah Sadiman berhasil menyingkirkan banjir dan kekeringan yang sering melanda desanya. (Foto: Tama66/Pixabay)

Bukit yang dulu gersang dan selalu mendatangkan musibah seperti banjir bandang, kekeringan hingga kebakaran lahan kini disulap menjadi hijau serta bisa dinikmati siapa saja oleh Mbah Sadiman.

Melihat dedikasi Mbah Sadiman, Doni berharap di masa yang akan datang akan muncul ‘Sadiman-Sadiman’ baru yang peduli terhadap lingkungan untuk anak cucu semua.

“Kita butuh ribuan orang seperti Mbah Sadiman. Meski usianya sudah 68 tahun, beliau ini masih segar bugar dan semangat untuk menanam pohon.

“Bahkan alasan kenapa beringin yang dia tanam, antara lain bukan hanya kuat, penyuplai air dan udara, beringin juga dipercaya ada ‘penunggunya’, jadi warga tidak berani tebang. Ini unik dan menarik,” ujar Doni disambut tawa para hadirin.

Ilustrasi hutan
Mbah Sadiman berupaya menghijaukan bukit seorang diri. (iStock)

Pada kesempatan yang sama, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga memberikan dukungan dan penghargaan kepada Mbah Sadiman sebagai tokoh penyelamat lingkungan yang gigih dan semangat tanpa pamrih meski sudah memasuki usia lanjut.

Dalam hal ini, BRI mendukung gerakan menanam dan merawat pohon seperti yang dilakukan Mbah Sadiman di Wonogiri selama 23 tahun terakhir ini. Sebagaimana pesan Mbah Sadiman bahwa “Mari kita menyelamatkan alam, maka alam juga akan menyelamatkan kita.”

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

4 Cara Meningkatkan Produksi ASI

Liputan6.com, Jakarta Salah satu kekhawatiran calon ibu adalah soal kemampuan menghasilkan cukup air susu ibu (ASI) atau tidak usai melahirkan nanti. Namun, calon ibu tak perlu panik terkait ini. 

Umumnya, beberapa hari sesudah melahirkan payudara akan menghasilkan ‘susu pertama’ yang disebut kolostrum. Cairan berwarna kekuningan, kental, dan berjumlah sedikit ini mengandung banyak kebutuhan gizi bayi seperti dilansir Web MD, Jumat (2/8/2019).

Kolostrum membantu saluran pencernaan bayi baru lahir untuk berkembang dan mempersiapkan diri untuk mencerna ASI. Sebagian besar mungkin bayi akan kehilangan sedikit berat badan tetapi ini tidak dipengaruhi oleh menyusui.

Begitu bayi membutuhkan lebih banyak ASI, payudara akan merespons dan menghasilkan lebih banyak ASI. Para ahli merekomendasikan bayi menyusu selama 6 bulan pertama kehidupannya.

2 dari 2 halaman

Cara Meningkatkan Produksi ASI

Ilustrasi Produksi Air Susu Ibu (ASI) (iStockphoto)

Bagi banyak wanita, ketika persedian ASI melimpah akan merasa baik-baik saja. Namun, untuk beberapa ibu masih khawatir dengan produksi susu apabila jumlahnya tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi.

Dilansir dari Healthline, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan produksi ASI:

1. Lebih sering menyusui

Seringlah menyusui dan biarkan bayi yang memutuskan kapan untuk berhenti. Ketika bayi menyusu pada payudara, hormon yang memicu payudara untuk menghasilkan ASI.

Refleks akan terjadi pada payudara akan berkontraksi untuk menghasilkan ASI setelah bayi mulai menyusu. Semakin Anda menyusui, semakin banyak pula ASI yang Anda hasilkan.

2. Pompa di antara waktu menyusui

Memompa di antara waktu menyusui dapat membantu Anda meningkatkan produksi susu. Menghangatkan payudara Anda sebelum memompa dapat membantu Anda lebih nyaman dan juga lebih mudah untuk melakukannya.

3. Menyusui dari kedua payudara bergantian

Biarkan bayi Anda menyusu secara bergantian dari payudara kiri lalu kanan. Biarkan bayi menyusu dari payudara pertama hingga dia berhenti sebelum memindahkannya ke sisi yang lain.

4. Konsumsi makanan sehat

Ada makanan dan herbal yang dapat meningkatkan produksi ASI menurut Canadian Breastfeeding Foundation seperti jahe dan bawang putih. 

Selalu bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan suplemen terutama saat menyusui untuk mengetahui efek samping dari produk tersebut.

Penulis: Febrianingsih Alamako

Pakar Ungkap Fakta dari 5 Mitos Soal Menyusui

Liputan6.com, Jakarta Banyak ibu yang mendengar pendapat dari banyak pihak soal menyusui dan ASI. Saking banyaknya, sampai-sampai menyulitkan wanita mana yang benar dan tidak. 

Agar tidak pusing, berikut beberapa mitos beserta fakta yang perlu Anda ketahui tepat soal menyusui bertepatan dengan Pekan ASI Sedunia yang digelar 1-7 Agustus seperti dilansir Parents, Sabtu (3/8/2019).    

Puting perlu dikencangkan sebelum bayi menyusu

Fakta: Selama kehamilan, payudara Anda akan mengalami perubahan yang membuatnya siap untuk menyusui secara alami seperti disampaikan dokter anak dan pendiri Breastfeeding Resources, Stratford, Amerika Serikat, Christina Smillie. Bahkan sebelum bayi lahir, area di sekitar puting Anda akan menebal dan kelenjar di areola Anda akan menghasilkan minyak untuk pelumasan dan perlindungan.

Maka setelah bayi Anda lahir dan dia mulai menyusu, lonjakan hormon oksitosin membuat puting Anda lebih lentur dan elastis pas untuk mulutnya. Jadi, tak perlu dikencangkan.

Menyusui itu menyakitkan dan itu normal 

Fakta: Menurut Profesor Klinis Pediatri Stanford University, Jane Morton, pada awalnya Anda mungkin merasa tidak nyaman, namun rasa sakit adalah tanda bahwa bayi Anda tidak dapat menyusu dengan benar. Ubah posisi sampai bayi merasa aman dan nyaman. Dengan sedikit waktu dan kesabaran, Anda dan si buah hati akan melakukannya dengan benar. Ibu pun tak kesakitan.

2 dari 3 halaman

Menyusui Bikin Payudara Turun

Ibu menyusui/copyright: unsplash/kevinliang

Fakta: Payudara turun bukan karena menyusui tapi terjadi sejak hamil. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon yang menyebabkan ligamen di payudara kendur dan meregang.

Menurut asisten professor bedah plastik di Mount Sinai School of Medicine, New York, Matthew R. Schulman ketika pertama kali ibu mulai menyusui, payudara terasa penuh karena berisi susu dan membuatnya terlihat turun.  

Pemilik payudara kecil produksi ASI sedikit

Fakta: Ini adalah mitos paling sering didengar para ibu. Padahal tidak ada hubungan produksi ASI dengan ukuran payudara.

Namun, juru bicara International Lactation Consultant Association, Amerika Serikat, Judith Lauwers mengatakan bahwa kehadiran jaringan payudara yang bertanggung jawab terhadap produksi ASI, bukan lemak pada payudara ibu. 

Bayi menyusu setiap dua jam sekali

Fakta: Pola makan bayi sama uniknya dengan pola makan orang dewasa. Jadi tidak selalu pasti dua jam sekali. “Anda perlu mengawasi bayi, bukan jamnya, hal itu yang selalu kami ungkapkan,” ucap Haldeman.

Jika khawatir bayi Anda tidak mendapatkan ASI yang cukup, cek saja dari berat badan bayi. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter anak.

Penulis: Diviya Agatha

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

7 Jenis Kelaparan yang Bisa Bikin Berat Badan Naik

Liputan6.com, Jakarta Ingin menurunkan berat badan kok susah ya? Penelitian terbaru menemukan tujuh jenis kelaparan mungkin membuat Anda gagal menurunkan berat badan.

Penulis Mindful Eating: A Guide to Rediscovering a Healthy and Joyful Relationship with Food, Jan Chozen Bays mengatakan ketika indera manusia diaktifkan oleh makanan tubuh merespons dengan memasukkan makanan ke dalam mulut meski kita tidak lapar.

Rasa lapar ini ini muncul sebagai sensasi, pikiran, dan bahkan emosi dalam tubuh, pikiran, dan hati kita seperti disampaikan Bays seperti dilansir Leaf Nutrisystem, Sabtu (3/8/2019).

Berikut ini adalah tujuh sensasi kelaparan harian dan bagaimana Anda bisa mengatasinya:

1. Lapar mata

Mata memiliki kekuatan untuk meyakinkan pikiran untuk mengabaikan sinyal dari perut dan tubuh. Bays mengatakan orang umumnya memutuskan berapa banyak makanan yang akan mereka makan berdasarkan umpan balik dari mata.

Bays menunjuk ke sebuah penelitian yang dijelaskan dalam buku Brian Wansink, Mindless Eating: Why We Eat More Than We Think. Ketika diberi popcorn seember ukuran besar , orang-orang mencelupkan 21 kali lebih banyak dan makan 173 kalori lebih banyak daripada orang-orang dengan ember berukuran sedang.

Cara mengatasi:

Ketika Anda tergoda makanan, coba beri ‘makan’ mata lapar dengan sesuatu yang menarik atau indah seperti lukisan, orang lain di restoran atau daun di pohon di luar. Anda mungkin terkejut mendapati ‘rasa lapar’ Anda sudah mereda.

2 dari 5 halaman

2. Lapar Hidung

Bays mengatakan hidung kita selalu memburu. Itu sebabnya ketika dikelilingi makanan di tempat-tempat selain restoran, seperti pekerjaan, di rumah, dan bahkan ketika kita duduk di luar, otak terus-menerus ‘diyakinkan’ untuk makan.

Cara mengatasi:

Sebelum makan, dekatkan piring ke hidung Anda dan tarik napas dalam-dalam. Cobalah untuk mencium sebanyak mungkin bahan makanan dalam makanan Anda. Saat Anda makan, terus waspada dengan aroma (atau rasa). Setelah itu, duduk dan perhatikan berapa lama Anda bisa mencicipi makanan.

3. Lapar mulut

Bays mengatakan, rasa lapar mulut ini muncul ketika mulut berkeinginan merasakan sensasi yang menyenangkan.

Beberapa orang menyukai makanan panas sementara yang lain tidak. Beberapa suka ketumbar, sementara yang lain tidak tahan. Mulut menginginkan variasi rasa dan tekstur. Itulah mengapa produsen makanan ringan begitu sukses jika semakin kompleks rasanya, semakin bahagia mulut kita.

Cara mengatasi:

Lain kali Anda memiliki kudapan, coba tanyakan pada mulut apa yang diinginkan – sesuatu yang asin, manis, renyah, atau lembut. Sebelum Anda makan, berhentilah sejenak untuk menilai rasa lapar Anda. Selama “makan,” berhenti sejenak untuk melihat apakah mulut Anda puas. Apakah Anda perlu terus makan?

3 dari 5 halaman

4. Lapar Perut

Cepat Lapar / Sumber: iStockphoto

“Percaya atau tidak, perut tidak memberi tahu kita saat lapar. Kita memberi tahu perut kapan harus lapar,” kata Bays.

Ketika makan tiga kali sehari, perut akan menggeram jika tidak diberi makan sesuai jadwal. Penting untuk mendengarkan ketika seluruh tubuh benar-benar lapar dan tidak makan hanya karena itu adalah “waktu” untuk makan.

Selanjutnya, kita juga harus belajar untuk membedakan antara rasa lapar yang sebenarnya dan perasaan yang membingungkan seperti gastroesophageal reflux dengan kecemasan. Seringkali, kita makan untuk memadamkan perasaan tidak nyaman ini dan itu hanya memperburuk masalah.

Cara mengatasi:

Perhatikan kondisi perut di siang hari. Apa sinyal kelaparan? Bagaimana perasaan perut saat kenyang? Ketika merasa lapar, tunda makan sehingga dapat benar-benar menilai apakah lapar atau jika berurusan dengan masalah lain, seperti stres atau kebosanan.

4 dari 5 halaman

5. Lapar Selular

Anak-anak kecil tahu persis jenis makanan apa yang dibutuhkan tubuh mereka jika mereka mengalami dehidrasi, garam yang menipis, atau kekurangan mineral tertentu. Namun, ketika kita tumbuh, kita mendapatkan pesan yang saling bertentangan dari orang tua, teman sebaya, media, pengiklan, dan cermin, lalu kita mengabaikan kebutuhan tubuh kita, kata Bays.

Melalui perhatian penuh, kita dapat memisahkan apa yang dibutuhkan tubuh dari apa yang dituntut oleh pikiran.

Cara mengatasi:

Unsur-unsur penting seperti air, garam, protein, lemak, karbohidrat, vitamin mineral dan unsur-unsur seperti besi atau seng memuaskan rasa lapar selular. Ketika sakit, tubuh sering mengirimkan pesan yang jelas (mengidam) untuk apa yang dibutuhkannya, kata Bays. Dengarkan pesan-pesan itu saat Anda merasa tidak enak badan. Tetap mendengarkan setelah Anda merasa lebih baik.

Sebelum ngemil, cobalah minum air putih atau minuman panas. Tinjau kembali ‘rasa lapar’ masih ada atau tidak.

6. Mind Hunger

Kelaparan pikiran dipengaruhi oleh apa yang didengar, dibaca, dan dilihat. Itu sering didasarkan pada kebalikannya: Makanan yang baik versus makanan yang buruk; harus makan versus tidak boleh makan.

“Pikiran berpikir tubuh akan bekerja sama dan makan dengan sempurna jika itu bisa membuat kita mendapat informasi tentang kebenaran, fakta-fakta nutrisi ilmiah,” kata Bays.

Cara mengatasi:

Sadarilah apa yang dikatakan pikiran tentang kelaparan pada siang hari. Apakah kelaparan ‘baik’ atau “buruk?” Kelaparan pikiran sulit untuk dipenuhi karena kita terus-menerus mengubah pikiran kita.

7. Heart Hunger

Kadang-kadang orang makan dalam upaya mengisi sesuatu di hati mereka. Misalnya, jadi ingin makan ketika kesepian atau gagal.

Makan emosional bisa menjadi rasa lapar yang paling sulit untuk diatasi dan kita harus mempertimbangkan bagaimana perasaan kita sebelum ngemil atau minum apa pun. Apakah kita benar-benar lapar atau berusaha menenangkan diri?

Cara mengatasi:

Ketika Anda menyadari kelaparan hati, biarkan diri Anda menikmati tetapi membeli porsi yang sangat kecil dan makan perlahan.

Bayangkan mengirimkan cinta ke hati Anda dan nikmati kenyamanan yang dibawanya. Tidak ada makanan yang bisa memuaskan rasa lapar jantung. Sebaliknya, kita harus belajar untuk menyehatkan hati kita, kata Bays.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

4 Cara Tepat Gunakan Masker agar Terlindung dari Polusi Udara

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan masker menjadi salah satu alternatif untuk mencegah dampak buruk dari polusi udara yang menaungi DKI Jakarta dan sekitarnya. Namun, jangan asal-asalan dalam penggunaannya.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto memberikan beberapa tips dalam penggunaan masker. Salah satunya, bukan hanya sekadar mana yang berada di bagian dalam atau luar, tetapi juga soal seberapa lama penggunaannya.

1. Pemilihan Masker

Agus mengatakan, terkait memilih masker, mereka menyarankan jenis terbaik adalah yang memiliki filtrasi partikel 95 persen. Ada banyak merek yang dijual.

“Kalau di Jepang, ada masker bedah tapi bisa memfiltrasi PM 2,5 hingga 95 persen. Di Jepang, di Korea ada. Di kita belum ada masker bedah yang bisa filtrasi hingga 95 persen, tapi tipe masker yang lain, beberapa itu ada,” kata Agus di kantor PDPI, Jakarta beberapa waktu lalu, ditulis Jumat (2/6/2019).

2 dari 5 halaman

2. Tak Punya yang 95 Persen? Gunakan Masker yang Ada

Seorang wanita berjalan mengenakan masker pelindung untuk menghindari polusi udara buruk di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Dinkes DKI menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas untuk mencegah dampak polusi udara pada tubuh. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jika harga masker dengan filtrasi 95 persen terlalu mahal dan sulit didapat, tetaplah gunakan masker yang ada daripada tidak menggunakannya sama sekali. Baik itu dengan kain atau masker bedah yang banyak dijual.

Setidaknya, Anda terlindungi 30 sampai 50 persen. Selain itu, gunakan benda itu dengan benar. Tidak ada gunanya jika masker tidak digunakan dengan benar, meski sudah memproteksi hingga 95 persen.

3 dari 5 halaman

3. Sekali Pakai Buang

Aktivis Koalisi Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu kota) menghadiri sidang perdana gugatan polusi udara di Jakarta di PN Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019). Mereka mengenakan masker dan pakaian kaus berwarna merah bertuliskan “Jakarta vs Polisi Udara”. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Masker yang digunakan haruslah sekali pakai buang. Agus mengatakan, jika terlalu lama dipakai, benda itu malah berbahaya.

“Partikel-partikel itu kan menempel di dalam masker,” ujarnya.

Idealnya, Anda diperbolehkan menggunakan masker paling lama delapan jam untuk setelah itu menggantinya dengan yang baru.

“Karena kalau tidak, partikel itu menempel di dalam masker, makin lama makin menumpuk. Anda pernah lihat tidak masker sampai seminggu dipakai warnanya jadi hitam?”

Agus mengatakan, pemakaian masker terlalu lama bisa menimbulkan infeksi karena kuman yang terhirup di saluran napas.

4 dari 5 halaman

4. Jangan Dicuci

Seorang pria berjalan mengenakan masker pelindung untuk menghindari polusi udara buruk di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Dinkes DKI menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas untuk mencegah dampak polusi udara pada tubuh. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Masker tidak boleh untuk dicuci. Hal ini membuat pori-porinya menyebar dan menurunkan kemampuan filtrasinya.

“Sehingga dia tidak disarankan untuk dicuci dan dipakai lagi. Itu yang mesti diperhatikan,” kata Agus.

5 dari 5 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

FOTO: Rok Selutut Anggota Paskibraka Nasional Angkatan Pertama

2 dari 6 halaman

Pakaian Serba Putih ala Paskibraka Nasional Dimulai 1968

Emira Widari Saleh, pembawa baki cadangan Paskibraka Nasional 1967 bercerita bahwa pakaian dinas upacara (PDU) berwarna putih-putih khas anggota Paskibraka baru dimulai tahun 1968. Seperti ini penampakannya (Foto: Budi/Purna Paskibraka Nasional 1978)

3 dari 6 halaman

Gaya Anggota Paskibraka Nasional 1972 Putri Saat Latihan

Terlihat sangat casual pakaian yang dikenakan anggota Paskibraka Nasional 1972 putri saat sedang latihan. Rambut pun masih bisa dikepang dua. (Foto: Budi/Purna Paskibraka Nasional 1978)

4 dari 6 halaman

Saat Paskibraka Nasional 1972 Melaksanakan Tugas

Wajah-wajah tegang anggota Paskibraka Nasional 1972 saat akan melaksanakan tugas. Rok masih pendek, dan potongan rambut masih berbeda-beda antara satu dan lainnya (Foto: Budi/Purna Paskibraka Nasional 1978)

5 dari 6 halaman

Rok Anggota Paskibraka Nasional 1975 Agak di Atas Lutut

Ini merupakan anggota Paskibraka Nasional 1975 saat melaksanakan tugas di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tampak rok yang dikenakan anggota Paskibraka putri masih di atas lutut. (Foto: Budi/Purna Paskibraka Nasional 1978)

6 dari 6 halaman

Potret Anggota Paskibraka Nasional 1987

Seperti ini wajah anggota Paskibraka Nasional 1987 berfoto di halaman depan Istana Presiden. Roknya pun masih berada di atas lutut. Belum mengalami banyak perubahan (Foto: Budi/Purna Paskibraka Nasional 1978)

Terbuat dari Kulit Lengan, Ada Batu dalam Penis Pria Trans di Portugal

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria trans di Portugal membentuk penisnya dari kulit lengan. Namun, prosedur tersebut membuat batu terbentuk di uretranya.

Batu yang mirip dengan batu ginjal itu dilaporkan membuat pria 22 tahun itu sulit buang air dengan benar. Kejadian itu tercatat dalam sebuah jurnal kedokteran yang ditulis oleh para dokter dari rumah sakit universitas di Combria, Portugal.

Mengutip Metro pada Jumat (2/8/2019), pria trans itu menggunakan daging dari lengannya untuk membentuk penisnya. Meski begitu, para petugas medis menulis bahwa prosedur itu berisiko menyebabkan komplikasi.

Para dokter juga mencatat bahwa sekitar 80 persen pasien yang membentuk penis dari kulit lengan memiliki masalah komplikasi.

2 dari 4 halaman

Mirip Batu Ginjal

Ilustrasi Alat Kelamin Pria (iStockphoto)

Pria yang mengubah jenis kelaminnya dari wanita pada 2014 ini didiagnosis urethral lithiasis, di mana batu terbentuk dalam saluran urin penis. Kondisi ini sangat mirip dengan batu ginjal.

Dalam jurnal BMJ Case Reports, dokter mengatakan bahwa kondisi itu memang jarang terjadi setelah operasi ganti kelamin.

Mereka menemukan bahwa uretra pria trans itu menyempit dan rambut-rambut kecil di bagian dalamlah yang kemungkinan, mendorong kondisi itu berkembang.

3 dari 4 halaman

Dokter Sempat Kebingungan

Ilustrasi penis (iStockphoto)

Para dokter akhirnya menghancurkan batu-batu itu dengan laser berelemen holmium walau sebelumnya sempat kebingungan dalam penanganannya.  Sehingga, apa yang mereka lakukan ini adalah sebuah ‘improvisasi.’

“Meskipun tingkat kekambuhan yang tinggi dalam literatur, kami memiliki tindak lanjut hingga 40 bulan tanpa komplikasi,” tulis para dokter dalam laporannya.

Mereka menambahkan, prosedur laser holmium mungkin bisa menjadi alat yang efektif dalam pengobatan komplikasi urologis seperti kasus neurethral lithiasis.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Tak Cuma Pria, Wanita Juga Bisa Terangsang Melihat Film Porno

Liputan6.com, Jakarta Bukan hanya laki-laki yang bisa terangsang oleh melihat konten pornografi seperti film porno. Sebuah penelitian yang dirilis baru-baru ini menemukan bahwa perempuan juga bisa.

Temuan ini membuktikan bahwa anggapan pria lebih ‘visual’ ketimbang wanita adalah salah. Dalam studi ini, para peneliti melakukan analisis dari 161 studi yang melibatkan orang dewasa dari berbagai jenis kelamin dan orientasi seksual. Para peserta diperlihatkan gambar orang sehari-hari mulai dari yang tidak telanjang hingga visual yang erotis.

Dilansir dari Metro pada Jumat (2/8/2019), saat melakukan eksperimen itu, para peserta duduk dengan mesi pemindai otak. Para ilmuwan menemukan adanya sedikit perbedaan dalam reaksi otak terhadap gambar-gambar erotis dan pornografi.

Para ilmuwan melihat bahwa otak pria dan wanita bereaksi dengan cara yang sama ketika seseorang melihat film porno. Ini terlihat dari aktivitas di amigdala, insula, dan striatum.

2 dari 3 halaman

Respons yang Sama Pria dan Wanita

Ilustrasi masturbasi (Foto: iStockphoto)

Mereka juga melihat perbedaan antara materi abu-abu baik pada pria dan wanita di dua area yaitu insula dan cingulate anterior. Dua daerah ini memang banyak terkait dengan gairah seks.

Lebih dari 30 studi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pria dan wanita ketika mereka merespons pornografi.

“Perbedaan jenis kelamin yang diasumsikan dalam proses saraf rangsangan seksual, mungkin disebabkan oleh berbagai faktor termasuk status hormon, sikap yang menentang materi seksual, gairah yang diucapkan secara berbeda, berbagai tingkat motivasi seksual, atau hanya karena ukuran sampel yang tidak mencukupi,” tulis para peneliti dalam laporan tersebut.

Selain itu, perbedaan dalam reaksi wanita juga kemungkinan disebabkan karena mereka tidak terpapar pornografi sebanyak pria. Selain itu, masih ada rasa malu di sekitar perempuan, untuk mengakui bahwa mereka menonton dan menikmati pornografi.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Gempa Banten Magnitudo 7,4, PVMBG Minta Warga Mengungsi ke Bukit

Liputan6.com, Jakarta Terkait gempa Banten Magnitudo 7,4, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta penduduk sekitar yang berada di dekat pusat gempa mengungsi ke arah bukit. Gempa ini terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19:03:21 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104.58 derajat BT dan 7.54 derajat LS, dengan magnitudo 7.4 pada kedalaman 10 km, berjarak 137 km baratdaya Sumur, Banten.

Peringatan tsunami untuk gempa bumi pun dikeluarkan dengan status siaga di Pandeglang Selatan dan pesisir selatan Lampung, waspada di Pandeglang Utara, Lebak, pesisir Lampung bagian barat, dan pesisir Bengkulu.

“Penduduk sekitar diharapkan mengungsi ke arah bukit atau menjauhi pantai. Hingga keterangan ini dibuat, belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini,” jelas Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Masyarakat Diimbau Tenang

Guncangan gempa Banten terasa dengan intensitas III-IV MMI di Pandeglang dan pesisir selatan Lampung, II-III MMI di Jakarta, Bandung, Depok hingga Yogyakarta. Pos PGA Gunung Anak Krakatau di Pasauran, sekitar pantai Carita dilaporkan tidak ada kerusakan.

Kasbani mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.  Masyarakat juga harus tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.

3 dari 4 halaman

Wilayah Terdekat

Adapun wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa dengan Magnitudo 7,4 adalah wilayah pesisir selatan Banten, Jawa Barat dan Lampung.

Lokasi ini pada umumnya disusun batuan sedimen berumur Kuarter serta batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, belum kompak dapat bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi.

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, lanjut Kasbani, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Paskibraka Nasional 2019 Dipastikan Aman Saat Gempa Banten Terjadi

Liputan6.com, Jakarta – Gempa Banten dengan Magnitudo 7,4 yang terjadi pada Jumat malam, 2 Agustus 2019, juga membuat panik para anggota Paskibraka Nasional 2019.

Saat gempa selama lima sampai 10 detik ini berlangsung, 68 orang Paskibraka yang saat ini berada di PP-PON Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur, tengah siap-siap melaksanakan ibadah salat Isya berjamaah.

“Kencang banget (gempanya),” kata salah seorang pembina Paskibraka Nasional 2019, Imelda Novitasari kepada Diary Paskibraka Liputan6.com melalui pesan singkat.

Imelda bercerita bahwa saat kejadian pintu kamarnya seperti digedor-gedor dan terasa goyang.

Baca juga : Tampilan Necis Paskibraka Nasional 2019 Putra Saat Materi Malam

Begitu mengetahui kalau tengah terjadi gempa, Imelda langsung berlari menuruni anak tangga sambil mengevakuasi seluruh anggota pasukan pengibar bendera pusaka yang berada di lantai dua dan lantai tiga asrama Paskibraka Nasional 2019.

“Kami kumpul di parkiran depan,” kata Imelda.

2 dari 3 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Tengah Mengikuti Materi Malam

Kondisi seluruh anggota Paskibraka Nasional 2019 dipastikan baik-baik saja. Pembina dan penanggung jawab sudah memperbolehkan mereka masuk untuk melaksanakan materi malam (Foto: Imelda Novitasari)

Imelda memastikan bahwa semua anggota Paskibraka dalam keadaan baik-baik saja. “Semuanya sudah tenang sekarang,” kata wanita berhijab yang akrab disapa Ophy ini.

Setelah berkumpul cukup lama di area luar asrama, dan memastikan bahwa tidak ada gempa susulan, pembina membawa masuk seluruh Paskibraka Nasional 2019 ke dalam aula.

“Sekarang sudah di aula untuk sesi materi malam,” katanya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Berjarak 85 Km dari Pusat Gempa Banten, Masyarakat Pandeglang Panik

Liputan6.com, Jakarta Pantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, gempa Magnitudo 7,4 hari ini, Jumat (2/8/2019), terasa kuat di Kabupaten Pandeglang selama 5-10 detik.

“Masyarakat dilaporkan panik dan keluar rumah. Kabupaten ini berjarak 85 km dari sumber gempa,” jelas Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota di sekitarnya.

BPBD Lampung Selatan juga melaporkan guncangan terasa 1–5 detik. Tim Reaksi Cepat (TRC) saat ini sedang memantau air laut dan mengimbau masyarakat tetap waspada.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa tersebut berkedalaman 10 km dan berlokasi 147 km barat daya Sumur, Banten. Gempa berpotensi tsunami di beberapa wilayah.

2 dari 4 halaman

Kategori Wilayah

BMKG menginformasikan, peringatan dini tsunami untuk wilayah Banten, Bengkulu, Jawa Barat dan Lampung. Berikut ini wilayah dengan kategori yang berbeda berdasarkan pemodelan:

• Pandeglang bagian selatan (Banten) – Siaga

• Pandeglang Pulau Panaitan (Banten) – Siaga

• Lampung-Barat Pesisir-Selatan (Lampung) – Siaga

• Pandeglang bagian Utara (Banten) – Waspada

• Lebak (Banten) – Waspada

• Tanggamus Pulau Tabuan (Lampung) – Waspada

• Sukabumi Ujung-Genteng (Jabar) – Waspada

• Tanggamus Bagian Timur (Lampung) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Krakatau (Lampung) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Legundi (Lampung) – Waspada• Lampung-Barat Pesisir-Tengah (Lampung) – Waspada• Lampung-Barat Pesisir-Utara (Lampung) – Waspada

• Bengkulu-Utara Pulau Enggano (Bengkulu) – Waspada

• Kaur (Bengkulu) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Sebuku (Lampung) – Waspada

• Bengkulu-Selatan (Bengkulu) – Waspada

• Serang Bagian Barat (Banten) – Waspada

• Seluma (Bengkulu) – Waspada

3 dari 4 halaman

Guncangan Kuat

Gempa dirasakan kuat di sejumlah wilayah seperti Pandenglang, Lebak, Lampung Selatan, Bengkulu, Sukabumi-Jawa, Depok, hingga Jakarta. Guncangan dari gempa tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah dan gedung bertingkat.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terus memantau informasi resmi dari pemerintah, serta tidak terpancing informasi palsu yang mungkin beredar melalui media sosial.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Gempa Banten Magnitudo 7,4, PVMG Minta Warga Mengungsi ke Bukit

Liputan6.com, Jakarta Terkait gempa Banten Magnitudo 7,4, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta penduduk sekitar yang berada di dekat pusat gempa mengungsi ke arah bukit. Gempa ini terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19:03:21 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104.58 derajat BT dan 7.54 derajat LS, dengan magnitudo 7.4 pada kedalaman 10 km, berjarak 137 km baratdaya Sumur, Banten.

Peringatan tsunami untuk gempa bumi pun dikeluarkan dengan status siaga di Pandeglang Selatan dan pesisir selatan Lampung, waspada di Pandeglang Utara, Lebak, pesisir Lampung bagian barat, dan pesisir Bengkulu.

“Penduduk sekitar diharapkan mengungsi ke arah bukit atau menjauhi pantai. Hingga keterangan ini dibuat, belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini,” jelas Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Masyarakat Diimbau Tenang

Guncangan gempa Banten terasa dengan intensitas III-IV MMI di Pandeglang dan pesisir selatan Lampung, II-III MMI di Jakarta, Bandung, Depok hingga Yogyakarta. Pos PGA Gunung Anak Krakatau di Pasauran, sekitar pantai Carita dilaporkan tidak ada kerusakan.

Kasbani mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.  Masyarakat juga harus tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.

3 dari 4 halaman

Wilayah Terdekat

Adapun wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa dengan Magnitudo 7,4 adalah wilayah pesisir selatan Banten, Jawa Barat dan Lampung.

Lokasi ini pada umumnya disusun batuan sedimen berumur Kuarter serta batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, belum kompak dapat bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi.

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, lanjut Kasbani, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Nyamuk Terinfeksi Virus Otak Langka Mematikan Ditemukan di Florida

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Orange County, Florida, Amerika Serikat merilis sebuah peringatan pada warga untuk waspada terhadap nyamuk yang terinfeksi virus otak langka, Eastern Equine Encephalitis Virus (EEEV).

Hal tersebut setelah dinas kesehatan setempat menemukan virus tersebut pada sekawanan ayam yang digunakan pemerintah daerah untuk memantau dan melacak penyakit menyular.

Melansir Science Alert pada Jumat (2/8/2019), EEEV adalah sebuah infeksi yang sangat langka. Penyakit itu cenderung menyebar di daerah terpencil, berawa, dan jauh dari penyakit manusia.

Laman Gizmodo melaporkan bahwa ketika korban digigit nyamuk dengan virus itu, mereka akan mengalami pembengkakan otak yang parah dan mematikan hanya dalam beberapa hari.

2 dari 4 halaman

Infeksi Langka tapi Mematikan

Ilustrasi Foto Nyamuk (iStockphoto)

Pemerintah setempat meminta warga di daerah tersebut mencegah populasi nyamuk berkembang. Mereka mengatakan, infeksi pada manusia bukan tidak mungkin terjadi.

“Risiko penularan ke manusia telah meningkat,” tulis departemen kesehatan setempat seperti dikutip dari Huffington Post. Mereka menambahkan, pihaknya akan melakukan upaya pengawasan dan pencegahan penyakit dengan pengendalian nyamuk.

Infeksi virus ini sendiri terbilang sangat langka dan infeksi pada manusia bahkan lebih jarang. Meski begitu, para ilmuwan belum menemukan vaksin atau pengobatan untuk penyakit ini.

3 dari 4 halaman

Gangguan Mental Parah hingga Kematian

Ilustrasi Foto Nyamuk (iStockphoto)

Di Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menemukan hanya ada tiga kasus dilaporkan sekitar enam tahun terakhir. Namun, sekitar sepertiga dari semua pasien meninggal.

Sementara, mereka yang bertahan hidup harus mengalami kondisi mental dan fisik yang lumpuh. CDC menyatakan, beberapa masalah yang bisa terjadi adalah disfungsi otak, gangguan intelektual parah, gangguan kepribadian, kejang, kelumpuhah, hingga disfungsi saraf kranial.

Beberapa gejala yang muncul akibat infeksi virus tersebut adalah demam, sakit kepala, lekas marah, gelisah, kantuk, anoreksia, muntah, diare, sianosis, kejang-kejang, dan koma.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Mengguncang?

Liputan6.com, Jakarta Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 dirasakan oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Gempa tersebut berpusat di Sumur, Banten.

“Kedalaman: 10 Km, Potensi tsunami, untuk diteruskan pada masyarakat,” tulis akun Twitter resmi BMKG, Jumat (2/8/2019).

Guncangan gempa dirasakan begitu kuat dan berlangsung sekitar 4 menit sejak pukul 19.03 WIB. Berdasarkan pantauan langsung dan melalui media sosial, warga yang menghuni gedung-gedung tinggi berhamburan ke luar gedung.

Penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi gempa serta setelahnya. Mengutip laman Geo.mtu.edu, berikut yang bisa Sahabat Liputan6.com lakukan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat gempa.

Apa yang harus dilakukan saat gempa?

  • Tetap tenang. Bila Anda berada di dalam ruangan, tetaplah tinggal di dalam. Bila gempa berlangsung saat Anda berada di luar ruangan, tetaplah berada di luar.
  • Bila Anda berada di dalam ruangan, hindari berdiri di dekat dinding dekat pusat bangunan ruangan. Anda juga bisa berdiri di area pintu, atau berlindung di bawah meja yang kokoh. Hindari berada di dekat jendela atau di luar pintu.
  • Bila Anda di luar ruangan, tetaplah di area terbuka, hindari berada di bawah benda atau gedung yang berpotensi runtuh atau jatuh.
  • Jangan gunakan korek api, lilin, atau benda berapi lainnya. Ini untuk menghindari kemungkinan kebocoran gas akibat gempa.
  • Bila Anda tengah di dalam mobil saat gempa berlangsung, menepilah dan tetap berada di dalam mobil hingga gempa sepenuhnya berhenti.
  • Jangan gunakan lift saat gempa. Ini untuk menghindari lift kemungkinan lift macet dan Anda terperangkap di dalamnya.
2 dari 3 halaman

Setelah Gempa

Apa yang harus dilakukan setelah gempa?

  • Periksa diri Anda dan sekeliling untuk mencari tahu apakah ada yang terluka. Siapkan P3K untuk individu di sekitar yang memerlukannya. 
  • Periksa kemungkinan kerusakan pada saluran air, gas, dan listrik. Segera lakukan penanganan darurat bila terjadi kerusakan. Dan jika Anda mencium adanya bau gas, segera buka semua jendela dan pintu serta laporkan pada pihak terkait.
  • Nyalakan radio. Jangan gunakan telepon, kecuali mendesak.
  • Menjauhlah dari bangunan yang rusak atau runtuh.
  • Berhati-hati dengan pecahan kaca atau serpihan bangunan. Gunakan sepatu boots untuk menghindari kaki terluka.
  • Hindari pantai. Terkadang muncul tsunami setelah gempa berhenti.
  • Hindari area terdampak yang mengalami kerusakan
  • Jika Anda berada di sekolah atau kantor, ikuti instruksi serta panduan gawat darurat yang tersedia
  • Waspada gempa susulan
3 dari 3 halaman

Saksikan Video di Bawah Ini:

Gempa Banten M 7,4 Berpotensi Tsunami, BMKG Imbau Masyarakat Jauhi Pantai

Liputan6.com, Jakarta Gempa Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan pulau Jawa, Jumat (2/8/2019) pukul 19.03.21 WIB. Gempa tektonik dengan pusat gempa di Sumur, Banten dengan kedalaman 10 km.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyampaikan, gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah:

(1) Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

(2) Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

(3) Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter).

(4) Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

(5) Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).

2 dari 3 halaman

Jauhi Pantai

Rahmat mengimbau masyarakat di wilayah dengan status “SIAGA” agar memerhatikan potensi tsunami dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.

Sementara itu, kepada masyarakat di wilayah dengan status “WASPADA” direkomendasikan untuk memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Berjarak 85 Km dari Pusat Gempa Banten, Masyarakat di Kabupaten Ini Panik

Liputan6.com, Jakarta Pantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, gempa Magnitudo 7,4 hari ini, Jumat (2/8/2019), terasa kuat di Kabupaten Pandeglang selama 5-10 detik.

“Masyarakat dilaporkan panik dan keluar rumah. Kabupaten ini berjarak 85 km dari sumber gempa,” jelas Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota di sekitarnya.

BPBD Lampung Selatan juga melaporkan guncangan terasa 1–5 detik. Tim Reaksi Cepat (TRC) saat ini sedang memantau air laut dan mengimbau masyarakat tetap waspada.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa tersebut berkedalaman 10 km dan berlokasi 147 km barat daya Sumur, Banten. Gempa berpotensi tsunami di beberapa wilayah.

2 dari 4 halaman

Kategori Wilayah

BMKG menginformasikan, peringatan dini tsunami untuk wilayah Banten, Bengkulu, Jawa Barat dan Lampung. Berikut ini wilayah dengan kategori yang berbeda berdasarkan pemodelan:

• Pandeglang bagian selatan (Banten) – Siaga

• Pandeglang Pulau Panaitan (Banten) – Siaga

• Lampung-Barat Pesisir-Selatan (Lampung) – Siaga

• Pandeglang bagian Utara (Banten) – Waspada

• Lebak (Banten) – Waspada

• Tanggamus Pulau Tabuan (Lampung) – Waspada

• Sukabumi Ujung-Genteng (Jabar) – Waspada

• Tanggamus Bagian Timur (Lampung) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Krakatau (Lampung) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Legundi (Lampung) – Waspada• Lampung-Barat Pesisir-Tengah (Lampung) – Waspada• Lampung-Barat Pesisir-Utara (Lampung) – Waspada

• Bengkulu-Utara Pulau Enggano (Bengkulu) – Waspada

• Kaur (Bengkulu) – Waspada

• Lampung-Selatan Kep. Sebuku (Lampung) – Waspada

• Bengkulu-Selatan (Bengkulu) – Waspada

• Serang Bagian Barat (Banten) – Waspada

• Seluma (Bengkulu) – Waspada

3 dari 4 halaman

Guncangan Kuat

Gempa dirasakan kuat di sejumlah wilayah seperti Pandenglang, Lebak, Lampung Selatan, Bengkulu, Sukabumi-Jawa, Depok, hingga Jakarta. Guncangan dari gempa tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah dan gedung bertingkat.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terus memantau informasi resmi dari pemerintah, serta tidak terpancing informasi palsu yang mungkin beredar melalui media sosial.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

5 Tugas Ayah Saat Ibu Menyusui

Liputan6.com, Jakarta Ayah punya peran yang penting mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dukungan ayah berperan membuat ibu rileks dan meningkatkan hormon bahagia yang penting saat menyusui. 

“Hormon bahagia tersebut berkontribusi memacu hormon prolaktin yaitu hormon pelancar ASI,” kata konselor laktasi, dokter Ameetha Drupadi dalam acara Andalan Laktasi bersama Lactaboost di Jakarta ditulis Jumat (2/8/2019) seperti dikutip rilis yang diterima Liputan6.com.

Namun, banyak ayah masih bingung harus melakukan apa untuk mendukung ibu selama masa menyusui. Menurut Ameetha paling tidak lima hal berikut yang bisa dilakukan:

1. Menemani istri dalam memeroleh informasi yang benar seputar menyusui.

2. Memberi dukungan kepada ibu agar tetap semangat menyusui.

3. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama buah hati.

4. Tidak takut untuk terlibat dan juga belajar dalam proses menyusui.

5. Memastikan bahwa istri memiliki asupan nutrisi yang cukup saat menyusui.

2 dari 3 halaman

Dukungan Ayah Bikin Ibu Pede Menyusui

Ibu menyusui/copyright: unsplash/kevinliang

Di beberapa kesempatan yang lalu, psikolog Anna Surti Ariani mengungkapkan bahwa lewat dukungan ayah, membuat ibu jadi percaya diri ketika memberikan ASI ke buah hait.

“Intensi ibu menyusui sangat dipengaruhi oleh ayah, dibandingkan orang lain, walaupun tentunya dukungan keluarga besar, tetangga dan teman juga sangat dibutuhkan,” kata Nina saat itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

3 Calon Paskibraka Nasional 2019 Kaget Tak Bisa Lihat Bintang Malam Hari

Liputan6.com, Jakarta – Tiga calon Paskibraka Nasional 2019 ini terkejut saat malam hari tiba di Ibu Kota. Sebab, langit Jakarta sama sekali kosong tidak berbintang seperti di kampung halaman mereka.

Murex Jackson Sahetapy asal Maluku mengaku kaget saat pertama kali turun dari pesawat. Langit yang berasap membuatnya mengira bahwa kebakaran hutan sedang terjadi.

“Saya turun dari pesawat, saya angkat jendelanya, saya kira ini ada kebakaran hutan,” ujar Murex kepada Diary Paskibraka Liputan6.com di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur.

Saat malam hari tiba, calon Paskibraka Nasional 2019 dengan tinggi 181 cm ini menjadi tambah kecewa lantaran tidak melihat adanya bintang seperti di Kota Ambon.

“Cerah kalau malam (di Kota Ambon). Enggak ada asap-asapnya, banyak bintang,” Murex melanjutkan.

Sama dengan Murex, meski tidak menganggap polusi di Jakarta parah, Denollati Nonce Kawa Pararem dari Papua mengaku rindu melihat sinar bintang di malam hari.

“Kangen malamnya aja, lihat bintang-bintang. Di sini malam tidak ada bintang, tapi di Papua tuh banyak bintangnya,” kata Deno.

Baca juga : Kata Tim Medis yang Setia Memantau Kesehatan Paskibraka Nasional 2019

Senada dengan dua temannya, Cut Putri Widya Utami dari Kalimantan Utara juga tidak menyangka bahwa bintang sulit untuk dilihat dari Jakarta, terutama di lokasi Diklat Paskibraka 2019. Dia mengatakan, salah satu hal terbaik dari Kalimantan adalah cerahnya langit saat malam hari.

“Kalau di Kalimantan tuh bisa sampai rasi-rasi bintangnya kelihatan jelas,” katanya.

“Kalau misalnya ada kerusakan di PLN, biasanya kita serentak tuh kota mati lampu. Emang gak enak kalau mati lampu, tapi enaknya tuh bisa keluar, jalan-jalan sama teman kan, langsung lihat ke atas tuh cantik betul, tenang, bintang semuanya,” Cut menambahkan

2 dari 3 halaman

Banyak Gedung Tinggi di Jakarta

Calon Paskibraka 2019 putri dari Papua, Denollati Nonce Kawa Pararem. (Foto: Liputan6.com/Sammy ‘Azmi).

Meski begitu, ketiga calon Paskibraka 2019 ini tidak bisa memungkiri megahnya Kota Jakarta. Gedung-gedung tinggi yang menjulang bak gunung pun tetap sukses membuat mereka terpana.

Bisa dikatakan, Jakarta memiliki kelebihan tersendiri meski langitnya tidak berbintang.

“Kan di Papua gunung-gunung yang tinggi, di sini (Jakarta) gedung-gedungnya yang tinggi. Saya mau lihat Monas sama Istana Negara, pengin foto,” kata Deno dengan bersemangat.

Namun, berbeda dengan Deno dari Papua, Widya dari Kalimantan Utara dan Murex dari Maluku mengaku tetap merindukan tempat asalnya. Kemegahan gedung di Jakarta hanyalah menarik untuk sesaat.

Bagi mereka, kampung halaman tetaplah tempat terbaik.

“Di sini padat, terus sumpek gitu, kalau di sana (Kalimantan Utara) tuh panas tapi seger. Bangunan semua di sini (Jakarta),” kata Widya.

Murex sendiri mengaku rindu dengan keindahan pantai di Ambon.

“Saya suka pantainya Ambon sih. Pantai Morella, itu aja yang paling bagus, kerangnya bagus. Sering saya main ke sana, seminggu dua kali,” kata Murex. 

“Ya, saya lebih cinta Ambon sih. Gak mau keluar-keluar (dari Ambon) saya,” dia mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Sutopo Purwo Nugroho Diabadikan Jadi Nama Ruang Serbaguna BNPB

Liputan6.com, Jakarta Sosok Sutopo Purwo Nugroho kini diabadikan menjadi nama ruang sebaguna di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta. Peresmian ruang serbaguna Dr. Sutopo Purwo Nugroho dilakukan Kepala BNPB Doni Monardo hari ini, Kamis (1/8/2019).

Peresmian dilakukan secara simbolis dengan menarik tirai oleh Kepala BNPB, yang didampingi Retno Utami, istri mendiang Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Kapusdatinmas) Sutopo Purwo Nugroho beserta keluarga.

Lokasi ruang serbaguna ini berada di lantai 15, Graha BNPB, Jakarta.

“Peresmian ruang diinisiasi BNPB untuk memberikan apresiasi dan penghormatan tertinggi atas jasa dan dedikasi beliau terhadap penanggulangan bencana,” ujar Doni, sebagaimana keterangan rilis yang diterima Health Liputan6.com, Kamis (1/8/2019).

Tampak pada foto, tirai berwarna cokelat ditarik, yang mana menampilkan nama ‘Ruang Serbaguna Dr. Sutopo Purwo Nugroho.’ Sutopo mengembuskan napas terakhir pada 7 Juli 2019 saat menjalani perawatan kanker paru yang dideritanya di rumah sakit di Guangzhou, Tiongkok.

2 dari 3 halaman

Penghargaan Pengabdian Terakhir

‘Penghargaan Pengabdian Insan Kemanusiaan Dharma Widya Argya’ didedikasikan BNPB untuk Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jakarta. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Apresiasi terhadap Sutopo juga diberikan BNPB dalam bentuk penghargaan pengabdian terakhir. Penghargaan tersebut bernama ‘Penghargaan Pengabdian Insan Kemanusiaan Dharma Widya Argya.’

“Penghargaan ini sebagai bentuk pengabdian dan jasa-jasa Sutopo dalam menyumbangkan ilmu pengetahuan untuk kemanusiaan di bidang kebencanaan. Tentunya, ini adalah refleksi dedikasi luar biasa,” Doni melanjutkan.

Sebagai sosok pahlawan kemanusiaan yang turut membesarkan nama BNPB, Sutopo terus menginformasikan kebencanaan kepada publik. Padahal, saat itu ia sedang berjuang melawan rasa sakit dari kanker paru yang diidapnya. Sakit kanker paru rupanya tidak menyurutkan semangat Sutopo.

Pak Topo, panggilan akrab Sutopo, selalu cepat untuk menginformasikan kepada media maupun melawan berita hoaks terkait bencana melalui media sosial.

“Penghargaan yang diberikan kepada Pak Topo juga sebagai refleksi dedikasi yang tinggi dalam penanggulangan bencana. Sosok Pak Topo sebagai tokoh komunikasi kemanusiaan patut untuk terus dilanjutkan. Satu pesan yang selalu disampaikan oleh beliau, “Hidup itu bukan soal panjang atau pendeknya usia, namun seberapa besar kita dapat membantu orang lain,” tutup Doni.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Puan Maharani: Perempuan Harus Didorong Maju Berprestasi di Bidang Olahraga

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyampaikan, kontribusi perempuan dalam sejarah prestasi olahraga nasional terbilang besar. Di Indonesia, perempuan bisa berjaya di bidang olahraga. Sebut saja, peraih medali pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Seoul 1988 adalah perempuan dari cabang olahraga panahan beregu putri.

Peraih medali emas Indonesia adalah seorang perempuan melalui cabang olahraga bulu tangkis. Pada Asian Games XVIII 2018, Indonesia mengirimkan 416 atlet putri dan 488 atlet putra. Kemudian dari 31 medali emas yang diraih Indonesia di ajang tersebut, 11 medali di antaranya diraih atlet perempuan.

Atas dasar prestasi tersebut, Puan Maharani mengungkap, perempuan harus terus didukung untuk maju dalam bidang olahraga.

“Capaian perempuan pada bidang olahraga bisa dijadikan motivasi bagi perempuan lain untuk berprestasi di segala bidang. Oleh karena itu, perempuan perlu terus didorong untuk maju dalam bidang olahraga. Caranya bisa melalui rekruitmen, pembinaan, pelatihan, dan mengikuti pertandingan prestasi,” papar Puan sebagaimana keterangan rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (1/8/2019).

Perempuan, lanjut Puan Maharani, terbukti telah mampu berprestasi dan mengaharumkan nama bangsa di bidang olahraga.

Walaupun begitu masih terdapat berbagai kendala antara lain, persepsi bahwa olahraga baru sekadar hobi, olahraga tidak dapat menjadi tumpuan ekonomi, olahraga adalah kegiatan yang mengandalkan fisik, yang lebih cocok untuk laki-laki, serta kejuaraan olahraga perempuan yang secara rutin dan berjenjang belum banyak digelar.

2 dari 3 halaman

Kesetaraan Gender di Bidang Olahraga Terwujud

Puan Maharani menyampaikan capaian perempuan pada bidang olahraga bisa dijadikan motivasi bagi perempuan untuk berprestasi di segala bidang. (Dok Kemenko PMK)

Kesetaraan gender dalam dunia olahraga diharapkan dapat terwujud. Upaya ini seiring dengan komitmen pemerintah Indonesia yang ingin memajukan olahraga di Tanah Air. Apalagi Indonesia sedang berjuang agar dapat menjadi Tuan Rumah Penyelenggara Olimpiade di tahun 2032.

Puan menekankan, ada dua agenda strategi yang dapat menjadi perhatian soal mendorong perempuan maju di bidang olahraga. Pertama, meningkatkan peran perempuan dalam bidang olahraga. Hal ini dapat dimulai dari keluarga memberikan dorongan kepada anak-anaknya agar berperilaku hidup sehat dengan berolahraga.

Selain itu, menanamkan motivasi kepada anak perempuan agar tidak takut meraih prestasi di bidang olahraga. Kedua, perlu ada konstruksi dan formula kebijakan yang dapat mendorong lahirnya atlet-atlet perempuan berprestasi. Bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat membangun pola kerja yang sistematis melakukan pembinaan olahraga dan perempuan.

“Saya yakin, para pahlawan olahraga perempuan yang hadir saat ini memiliki segudang pengalaman yang dapat dibagi. Para akademisi pemerhati perempuan juga banyak memiliki ide cemerlang,” harap Puan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Linda Gumelar: Peluk dan Rangkul Anak Autis

Liputan6.com, Jakarta Tokoh Nasional Penggerak Aksi Sosial Linda Gumelar menegaskan, anak autis mempunyai hak dan kewajiban yang sama layaknya masyarakat yang punya tubuh maupun otak yang normal. Sayangnya, dalam keseharian, mereka kerap masih dijauhi dalam pergaulan masyarakat.

“Jangan jauhkan mereka (anak autis), peluklah mereka, rangkullah mereka. Karena mereka punya ruang dan tempat yang sama seperti masyarakat pada umumnya,” ucap Linda sesuai keterangan rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Jumat (2/8/2019).

Saat membuka acara Charity Art Exhibition Heart for Autism yang diadakan oleh London School Center for Autism Awareness yang berkolaborasi bersama Daya Pelita Kasih Foundation di Sunrise Art of Gallery Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019), Linda Gumelar juga menyinggung soal peran orangtua terhadap anak autis.

Peran orangtua sangat penting dalam pertumbuhan anak-anak autis. Linda menyebut, orangtua yang memiliki anak dengan autisme adalah mereka yang diberikan kelebihan oleh Tuhan dalam menjalani hidup.

“Buat apa anak-anak penyandang autis harus menerima hukuman pasung seperti yang terjadi di daerah-daerah? Buat saya, mereka layak hidup, sekali lagi jangan menghakimi mereka, apalagi anak itu merupakan titipan Sang Pencipta. Jangan perlakukan anak sesuka hati,” tambah Linda Gumelar, yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II dan mantan ketua umum Kongres Wanita Indonesia periode 2004-2009.

2 dari 4 halaman

Punya Nilai Kelebihan

Charity Art Exhibition Heart for Autism anak autis yang diadakan oleh London School Center for Autism Awareness berkolaborasi bersama Daya Pelita Kasih Foundation di Sunrise Art of Gallery Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019). (Dok Daya Pelita Kasih Foundation)

Selain peran orangtua, perlu kekuatan para ahli kesehatan untuk menangani anak autis. Butuh kesabaran juga merawat anak autis.

“Tentunya, edukasi sangat penting, selain rasa saling menghormati. Jangan salah, anak –anak autis itu mempunyai nilai kelebihan ketimbang orang hidup normal,” Linda melanjutkan.

Istri Agum Gumelar ini mencontohkan pameran lukisan yang dibuat anak-anak autis. Lukisan yang dituangkan pun memiliki arti dan makna yang bagus dalam kehidupan manusia.

3 dari 4 halaman

Cegah Bullying

Charity Art Exhibition Heart for Autism anak autis yang diadakan oleh London School Center for Autism Awareness berkolaborasi bersama Daya Pelita Kasih Foundation di Sunrise Art of Gallery Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019). (Dok Daya Pelita Kasih Foundation)

Head London School Center for Autism Awarness LSPR Chrisdina mengungkapkan, adanya pameran lukisan yang dibuat oleh penyandang autis kian memperkuat keberadaan mereka dalam bentuk membangun lingkungan sosial.

“LSPR merupakan universitas yang peduli dengan kehidupan sosial, melalui kegiatan ini otomatis membuat anak-anak autis bisa mengeksplorasi keahliannya. Di LSPR juga terdapat teacher training yang sasarannya adalah anak-anak sekolah dasar yang terus diberikan pemahaman terhadap penyandang autis. Jadi, tidak lagi terjadi bulying pada penyandang autis,” jelas Chrisdina.

Ada juga kelas pengajaran parents and siblings yang mana orangtua bisa saling berkomunikasi terhadap anaknya yang autis serta news letter perihal edukasi bagaimana mendidik anak-anak autis.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Ancaman Keamanan Pangan di Musim Kemarau

Liputan6.com, Jakarta Masalah keamanan pangan bisa saja mengintai di musim kemarau. Menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito salah satu hal yang perlu diantisipasi di musim kemarau adalah water borne disease.

Water borne disease merupakan penyakit yang ditularkan bakteri melalui air, seperti diare, muntaber, dan leptospirosis. Memang, kata Penny, penyakit ini lebih menyerang pada musim penghujan tapi tak boleh disepelekan di musim kemarau juga diperhatikan.

“Risiko keamanan pangan pada musim kemarau adalah water borne disease. Penyakit ini bisa saja terjadi karena saat musim kemarau kan air sedikit. Ada keterbatasan air, terutama di daerah-daerah yang kekeringan,” papar Penny di sela-sela acara seminar keamanan pangan di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Adanya keterbatasan air di musim kemarau juga berpengaruh pada sanitasi. Kebutuhan air bersih pun sulit diperoleh masyarakat. Produk pangan bisa saja terkontaminasi bakteri.

“Air yang sedikit akan membuat bakteri terkonsentrasi produk pangan (bakteri mengumpul lebih banyak). Produk pangan jadi terkontaminasi. Makanya, kita perlu perhatikan higienitas produk,” Penny menjelaskan.

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Perdagangan Anak di Situbondo, Modus Diiming-imingi Pekerjaan

Liputan6.com, Jakarta Berawal diimingi-imingi pekerjaan, lima perempuan yang diidentifikasikan usia anak dijadikan sasaran perdagangan anak. Kejadian ini terjadi di Situbondo, Jawa Timur. Pada 30 Juli 2019, Polres Situbondo menemukan dari 10 perempuan yang menjadi korban perdagangan manusia, 5 di antaranya diidentifikasi usia anak.

Dari laporan Polres Situbondo, mereka direkrut dari Kabupaten Bandung dan Kota Bandung untuk dijadikan pramusaji di sebuah rumah makan. Pada kenyataannya, nasib mereka berakhir untuk dieksploitasi secara seksual. Perdagangan manusia yang melibatkan anak ini menjadi fokus Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Dalam kurun waktu tahun 2019, kasus perdagangan anak untuk tujuan eksploitasi seksual masih menduduki tren tertinggi dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO0 dan eksploitasi anak di data kami,” kata Komisioner KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi, Ai Maryati Solihah kepada Health Liputan6.com melalui keterangan rilisnya, Kamis (1/8/2019).

Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, informasi bahwa lima anak dalam situasi yang memprihatinkan ini ditemukan kepolisian.

Sebab mereka dijanjikan pekerjaan yang tidak ada hubungan dengan eksploitasi seksual, tapi saat tiba di tempat kerja, mereka harus menyetujui utang sebesar 10 juta rupiah.

2 dari 3 halaman

KPAI Pantau Kasus

KPAI memantau kasus perdagangan anak di Situbondo. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Menyoal perdagangan anak yang ditemukan di Situbondo, KPAI telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Deputi Perlindungan Anak dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memantau kasus ini.

Adapun KPAI akan melakukan langkah, sebagai berikut:

1. Pengawasan langsung kepada anak korban dalam memastikan proses pendampingan anak saat masuk dalam proses hukum.

“Sebab hal ini memberikan tekanan psikologis yang tidak mudah, seperti rasa takut, malu, panik dan lain-lain sehingga kebutuhan konseling dan penanganan psikologis sangat diperlukan,” ujar Ai.

2. KPAI telah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar memastikan proses rehabilitasi sosial dan pemulihan.

“Upaya ini akan dilaksanakan secara optimal setelah anak ditangani di tempat kejadian sesuai dengan standar penanganan korban TPPO. Tentunya, bukan hanya kepentingan untuk dipulangkan/reintegrasi dengan keluarga, melainkan pemulihan psikologis dan kemungkinan dampak lainnya yang diderita anak korban. Misal, rusaknya organ reproduksi dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD),” Ai menambahkan.

3. KPAI mendorong KPPPA serta kepolisian mengembangkan proses hukum terkait pelaku, jaringan mucikari, dan germo serta rekrutmen yang menggiring anak-anak masuk dalam gurita TPPO.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Usai Perawatan Pertama Kanker Otak, Agung Hercules Latih Napas dengan Berenang

Liputan6.com, Jakarta Komedian sekaligus binaragawan Agung Hercules mengembuskan napas terakhir pada Kamis kemarin. Selama beberapa bulan terakhir, dia diketahui mengidap kanker otak berjenis glioblastoma.

Beberapa hari sebelum meninggal, Agung Hercules bersama sang istri Mira Rahayu sempat mengunggah sebuah video di salurannya, Agung Hercules TV yang berjudul “AGUNG HERCULES DAN ISTRI BLAK-BLAKAN SOAL KONDISI TERBARU!! [PART 2]”

Dalam video tersebut, keduanya mengungkapkan berbagai kegiatan yang dilakukan Agung di rumah, pasca kemoterapinya yang pertama, beserta 33 kali radiasi, yang ditermima selama sekitar satu tahun.

“Main gitar untuk mengingat lagi, melatih,” kata Mira seperti dikutip dari video tersebut pada Jumat (2/8/2019).

2 dari 4 halaman

Berenang dan Memanah

Agung Hercules memanah selama memulihkan diri pasca perawatan kanker otaknya yang pertama (Tangkapan layar Agung Hercules TV)

Selain bermain gitar, Agung juga tidak lepas dari aktivitas fisik. Meski kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan untuk kembali ke gym dan angkat barbel, dia mengisi hari-harinya dengan berenang dan panahan.

“Mungkin sedikit jalan-jalan di kolam untuk melatih napas, terus panahan ya, olahraga,” Mira bertanya pada Agung.

“Iya,” jawab Agung dalam video tersebut. Terlihat kondisinya sudah tidak sebugar dahulu ketika video itu diunggah pada 29 Juli lalu.

Selain itu, Mira mengatakan juga sang suami harus menjaga nutrisi dari makanan. “Nutrisi, makanan, segala macam harus diperhatikan banget.”

3 dari 4 halaman

Ingin Sekali Besarkan Otot Lagi

kapanlagi

Meskipun begitu, Agung sempat mengungkapkan keinginannya untuk melatih kembali otot-ototnya agar terlihat kekar seperti dirinya dulu.

“Terus aku ndak boleh…,” kata Agung sambil mengayunkan tangannya seperti sedang mengangkat barbel atau dumbell. Terlihat dia kesulitan untuk mengingat nama dari benda yang seakan tak bisa lepas dengan kehidupannya itu.

“Belum boleh, tapi harus meningkatkan berat badan,” kata Mira.

“Padahal aku pengen ini (sambil memegang bahunya), aduh, seperti Agung yang seperti ini (bergaya memamerkan ototnya),” kata Agung.

“Sekarang Agung Santoso aja ya,” ujar sang istri disusul senyuman dari Agung.

4 dari 4 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Awas, Stres Bisa Picu Masalah Asam Lambung

Liputan6.com, Jakarta Stres menjadi salah satu pemicu dari berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah naiknya asam lambung bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu.

Dokter spesialis penyakit dalam Prof. Ari F. Syam mengatakan bahwa stres memang bisa memicu naiknya asam lambung seseorang. Salah satu masalah asam lambung yang cukup berbahaya sendiri adalah penyakit GERD.

Dalam tulisannya di blog dokterari.com, dikutip dengan seizinnya, Ari mengatakan bahwa ada dua gejala utama GERD yaitu nyeri dada dan perasaan panas di dada seperti terbakar.

Ari mengatakan, GERD bisa menyebabkan komplikasi apabila asam lambung atau isi lambung naik dan menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan yang awalnya hanya luka.

“Luka yang terjadi bisa makin luas dan menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah,” tulis Ari dikutip Jumat (2/8/2019).

2 dari 3 halaman

Gaya Hidup dan Pengendalian Diri

ilustrasi asam lambung (Sumber: istockphoto)

Kepada Health Liputan6.com, Ari mengatakan bahwa untuk mencegah naiknya asam lambung dan menimbulkan penyakit yang lebih parah, dibutuhkan pengendalian diri. Khususnya bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu seperti GERD.

“Jadi bagi mereka yang punya masalah maag atau GERD yang terpenting adalah gaya hidup dan pengendalian diri,” kata Ari menambahkan.

Selain itu, dokter juga seringkali akan memberikan dua resep obat bagi mereka yang sudah didiagnosis dengan masalah asam lambung dan juga mudah stres.

“Bagi mereka yang mudah cemas atau marah, biasanya dokter akan memberikan dua obat. Yang satu untuk asam lambungnya, selain itu juga untuk menekan rasa cemas atau stresnya. Jadi dikombinasi,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Agung Hercules Sebelum Meninggal

Liputan6.com, Jakarta Aktor dan pelawak Agung Hercules berjuang melawan kanker otak sebelum meninggal pada Kamis, 1 Agustus 2019. Lalu, apa sebenarnya penyebab kanker otak seperti yang dialami pria yang dikenal dengan lagu “Astuti” itu?

Seperti kanker lain, hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti penyebab seseorang terkena kanker otak. Namun, ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang terkena kanker yang bersarang di otak seperti dilansir laman Cancer Research UK, Jumat (2/8/2019).

Beberapa faktor risiko tersebut yakni:

– Usia

Seseorang bisa terkena kanker otak di usia berapapun. Namun, semakin tua risiko terkena kanker otak meningkat. Memang ada beberapa jenis tumor otak yang menyerang anak-anak.

– Radiasi

Paparan radiasi adalah salah satu faktor tapi hanya sedikit efek terkena kanker otak karena hal ini. Kanker otak jenis meningioma dan glioma lebih rentan terjadi pada orang yang telah menjalani radioterapi, CT Scan atau X-ray bagian kepala. Risiko terkena kanker otak memang lebih tinggi pada mereka yang menjalani perawatan kanker sejak anak-anak.

Punya Riwayat Kanker

Ilustrasi Kanker Otak
Ilustrasi Kanker Otak (sumber: iStockphoto)

Orang yang pernah berjuang melawan kanker saat kecil memiliki risiko terkena kanker otak saat dewasa. Lalu, orang dewasa yang pernah terkena leukemia, non-Hodgkin linfoma juga punya risiko lebih tinggi terkena kanker otak.

Meningkatnya risiko terkena kanker otak kemungkinan karena tindakan saat perawatan kanker sebelumnya. Misalnya tindakan radioterapi di area kepala. Namun, perlu diingat risiko terkena kanker otak karena faktor ini sangat kecil. Lebih baik tetap melakukan tindakan perawatan demi total menjalani pengobatan penyakit saat ini.

– Riwayat keluarga

Risiko seseorang lebih besar terkena kanker otak bila ada orangtua atau saudara memiliki riwayat penyakit tesebut.

– HIV atau AIDS

Orang dengan HIV atau AIDS memiliki risiko ganda didiagnosis terkena kanker otak dibandingkan populasi umum. Bisa jadi karena imunitas tubuh yang rendah.

– Kelebihan berat badan atau obesitas

Orang dengan berat badan berlebih dan obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker otak dibandingkan mereka dengan berat badan normal. Jadi, pastikan menjaga berat badan tetap sehat dengan makan seimbang.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Usai Perawatan Kanker Otak Pertama, Agung Hercules Latih Napas dengan Berenang

Liputan6.com, Jakarta Komedian sekaligus binaragawan Agung Hercules mengembuskan napas terakhir pada Kamis kemarin. Selama beberapa bulan terakhir, dia diketahui mengidap kanker otak berjenis glioblastoma.

Beberapa hari sebelum meninggal, Agung Hercules bersama sang istri Mira Rahayu sempat mengunggah sebuah video di salurannya, Agung Hercules TV yang berjudul “AGUNG HERCULES DAN ISTRI BLAK-BLAKAN SOAL KONDISI TERBARU!! [PART 2]”

Dalam video tersebut, keduanya mengungkapkan berbagai kegiatan yang dilakukan Agung di rumah, pasca kemoterapinya yang pertama, beserta 33 kali radiasi, yang ditermima selama sekitar satu tahun.

“Main gitar untuk mengingat lagi, melatih,” kata Mira seperti dikutip dari video tersebut pada Jumat (2/8/2019).

2 dari 4 halaman

Berenang dan Memanah

Agung Hercules memanah selama memulihkan diri pasca perawatan kanker otaknya yang pertama (Tangkapan layar Agung Hercules TV)

Selain bermain gitar, Agung juga tidak lepas dari aktivitas fisik. Meski kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan untuk kembali ke gym dan angkat barbel, dia mengisi hari-harinya dengan berenang dan panahan.

“Mungkin sedikit jalan-jalan di kolam untuk melatih napas, terus panahan ya, olahraga,” Mira bertanya pada Agung.

“Iya,” jawab Agung dalam video tersebut. Terlihat kondisinya sudah tidak sebugar dahulu ketika video itu diunggah pada 29 Juli lalu.

Selain itu, Mira mengatakan juga sang suami harus menjaga nutrisi dari makanan. “Nutrisi, makanan, segala macam harus diperhatikan banget.”

3 dari 4 halaman

Ingin Sekali Besarkan Otot Lagi

kapanlagi

Meskipun begitu, Agung sempat mengungkapkan keinginannya untuk melatih kembali otot-ototnya agar terlihat kekar seperti dirinya dulu.

“Terus aku ndak boleh…,” kata Agung sambil mengayunkan tangannya seperti sedang mengangkat barbel atau dumbell. Terlihat dia kesulitan untuk mengingat nama dari benda yang seakan tak bisa lepas dengan kehidupannya itu.

“Belum boleh, tapi harus meningkatkan berat badan,” kata Mira.

“Padahal aku pengen ini (sambil memegang bahunya), aduh, seperti Agung yang seperti ini (bergaya memamerkan ototnya),” kata Agung.

“Sekarang Agung Santoso aja ya,” ujar sang istri disusul senyuman dari Agung.

4 dari 4 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Semasa Jalani Pengobatan Kanker Otak, Agung Hercules Gunakan BPJS Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Almarhum Agung Hercules, komedian dan binaragawan yang berpulang pada Kamis kemarin sempat mengungkapkan bahwa dirinya menggunakan kartu JKN dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam pengobatankanker otak.

Hal itu diungkap Agung Hercules bersama sang istri, Mira Rahayu dalam video terakhir yang diunggah dalam salurannya Agung Hercules TV beberap hari sebelum meninggal.

“Kalau aku sendiri gak masalah… Asli gak masalah,” kata Agung berusaha menjelaskan, dikutip Jumat (2/8/2019).

“Mungkin maksudnya kita menyikapinya bukan dari sisi penyakitnya, tapi mungkin dari sisi bahwa kita itu sedang ikhtiar penyembuhan dari, yang kita harapkan dari Allah ya,” kata sang istri mencoba menjelaskan perkataan Agung.

2 dari 3 halaman

BPJS Kesehatan Sarana Penyembuhan

[Foto: Instagram Isa Bajaj]

Mira mengatakan, menurut keduanya, untuk mendapatkan penyembuhan dari Tuhan, harus melewati jalan medis.

“Justru BPJS itu sarana untuk membantu kita ya,” kata istri dari komedian yang meninggal di usia 51 tahun tersebut.

Dengan sarana itulah, Agung melakukan tahap pertama pengobatannya. Termasuk kemoterapi dan 33 kali radiasi.

“Itu dilakukan kita harus bolak balik ke rumah sakit setiap hari,” Mira menuturkan.

Agung Hercules diketahui mengidap kanker otak stadium 4 selama beberapa bulan. Hal itu membuatnya harus menarik diri dari dunia hiburan.

Pria asal Malang ini meninggal di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta.

Pria bernama asli Agung Santoso ini meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Ketiganya adalah MIa Aulia Gaswara, Redo Reja, dan Feby Gaswara.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Tampilan Necis Paskibraka Nasional 2019 Putra Saat Materi Malam

Liputan6.com, Jakarta – Pemandangan sedikit berbeda terjadi di asrama Paskibraka Nasional 2019 di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (PP-PON Kemenpora), Cibubur, Jakarta Timur.

Pada Kamis malam, 1 Agustus 2019, empat orang anggota putra yang terkenal cuek terlihat sangat necis saat mengikuti materi malam.

Mereka adalah Catarino Jorge Fernandes (Bangka Belitung), Bagas Satria Wijaya (Lampung), Murex Jackson Sahetapy (Maluku), dan Menno Asyopan Waray Karubaba (Papua Barat).

Bila di hari-hari biasanya pakaian yang mereka kenakan sekadar kemeja batik biasa, tadi malam anggota Paskibraka Nasional 2019 ini memilih menambahkan ornamen dasi kupu-kupu dan dasi hitam panjang.

“Bagaimana penampilanku? Keren kan, kak?,” kata Catarino kepada Diary Paskibraka Liputan6.com seraya merapikan baju sebagai ‘kode’ minta difoto. 

Baca juga : Kemenpora Blak-Blakan Soal Celana Panjang Paskibraka Putri yang Sebenarnya

Ingin tampil beda, Catarino Jorge Fernandes, calon Paskibraka Nasional 2019 menambahkan dasi kupu-kupu yang berpadu dengan batik warna hijau pilihannya. Biar terlihat lebih keren, katanya. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Saat ditanya alasan dia menambahkan dasi kupu-kupu padahal pakaian yang dikenakan berupa kemeja batik bercorak warna hijau, Catarino menjawab bahwa dia ingin tampil beda saja. 

“Biar enggak bosan,” katanya.

2 dari 6 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Putra Janjian Tampil Rapi

Bagas, calon Paskibraka Nasional 2019 dari Lampung mengatakan memang sudah buat janji bersama Murex (Maluku) untuk memakai dasi, kemeja putih, dan celana hitam saat kelas malam. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Sementara itu, Bagas, Murex, dan Menno tampil kompak dengan setelan kemeja putih, celana panjang hitam, dan dasi hitam panjang. 

“Kalau aku sama Murex memang sengaja janjian. Engga tahu deh sama Menno. Kok tahu-tahu dia pakai yang sama juga,” kata Menno. 

Rupanya, Menno mendengar rencana dua orang temannya itu. Anggota Paskibraka Nasional 2019 yang terkenal lucu dan polos ini pun akhirnya mengenakan pakaian yang sama. 

“Biar rapi dan sama dengan mereka,” kata Menno sembari tertawa. 

3 dari 6 halaman

Paskibraka Nasional 2019 dari Maluku Tampil Beda

Senada dengan Bagas, Paskibraka Nasional 2019 dari Maluku, Murex, ingin tampil beda dengan mengenakan kemeja putih dan dasi hitam panjang. Membuatnya terlihat lebih menawan, kata anggota Paskibraka putri (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Murex sendiri tidak menyangka bahwa setelah semacam itu membuatnya bisa tampil beda. Dan Murex merasa, dirinya tampak lebih gagah bila memakai dasi hitam panjang. 

“Gagah juga aku,” kata Murex.

“Seharusnya dasi Catarino itu aku saja yang pakai,” ujarnya. Menurut Murex, kurang cocok bila kemeja batik ada tambahan dasi kupu-kupu.

4 dari 6 halaman

Merasa Lebih Rapi dan Berbeda dengan Setelan Dasi

Bagas Satria Wijaya, anggota Paskibraka Nasional 2019 dari Lampung. Memilih setelan kemeja putih dan dasi saat materi malam agar tampil lebih rapi dan berbeda dari yang lainnya (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

5 dari 6 halaman

Mengikuti Rencana Anggota Paskibraka yang Lain

Sementara Meno, Paskibraka Nasional 2019 dari Papua Barat, mengaku tak tahu kalau busana yang dia kenakan malam hari itu bakal sama dengan Bagas dan Murex. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Biar Maksimal Terlindung dari Polusi Udara, Pilih Masker Jenis Ini

Liputan6.com, Jakarta Masker menjadi salah satu cara orang-orang untuk melindungi dirinya dari bahaya polusi udara. Meski begitu, ada cara terbaik untuk benar-benar mendapatkan manfaat dari benda itu.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto mengatakan, masker yang disarankan untuk benar-benar terlindung dari polusi udara yang buruk adalah yang memiliki tingkat kemampuan filtrasi partikel di atas 95 persen.

Agus mengatakan, ada banyak tipe masker maupun respirator dengan tingkat perlindungan tinggi yang beredar di apotek ataupun secara daring.

Selama ini, masyarakat Indonesia lebih banyak memakai masker bedah biasa. Sayangnya, kemampuan masker bedah dengan filtrasi tinggi seperti itu belum tersedia di sini.

“Kalau di Indonesia, masker bedah dengan kemampuan filtrasi 95 persen belum ada, tapi tipe lain (dengan kemampuan filtrasi 95 persen) itu sudah ada,” kata Agus dalam konferensi pers di kantor PDPI, Jakarta, ditulis Jumat (2/8/2019).

2 dari 3 halaman

Tak Harus Punya, Yang Penting Pakai

Seorang wanita memakai masker pelindung sambil bermain ponsel di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Dinkes DKI menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas untuk mencegah dampak polusi udara pada tubuh. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Meski begitu, patut diakui bahwa masker berfiltrasi 95 persen memiliki harga yang lebih mahal daripada masker bedah yang banyak dijual secara umum.

Untuk itu, Agus menyarankan bahwa Anda harus tetap menggunakan masker bedah biasa.

“Tetap lebih baik menggunakan masker yang ada daripada tidak pakai,” kata Agus.

Menurutnya, masker yang biasa digunakan oleh masyarakat tetap memiliki kemampuan filtasi antara 30 sampai 50 persen. Hal ini ketimbang tidak menggunakan pelindung sama sekali dan membiarkan bahan-bahan beracun dalam polusi udara masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, cara pemakaiannya pun harus benar. “Kalau kita pakai masker filtrasinya 95 persen tapi cara pakainya salah, tidak ada bedanya dengan pakai masker biasa.”

Di sisi lain, anak-anak dan orang dengan usia lanjut disarankan untuk tidak menggunakan masker dengan filtrasi 95 persen.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Ambisi Calon Paskibraka Nasional 2019 dari Jawa Tengah, Jadi Pilot Wanita TNI AU

Liputan6.com, Jakarta – Perawakannya ramping dan tinggi. Wajahnya pun serius tapi manis. Dia adalah Calon Paskibraka Nasional 2019 dari Jawa Tengah, Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi.

Salma menceritakan bahwa dirinya memiliki ambisi kuat untuk bisa menjadi pilot wanita TNI AU.

“Akmil, AU. Amin. Mau jadi penerbang, amin,” ujar Salma kepada Diary Paskibraka Liputan6.com di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur, Jumat 26 Juli 2019.

Ambisinya inilah yang membuatnya memilih kegiatan ekskul Paskibra di sekolahnya, SMA Pradita Dirgantara.

Salma mengatakan bahwa sekolahnya jugalah milik TNI AU yang berfokus agar murid-muridnya memiliki fisik dan mental yang kuat. Dia pun mampu mendapat program beasiswa 3 tahun yang ditawarkan oleh sekolah asrama tersebut.

“Asrama beasiswa, seragam dikasih semuanya. Cuma biaya hidupnya aja sih kayak peralatan pribadinya. Makan sudah ditanggung, buku juga,” katanya.

Selain itu, calon Paskibraka Nasional 2019 juga sudah bercita-cita menjadi anggota Paskibraka sejak masih kecil. Dia rajin menonton siaran upacara 17 Agustus di Istana Negara, Jakarta lewat televisi. 

“Ya siapa sih yang gak mau (masuk Paskibraka) gitu kan, jadi dari kecil di dalam hati itu pengin sih suatu saat bisa ada di sana. Terus SMP ikut Paskib, SMA lanjutin juga, ikut seleksinya, dan alhamdullilah nasional,” kata Salma dengan serius.

“Padahal sebenarnya kalau misalnya saya tugas di kabupaten saja saya udah alhamdullilah. Ternyat rezekinya, alhamdullilah, nasional,” katanya.

2 dari 3 halaman

Terbiasa dengan Kesibukan di Paskibraka 2019

Calon Paskibraka Nasional 2019 dari Jawa Tengah, Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi. (Foto: Liputan6.com/Aditya Eka Prawira).

Dia pun mengaku juga sudah terbiasa dengan padatnya kegiatan selama mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) Paskibraka 2019. Sebab, sekolahnya mengharuskan setiap murid untuk menyibukkan diri dengan kegiatan tambahan.

“Setiap hari kita ekskul kan, kalau Senin aku ikutnya ansambel musik, mainnya biola. Terus Selasa aku basket, hari Rabu marching band. Emang tiap hari harus ekskul, kak. Terus aku ikut tahfidz tahsin Al-Qur’an, Jumat ikut Paskibra,” katanya.

Salma menambahkan, karena sekolahnya adalah asrama, dia juga sudah terbiasa dengan perbedaan yang ada pada teman-temannya di Paskibraka Nasional 2019.

“Jujur sudah biasa, soalnya di asrama kan juga 27 provinsi, jadi udah sama ya. Udah tahu misalnya kayak yang di Papua, kayak dipanggil pace mace itu aku sebelumnya udah tahu,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Orang dengan Faktor Risiko Ini Wajib Jalani Pemeriksaan Kanker Paru

Liputan6.com, Jakarta Kanker paru merupakan jenis kanker yang paling banyak membunuh korban di dunia. Kanker paru memang terbilang cukup sulit dikenali di stadium awal apabila hanya melihat gejalanya saja.

Meski begitu, kanker paru sesungguhnya bisa dicegah dan dideteksi lebih awal jika seseorang melakukan pemeriksaan, apabila dia memiliki beberapa faktor risiko.

“Yang paling penting sebetulnya adalah pencegahan. Deteksi dini kanker paru bisa dilakukan pada orang dengan risiko tinggi,” kata dokter spesialis paru Sita L. Andarini dalam konferensi pers di kantor Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Jakarta, ditulis Kamis (1/8/2019).

Dalam presentasinya terkait Hari Kanker Paru Sedunia 2019 yang diperingati setiap 1 Agustus, Sita mengungkapkan beberapa orang yang wajib melakukan pemeriksaan adalah orang dengan usia menengah atau 25 tahun ke atas dan perokok aktif atau pasif.

Mereka yang memiliki risiko tinggi dari pajanan seperti bahan kimia, polusi, serta memiliki riwayat kanker atau penyakit fibrosis paru dan mantan pasien tuberkulosis (TB) juga harus melakukan deteksi dini.

2 dari 3 halaman

Mereka yang Juga Harus Waspada

Ilustrasi Kanker Paru Paru (iStockphoto)

Selain itu, pemeriksaan juga harus dilakukan pada mereka yang sudah mengalami gejala terkait respirasi. Beberapa di antaranya adalah batuk, batuk darah, sesak napas, nyeri dada, pembengkakan di dada, suara serak, dan berat badan turun, yang tidak kunjung sembuh dengan pengobatan biasa.

Kewaspadaan juga harus ditingkatkan oleh penderita tersangka TB paru dengan status bakteriologis negatif yang memiliki risiko kanker. Untuk pemeriksaan sendiri, Sita merekomendasikan penggunaan CT Scan.

“Ini bisa menurunkan angka kematian dibandingkan hanya melakukan foto toraks saja. Jadi kalau foto rontgen biasa saja hanya mendeteksi tapi kebanyakan sudah terjadi di stadium lanjut,” ujarnya.

“Sedangkan kalau CT Scan bisa dilihat dengan jelas, terutama pada orang dengan risiko tinggi.”

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

FOTO: Rok Selutut Paskibraka Nasional Putri dari Masa ke Masa

2 dari 10 halaman

Rok Paskibraka Nasional 1974 yang Terbilang Pendek

Tuti Maryati Jakarya, Paskibraka Nasional 1974 mengatakan bahwa rok yang dia kenakan saat bertugas cukup pendek. Bahkan jauh di atas lutut. Walaupun pendek, bagian dalam celana tidak akan terlihat (Foto: Tuti Maryati Jakarya, Purna Paskibraka Nasional 1974)

3 dari 10 halaman

Paskibraka Nasional 1978 Juga Pakai Rok Sepan

Empat tahun berselang, anggota Paskibraka Nasional 1978 putri juga mengenakan rok di atas lutut. Foto ini kami peroleh dari Syaiful, Purna Paskibraka Nasional 1978. (Foto: Syaiful)

4 dari 10 halaman

Rok Pendek Bikin Paskibraka Putri Nyaman Bergerak

Syaiful, mengatakan, rok justru memudahkan anggota Paskibraka Nasional dalam bergerak, terlebih saat menaiki anak tangga bagi anggota yang terpilih sebagai pembawa baki (Foto: Syaiful, Purna Paskibraka Nasional 1978)

5 dari 10 halaman

Foto Dua Orang Paskibraka Nasional Putri Mengenakan Rok

Masih dari tahun yang sama, tampak dua orang pembawa baki Paskibraka Nasional 1978 menghadap komandan upacara. (Foto: Syaiful, Purna Paskibraka Nasional 1978)

6 dari 10 halaman

Jejak Langkah Pakaian Dinas Upacara Paskibraka Nasional Zaman Dulu

Seperti ini pakaian dinas upacara (PDU) Paskibraka Nasional dari masa ke masa. Foto kami peroleh dari Budi, Purna Paskibraka Nasional 1978.

7 dari 10 halaman

Rok Pembawa Nampan Anggota Paskibraka Nasional 1964

Pembawa nampan atau pembawa baki Paskibraka Nasional. Roknya masih di atas lutut. (Foto: Dokumen Budi, Purna Paskibraka Nasional 1978)

8 dari 10 halaman

Potret Paskibraka Nasional 1991 Saat Mengenakan PDU

Ayu Tifanny Chaerul Putri, Paskibraka Nasional 1991 yang bertugas sebagai pembawa baki memberikan gambaran detik-detik ketika dia dan teman-temannya akan bertugas (Foto: Dokumen Pribadi Ayu)

9 dari 10 halaman

Rok Paskibraka Nasional 1991 Mulai Selutut

Ayu mengatakan bahwa rok dari pakaian dinas upacara (PDU) yang dikenakan anggota Paskibraka Nasional 2019 putri mulai selutut. “Dari zaman cucunya Pak Harto kayaknya sudah mulai selutut,” kata Ayu. (Foto: Dokumen Pribadi Ayu)

10 dari 10 halaman

Paskibraka Nasional 1991 Saat Akan Gladi Kotor

Seperti ini suasana setelah anggota Paskibraka Nasional 1991 melaksanakan gladi kotor (Foto: Dokumen Pribadi Ayu)

Masturbasi Menggunakan Gir Sepeda, Penis Pria Ini Malah Tersangkut

Liputan6.com, Jakarta Pada pukul 15.14 sore, petugas medis dan pemadam kebakaran di Malaysia, mendapat panggilan darurat dari seseorang. Pria itu melaporkan, penisnya tersangkut di salah satu gir sepedanya.

Mengutip The Sun pada Kamis (1/8/2019), pria itu melaporkan bahwa penisnya bengkak dan terjebak di gir sepeda. Ternyata, orang itu sedang melakukan aktivitas seksual dengan benda itu.

Petugas segera membawa pria 34 tahun yang tinggal di Kelantan itu. Bersama dengan alat kelaminnya yang tersangkut, dia dibawa ke rumah sakit Kuala Krai.

Mereka segera menggunakan pemotong untuk melepaskan alat itu dari organ intim laki-laki itu.

“Kami memeriksa ukurannya dan memerintahkan tim operasi untuk bekerja sama dengan rumah sakit, untuk melepas roda gigi di alat kelamin korban menggunakan peralatan pemotong cincin,” kata Kepala Pemadam Kebakaran, Muhammad Rizwan Ar-Rafee Parsimin.

2 dari 3 halaman

Percobaan Aktivitas Seks dengan Benda Berlubang

Ilustrasi Alat Kelamin Pria (iStockphoto)

Setelah 20 menit prosedur pemotongan gir, akhirnya alat kelamin pria itu berhasil dilepas dari benda tersebut.

Muhammad mengatakan, korban kemudian dirawat di rumah sakit karena luka ringan pada kemaluannya. Tidak lama kemudian, dia diperbolehkan untuk pulang.

Kejadian semacam ini bukan pertama kalinya di Malaysia. Beberapa bulan lalu, The Sun Daily melaporkan seorang remaja di Johor mencoba masturbasi dengan menggunakan pipa di toilet.

Namun, usahanya untuk melepaskan penisnya dari pipa besi itu gagal. Petugas damkar datang dan memotong pipa dengan panjang 30 milimeter itu menggunakan gergaji.

Dalam kejadian tersebut, alat kelamin remaja anak 16 tahun itu mengalami bengkak dan membutuhkan perawatan ringan.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Sulit Menerima Masa Lalu Pasangan? Ini Saran Pakar

Liputan6.com, Jakarta Semua orang punya masa lalu, termasuk jika mungkin pasangan pernah selingkuh. Meski hubungan jalan terus, rasa-rasanya sulit menghapus luka pernah diselingkuhi meski ia telah meminta maaf puluhan kali.

Ya, setiap orang memiliki masa lalu. Dan, salah satu kunci untuk menjalani kehidupan bahagia dan sehat adalah melupakan kesalahan pasangan di masa lalu. 

Seperti dilansir dari Bustle ditulis Kamis (1/8/2019), terapis dan pelatih hubungan Ronica Arnold Branson, mengatakan bahwa ketika memulai kembali sebuah hubungan harus dengan awal yang baru.

“Ketika individu pada awalnya terhubung, hubungan dimulai dengan antisipasi dan kegembiraan. Setelah waktu berjalan, pemikiran masa lalu mungkin mulai timbul dan masalah dapat mulai muncul jika pikiran tidak sehat ini terus berjalan,” tambah Ronica.

Mungkin dia pernah melakukan kesalahan atau terlibat sesuatu yang buruk di masa lalu tapi gunakan ini untuk tumbuh dan berkembang. Berikut saran Ronica untuk belajar benar-benar memaafkan kesalahan pasangan di masa lalu. 

1. Pernah selingkuh sekali

Jika Anda mengetahui pasangan pernah berselingkuh jangan terlalu cepat mengambil keputusan.

“Jika orang tersebut menunjukkan penyesalan yang tulus, empati, dan tidak pernah selingkuh lagi, mereka mungkin hanya sekali itu berselingkuh,” jelas psikoterapis keluarga dan hubungan di Beverly Hills, Amerika Serikat,  Fran Walfish.

Jika mereka memiliki masalah besar atau memiliki riwayat selingkuh dengan semua mantan pacarnya dan belum merasa menyesal, maka itu mungkin menjadi alasan Anda untuk khawatir karena Anda mungkin berurusan dengan penipu serial.

2 dari 4 halaman

2. Tingkat Pendidikan

Pasangan yang sedang marahan / Sumber: iStockphoto

Penelitian telah menemukan bahwa pasangan yang berpendidikan tinggi biasanya memiliki pernikahan yang lebih lama. Namun, belum tentu juga mereka yang tidak berpendidikan tinggi atau tidak lulus sekolah atau kuliah tidak memiliki masa depan cerah. 

“Kenyataannya adalah bahwa tingkat pendidikanmu jarang menjadi indikasi siapa dirimu sebagai pribadi,” tutur pakar hubungan dan konsultan kesehatan mental mengatakan, Adina Mahalli.

“Fakta bahwa pasanganmu tidak pernah lulus atau digunakan untuk bermain-main setiap hari tidak mencerminkan tingkat kecerdasan atau tanggung jawab mereka,” tambah Adina.

3. Perilaku tidak dewasa

Jika Anda mendengar hal-hal negatif tentang bagaimanaa pasangan Anda di masa lalu, tidak masalah untuk menyimpan informasi itu. Namun, ingat jangan biarkan memengaruhi cara Anda melihat pasangan.

Setiap dinamika hubungan berbeda, jadi situasi Anda mungkin tidak sama dengan situasi pada masa lalu pasangan Anda.

“Jika Anda berkencan dengan individu yang sehat, kemungkinan besar hubungan di masa lalu menjadi pembelajaran untuk membantu mereka memperbaiki pilihan pasangan mereka,” jelas Adina.

3 dari 4 halaman

4. Hubungan dengan Mantan Kekasihnya

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

“Hidup tidak bisa dijalani dengan membandingkan diri Anda dengan orang lain,” kata Ronica.

Pasangan Anda mungkin menjalin hubungan dengan seseorang selama bertahun-tahun tapi ada alasan mengapa mereka berpisah.

“Ketahuilah bahwa Anda adalah unik dan pasangan Anda menyukai Anda apa adanya, bukan karena apa yang mereka miliki,” tambahnya.

5. Tipe Pasangan Anda Sebelumnya

Banyak orang memiliki preferensi untuk pasangan. Mungkin Anda sangat berbeda dengan orang yang sebelumnya pasangan kencani. “Sadarilah bahwa orang berubah,” tutur Ronica.

Penulis: Febrianingsih Alamako

4 dari 4 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Sontek, 7 Kebiasaan yang Bikin Hubungan Langgeng dan Sehat

Liputan6.com, Jakarta Memiliki hubungan langgeng dengan orang yang dicintai tentu menjadi keinginan semua orang. Tetapi, masih banyak orang yang tidak mengetahui rahasia hubungan yang langgeng dan sehat.

Pakar hubungan dan kencan, Jonathan Bennet, mengatakan bahwa perlu diingat bahwa beberapa hubungan dapat menjadi ‘toxic’ atau berbahaya dengan seiring waktu.

“Sebagian besar dari hubungan menjadi ‘beracun’ seiring berkembangnya kebiasaan dan pola negatif. Anda harus bersikap proaktif dalam menjaga hubungan langgeng dan tetap sehat, daripada memperbaiki masalah di masa depan,” tutur Jonathan seperti dilansir pada Bustle ditulis Kamis (1/8/2019).

Berikut beberapa cara dan kebiasaan yang bisa Anda terapkan bersama pasangan untuk memelihara kesehatan hubungan.

1. Inisiatif

“Begitu banyak dari kita yang menjalani hari dengan autopilot,” tutur Lauren Cook seorang dokter terapi spesialis emosi.

Banyak yang membiarkan hubungan hanya mengalir dan akhirnya banyak masalah dengan mudah masuk ke dalamnya. Tanpa disadari, Anda mulai berhenti memiliki waktu berkualitas bersama pasangan, tidak memperhatikan apa yang dibicarakan.

2. Jangan malu menunjukkan cinta 

“Kita sering mencintai pasanga seperti ingin dicintai. Misalnya, mungkin Anda suka ketika pasangan memasakkan makanan kesukaan, jadi Anda mencoba melakukan lebih banyak pekerjaan rumah tangga untuk pasangan,” jelas Lauren.

Meskipun melakukan tugas dapat memperlihatkan rasa cinta Anda, namun bisa jadi pasangan merasa paling dicintai ketika menerima pujian atau sentuhan fisik. Mengetahui bagaimana pasangan ingin dicintai sangat penting untuk memperlihatkan seberapa besar rasa sayang Anda padanya.

2 dari 4 halaman

3. Bersenang-senanglah

ilustrasi pasangan/copyright Unsplash/Brooke Cagle

Stres memang bagian dari hidup tetapi jangan biarkan hal itu merusak hubungan Anda. Pastikan untuk bersenang-senang dan menjaga segala sesuatunya tetap ringan, sebagai cara untuk mengatasi segala naik turun kehidupan.

“Sangat penting untuk terus tertawa bersama pasanganmu. Cek egomu dan luangkan waktu untuk bersikap konyol bersama,” saran Lauren.

4. Hargai hal-hal kecil

“Banyak hubungan yang berakhir karena kedua pasangan mulai fokus pada hal negatif dalam hubungan dan satu sama lain,” kata Jonathan.

Jika ini belum terjadi, biasakanlah untuk memperhatikan hal-hal kecil yang Anda lakukan satu sama lain dan bersyukurlah.

“Dengan bersyukur satu sama lain dan menunjukkannya, Anda menjaga hubungan tetap fokus pada aspek positif dari hidup Anda bersama,” tambah Jonathan.

3 dari 4 halaman

5. Miliki Waktu Berkualitas

Banyak pasangan yang terlalu sibuk dengan tugas sehari-hari sehingga melupakan untuk beristirahat dan bersantai serta menghabiskan waktu bersama pasangan seperti disampaikan pakar hubungan, Ariel Sank.

Anda bisa melakukannya dengan membuat sarapan bersama setiap pagi, menonton acara favorit, atau lebih banyak berkencan.

6. Komunikasi terbuka

Memiliki komunikasi terbuka dengan pasangan dapat menyediakan waktu untuk berbicara dari hati ke hati tentang perasaan atau kekhawatiran yang dirasakan. Anda bisa melakukannya di malam hari untuk mengobrol dan curhat tentang pekerjaan dan hari Anda.

“Setiap orang memiliki gaya komunikasi yang berbeda sehingga penting untuk mempelajari dan memahami gaya Anda sendiri serta gaya komunikasi pasangan,” jelas Ariel.

7. Bicarakan jika Anda kesal

Alih-alih menunggu pasangan membaca pikiran Anda, lebih baik jujur dan komunikasikan kegelisahan yang dirasakan.

“Jika Anda kesal pada pasangan, memiliki masalah, atau hanya mengalami hari yang buruk, jujurlah tentang perasaan Anda,” tutur Jonathan.

Kebiasaan ini sangat sederhana namun dapat menjaga kesehatan hubungan Anda. Hal ini memungkinkan untuk saling mendengarkan dan menjadikan hubungan sebagai prioritas.

Penulis: Febrianingsih Alamako

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

7 Mitos Seputar Glioblastoma, Kanker Otak yang Renggut Agung Hercules

Liputan6.com, Jakarta Glioblastoma adalah jenis kanker otak yang merenggut nyawa selebritas Agung Hercules. Tumor ganas ini paling agresif pada orang dewasa. Meskipun dianggap sebagai kanker langka, yang mana sekitar 12.000 diagnosis baru setiap tahun, baru-baru ini ada peningkatan diagnosis.

Neuro-onkologis dan Direktur Medis Klinis MD Anderson’s Brain and Spine Center, Shiao-Pei Weathers menjelaskan, seputar mitos glioblastoma. Selama menangani pasien, ia banyak melihat kesalahpahaman tentang glioblastoma.

1. Mitos: Ponsel menyebabkan glioblastoma

Fakta: Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menekankan, ponsel menyebabkan glioblastoma. Beberapa penelitian berbeda gagal menemukan, bukti yang jelas tentang hubungan antara penggunaan ponsel dan kanker otak.

“Jumlah orang yang didiagnosis dengan glioblastoma sebagian besar tetap stabil selama beberapa dekade terakhir. Sementara itu, penggunaan ponsel kan terus meningkat,” papar Shiao-Pei sebagaimana dikutip dari laman Anderson’s Brain and Spine Center, University of Texas, Kamis (1/8/2019).

2 dari 5 halaman

Mitos Tidak dapat Dioperasi

Glioblastoma bisa dioperasi. (iStock)

2. Mitos: Glioblastoma tidak dapat dioperasi

Fakta: Tumor yang dianggap ‘tidak bisa dioperasi sebenarnya dapat dioperasi jika Anda mencari perawatan pusat kanker dengan keterampilan yang tepat.

Di pusat kanker, ahli bedah saraf telah berhasil mengoperasi banyak pasien yang mengira kanker otak mereka tidak dapat dioperasi.

“Tumor otak tertentu yang tidak dapat diangkat dengan aman bisa dilakukan dengan terapi laser interstitial (LITT). Prosedur bedah minimal invasif ini menggunakan panas termal untuk menghancurkan tumor otak dari dalam ke luar. Kemoterapi dan terapi radiasi juga termasuk bagian dari perawatan standar untuk perawatan glioblastoma,” Shiao-Pei menegaskan.

3. Mitos: Glioblastoma dapat diangkat sepenuhnya dengan operasi

Fakta: Walaupun glioblastoma bisa dioperasi, tapi kanker ini meninggalkan penyakit mikroskopis. Glioblastoma memiliki tentakel yang menjangkau luas dari tumor utama. Tentakel ini tidak terlihat oleh mata telanjang, bahkan teknologi pencitraan yang paling canggih.

“Total tumor otak yang bisa diangkat setidaknya 98 persen. Analisis di pusat kanker otak kami menunjukkan, pasien glioblastoma cenderung tetap hidup lebih lama. Namun, sel-sel kanker yang tak terlihat selalu tertinggal di otak setelah operasi. Itulah sebabnya perawatan standar untuk glioblastoma termasuk kemoterapi dan radiasi perlu diterapkan dengan sangat baik,” terang Shiao-Pei.

3 dari 5 halaman

Menyoal Terapi Radiasi

Terapi radiasi untuk kanker otak. (sumber: iStockphoto)

4. Mitos: Terapi radiasi sama untuk semua tumor otak

Fakta: Sebagian besar pasien yang menjalani terapi radiasi untuk glioblastoma menerima terapi radiasi berbasis foton, misal radioterapi intensitas-termodulasi (IMRT). IMRT menggunakan beberapa sinar-X yang terbuat dari foton pada sudut yang berbeda.

Upaya ini merawat area di mana tumor diangkat dan semua tumor tertinggal. Radiasi harus direncanakan dengan cermat dan ditargetkan untuk melindungi otak yang sehat dan normal.

“Pasien dengan jenis tumor otak lain atau yang membutuhkan radiasi untuk otak dan tulang belakang bisa menerima berbagai jenis terapi radiasi, termasuk terapi proton. Tapi sampai saat ini, terapi proton belum terbukti lebih efektif untuk glioblastoma. Beberapa uji klinis sedang berlangsung dan menyelidiki lebih jauh peran radiasi proton pada tumor otak,” jelas Shiao-Pei.

5. Mitos: Diet ketogenik dapat menyembuhkan glioblastoma

Fakta: Tidak ada diet yang dapat menyembuhkan glioblastoma. Sejumlah studi kasus mengklaim, diet keto mungkin bermanfaat bagi pasien kanker otak.

Namun, anggapan bahwa Anda dapat sembuh dari glioblastoma melalui diet adalah mitos. Peran diet dalam kanker, lanjut Shiao-Pei, khususnya pasien glioblastoma membutuhkan nutrisi, termasuk karbohidrat. Ini untuk menjaga tubuh mereka kuat selama perawatan kanker otak. Diet seimbang menjadi diet yang direkomendasikan.

4 dari 5 halaman

Mitos Keluarga Risiko Kanker Otak

Mitos kanker otak yang juga berisiko diidap keluarga. (iStockPhoto)

6. Mitos: Idap glioblastoma berarti keluarga berisiko lebih tinggi terkena kanker otak

Fakta: Glioblastoma adalah tumor otak yang hampir selalu berkembang secara sporadis. Ketika ada anggota keluarga yang mengidap glioblastoma, bukan berarti anak-anak atau saudara Anda lebih mungkin ikut mengidap glioblastoma atau tumor otak lainnya.

Beberapa sindrom kanker yang sangat langka, seperti Li-Fraumeni Syndrome, dikaitkan dengan peningkatan risiko mengembangkan kanker otak dan kanker lainnya, tetapi pasien ini biasanya didiagnosis dengan berbagai jenis kanker pada usia yang sangat muda.

“Mutasi gen BRCA dikaitkan peningkatan risiko berkembangnya kanker payudara dan ovarium, tetapi tidak ada hubungan yang diketahui antara mutasi BRCA dan pengembangan glioblastoma. Beberapa studi genetik sedang berlangsung dengan mengamati keluarga yang memiliki banyak kerabat yang mengidap kanker otak,” tegas Shiao-Pei.

7. Mitos: Kemoterapi selalu membuat rambut rontok

Fakta: Kemoterapi yang paling umum diterapkan pada pasien glioblastoma disebut temozolomide (TMZ). Kerontokan rambut biasanya bukan salah satu efek samping dari kemoterapi ini.

“Namun, mengobati glioblastoma dengan terapi radiasi ke otak memang dapat menyebabkan kerontokan rambut di sekitar bagian kepala tempat sinar radiasi masuk. Setelah radiasi selesai, rambut hampir selalu tumbuh kembali,” tutup Shiao-Pei.

5 dari 5 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Tak Disadari, Alat Kontrasepsi Wanita Ini Pindah dari Lengan ke Paru-Paru

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan di Portugal telah menggunakan KB implan selama delapan tahun. Namun yang tidak ia sadari, alat kontasepsi itu berpindah masuk ke paru-parunya.

Sebuah catatan kasus di BMJ Case Reports Juli 2019 melaporkan itu. Wanita 31 tahun itu awalnya memasang kontrasepsi implan di lengan bagian atasnya.

Selama tiga bulan, dia mengalami pendarahan vagina. Kondisi itu membuatnya menemui dokter yang akhirnya, menemukan bahwa implan tersebut sudah berpindah bagian tubuh.

Mengutip Science Alert pada Kamis (1/8/2019), perempuan itu diketahui sudah memasang dua implan kontrasepsi sebelumnya, dan melakukan penggantian selama beberapa tahun setelah digunakan. Implan pertama dipasang pada 2010 dan implan ketiga yang bermigrasi ke paru-parunya, dipasang pada 2017.

2 dari 4 halaman

Sempat Mengalami Kesulitan

Ilustrasi berbagai alat kontrasepsi (iStockphoto)

Diketahui, KB implan yang dipasang berukuran tipis seperti batang korek api. Alat itu bekerja dengan cara melepaskan hormon progestin ke tubuh pemakainya sehingga lendir serviks mengental dan menghentikan sperma agar tidak masuk ke sel telur dan membuahi.

Alat tersebut dimasukkan ke bawah kulit lengan dan bisa digunakan hingga lima tahun.

Dalam kasus tersebut, dokter sempat mengalami kesulitan untuk menemukan kontrasepsi tersebut. Awalnya, mereka mencar di daerah bisep namun tetap tidak ketemu.

Dengan menggunakan ultrasonik, para dokter menemukan bahwa implan tersebut sudah berpindah ke paru-paru sebelah kirinya.

Mereka segera menggunakan operasi dengan bantuan video untuk menemukan objek tersebut. Setelah dikeluarkan, pasien harus dirawat selama empat hari dan boleh pulang tanpa mengalami komplikasi.

3 dari 4 halaman

Penyebab Berpindahnya KB Implan

Mengenal KB Implan Lebih Jauh

Dalam laporannya, para dokter dari departemen ginekologi di sebuah rumah sakit di Viana do Casteo menuliskan kemungkinan mengapa itu bisa terjadi.

“Faktor risiko untuk perpindahan (implan) adalah teknik penempatan, jika dimasukkan secara mendalam, migrasi bisa terjadi ke dalam sistem vena dan kemudian sistem arteri paru,” tulis para dokter seperti dikutip dari The Sun.

“Dan praktik latihan fisik yang berat setelah penempatan dengan benar, tampaknya meningkatkan risiko migrasi vaskular.”

Meski tidak menjelaskan tentang terjadinya pendarahan, namun ada kecurigaan ketidakefektifan alat tersebut, membuat haidnya muncul kembali. Kasus ini pun terbilang langka.

“Risiko perpindahan kontrasepsi implan sangat rendah,” kata Dr. Tania Adib, konsultan ginekologi dari Kensington Medical Chambers, Inggris.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Selain Obat Oral, Adakah Cara Lain Mengendalikan Siklus Menstruasi?

Liputan6.com, Jakarta Ada beberapa kegiatan yang terkadang butuh untuk mengendalikan siklus mensturasi, misalnya saat menunaikan ibadah haji. Pada umumnya, cara mengendalikan siklus menstruasi menggunakan obat hormon dalam bentuk pil oral. Ada juga cara lain dengan suntik hormon bisa dilakukan.

Memang, suntik hormon jarang dilakukan untuk mengendalikan siklus menstruasi. Cara ini kurang menghasilkan efek maksimal ketimbang penggunaan pil oral.

“Bisa menggunakan suntik hormon tapi lama sekali efek yang akan dihasilkan. Mengendalikan (siklus menstruasi) juga susah,” kata dokter spesialis konsultan obstetri dan ginekologi, M Ilhamy Setyahadi saat Live Streaming Radio Kesehatan, Kementerian Kesehatan, ditulis Kamis (1/8/2019).

Hormon dalam penggunaan obat oral maupun suntik, yakni hormon progesteron. Hormon ini merupakan hormon yang paling berpengaruh terjadinya siklus menstruasi.

2 dari 3 halaman

Harga Lebih Mahal

Ilustrasi menstruasi (iStockphoto)

Selain itu, suntik hormon progesteron untuk mengendalikan siklus menstruasi terbilang sulit diatur dan mahal. Pasien harus mengetahui secara tepat, kapan dia menstruasi dan berapa hari siklus menstruasi.

Faktor lain suntik hormon jarang dipilih karena perlu pengaturan jadwal untuk suntik hormon tidak mudah. Suntik hormon pun termasuk sulit diperoleh.

“Suntik hormon ini mahal juga. Regulasi (mengatur jadwal suntikan) susah. Misalnya, buat yang beribadah haji dan pengen menunda kan harus suntik hormon. Kalau di sana (Tanah Suci) enggak tersedia suntikannya gimana? Malah menstruasi nanti,” ujar Ilham yang berpraktik di RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta.

Dia juga mengingatkan bahwa untuk bisa mengendalikan siklus menstruasi harus dalam pengawasan dokter obstetri dan ginekologi. 

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

7 Gejala Kanker Otak Seperti yang Diidap Agung Hercules

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka menyelimuti Tanah Air, selebritas Agung Hercules mengembuskan napas terakhirnya Kamis (1/8/2019) sore ini. Ia meninggal saat berjuang melawan kanker otak stadium 4 yang diidapnya selama beberapa bulan.

Agung Hercules terakhir dikabarkan dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmanis Jakarta. Kanker otak yang diidapnya berjenis Glioblastoma. Glioblastoma adalah tumor yang berasal dari sel otak dan bersifat paling ganas.

Dokter Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter pernah menulis, kanker otak jenis glioblastoma ini umumnya tumbuh dengan cepat. Gejala dapat terjadi beberapa hari hingga selang berminggu-minggu kemudian.

Ada tujuh gejala yang paling umum terjadi yang disampaikan Sepriani, sebagai berikut:

1. Sakit kepala

Sakit kepala adalah gejala paling umum pada kanker otak jenis apapun, termasuk glioblastoma. Lebih dari 50 persen pasien glioblastoma mengalami sakit kepala.

“Sakit kepala ini bisa saja memburuk saat pasien berubah posisi, misalnya, menunduk atau melakukan aktivitas yang meningkatkan tekanan di kepala seperti batuk, bersin, atau mengejan,” tulis Sepriani, dikutip dari laman KlikDokter, Kamis (1/8/2019).

Sakit kepala bisa terjadi sepanjang waktu. Bahkan pengidap, seperti mendiang Agung Hercules bisa saja terbangun dari tidur di malam hari.

2 dari 4 halaman

Kejang

Pengidap kanker otak bisa saja kejang. (iStockPhoto)

2. Kejang

Kejang adalah gejala paling sering yang dialami pengidap kanker otak. Kejang yang terjadi bergantung pada lokasi tumor.

Jika tumor terdapat di bagian depan (frontal), maka gejala yang timbul adalah kejang tonik-klonik (kelojotan). 

“Kalau tumor terletak di bagian belakang (oksipital), gejala yang timbul dapat berupa gangguan penglihatan diikuti kejang seluruh tubuh,” ujar Sepriani.

3. Kelemahan anggota gerak

Kanker otak akan menimbulkan gangguan saraf sehingga pasien mengalami kelemahan anggota gerak. Tak ayal, pasien sulit menggerakkan tangan atau kakinya.

4. Kesemutan atau rasa baal

Pada pasien kanker otak, sensasi kesemutan, rasa ditusuk-tusuk, kebas atau baal bisa dirasakan. Sensasi ini dapat terjadi pada salah satu anggoa gerak tubuh, kemudian menyebar dan semakin berat.

3 dari 4 halaman

Gangguan Bicara

Pasien kanker otak bisa alami gangguan bicara. (Sumber Pixabay)

5. Gangguan bicara

Jika tumor menyerang bagian otak area bahasa, maka pasien akan mengalami gangguan berbicara, misal bicaranya menjadi cadel, terbata-bata atau bicara melantur.

6. Gangguan penglihatan

Kanker otak juga akan memengaruhi penglihatan pasien.

“Semakin lama kanker menyebar, pasien mengalami mata kabur, penglihatan ganda atau berbayang, dan sering terbentur saat berjalan,” tulis Sepriani.

7. Gangguan kognitif

Mudah lupa, mudah marah, selalu sedih, menyendiri, dan perubahan kepribadian termasuk di antara gangguan kognitif yang bisa terjadi pada pasien kanker otak.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Kata Tim Medis yang Setia Memantau Kesehatan Paskibraka Nasional 2019

Liputan6.com, Jakarta – Sudah satu pekan calon anggota Paskibraka Nasional 2019 berada di Desa Bahagia.

Desa bahagia adalah sebutan untuk asrama para pasukan pengibar bendera pusaka yang berasal dari seluruh Indonesia di PP-PON Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur.

Tim medis yang berasal dari Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) selalu memantau kesehatan anggota Paskibraka ini.

Menurut Ika Handayani, salah seorang tim medis, fisik anggota Paskibraka Nasional 2019 selama satu minggu ini relatif baik-baik saja.

“Kondisi mereka prima. Fit dalam menjalankan aktivitasnya,” kata Ika kepada Diary Paskibraka Liputan6.com di Cibubur pada Kamis, 1 Agustus 2019.

Baca juga : FOTO: Kenalan dengan Tashya, Pelatih Paskibraka Nasional 2019

Ika mengatakan bahwa masalah kesehatan anggota Paskibraka Nasional 2019 tidak jauh-jauh dari pegal atau kelelahan. Standar, kata Ika.

“Tubuh anak-anak ini fit sekali. Kalau sakit, penyembuhannya cepat,” kata Ika.

“Misalnya kaki mereka kram. Begitu dikasih cairan dan sedikit di-massage, selesai,” Ika melanjutkan.

2 dari 4 halaman

Klinik yang Bisa Dikunjungi Paskibraka Nasional 2019

Tim medis memiliki sebuah ‘klinik’ yang dapat dikunjungi anggota Paskibraka Nasional 2019 setiap kali mereka selesai melaksanakan materi malam (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Tim medis sendiri memiliki ‘klinik’ yang buka sehabis anggota Paskibraka Nasional 2019 melaksanakan materi malam.

Keluhan yang biasanya mereka sampaikan adalah kaki bengkak. “Biasanya, kita kasih tahu kakinya ditinggiin saat tidur. Ganjal dengan bantal gitu. Alhamdulillah pagi-pagi sudah sembuh,” kata Ika.

Di antara Paskibraka putra dan putri, menurut Ika yang paling sering datang ke klinik adalah yang putra. Keluhannya sekitar batuk dan pilek.

“Wajar sih karena setiap pagi, siang, dan sore, mereka terpapar debu,” ujarnya.

3 dari 4 halaman

Kecukupan Air Anggota Paskibraka Nasional 2019

Keluhan anggota Paskibraka Nasional 2019 tidak jauh dari batuk, pilek, dan kaki yang bengkak (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Oleh sebab itu, tim medis mengimbau kepada pelatih dan pembina untuk memerhatikan kecukupan air seluruh anggota Paskibraka Nasional 2019.

Seberapa banyak yang harus mereka minum, dan waktu yang tepat untuk minum harus diperhatikan betul.

“Terus kita minta agar lapangan disiram dua kali sehari biar enggak ngebul,” kata Ika.

Dengan begitu, ketika anggota Paskibraka ini berlatih dengan menghentak-hentakkan kaki, debunya tidak mengenai wajah mereka.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Mengenal Glioblastoma, Kanker Otak yang Menyerang Agung Hercules

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka datang dari ranah industri hiburan Tanah Air. Aktor dan penyanyi Agung Hercules (51) dikabarkan meninggal dunia di RS Dharmais, Jakarta, setelah berjuang melawan kanker otak stadium IV.

Salah satu yang membenarkan kabar tersebut Ernest Prakasa. “R.I.P Agung Hercules,” tulis Ernest di Instagram Stories pada Kamis (1/8/2019) seraya membubuhkan emoji wajah berlinang air mata. (Baca: Agung Hercules Meninggal Dunia)

Sebelum meninggal dunia, pria yang dikenal dengan lagu “Astuti” itu berjuang melawan kanker otak stadium IV jenis glioblastoma. “Sakit cancer di otak kiri. Glioblastoma stadium 4. Pertumbuhannya sangat cepat,” kata Bedu beberapa waktu lalu. 

Glioblastoma merupakan salah satu dari empat tipe kanker glioma atau jenis tumor yang biasanya muncul di otak atau tulang belakang.

Mengutip laman WebMD, glioblastoma adalah tipe kanker otak paling ganas yang umumnya menyerang orang dewasa. Pertumbuhannya sel kankernya sangat agresif dan menyebar dengan cepat.

Glioblastoma terbentuk dari sel-sel berbentuk bintang di otak yang disebut astrocytes. Pada orang dewasa, kanker ini bisanya muncul di bagian terbesar otak atau cerebrum.

Salah satu alasan pertumbuhan glioblastoma begitu cepat karena kanker ini memiliki suplai darah sendiri. Sel-sel kanker ini sangat mudah menyerang jaringan otak normal.

2 dari 3 halaman

Lebih Banyak Diderita Pria daripada Wanita

5 Momen Haru Saat Baim Wong Berikan Amanah Ke Agung Hercules (sumber: Youtube.com/Baim Paula)

Laman WebMD juga mencatat, glioblastoma bukanlah tipe kanker otak yang umum. Namun, umumnya kanker ini lebih banyak diderita oleh pria ketimbang wanita. Dan kemungkinan untuk mengidap kanker jenis ini akan bertambah dengan seiring bertambahnya usia.

Pertumbuhan dan persebaran kanker yang juga dikenal dengan sebutan glioblastoma multiforme ini begitu cepat dan bisa sangat sulit untuk diobati. Mengutip laman Mayoclinic, seringkali pengobatan jenis kanker ini menunjukkan kemajuan yang lambat.

Penting untuk mengenali tanda-tanda atau gejala munculnya glioblastoma. Diantaranya sakit kepala konstan, kejang, muntah, kesulitan berpikir, perubahan suasana hati, pandangan berbayang, dan kesulitan berbicara. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video menarik berikut ini:

Paskibraka Nasional 2019 dari Papua Ingin Sampaikan Salam untuk Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Calon Paskibraka 2019 dari Papua, Denollati Nonce Kawa Pararem terlihat gugup tapi bersemangat. Sifatnya yang pemalu tidak lantas membuatnya sulit tersenyum.

Deno mengaku, dirinya masih kaget bisa sampai di Jakarta untuk menjalani pendidikan dan latihan (Diklat) Paskibraka Nasional 2019. Sebab, dia baru mulai belajar cara baris-berbaris pada bulan April tahun ini.

“Sekolah kita tuh tidak ada Paskibraka. Jadi pas ditunjuk kita ikut seleksi tingkat provinsi, saya lolos mewakili sekolah,” cerita Denno kepada Diary Paskibraka Liputan6.com di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur, Rabu 31 Juli 2019.

“Baru pas April itu mulainya latihan, cuma berapa bulan latihan. Keras sekali latihannya,” Denno melanjutkan.

Denno menuturkan, dia kagum dengan gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta. Selama ini, dia hanya sering melihat gunung tinggi. Namun di Jakarta, justru gedung-gedungnya yang menjulang bagai gunung.

Selain itu, Denno berharap dia juga bisa berfoto bersama dengan Jokowi usai melaksanakan tugas sebagai Paskibraka 2019 di Istana Negara, Jakarta pada 17 Agustus nanti.

“Target sih di pasukan 8, tapi kalau memang bukan kehendak pasukan 17 saja. Mau ketemu Presiden Jokowi,” ujar Denno.

“Teman-teman terus bilang kayak gini, Denno nanti salam buat Pak Jokowi. Bilanglah, kami bagaimana ini kan ke sana buat jalankan tugas dulu, nanti kalau sempat baru dibilang,” katanya sembari tertawa kecil.

2 dari 4 halaman

Ingin Masuk Akpol

Calon Paskibraka 2019 putri dari Papua, Denollati Nonce Kawa Pararem. (Foto: Liputan6.com/Sammy ‘Azmi).

Deno mengaku, dia jadi terinspirasi untuk masuk Akademi Polisi (Akpol) karena melihat kegiatan Paskibraka 2019. Terutama, saat melihat kerennya pelatih dan pembina di sana.

“Cita-cita pertama tuh jadi pramugari, tapi pas ikut nasional sudah biar lulus nanti tes Akpol aja,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain itu, Deno menuturkan bahwa pengalamannya di Paskibraka 2019 juga tidak akan dia lupakan.

“Temannya beda-beda di sini, macam tidak satu otak gitu, kalau di Papua kan biasa main sama-sama. Di sini tuh orang-orangnya pendiam karena beda-beda toh, masing-masing orang beda-beda. Tapi mainnya juga ada seru-seru, tertawa-tertawa bareng,” kata Deno.

3 dari 4 halaman

Kangen Pembina di Papua

Calon Paskibraka 2019 putri dari Papua, Denollati Nonce Kawa Pararem. (Foto: Liputan6.com/Sammy ‘Azmi).

Deno menambahkan, dia sangat kangen dengan pembinanya di Papua. Tetapi, kerinduan Deno ini sempat terobati karena adanya seorang pembina di Jakarta yang akrab dipanggil Bunda Nina.

“Kalau di sini pembinanya tuh senang sama Bunda Nina, kalau di sana (Papua) tuh kalau yang cewek ke Kak Febi, yang cowok ke Kak Jodi,” ungkapnya.

“Kangen sama Kak Jodi sama Kak Febi karena di sana tuh sering ngajarin Denno kalau berbaris harus senyum. Jadi minta dukungan doanya biar Denno bisa latihan lebih baik lagi,” dia mengakhiri.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Kenali, Dampak Kesehatan Terpapar Polusi Udara Terus-menerus

Liputan6.com, Jakarta Beberapa wilayah Indonesia masih belum terbebas dari polusi udara. Mulai dari pencemaran di ibu kota Jakarta hingga kebakaran hutan dan lahan di wilayah lainnya menyebabkan munculnya polusi udara. 

Penanganan yang lambat menjadikan masyarakat lebih rentan akibat berbagai penyakit yang bisa timbul karena polusi udara. Meski begitu, seberapa lama seseorang bisa bertahan di tengah lingkungan dengan kualitas udara yang buruk?

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto mengatakan, tidak ada ukuran tertentu seberapa lama manusia bisa bertahan di tengah polusi udara.

“Tidak ada acuan waktu tertentu berapa lama akan menimbulkan dampak kesehatan,” kata Agus pada Health Liputan6.com dalam konferensi pers di Kantor PDPI, Jakarta, ditulis Kamis (1/8/2019).

2 dari 3 halaman

Kondisi Tubuh Seseorang juga Berpengaruh

Ilustrasi polusi udara (iStock)

Agus menjelaskan, dampak kesehatan akibat polusi udara bisa bersifat akut dan kronis. Kedua kondisi itu tergantung dari tubuh seseorang.

“Akut itu sebentar saja pada beberapa orang yang sensitif saja bisa menimbulkan dampak. Pada mereka yang tidak sensitif tentu tidak,” ujar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta itu.

Sementara, penyakit yang bersifat kronis akan muncul ketika seseorang terpapar selama bertahun-tahun dengan durasi waktu yang cukup lama.

“Jadi penyakit itu akan muncul tergantung dari lamanya dia terekspos, konsentrasi dari polutan, kondisi seseorang juga mempengaruhinya, rata-rata per hari terpapar juga berpengaruh,” tambahnya.

“Jadi tidak ada acuan, tapi semakin lama pasti semakin berisiko. Semakin berat konsentrasi polutan atau kualitas udara yang buruk, jadi semakin tinggi.”

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Perokok Makin Banyak, Kunjungan Pasien Kanker Paru Meningkat 10 Kali Lipat

Liputan6.com, Jakarta Kanker paru menjadi salah satu penyakit mematikan yang banyak dialami orang Indonesia. Sulitnya deteksi gejala awal menjadi penyebab banyak orang terlambat menanganinya.

Menurut data Pusat Rujukan Respirasi Nasional Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta menemukan adanya peningkatan kunjungan pasien kanker paru. Angkanya hingga 10 kali lipat dibandingkan 15 tahun lalu.

Dalam konferensi pers memeringati Hari Kanker Paru Sedunia 2019, dokter spesialis paru Sita L. Andarini mengatakan pada 2010 hanya ditemukan sekitar 500 kasus baru. Namun, di 2018, angkanya melonjak mencapai 2.400 kasus baru. Salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan jumlah angka perokok.

“Faktor risiko utama adalah rokok. Perokok aktif memiliki risiko 13 kali lipat terkena kanker paru sedangkan pada perokok pasif risikonya empat kali lipat terkena kanker paru,” kata Sita di Kantor Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Jakarta, ditulis Kamis (1/8/2019).

2 dari 4 halaman

Kanker Paru, Kanker dengan Angka Kematian Tertinggi

Ilustrasi Kanker Paru Paru (iStockphoto)

PDPI mengungkapkan kanker paru adalah kanker dengan angka kematian tertinggi di dunia. Setidaknya, sekitar 1,7 juta orang meninggal akibat penyakit tersebut.

Data Globocan mengungkapkan, kanker paru menjadi jenis kanker yang paling banyak dialami oleh pria Indonesia, sementara pada perempuan berada di peringkat ke lima.

3 dari 4 halaman

Bisakah Polusi Udara Sebabkan Kanker Paru?

Bahan Kimia / Sumber: iStockphoto

Terkait polusi udara, masalah tersebut memang bisa menimbulkan kanker paru. Namun, hanya apabila terpapar dalam waktu yang sangat lama.

Persentase risikonya pun terbilang kecil. Hanya empat persen berdasarkan data dari RS Persahabatan dan tiga sampai lima persen jika mengacu pada berbagai studi di luar negeri.

Sita mengatakan, polusi udara yang terdistribusi dan bisa dicegah merupakan alasan mengapa rokok lebih berbahaya sebagai penyebab kanker paru.

“Rokok sudah jelas bahan kimianya banyak, karsinogennya sedemikian banyak dan diisap secara langsung. Kalau polusi masih bisa pakai masker,” kata Sita.

Walau polusi udara juga berbahaya, namun ketika seseorang terpapar asap kendaraan atau industri dengan kadar yang sama dengan asap rokok, biasanya akan timbul gejala seperti mata perih dan lain-lainnya.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Efek Samping Minum Obat Hormon Pengendali Siklus Menstruasi

Liputan6.com, Jakarta Calon haji yang hendak berangkat ke Tanah Suci bisa mengendalikan siklus menstruasi dengan mengonsumsi obat hormon progesteron. Penggunaan obat ini harus sesuai dengan resep dokter karena bisa jadi ada efek samping setelah mengonsumsinya. 

Menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan, M Ilhamy Setyahadi, efek samping bisa dirasakan tapi tergantung masing-masing individu.

“Setiap individu kan punya respons berbeda-beda terhadap obat. Misalnya, hari ini minum obat ya oke-oke saja (tidak ada keluhan), tapi bulan depan bisa saja berubah. Perubahan inilah yang harus diantisipasi. Kasusnya tidak banyak, tapi membuat kita tidak nyaman. Apalagi kalau harus minum obat tersebut terus menerus untuk menunda siklus menstruasi selama ibadah haji di sana,” papar dokter yang karib disapa Ilham saat siaran Live Streaming Radio Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Rabu (31/7/2019).

Pada umumnya, efek samping yang terjadi berupa mual, muntah, pusing, dan migrain. Bahkan efek samping yang terjadi bisa kombinasi, ada yang mual disertai muntah-muntah.

“Tentunya, kondisi (efek samping) ini kan tidak nikmat. Yang paling parah juga bisa sesak napas juga alergi berupa gatal-gatal pada orang tertentu. Reaksi alergi ini dipengaruhi zat yang ada pada obat hormon,” lanjut Ilham.

2 dari 3 halaman

Memajukan Siklus Menstruasi

Memajukan siklus menstruasi sebelum ke Tanah Suci yang disarankan. (iStockphoto)

Efek samping dari obat hormon progesteron dapat dirasakan wanita bila minum obat tersebut selama beribadah di Tanah Suci. Dalam hal ini, minum obat hormon terus menerus untuk menunda siklus menstruasi. Cara ini demi mempertahankan atau menaikkan kadar hormon progesteron.

Kadar hormon progesteron yang naik tidak akan menimbulkan menstruasi. Seorang wanita haid bila, kata Ilham, saat kadar hormon progesteron mengalami penurunan.

Dia menyarankan untuk memajukan siklus menstruasi sebelum melakukan ibadah haji 40 hari.

“Keuntungan memajukan siklus menstruasi saat bepergian, kita tidak akan mengalami efek samping dari obat hormon progesteron. Ide memajukan siklus menstruasi agar selama perjalanan beribadah ya tidak minum obat hormon. Karena pas di sana sedang tidak berada dalam siklus menstruasi seperti biasanya,” tambah dokter yang berpraktik di RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta.

Untuk memajukan siklus menstruasi, obat hormon progesteron berbentuk pil ini diminum 2-3 bulan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Sebelum berangkat haji bisa konsultasi ke dokter obstetri dan ginekologi mengingat setiap wanita butuh dosis yang berbeda-beda.

“Tergantung respons pasiennya, kembali lagi ke efek samping tadi. Kalau kuat, tidak mual, dosis bisa tetap dinaikkan. Yang pasti konsultasi dulu ya sebelum berangkat haji atau umrah. Mengendalikan siklus menstruasi ini perlu kerja sama baik antara dokter dengan pasien,” Ilham melanjutkan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Cara Mengendalikan Siklus Menstruasi bagi Calon Haji

Liputan6.com, Jakarta Bagi jemaah calon haji wanita yang akan berangkat ke Tanah Suci kelak, tak perlu khawatir soal menstruasi. Ada cara mengendalikan siklus menstruasi agar ibadah haji nyaman dilakukan.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan, M Ilhamy Setyahadi, menjelaskan cara pengaturan bisa dengan memajukan atau menunda siklus menstruasi. Artinya, siklus menstruasi dipercepat atau ditunda hingga pulang kembali ke Tanah Air.

“Tergantung apakah umrah, haji yang 40 hari atau haji khusus yang lamanya 14 hari. Kalau umrah dan haji khusus, cara mengatur menstuasi bisa dengan memajukan siklus. Jadi, saat ibadah di sana, wanita akan berada di tengah-tengah dua siklus,” jelas Ilham, sapaan akrabnya saat siaran Live Streaming Radio Kesehatan, Kementerian Kesehatan, ditulis Kamis (1/8/2019).

Sementara, untuk ibadah haji yang lebih dari 40 hari bisa dilakukan kombinasi yakni dimajukan atau ditunda. 

Dalam siklus menstruasi, ada hormon yang memengaruhi yakni estrogen dan progesteron yang dihasilkan ovarium (indung telur). Progesteron termasuk hormon yang paling berpengaruh.

“Ketika kadar hormon progesteron mengalami penurunan, maka 2-3 hari kemudian wanita akan menstruasi. Intinya, dalam mengendalikan siklus menstruasi, kadar progesteron harus tetap dipertahankan agar tidak terjadi menstruasi. Atau kadar progesteronnya naik,” paparnya.

2 dari 3 halaman

Obat Hormon Progesteron

Ada obat hormon progesteron untuk mengendalikan siklus menstruasi. Ilustrasi: pixabay

Cara mempercepat dan memajukan siklus menstruasi dilakukan 2-3 bulan sebelum keberangkatan ibadah haji. Proses ini menggunakan obat oral (bentuk pil) khusus hormon progesteron. Pada proses memajukan siklus menstruasi, kadar progesteron dapat dinaikkan.

“Kadar progesteron yang naik, kemudian tiba-tiba dilepaskan. Yang biasanya siklus menstruasi, misalnya, terjadi dua minggu lagi, bisa dipercepat keluar dalam 2-3 hari setelah minum obat. Saat di Tanah Suci nanti, wanita tidak akan minum obat progesteronnya. Ya, karena selama ibadah haji, tidak ada siklus menstruasi,” ujar dokter yang berpraktik di RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta itu.

Adanya obat pengendali hormon ini, siklus menstruasi bisa dimajukan 7-14 hari. Ilham menekankan, cara ini berlaku untuk wanita yang punya siklus haid teratur, baik 21 hari, 28 hari maupun 35 hari.

“Kalau pengen menunda menstruasi ya bisa juga. Namun, obat diminum terus menerus (kadar progesteron dipertahankan) sampai misalnya, mau pulang ke Tanah Air. Pas pulang nanti, 2-3 hari baru setop minum obatnya. Setelah itu tunggu beberapa hari kemudian menstruasi akan terjadi,” Ilham menuturkan.

Obat hormon progesteron yang digunakan memajukan atau menunda siklus menstruasi ini sama. Hanya saja, lanjut Ilham, ada trik khusus cara mengendalikannya yang hanya diketahui dokter spesialis obstetri dan ginekologi. 

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

FOTO : Kenalan dengan Tashya, Pelatih Paskibraka Nasional 2019

2 dari 6 halaman

Sudah Enam Hari Menjadi Pelatih Paskibraka Nasional 2019

Pelatih Anggota Paskibraka Nasional 2019 Berparas Ayu Ini Bernama Tashya Amanda. Usianya saat ini 21 tahun. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

3 dari 6 halaman

Tashya Juga Anggota Paskibraka Nasional 2014 dari Aceh

Sebelum Menjadi Pelatih, Tashya Amanda Juga Seorang Paskibraka Nasional 2014. Gadis Berjilbab Ini Melangkah ke Tingkat Nasional Mewakili Provinsi DI Aceh (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

4 dari 6 halaman

Bersama Pelatih Paskibraka Nasional 2019 Lainnya

Setamat dari SMA, Pelatih Anggota Paskibraka Nasional 2019 Satu Ini Melanjutkan Pendidikan ke Korps Wanita Angkatan Darat (KWAD). Begitu Tamat, Tashya Bekerja di Ditajenad Bandung (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

5 dari 6 halaman

Tashya Ditunjuk Menjadi Pelatih Paskibraka Nasional 2019 pada Bulan Juni

Tashya Menerima Surat untuk Menjadi Pelatih Anggota Paskibraka Nasional 2019 pada Juni 2019. Dia Menerima Surat Tersebut dari Kasgartap 1 Jakarta. Segala Persiapan Dia Lakukan Guna Memberikan yang Terbaik (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

6 dari 6 halaman

Simak Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

5 Tips Bagi Suami Berikan Dukungan Istri di Masa Menyusui

Liputan6.com, Jakarta Peran dan dukungan suami serta keluarga dibutuhkan bagi ibu menyusui dalam hari-harinya memberikan ASI (Air Susu Ibu). Ini juga berpengaruh dalam keberhasilan aktivitas tersebut.

Baik dari ayah sang bayi atau suami, hingga kakek atau nenek buah hati, semuanya punya pengaruh yang erat terhadap kesuksesan bagi ibu menyusui.

Dalam rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (1/8/2019), ada beberapa tips dari dokter spesialis anak dan konselor laktasi, Jeanne Roos-Tikoalu dari Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah, Jakarta yang bisa dilakukan bagi suami dan keluarga untuk mendukung ibu menyusui.

  1. Bersikap suportif dan tidak meragukan kemampuan ibu dalam memberikan ASI atau mempertanyakan apakah ASI-nya cukup
  2. Selalu memberikan afirmasi positif dan pujian untuk meningkatkan kepercayaan diri sang ibu
  3. Membantu memberi ASI perah ketika ibu membutuhkan waktu untuk istirahat atau waktu sendiri, untuk mengembalikan energi dari rasa lelah setelah menyusui dan mengurus bayi
  4. Menemani ibu mendapatkan informasi menyusui. Contohnya adalah saat berkonsultasi dengan konselor laktasi
  5. Membantu menyiapkan kebutuhan ibu seperti asupan air minum agar tidak dehidrasi, makanan bergizi, hingga peralatan pompa atau breastpumping saat akan bepergian atau bekerja.
2 dari 3 halaman

Berikan Pijatan Penuh Kasih Sayang

Ilustrasi menyusui bayi (Foto: iStock)

Jeanne mengatakan, suami haruslah menjadi pendukung nomor satu untuk istri serta berpartisipasi aktif dalam merawat buah hati.

Dia menambahkan, dukungan tersebut bisa berpengaruh pada kelancaran produksi ASI. Dengan hubungan yang harmonis, ibu menyusui akan memiliki potensi peningkatan hormon oksitosin. yang menentukan pengeluaran ASI.

“Hormon oksitosin mempengaruhi kontraksi otot di saluran ASI, sehingga payudara mampu mengeluarkan ASI,” kata Jeanne.

Selain itu, suami juga bisa memberikan pijatan penuh kasih sayang bagi istrinya, untuk membantu menciptakan suasana tenang dan aman bagi pasanganya.

“Kerja sama yang baik antara ibu menyusui dan suami membuat hubungan semakin harmonis dan meningkatkan peluang kesuksesan pemberian ASI eksklusif untuk si kecil.”

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Digigit Ular, Pria Ini Balas Gigit Hewan Itu Sampai Mati

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria di India menggigit balik seekor ular yang sempat menggigitnya. Hewan itu digigitnya sampai mati.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu lalu waktu setempat. Saat itu, Raj Kumar sedang bersantai di rumahnya di Uttar Pradesh, sebuah wilaya di utara India, sambil menikmati minumannya.

Tiba-tiba, seekor ular merayap masuk ke rumahnya lalu menggigit Raj. Mengetahui itu, pria tersebut segera mengambil hewan tersebut kemudian balik menggigitnya.

“Ketika saatnya tiba, dia menggigitnya dan mengunyahnya,” kata sang ayah, Babu Ram seperti dikutip dari New York Post pada Kamis (1/8/2019).

2 dari 4 halaman

Sedang Mabuk

Ilustrasi Foto Ular Piton (iStockphoto)

Untuk mengetahui kondisi Raj, keluarga segera dibawa ke rumah sakit. Uniknya, mereka juga membawa ular mati tersebut.

“Ini sangat aneh,” kata dokter yang merawat Raj, N.P. Singh.

“Saya pernah melihat orang datang dengan gigitan ular, tapi tidak pernah ada yang menggigit ular lalu membawanya bersama di dalam tas,” kata Singh pada media lokal.

Ram mengatakan bahwa ketika melakukan itu, putranya sedang dalam keadaan mabuk.

“Anak saya mabuk, dia gigit ular itu dan mengunyahnya menjadi potong-potongan,” kata sang ayah seperti dikutip dari Independent.

3 dari 4 halaman

Bukan Pertama Kalinya

Ilustrasi (iStock)

Media setempat melaporkan bahwa jenis ular tersebut adalah ular tikus atau ratsnake. Biasanya, mereka tidaklah berbisa. Meski begitu, Raj tetap dirawat ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Sementara, tubuh ular tersebut dikremasi oleh keluarga setelah kejadian tersebut.

Aksi tersebut bukan pertama kalinya terjadi di India. Mengutip News18, beberapa waktu lalu, seorang pria 60 tahun melakukan hal yang sama setelah hewan tersebut menggigitnya.

Namun, pria asal distrik Mahisagar, Gujarat itu dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia. Diketahui bahwa ular yang menggigitnya adalah ular berbisa.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini