Podcast: Kenapa Orang Suka Cerita Horor?

Liputan6.com, Jakarta Cerita horor akan selalu mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Tak jarang, beberapa kisah viral mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya yang terbaru adalah “KKN di Desa Penari” yang viral di Twitter, diberitakan media, hingga akan dibukukan menjadi sebuah novel. 

Namun, mengapa cerita horor selalu menarik bagi masyarakat? Padahal, kejadian  melihat hantu atau diganggu makhluk tak kasat mata semacam itu seringkali ditakuti jika hal tersebut kita alami sendiri? Adakah penjelasan ilmiah dari hal ini?

Bersama Giovani Dio Prasasti dan Aditya Eka Prawira dari kanal Health Liputan6.com, keduanya akan membahas hal-hal unik hingga curhat seputar cerita horor yang pernah dialaminya.

Dengarkan pembahasan selengkapnya dalam podcast berikut:

Saran Kepala BKKBN, Perhatikan Jarak Kehamilan agar Anak Tidak Stunting

Liputan6.com, Tangerang Jarak kehamilan rupanya bisa memengaruhi terjadinya stunting pada anak. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Hubungan jarak kehamilan yang pendek menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Menyoal hal tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyarankan, perempuan harus memerhatikan jarak kehamilan.

“Jarak kehamilan yang dekat juga dapat memengaruhi terjadinya stunting dan persoalan kesehatan lain,” kata Hasto dalam sebuah acara di Tangerang, Banten, mengutip keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Jumat (13/9/2019).

“Kita perlu memerhatikan jarak kehamilan satu dengan kehamilan selanjutnya. Ya, karena hal ini menyebabkan risiko kematian ibu dan bayi apabila jarak antarkehamilan sangat dekat.”

Upaya memerhatikan jarak kehamilan termasuk bagian penting menjaga kualitas manusia dan keluarga. Bahwa pembangunan keluarga merupakan salah satu bagian dari mewujudkan pembangunan manusia di bidang kesehatan yang berkualitas.

Status Gizi dan Perhatikan Kesehatan

nutrisi ibu hamil
Perhatikan status gizi dan kesehatan suami. copyright shutterstock.com

Dari jurnal berjudul Hubungan Jarak Kelahiran dan Jumlah Anak dengan Status Gizi Balita di Puskesmas Kao, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, jarak kelahiran anak yang terlalu dekat akan mempengaruhi status gizi dalam keluarga karena kesulitan mengurus anak dan kurang menciptakan suasana tenang di rumah.

Jarak kelahiran terlalu dekat mempengaruhi pola asuh terhadap anaknya, orangtua cenderung kerepotan sehingga kurang optimal dalam merawat anak, menurut jurnal yang terbit di eJournal Keperawatan (e-Kep) Volume 3 pada 1 Maret 2015.

Cegah stunting pun harus dimulai sejak bayi belum lahir sampai 1.000 hari pertama kehidupan.

“Mencegah stunting harus dari bayi yang belum lahir sampai dengan bayi yang sudah lahir sampai pada 1000 hari pertama kehidupan. Suami dan istri harus mempersiapkan diri juga dengan memerhatikan kesehatannya,” lanjut Hasto.

“Kesehatan suami, misalnya, yang perokok dapat berpengaruh pada kualitas sperma, bibit sperma yang tidak bagus bisa mempengaruhi kualitas janin yang akan dihasilkan. Bayi dibentuk plasenta hanya dalam waktu 16 minggu, plasenta ini yang akan menentukan akan terbentuk bayi yang unggul atau tidak, maka perempuan dan ibu perlu ada asupan vitamin, zat besi, asam folat sejak sebelum hamil.”

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

VIDEO: Terjangkit Virus Langka, 3 Warga AS Meninggal

Liputan6.com, Jakarta Eastern Equine Encephalitis (EEE) merupakan virus yang disebarkan oleh nyamuk. Pejabat kesehatan di AS melaporkan sudah 3 orang meninggal karena terinfeksi virus ini.

2 dari 2 halaman

VIDEO: Ditemukan di Tempat Sampah, Tubuh Bayi Penuh Gigitan Nyamuk

Kala BJ Habibie Muda Salat di Gereja untuk Doakan Orangtua

Liputan6.com, Jakarta Kepergian Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie untuk selamanya ditangisi oleh seluruh rakyat Indonesia. Tidak peduli suku, agama, daerah, ataupun ras mereka, semua ikut berduka atas wafatnya pria yang berjuluk “Mr. Crack” itu.

Ada satu kisah menarik dari BJ Habibie muda yang mungkin sudah banyak diketahui oleh orang-orang. Cerita di mana saat dia menempuh pendidikan di Jerman, dia harus salat di gereja.

“Di tempat saya belajar, itu tidak ada masjid. Itu daerah Katolik, benar daerah Katolik. Gereja Protestan hanya satu, semua Katolik,” kata Habibie dalam sebuah wawancara diunggah di akun Fimela Media tahun 2016 dalam sebuah situs berbagi video.

Dikutip Jumat (13/0/2019), kala itu Habibie yang akrab disapa Rudy mengungkapkan dirinya berada dalam kondisi kehabisan uang dan merindukan orangtuanya. Belum lagi, saat itu sudah mendekati Natal yang berarti memasuki musim dingin.

2 dari 3 halaman

Gedung Ini Dibuat oleh Manusia yang Cinta Pada-Mu

Anggota Paspampres mengusung peti jenazah almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie menuju liang lahat saat tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019). BJ Habibie meninggal pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB setelah menjalani perawatan di RSPAD. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Habibie menceritakan bahwa ketika dia merindukan orangtuanya, dia tak segan untuk mendoakan keduanya meski harus masuk ke dalam gereja.

“Di depan gereja saya bilang, ‘Tuhan gedung ini dibuat oleh manusia yang cinta pada-Mu. Saya juga cinta pada-Mu Tuhan dan saya yakin hanya ada satu Tuhan yang Maha Esa,” kata pria yang saat itu masih berusia sekitar 17 tahun.

“Perkenankanlah saya masuk ke ruangan ini dan berdoa pada-Mu, untuk orangtua saya dan kawan-kawan saya. Perkenankanlah.” Habibie menceritakan dia tak masalah dengan ornamen-ornamen gereja yang ada. Ia duduk di bangku belakang dan melakukan salat di sana.

“Saya di bangku terakhir duduk, walau sini (perut) keroncongan, saya Allahu akbar (melakukan salat), begitu,” kata pria yang wafat di usia 83 ini.

Habibie sendiri dikenal dekat dengan tokoh Katolik, Romo Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau dikenal dengan nama Romo Mangun.

Dalam buku berjudul “Penziarahan Panjang Humanisme Mangunwujaya” karya Forum Mangunwijaya IV, Romo Mangun juga diketahui pernah memberikan sarannya pada Habibie yang saat itu menjadi presiden, terkait masalah Timor Timur di 1998.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Drama KPAI vs PB Djarum Usai, Audisi Bulu Tangkis Berlanjut Tanpa Cantumkan Brand Rokok

Liputan6.com, Jakarta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum sepakat berdamai. Usai pertemuan keduanya bersama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, PB Djarum sepakat untuk tidak lagi menggunakan brand image produk rokok dalam kegiatan bulu tangkis.

“Djarum bersepakat untuk mengganti nama Audisi Djarum menjadi Audisi Umum Berprestasi,” kata Susanto dalam program Dear Netizen di Liputan6.com pada Jumat (13/9/2019).

Selain itu, Susanto mengungkapkan bahwa PB Djarum sepakat untuk tidak lagi menampilkan logo, merek, dan brand image produk rokok dalam penyelenggaraannya.

Kehadiran logo dan merek dianggap sebagai soft marketing dan soft promotion pada peserta anak serta tak sesuai dengan PP 109 Tahun 2012. Di dalam regulasi itu diatur penyelenggaraan kegiatan yang disponsori rokok, meskipun bagian dari tanggung jawab sosial, tidak boleh menampilkan merek, logo, dan brand image produk rokok.

“Jadi apakah itu foundation, apakah itu klub, apakah itu PT (Perseroan Terbatas), tetapi sepanjang itu masih muncul kata ‘Djarum’ maka itu brand image Djarum tidak bisa dilepaskan dari Djarum sebagai produk,” Susanto menegaskan di kantor Kapanlagi Youniverse, Jakarta.

Bersyukur Sudah Selesai

Ketua KPAI dan pelatih PB Djarum dalam Dear Netizen Liputan6.com, mengungkapkan bahwa audisi bulu tangkis akan tetap berlanjut (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ketua KPAI dan pelatih PB Djarum dalam Dear Netizen Liputan6.com, mengungkapkan bahwa audisi bulu tangkis akan tetap berlanjut tanpa menggunakan embel-embel rokok (Liputan6.com/Herman Zakharia)

KPAI menemukan bahwa inilah yang menjadi awal mula perbedaan pandangan antara KPAI dengan PB Djarum. Sehingga, Susanto meminta maaf dengan adanya ‘drama’ yang sempat menghebohkan publik tersebut.

“Tapi alhamdulillah lah kita bersyukur polemik ini sudah selesai dan (kepada) publik, mohon maaf sekali, barangkali publik terganggu dengan misinformasi,” Susanto menambahkan.

Tak Hanya Urusi Rokok

Susanto juga mengklarifikasi bahwa KPAI sesungguhnya tak hanya mengurusi masalah rokok. Ada banyak pengaduan dari masyarakat yang dilaporkan setiap harinya kepada mereka.

“Varian kasusnya sangat banyak, kasus pengasuhan, kasus pendidikan, guru memukul anak misalnya, anak memukul anak itu kita tangani.”

“Ada kasus pornografi, cyber, kasus kesehatan, dugaan malpraktik misalnya. Termasuk kasus radikalisme, pelibatan anak dalam kegiatan politik, saya kira teman-teman khalayak sudah tahu kami juga sering tangani,” Susanto menegaskan.

Maka dari itu, KPAI menegaskan mereka bukan hanya mengurusi satu masalah anak saja.

PB Djarum Tetap Lakukan Audisi Beasiswa Bulutangkis

Ketua KPAI dan pelatih PB Djarum dalam Dear Netizen Liputan6.com, mengungkapkan bahwa audisi bulu tangkis akan tetap berlanjut (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ketua KPAI dan pelatih PB Djarum dalam Dear Netizen Liputan6.com, mengungkapkan bahwa audisi bulu tangkis akan tetap berlanjut tanpa menggunakan embel-embel rokok (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam kesempatan yang sama, Sigit Budiarto, mantan atlet sekaligus pelatih bulu tangkis di PB Djarum menyatakan bahwa ada kerugian bagi dunia badminton di Indonesia bila audisi bulutangkis seperti ini berhenti.

Menanggapi tuduhan terkait adanya promosi rokok dengan jumlah peserta audisi yang disaring, Sigit mengatakan bahwa jelas bahwa mereka mencari bibit-bibit yang terbaik lewat seleksi dan beberapa tahapan.

“Tentunya dari sekian banyak orang yang ikut, tidak bisa semuanya kami tampung,” kata Sigit.

Awal dari konflik tersebut bermula usai beberapa saat lalu, PB Djarum mengumumkan penghentian audisi bulutangkis yang mereka lakukan selama bertahun-tahun di 2020. Sementara, untuk audisi 2019 masih tersisa beberapa kota lagi. Terkait hal tersebut, Sigit memberikan klarifikasi.

“Tentunya PB Djarum akan melanjutkan audisi itu, akan tetapi di sini kami minta juga PB Djarum diberikan ruang dan waktu untuk mencari format yang lebih baik daripada tahun sekarang,” kata Sigit.

PB Djarum Tegaskan Tak Ingin Didikte

Ketua KPAI dan pelatih PB Djarum dalam Dear Netizen Liputan6.com, mengungkapkan bahwa audisi bulu tangkis akan tetap berlanjut (Liputan6.com/Herman Zakharia)
PB Djarum tegaskan dalam audisi selanjutnya, mereka tidak ingin didikte oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Selain itu, Sigit menegaskan bahwa mereka tidak ingin ada pihak-pihak dari luar PB Djarum yang tidak berkompeten untuk ikut campur dalam urusan internal mereka.

“Kami tidak bisa menentukan kapan bisa disampaikan,” kata Sigit.

“Kami tidak mau didikte,” tegasnya.

KPAI sendiri mengatakan mereka tetap mendukung PB Djarum untuk terus menjalankan audisi bulutangkis.

“Jadi, monggo kegiatan PB Djarum terus berlangsung, kita kan bukan dalam kerangka menghentikan kegiatannya, tetapi kita melarang kegiatan yang melanggar,” kata Susanto. Sehingga PB Djarum tetap diperbolehkan melakukan audisi selama sesuai dengan kesepakatan.

“Justru kami mengharapkan korporasi-korporasi lain, elemen masyarakat, ayo berbondong-bondong mendukung kegiatan audisi, audisi apapun, badminton, tenis meja, agar anak-anak Indonesia berprestasi sesuai dengan talenta-talenta masing-masing,” Susanto mengatakan.

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

2 Alasan Memakai Penutup Mata seperti Thareq Kemal Habibie

Liputan6.com, Jakarta Putra kedua almarhum BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, kerap menjadi perwakilan keluarga yang memberikan informasi kepada publik tentang kondisi terkini sang ayah. Di sisi lain, penampilan Thareq juga mengundang tanya banyak masyarakat menyangkut penutup mata yang selalu dikenakannya.

Spekulasi pun bermunculan mengenai alasan Thareq Kemal Habibie menggunakan penutup mata. Ada juga yang menyebutnya mirip dengan salah satu karakter di film Avangers, Nick Furry.

Sebenarnya, menggunakan penutup mata seperti yang Thareq Kemal Habibie bukanlah hal baru. Jenderal sekaligus pakar militer asal Israel, Moshe Dayan, di tahun 1980-an juga mengenakan penutup di sebelah kiri seperti disampaikan dokter spesialis mata Surya Utama yang dihubungi Health-Liputan6.com, Jumat (13/9/2019).

Secara medis, ada dua kemungkinan seseorang menggunakan penutup mata. Pertama, penggunaan penutup mata dengan alasan penampilan karena pasien merasa terganggu dengan kondisi matanya, misalnya ada kerusakan di mata.

“Ada kerusakan struktur mata, misalnya di kelopak mata ada keusakam, kornea, bola mata atau bagian lain. Maka upayanya dengan masking effect (dengan menggunakan penutup mata),” kata Surya.

Putra bungsu Presiden ketiga RI BJ Habibie yang bernama Thareq Kemal Habibie.

Seseorang juga mungkin menggunakan penutup mata karena ada salah satu mata yang mengalami kelainan, misalnya kurang bagus penglihatannya.

“Jika mata yang kurang bagus penglihatannya tadi dibiarkan terbuka maka akan mengganggu atau interefering mata yang bagus penglihatannya. Hal ini malah membuat penglihatannya terganggu, merasa pusing, pandangan ganda,” kata Surya.

“Nah, kalau mata yang kurang bagus penglihatannya itu ditutup sama sekali justru aman karena tidak ada yang mengganggu,” jelas dokter yang praktik di RS Eka Hospital Pekanbaru Riau ini.

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Derita Azhar Terpapar Kabut Asap Riau, Napas Sesak sampai Mata Pedih

Liputan6.com, Jakarta “Kabut asap di sini (Pekanbaru) benar-benar mirip seperti tahun 2015. Napas saya sesak juga. Tadi pagi saja, jarak pandang maksimal itu 300 sampai 500 meter. Lebih parahnya lagi, jarak pandang ada yang hanya kira-kira 100 sampai 200 meter.”

Gambaran kondisi kabut asap itu diungkapkan Azhar Saputra kepada Health Liputan6.com, Jumat (13/9/2019) melalui sambungan telepon. 

Profesi sebagai pekerja media di Pekanbaru, Riau membuat Azhar harus berjibaku menuju lokasi bekerja. Dia harus menerjang kabut asap yang mengepung tempat tinggalnya.

Demi satu tujuan: mencari rezeki dan mengemban profesionalitas pekerjaan.

Menilik laman resmi BMKG pada hari ini, memperlihatkan sudah masuk di warna ungu alias level berbahaya.

Informasi Konsentrasi Partikulat BMKG di Pekanbaru Riau (Foto: Screenshoot laman resmi BMKG Jumat, 13 Sept 2019)

2 dari 6 halaman

Anak Alami Batuk

Anak jadi batuk akibat paparan kabut asap. copyright Shutterstock

Kabut asap yang melingkupi Pekanbaru terasa menusuk sampai-sampai Azhar sesak napas. Aroma bau kebakaran hutan dan lahan juga terasa.

“Asapnya juga berbau. Bau asap kebakaran hutan. Anak saya yang baru berusia 2 tahun ikut kena dampak dari kualitas udara akibat kabut asap. Ya, sampai batuk-batuk dan sering sakit-sakitan badannya,” Azhar melanjutkan.

Kondisi yang dialami sang anak sebenarnya sudah mulai terlihat sejak tiga bulan lalu. Kabut asap pun semakin parah sebulan lalu. 

Hujan sempat mengguyur Riau seminggu lalu yang membuat kabut asap mereda. Namun, siapa sangka, selepas hujan pergi dan tak turun, kabut asap semakin merajalela.

3 dari 6 halaman

Mata Pedih Saat Berkendara

Mata juga pedih karena terkena kabut asap. (Foto: StockSnap/ Pixabay)

Bagi Azhar, kabut asap sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ketika mengendarai sepeda motor, embusan angin dan paparan udara yang tercemar membuat matanya pedih.

“Selain sesak napas, mata saya juga pedih. Kalau kerja, saya kan mengendari sepeda motor. Nah, terasa sekali pedihnya mata. Mau kecepatannya lambat maupun cepat, mata tetap pedih,” tuturnya bernada sedih.

“Paling terasa ya pas kecepatannya lambat atau lagi jalan pelan-pelan. Pedihnya mata luar biasa.”

Azhar juga menggunakan masker penutup hidup saat di luar rumah. Masker penutup hidung tak pernah lepas ia pakai meski udara yang dihirup tetap membuatnya sesak napas.

4 dari 6 halaman

Aktivitas yang Terhenti

Pengendara motor menembus kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (10/9/2019). Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut menurunkan jarak pandang dan kualitas udara turun ke status tidak sehat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Aktivitas Azhar ada yang terhenti akibat kepungan asap kebakaran hutan dan lahan. Yang biasanya olahraga, seperti lari di luar rumah pagi hari sudah tidak dilakukannya.

“Pokoknya sekarang, yang namanya olahraga di luar rumah sudah enggak lagi (dilakukan). Kalau liburan atau ada waktu lowong kan suka ngajak anak main ke taman, yang enggak jauh dari rumah. Itu pun sudah enggak dilakukan,” ujarnya.

Pengen sih ya main-main keluar rumah, ngajak anak jalan-jalan. Tapi dengan kondisi seperti ini enggak mungkin. Bawaanya ya takut saja (takut jadi sakit). Duh, takut juga lihat kabut asapnya.”

Tetangga-tetangga di komplek rumahnya juga tidak lagi berkumpul bersama. Tidak lagi berkumpul dan mengobrol di sore hari. Mereka memilih lebih baik di rumah masing-masing.

5 dari 6 halaman

Kerongkongan Kering

Warga beraktivitas saat asap kebakaran lahan gambut menyelimuti alun-alun Kabupaten Siak, Riau, Kamis (12/9/2019). Asap pekat kebakaran lahan gambut tersebut selain mengganggu kesehatan serta mencemari udara sehingga kualitasnya turun ke status tidak sehat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Menurut Azhar, ada imbauan dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Masyarakat diminta menggunakan masker bila keluar rumah, mengurangi aktivitas fisik di luar ruang, dan memperbanyak minum air putih.

“Paling imbauanya itu. Efek juga paparan kabut asapnya. Kerongkongan jadi cepat kering. Makanya, kami diimbau banyak minum air putih,” Azhar menerangkan.

Dinkes Kota Pekanbaru sendiri sudah mendistribusikan 130 masker kepada masyarakat akibat kabut asap yang makin pekat. Kabut asap yang mengandung partikel berbahaya memicu terjadi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, penyakit jantung, bahkan iritasi kulit dan mata.

Berdasarkan data dari 21 puskesmas di Pekanbaru pada 2-13 September 2019, sebanyak 1.520 orang kena ISPA.

“Untuk yang terjangkit penyakit lain, seperti iritasi mata ada 29 orang, iritasi kulit 26 orang, diare atau muntah 98 orang. Gangguan lain seperti pusing dan sakit perut ada 122 orang,” papar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Pekanbaru Maisel seperti mengutip Antara. 

6 dari 6 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Kualitas Udara Buruk, 1.520 Warga Pekanbaru Kena ISPA

Liputan6.com, Jakarta Kualitas udara di Pekanbaru, Riau sempat mencapai warna ungu alias berbahaya pada pukul 07.000 hingga 12.00 pada Jumat 13 September 2019 menilik resmi BMKG. Kualitas udara yang buruk membuat seribuan orang terkena Infeksi Saluran Pernasapan Akut (ISPA) dalam dua pekan terakhir.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau, Maisel, berdasarkan data dari 21 puskesmas di Pekanbaru periode 2-13 September 2019, tercatat 1.520 warga terkena ISPA.

Maisel juga mengungkapkan ada warga yang terjangkit penyakit lain, seperti sesak napas, iritasi kulit, diare, batuk, dan gangguan lain seperti pusing, sakit perut, dan muntah seperti dikutip Antara, Jumat (13/9/2019).

“Untuk yang terjangkit penyakit lain itu seperti iritasi mata 29 orang, iritasi kulit 26 orang, diare atau muntah 98 orang dan ganguan lain seperti pusing atau sakit perut itu ada 122 orang”, kata Maisel.

Selain itu, ada juga korban yang terkena ISPA pneumonia yakni gejala sesak napas yang ditandai oleh jika menarik napas ada bunyi dan juga denyut napasnya lebih cepat. Total jumlah korban yang terkena ISPA pnuemonia ada 29 orang.

2 dari 3 halaman

Kabut Asap dan ISPA

Pesawat Citilink mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru yang diselimuti kabut asap tebal. (Liputan6.com/M Syukur)

ISPA merupakan infeksi yang menyerang komponen saluran pernapasan bagian atas.

“Bagian tubuh yang terkena meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Bagian sistem pernapasan tersebut akan mengarahkan udara yang kita hirup dari luar ke trakea dan akhirnya sampai ke paru-paru di mana respirasi berlangsung,” katanya.

Kabut asap semakin memburuk membuat puskesmas di Pekanbaru membuka posko-posko untuk korban yang terkena dampak kabut asap. Stok obat juga sudah disiapkan. 

“Stok obat cukup banyak seperti obat batuk, sesak napas, dan lain sebagainya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak mendapatkan obat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mengurangi kegiatan di luar rumah. Jika ada keperluan yang sangat penting harus memakai masker, jaga kesehatan dan selalu banyak minum air putih, makan buah-buahan serta makan makanan bergizi, minum vitamin untuk meningkatkan stamina tubuh.

Dinkes Pekanbaru sudah mendistribusikan 130 ribu masker kepada masyarakat untuk melindungi warga agar tidak terpapar kabut asap yang makin pekat.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

KPAI Dukung Usia Perkawinan Minimal 19 Tahun

Liputan6.com, Jakarta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung agar usia perkawinan minimal menjadi 19 tahun, baik bagi laki-laki dan juga perempuan. Hal tersebut menyusul kesepakatan Badan Legislatif DPR tentang usia minimal pernikahan.

“KPAI menilai hal ini merupakan langkah maju bagi bangsa Indonesia,” tulis ketua KPAI Susanto dalam rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Jumat (13/9/2019).

Sebelumnya, frasa “usia 16 (enam belas) tahun” dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dianggap bertentangan dengan Undang-Undang Dasar. Hal ini berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 dan diberikan waktu tiga tahun untuk mengubahnya.

“KPAI berharap pada sidang paripurna nanti, keputusan BALEG 19 DPR RI tentang usia perkawinan yaitu 19 tahun akan disahkan,” Susanto menambahkan.

Kado untuk Anak Indonesia dari DPR RI

Mengapa Pangeran William tidak mengenakan cincin kawin? Ini alasannya.
KPAI berharap batas usia perkawinan menjadi 19 tahun untuk pria dan wanita disahkan tahun ini (Istockphoto)

Susanto mengatakan bahwa keputusan tersebut bisa menjadi kado dari DPR RI bagi anak-anak Indonesia, di masa bakti periode 2014-2019.

“Secara norma hukum, negara mensyaratkan usia perkawinan melebihi usia anak. Sehingga, diharapkan hal ini dapat mendorong tercapainya SDGs (Sustainable Development Goals), berkurangnya angka kematian ibu dan balita, berkurangnya stunting, dan meningkatnya kualitas keluarga Indonesia.”

Lebih lanjut, Susanto berharap agar keputusan ini diikuti dengan edukasi pendewasaan usia perkawinan dari elemen masyarakat serta pemerintah.

“Upaya masif ini dilakukan di semua tempat baik di sekolah, masyarakat, kelompok agama, dan lintas sektor lainnya,” tutup Susanto.

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Mengabaikan Obesitas pada Anak, Aneka Penyakit Mengintai di Masa Depan

Liputan6.com, Jakarta Kondisi obesitas pada anak perlu ditangani dengan baik. Perhatian yang lebih serius dibutuhkan karena berhubungan masa depan bangsa yang bergantung pada tingkat kesehatan mereka saat ini.

“Jika obesitas anak terabaikan, maka akan menurunkan kualitas angkatan kerja di masa mendatang dan menurunkan kemampuan negara dalam berkompetisi di tingkat dunia,” terang dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto kepada Health Liputan6.com melalui keterangan tertulis, ditulis Rabu (11/9/2019).

Dampak obesitas pada anak akan mempermudah masuknya berbagai penyakit, seperti resitensi insulin dan diabetes tipe 2, hipertensi, gangguan jantung, dan gangguan pada hati, ginjal, dan gangguan pada sendi.

Keluhan-keluhan yang sering muncul pada individu yang didera obesitas antara lain gangguan bernafas, sleep apnea (sesak nafas saat tidur), gangguan konsentrasi, dan mudah lelah.

“Tentunya, keluhan-keluhan obesitas di atas akan menurunkan kemampuan belajar anak. Anak juga akan mengalami ketidakmampuan untuk memobilisasi (berpindah, bergerak) diri sendiri,” tambah Michael.

2 dari 4 halaman

Aktivitas Fisik dalam Bentuk Permainan

Legenda Liverpool Vladimir Smicer saat sharing and learning kepada anak-anak U-12 di Grand Futsal, Jakarta, Jumat (8/2). Kegiatan ini untuk mengampanyekan olahraga sebagai gaya hidup sehat. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Penanganan obesitas pada anak pun bukan sekadar operasi bariatrik (pembedahan yang dilakukan membantu menurunkan berat badan), ada upaya yang bisa dilakukan sehari-hari.

Salah satunya mengajak anak mau beraktivitas fisik. Aktivitas fisik dalam bentuk permainan, bukan latihan beban. Latihan beban bisa meningkatkan risiko cedera.

“Aktivitas fisik secara teratur perlu. Dalam hal ini, latihan yang dilakukan sebagai bagian dari permainan, bukan keharusan melakukan olahraga,” tambah Michael yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran Jakarta ini.

3 dari 4 halaman

Tidak Mudah Beri Uang Jajan

Rasa gurih dan melimpahnya minyak pada sate aci.

Michael juga menekankan, kita perlu mengedukasi orangtua agar tidak selalu mengizinkan apa yang diminta atau direngekkan anaknya. Hal ini menjadi salah satu faktor terjadinya obesitas pada anak.

“Anak mengonsumsi makanan bebas dari pemberian uang jajan orangtua,” lanjut dokter yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran Jakarta.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Dirut BPJS Kesehatan: Iuran Peserta Mandiri Kelas 1 yang Baru Cuma 5 Ribu per Hari

Liputan6.com, Jakarta Kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dinilai memberatkan banyak pihak. Namun. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan bahwa angka yang akan diberlakukan masih terjangkau.

Dalam konferensi persnya di kantor BPJS Kesehatan, Jakarta beberapa waktu lalu, Fachmi mengatakan bahwa untuk peserta mandiri kelas 3 saja, iuran per hari tidak sampai Rp2.000. Tak jauh beda dengan parkir motor per jam di mal atau ke kamar kecil di tempat umum.

“Bahkan untuk peserta mandiri kelas 1, iurannya kurang lebih Rp5.000 per hari,” kata Fachmi, ditulis Jumat (13/9/2019).

“Beli kopi di kafe pasti sudah lebih dari Rp5.000,” tambahnya. Dia juga membandingkan, untuk membeli rokok dalam sehari saja bisa menghabiskan lebih banyak dari itu.

Belum Sesuai Penghitungan Aktuaria

DPR Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Dirut BPJS KEsehatan Fachmi Idris mengikuti Rapet Kerja Gabungan dengan Komisi XI dan IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/9/2019). Rakergab membahas berbagai agenda penting di bidang kesehatan salah satunya tentang rencana kenaikan iuran BPJS yang di tolak DPR. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Fachmi menjelaskan bahwa saat ini, besaran iuran belum sesuai dengan penghitungan aktuaria. Karena itu, harus dilakukan penyesuaian.

“Jika iuran peserta masih di bawah perhitungan aktuaria, defisit akan tetap terjadi,” ujarnya.

Selain itu, langkah tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 yang menyatakan bahwa iuran program jaminan kesehatan sosial harus disesuaikan paling lama dua tahun sekali.

Data BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa dari 223 juta peserta JKN-KIS, hampir separuhnya dibiayai pemerintah. Ada 98,6 juta penduduk miskin dan tidak mampu yang iurannya ditanggung oleh negara lewat APBN dan 37,3 juta penduduk yang ditanggung APBD.

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Terlalu Lama Menatap Gawai dan Faktor Lain yang Bikin Mata Kering

Liputan6.com, Jakarta Tidak hanya membuat kecanduan dan mengganggu pola hidup, gawai juga menyebabkan mata kering.

“Terlalu lama aktivitas visual, baik itu dengan gawai, komputer, atau televisi adalah salah satu faktor penyebab mata kering,” ucap dokter spesialis mata Nina Asrini Noor di Dry Eye Center, Jakarta Eye Center (JEC) di Jakarta ditulis Jumat (13/9/2019).

Mata kering adalah suatu kondisi ketika lapisan air mata mengalami ketidakstabilan yang menyebabkan kualitas dan kuantitas air mata menjadi terganggu. Kondisi ini ditandai dengan mata yang terasa perih, mudah lelah, dan terasa sepet.

“Misalnya main komputer sebentar rasanya capek, main handphone pun begitu,” tambah Nina.

Mata kering juga dapat menyebabkan kerusakan atau peradangan pada permukaan mata. Bahkan, menurut data JEC tahun 2017, penderita mata kering di Indonesia mencapai 30,6 persen dan diduga akan terus meningkat setiap tahunnya.

2 dari 3 halaman

Faktor Lain Bikin Penyebab Mata Kering

Ilustrasi mata. Sumber foto: pixabay.com/CC0 Creative Commons.

Berikut beberapa penyebab seseorang bisa mengalami mata kering seperti diungkap Nina:

1. Usia diatas 50 tahun, khususnya wanita yang mengalami pascamenopause.

2. Faktor lingkungan seperti debu, kering, berangin, dan asap rokok.

3. Riwayat operasi mata atau penyakit lain yang dapat memicu mata kering.

4. Penggunaan obat tertentu, baik obat minum atau tetes mata.

5. Pemakaian lensa kontak yang tidak sesuai instruksi dokter.

6. Terlalu lama aktivitas visual.

7. Penyakit metabolik seperti diabetes.

Apabila tidak ditangani dengan segera, mata kering bisa menyebabkan menurunnya kualitas hidup dan kerusakan pada permukaan mata.

“Kalau lihat komputer sedikit saja capek, bagaimana tugas atau pekerjaan bisa selesai?” ucap Nina.

Jika kesehatan mata sudah terganggu, orang dengan mata kering bisa menjadi ketergantungan pada obat-obatan, dan mengganggu produktivias.

“Lebih parahnya lagi, apabila diabaikan bisa menyebabkan kerusakan pada permukaan mata. Kerusakan ini bisa terjadi akibat peradangan, infeksi, bahkan sifatnya bisa permanen apabila terus menerus diabaikan,” tutup Nina.

Penulis: Diviya Agatha

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Soal Undang-Undang Perkawinan, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo: Idealnya Usia 20

Liputan6.com, Pangkalpinang – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan dirinya termasuk yang tidak setuju perihal revisi Undang-Undang Perkawinan tentang batas usia minimal perempuan menikah dari 16 menjadi umur 19 tahun.

Menurut Hasto, berdasarkan penelitian yang ada bahwa usia ideal menikah dan melahirkan adalah umur 20 sampai 35 tahun.

“Di dunia mana saja, kalau kita bicara ilmiah, maka usia reproduksi sehat itu 20 sampai 35,” kata Hasto Wardoyo usai memberikan kuliah umum di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Pangkalpinang pada Kamis malam, 12 September 2019.

2 dari 3 halaman

Dampak Melahirkan di Usia Muda

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Saat Memberikan Kuliah Umum dengan tema Peran Generasi Milenial Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi di ruang serba guna STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung pada Kamis malam, 12 September 2019. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Hasto melanjutkan wanita yang melahirkan kurang dari 20 tahun, banyak sekali dampak yang bakal dirasakan. Bagi siapa yang melahirkan di atas umur 20 sampai 35, ternyata jauh lebih baik.

“Anaknya tidak stunting, tidak autism, tidak banyak yang cacat, tidak banyak yang meninggal, ibunya juga sehat dan tidak meninggal pada saat melahirkan,” Hasto menjelaskan.

Pria yang juga dokter spesialis kandungan dan kebidanan yakin bahwa yang baik itu adalah ideal secara biologis. “Bukan secara sosiologis, bukan secara psikologis, bukan juga karena pertimbangan yuridis, atau pertimbangan local wisdom,” katanya.

3 dari 3 halaman

Kampanye Menikah di Usia

Hasto Wardoyo Mengatakan Bahwa BKKBN Akan Tetap Mengampanyekan Menikah yang Ideal Itu di Umur 20 Tahun sampai 35 Tahun (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Meski nanti undang-undang pernikahan direvisi menjadi 19 tahun, lanjut Hasto, BKKBN tetap akan mengampanyekan bahwa menikah idealnya di umur 20 tahun.

“Undang-undang itu tidak menyuruh orang menikah di 19 tahun. Cuma undang-undang menyuruh di atas 19 tahun. Saya menyuruhnya di atasnya. Jadi, saya tidak melanggar undang-undang,” Hasto menekankan.

Dokter Mata Ungkap Cara Atasi Mata Kering

Liputan6.com, Jakarta Mata yang begitu mudah lelah, perih, berair, kemerahan yang periodik, terasa seperti ada yang menjanggal adalah beberapa pertanda bahwa mata kering.

“Mata kering adalah suatu kondisi hilangnya keseimbangan dari komponen air mata yang menyebabkan kualitas dan kuantitas air mata menjadi terganggu,” ucap dokter spesialis mata di Dry Eye Center Jakarta Eye Center (JEC) Nina Asrini Noor Rabu (11/9/2019).

Aktivitas dengan atensi visual yang tinggi dalam durasi yang lama, seperti menatap gawai atau layar monitor dapat menjadi faktor penyebab mata kering dan lelah. Jika tidak ditangani dengan segera, mata kering bisa menyebabkan menurunnya kualitas hidup. Bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan mata secara permanen.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara menghindarinya. “Kunci pertama adalah atur pola hidup, itu dulu. Kalau pola hidupnya enggak diatur, kita akan kejar-kejaran. Mau kapan sembuhnya kalau begitu?” ucap Nina.

Beberapa pola hidup yang dapat diterapkan antara lain adalah menghindari paparan AC yang terlalu lama atau langsung. Lalu, mengurangi penggunaan monitor atau gawai terlalu lama.

“Begitu pun dengan penggunaan lensa kontak. Sangat dianjurkan untuk mengikuti instruksi dokter mengenai penggunaan dan perawatannya,” jelas Nina.

2 dari 3 halaman

Mengompres kelopak mata dengan air hangat

Ilustrasi mata. (unsplash.com/seteales)

Anda bisa mencoba untuk mengompres hangat kelopak mata selama beberapa menit dan menjaga kebersihan di area kelopak mata salah satunya menghapus make-up hingga bersih.

Tak ketinggalan, konsumsi air putih juga harus cukup. Dehidrasi dapat membuat mata menjadi lebih kering.

Apabila kondisi mata kering terus berlanjut, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis mata untuk menentukan bagaimana penanganan selanjutnya.

“Karena tidak semua mata kering itu sama, tergantung pada lapisan air mata yang terganggu. Sehingga pengobatannya pun bermacam-macam, beda penyebab juga beda penanganan,” tutur Nina.

Penulis: Diviya Agatha

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

8 Gejala Mata Kering yang Sering Diabaikan

Liputan6.com, Jakarta Tanda mata kering sangat mudah untuk ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, hampir semua manusia mungkin pernah mengalami kondisi ini. Hanya saja tanda yang muncul seringkali tidak disadari.

Mata kering adalah suatu kondisi dimana lapisan air mata mengalami ketidakstabilan, yang menyebabkan kualitas dan kuantitas air mata menjadi terganggu.

“Kondisi mata kering dapat dipengaruhi oleh banyak faktor dan juga disertai oleh berbagai gejala,” ucap dokter spesialis mata Nina Asrini Noor, Jakarta Eye Center (JEC) pada Rabu (11/9/2019).

Mata kering yang kronis dapat memberikan dampak pada kehidupan sehari-hari, dan sebagian besar tidak disadari. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk paparan AC dan penggunaan komputer terlalu lama.

Nina mengungkapkan menurut data JEC tahun 2017, penderita mata kering di Indonesia mencapai 30,6 persen.

“Data ini meningkat setiap tahunnya dan memang kecenderungannya akan semakin meningkat. Salah satunya karena paparan layar smartphone,” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Gejala Mata Kering

Ilustrasi mata (iStockphoto)

Dalam konferensi pers dengan tema ‘Kenali Gejala dan Atasi Mata Kering’ oleh Combiphar dan JEC, berikut gejala mata kering yang sering tidak disadari:

1. Mata terasa mengganjal

2. Sering muncul kemerahan

3. Mata terasa panas dan berair

4. Mata memiliki sensasi berpasir

5. Mata terasa kering

6. Sering timbul kotoran mata

7. Mata terasa lengket

8. Sering mengucek mata karena efek gatal

“Selain itu gejalanya juga bisa berupa mata yang mudah merasa capek. Main komputer sebentar capek, main handphone pun begitu,” ucap Nina.

Penulis: Diviya Agatha

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Selain Kaya Pengetahuan, Ini Manfaat Gemar Membaca Buku Seperti BJ Habibie

Liputan6.com, Jakarta Semasa hidup, BJ Habibie sejak kecil begitu suka membaca buku. Saat ada waktu luang, pria yang lahir di Parepare ini tidak ingin membuang waktu, ia akan menggunakan waktunya sebaik mungkin, seperti untuk membaca buku.

Kebiasaan membaca buku itu diperkenalkan oleh sang ayah, Alwi Abdul Djalil Habibie. Sang ayah membelikan BJ Habibie bermacam-macam buku. Dia rajin melahap buku-buku yang disediakan sang ayah, mulai dari ensiklopedia hingga buku cerita seperti mengutip laman Sahabatkeluarga Kemdikbud.

Buku yang paling berkesan dan menjadi favoritnya adalah Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari karya Jules Verne. Itu adalah buku pertama yang dibelikan ayahnya.

Saat beranjak besar dan dewasa kebiasaannya membaca buku tidak berubah. Selain itu, ia juga menikahi Hasri Ainun Besari, yang juga memiliki kegemaran yang sama. Mereka pun mendirikan Perpustakaan Habibie dan Ainun di rumah mereka di Kuningan, Jakarta. Di dalamnya berisi ribuan buku mulai dari biografi tokoh dunia sampai kain tradisional. 

Perpustakaan Habibie dan Ainun (Foto: Benedikta Desideria/Liputan6.com)

2 dari 3 halaman

Manfaat Membaca Buku

Ilustrasi belajar

Selain kaya pengetahuan, membaca buku juga punya banyak manfaat. Mulai dari lebih mudah mengingat sesuatu hingga membantu mencegah demensia. Selengkapnya seperti dikutip Step to Health:

Mudah mengingat sesuatu

Membaca buku di malam hari bisa meningkatkan ingatan. Saat Anda beristirahat dan tidur, semua energi difokuskan pada otak. Jadi jika Anda membaca buku sebelum tidur, maka Anda akan mengingat jauh lebih baik. 

Olahraga otak

Manfaat lain dari membaca di malam hari, membuat otak olahraga. Sama seperti aktivitas fisik untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan fleksibel, Anda juga dapat melatih otak untuk memiliki memori yang lebih baik dan waktu mengingat lebih cepat.

Ingat bahwa otak akan banyak berpikir saat membaca, sehingga bisa meningkatkan imajinasi dan membuat Anda lebih kreatif juga.

Membantu mencegah penyakit

Membaca bisa mengurangi risiko demensia, menurunnya fungsi otak yang menyebabkan gangguan ingatan. Kondisi ini bukan hanya menyerang usia tua tapi juga bisa terjadi di usia produktif. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Kenangan Berkunjung ke Perpustakaan Habibie dan Ainun

Liputan6.com, Jakarta Sudah bukan rahasia lagi bila BJ Habibie begitu gemar membaca buku. Kebiasaan ini dikenalkan oleh sang ayah Alwi Abdul Djalil Habibie sejak kecil.

Bermacam-macan jenis buku BJ Habibie lahap, mulai dari ensklopedia hingga buku cerita. Namun, bagi Habibie kecil buku yang paling berkesan dan menjadi favoritnya adalah Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari karya Jules Verne.

Kecintaan Habibie pada buku pun tetap hadir hingga ia besar dan dewasa. Pasangan hidupnya, Hasri Ainun Besari pun memiliki hobi yang sama. Kecintaan mereka terhadap buku diwujudkan dalam sebuah Perpustakaan Habibie dan Ainun yang terletak di rumah mereka di Patra Kuningan Jakarta.

Liputan6.com berkesempatan mengunjungi perpustakaan ini pada Mei 2016. Saat itu, Habibie bersama Polux Habibie International sedang menggelar konferensi pers program CSR ‘Sepuluh Ribu Mata’.

Indah dan nyaman. Itu kesan pertama saat masuk ke ruangan tersebut. Perpustakaan tersebut didominasi kayu cokelat serta warna emas pada bagian tangga.

Banyak lampu menyorot ribuan buku yang ada di sana. Ditambah chandelier yang menggantung di tengah-tengah plafon membuat suasana Perpustakaan Habibie dan Ainun terasa begitu klasik.

Perpustakaan Habibie dan Ainun (Foto: Benedikta Desideria/Liputan6.com)
Perpustakaan Habibie dan Ainun (Foto: Benedikta Desideria/Liputan6.com)

Rupanya, desain perpustakaan ini dibuat langsung oleh Ainun. “Di ruangan indah yang ia rencanakan dengan rinci ini,” kata Habibie menceritakan sedikit soal perpustakaan itu saat konferensi pers acara tersebut. 

Di dalam perpustakaan itu, buku-buku rapi tertata di dalam rak. Koleksi buku ada beragam, yang sempat penulis lihat adalah buku biografi tokoh dunia, buku kain tradisional juga beberapa karya puisi beberapa penyair legendaris juga ada.

Terlihat juga saat itu, foto Habibie dan Ainun terpasang indah di sana.

Saksikan juga video menarik berikut

Lanjutkan Membaca ↓

Pagi Bersama Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Bahas Teknik Dekati Kaum Milenial

Liputan6.com, Jakarta Liputan6.com berkesempatan menemani Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto berangkat ke kantornya. Sepanjang perjalanan sekitar 30 menit ke arah timur Jakarta, pria 55 tahun ini bercerita tentang kehidupan barunya dari yang biasa tinggal di Yogya kini di Jakarta.

Sesampainya di Kantor Pusat BKKBN, Hasto langsung memulai paginya dengan rapat serta menandatangani beberapa berkas. Ya, sejak 1 Juli 2019 pria yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kulonprogo Yogyakarta ini resmi menjadi Kepala BKKBN.

Dikenal memiliki banyak gebrakan di jabatan sebelumnya, pria yang juga dokter ini pun sudah punya rencana strategis di 100 hari pertama sebagai Kepala BKKBN. Salah satu targetnya adalah rebranding BKKBN sehingga badan ini lebih dekat dengan generasi milenial.

“Lagu BKKBN yang sekarang ini sudah dari 70-an, sudah semestinya lagunya lebih keren gitu. Ada ngerap-ngerap-nya mungkin. Ya, mudah-mudahan ada logo yang menarik, muncul jargon-jargon yang mudah diingat juga,” tutur Hasto.

Selain itu, dia juga bercerita tentang pertemuannya dengan Gubernur Bali Wayan Koster soal pemberhentian program KB dua anak cukup di Pulau Dewata.

“Pak Gubernur sebenarnya tidak menyetop kampanye KB tapi ingin di Bali itu boleh empat anak. Sehingga masih ada nama Nyoman dan Ketut di Bali,” tutur Hasto.

Tak cuma itu, pria yang juga dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan ini menyampaikan  upaya mencegah perkawinan anak di Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan risiko bila memiliki anak terlalu tua.

Berikut video wawancara eksklusif Liputan6.com bersama Hasto Wardoyo selengkapnya:

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Promosikan Pemuda Ini, Calon Suami yang Baik

Liputan6.com, Pangkalpinang – Mahasiswa baru dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Iqbal Setiawan, disebut Kepala BKKBN Republik Indonesia Hasto Wardoyo sebagai calon suami yang baik.

Ini lantaran Iqbal berani menanyakan bahaya melahirkan di usia yang terlalu muda saat Hasto mengisi kuliah umum dengan tema Peran Generasi Milenial Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi di ruang serba guna STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung pada Kamis malam, 12 September 2019.

“Melahirkan di usia muda itu banyak masalah, itu betul. Ini bagus sekali,” kata Hasto.

“Ini pertanyaan calon suami yang baik. Kalau mau calon suami yang baik, contohnya mas Iqbal,” Hasto melanjutkan disambut tepuk tangan dan sorakan dari para mahasiswi baru.

2 dari 3 halaman

Bahaya Melahirkan di Usia Muda

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo Memberikan Kuliah Umum di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung pada Kamis Malam, 12 September 2019.(Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Pada kesempatan itu, Hasto yang baru dua bulan mengemban tugas sebagai Kepala BKKBN, memaparkan bahaya melahirkan di umur yang terlalu muda.

Menurut Hasto, jika mahasiswa dan mahasiswi STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung sudah terpikirkan untuk membina rumah tangga, ada baiknya menikah setelah mereka berusia 20.

“Saya sudah sampaikan di beberapa tempat, kalau perempuan usianya belum 20, mulut rahimnya itu Allah ciptakan masih menghadap luar atau ektropin,” kata Hasto.

Ekstropin artinya mulut rahim atau ‘daerah’ yang bisa berubah menjadi kanker masih menghadap ke luar.

Saat berhubungan seks, mulut rahim akan mudah terbentur dengan alat kelamin pria yang pada akhirnya bisa menyebabkan kanker mulut rahim 15 atau 20 tahun mendatang.

“Inilah dampak nyata kalau kita menikah kurang dari 20 tahun. Risikonya masih sangat besar,” katanya.

“Setelah usia 20, Allah menciptakan mulut rahimnya tertutup (intropion). InsyaAllah, kalau menikah sudah (umur) 20 tahun, daerah yang menjadi kanker itu sudah tertutup,” Hasto melanjutkan.

3 dari 3 halaman

Melahirkan Terlalu Muda, Anak Berisiko Stunting

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo Memberikan Kuliah Umum di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung pada Kamis Malam, 12 September 2019.(Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Bahaya dari melahirkan di usia yang terlalu muda juga bisa berimbas ke janin. Hasto mengatakan bahwa bayi yang ada di kandungan akan lahir dan tumbuh menjadi stunting.

Secara statistik, lanjut Hasto, perempuan yang menikah di umur kurang dari 20, berisiko besar melahirkan anak stunting dan kurang gizi. “Inilah risiko perkawinan terlalu muda,” katanya.

Hasto mengingatkan bahwa usia ideal untuk menikah adalah 20 sampai 35. Perempuan hamil sehat, dan anak-anak yang dilahirkan pun menjadi sehat pula.

“Mas Iqbal, kalau nanti punya istri di atas umur 20 tahun, InsyaAllah menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah,” ujarnya.

“Anaknya saya doakan tidak stunting, anak yang soleh dan soleha,” Hasto menambahkan.

Bercinta Jam 6 Pagi Tingkatkan Peluang Punya Anak?

Liputan6.com, Jakarta Gairah bercinta memang tidak bisa diatur kapan datangnya tapi jika Anda punya misi tertentu tak ada salahnya mengatur jam bercinta. Misalnya jika Anda ingin hamil, disarankan bercinta di pagi hari. Mengapa begitu?

Menurut pakar seks Kate Taylor jam-jam bercinta punya dampak yang berbeda, ada yang meningkatkan peluang kehamilan sampai kecerdasan. Berikut pemaparannya seperti dilansir The Sun, Kamis (12/9/2019):

– Jam 6 pagi

Jika Anda dan pasangan sedang ingin memiliki buah hati, salah satu caranya dengan rutin bercinta 2-3 hari sekali. Selain itu, set alarm untuk bercinta di pagi hari. Menurut peneliti dari Zurich, sperma yang paling sehat itu ada di pagi hari. Kualitas sperma bakal terus menurun hingga malam.

– Jam 7.30

Saat bangun tidur, penis pria akan ereksi dengan sendirinya. Hal ini terjadi karena level testosteron berada di puncak sebelum pukul 8 pagi.

Jika di jam-jam ini bercinta lalu dilakukan secara rutin paling tidak seminggu sekali risiko mengalami disfungsi ereksi menurun seperti menurut studi di 2008.

– Jam 8.30

Aktivitas seksual sebelum tengah hari juga bisa mendongkrak imunitas tubuh. Tapi jika tidak suka bercinta di jam-jam ini bisa dengan melakukan hal-hal lain seperti blow job atau permainan tangan lainnya.

2 dari 3 halaman

Jam 19.00

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Jika ingin mendapatkan orgasme terbaik, pilihbercinta  di jam-jam ini. Pastikan sebelumnya sudah berolahraga. Studi di Texas menemukan aliran darah wanita meningkat 169 persen 20 menit usai berolahraga. Hal ini meningkatkan potensi wanita merengkuh orgasme dahsyat.

– Jam 20.00

Bagi yang sudah tua, di atas 40 tahun, biasanya jam tidur lebih awal. Sehingga seks bisa dimulai dari jam 8 malam. Studi menyebutkan rutin berhubungan seks menghasilkan lebih banyak sel-sel di hipokampus, bagian otak terkait kecerdasan seseorang.

– Jam 22.00

Bagi yang ingin tidur nyenyak, ini jam yang tepat. Sesi bercinta yang mencapai orgasme akan meningkatkan hormon prolaktin dan melatonin yang membuat tenang dan mengantuk. Selain itu, hormon endorfin juga membuat perasaan bahagia yang bikin tidur tanpa penyakit.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Orang yang Mampu Memahami Emosi Kehidupan Seksnya Lebih Memuaskan

Liputan6.com, Jakarta Orang yang mampu memahami emosi orang lain memiliki kehidupan seks yang lebih memuaskan. Hal itu terbukti dalam sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Adolescent Health pada 2011.

“Bagaimana orang berinteraksi dan kemampuan mereka untuk mendengarkan satu sama lain serta mengambil sudut pandang satu sama laing benar-benar bisa mempengaruhi kehidupan seks yang mereka miliki,” kata peneliti Adena Galinsky dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika Serikat.

Dilansir dari Live Science pada Kamis (12/9/2019), dalam penelitian yang dilakukan Galinsky dan rekan-rekannya, melakukan studi dari 3.200 orang berusia 18 hingga 26 dan disurvei tahun 2001 sampai 2002.

Partisipan diberikan pertanyaan untuk mengukur tingkat otonomi diri sendiri, harga diri, empati, serta kesehatan dan kepuasan seksual.

Otonomi berarti kekuatan untuk mengikuti keyakinan pribadi bahkan ketika bertentangan dengan nilai-nilai konvensional. Sementara, harga diri berarti kepercayaan seseorang pada penghargaan dirinya sendiri dan empati berarti kemampuan untuk mengambil perspektif lain, untuk dilihat berdasarkan sudut pandangnya dan memahami serta merespon emosi orang lain.

2 dari 3 halaman

Empati Orang yang Menurun

Empati seseorang bisa mempengaruhi kepuasan dalam kehidupan seks (iStockphoto)

Terungkap bahwa mereka yang memiliki ketiga faktor penentu lebih tinggi, juga mempunyai kepuasan seksual yang lebih besar.

Galinsky dan rekan-rekannya berhipotesis bahwa individu yang memiliki empati tinggi, memiliki respons yang lebih terhadap kebutuhan pasangan. Sehingga, umpan balik antar pasangan bisa berlangsung positif.

“Aset perkembangan ini mungkin lebih penting bagi kesenangan seksual wanita muda karena membantu mereka memecah hambatan terkait komunikasi dan eksplorasi seksual,” kata Galinsky.

Hal tersebut karena seringkali, perempuan lebih berisiko mengalami ‘hambatan’ di ranjang.

Walaupun begitu, tampaknya seseorang tidak akan semudah itu memiliki empati yang berguna untuk kehidupan seksnya. Menurut psikolog dari Amerika Serikat, Sara Konrath saat ini remaja dan orang dewasa mengalami penurunan empati.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Tak Cuma Bakar Gairah, Membaca Novel Erotis Bisa Turunkan Stres

Liputan6.com, Jakarta Bila Anda termasuk salah satu orang yang menyukai sensasi jadi bergairah membaca novel erotis, tidak perlu sungkan. Siapa sangka membaca novel romantis yang panas bermanfaat untuk kesehatan emosi seseorang.

Orang yang suka membaca novel erotis nan romantis ternyata memiliki empati tinggi. Hal ini diungkap dalam studi yang dilakukan York University pada 2013.

Selain itu, pakar kesehatan mental Sarah Jane mengungkapkan membaca novel panas seperti seri Fifty Shades bisa membuat seseorang terangsang. Hal ini rupanya bisa membuat perasaan cemas dan stres menjadi emosi yang positif.

“Saat Anda stres dan cemas kemudian melakukan distraksi dengan membaca novel erotis yang memiliki efek sama (seperti peningkatan detak jantung) hal itu menghasilkan perasaan emosi yang lebih positif,” kata Jane seperti dilansir laman Elite Daily, Kamis (12/9/2019).

Meski bisa memberikan efek positif pada kesehatan mental bukan berarti membaca novel erotis jadi obat untuk mengatasi kecemasan, depresi. Lebih baik jika Anda mendatangi pakar kesehatan mental atau psikolog untuk mengatasi masalah mental seperti disampaikan sex educator Kate Sloan. 

“Walau begitu, boleh saja Anda dengan kecemasan atau stres membaca novel erotis,” kata Sloan.

2 dari 3 halaman

Novel Erotis, Laris Manis Dibeli Wanita

ilustrasi membaca novel erotis (iStockphoto)

Menurut Nielsen’s Romance Book Buyer Report di 2015 mayoritas penyuka novel-novel panas adalah wanita. Paling tidak hasil laporan itu menyebutkan 85 persen pembaca novel erotis adalah wanita.

Menurut sex educator Emily Nagoski, hal ini terjadi karena wanita lebih terangsang dalam bentuk teks bukan visual. Malah jika menonton film panas atau bentuk visual panas lainnya membuat wanita stres dan membandingkan dirinya dengan yang ada di video.

“(Rangsangan) seksual itu lebih memuaskan bagi wanita ketika dalam hal konteks teks, karena lebih memberikan banyak hubungan emosional lewat deskripsi kata-kata,” jelas Nagoski.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Komitmen BJ Habibie dan Hasri Ainun untuk Tidak Saling Meninggalkan

Liputan6.com, Jakarta Kisah cinta Bacharuddin Jusuf Habibie dan Hasri Ainun Besari tak kalah menggetarkan hati dari kisah-kisah cinta yang ditulis pujangga dunia. Cinta BJ Habibie dan Ainun yang begitu besar bahkan sampai diabadikan dalam buku hingga layar lebar. 

Habibie dan Ainun adalah teman semasa kecil. Mereka pernah satu sekolah, mengutip The True Life of Habibie: Cerita di Balik Kesuksesan” karya A. Makmur Makkai. Ainun jadi adik kelas Habibie. Namun, benih-benih cinta belum menghampiri.

Setelah terpisah benua selama kurang lebih tujuh tahun karena Habibie melanjutkan studi ke Jerman, takdir mempertemukan mereka kembali. Kali ini, Habibie melihat Ainun sebagai sosok yang berbeda, memikat.

Habibie dan Ainun menikah pada 12 Mei 1962 di Bandung. Habibie pun memboyong Ainun ke Jerman. Menjalani suka duka kehidupan bersama. Habibie bertugas mencari nafkah, Ainun tinggal di rumah, memastikan keluarga kecilnya menjalani hidup dengan baik. 

Terbukti, Habibie dan Ainun tak hanya berhasil menjalani kehidupan rumah tangga hingga puluhan tahun, karier Habibie pun menanjak. Pria kelahiran Parepare, 25 Juni 1936 itu menorehkan banyak prestasi di bidang kedirgantaraan hingga mengantarnya menduduki posisi di pemerintahan dan bahkan menjadi orang nomor satu di Indonesia. 

2 dari 4 halaman

Rutin Nyekar ke Makam Ainun

Besarnya cinta Habibie dan Ainun semakin tampak oleh publik ketika Ibu Negara ketiga RI itu berpulang pada 22 Mei 2010. Habibie tak kuasa membendung rasa kehilangan. Tangisnya pecah di depan pusara sang istri. Dia kehilangan belahan jiwa.

Sepeninggal Ainun, saat sedang berada di Indonesia, Habibie rutin nyekar ke makam istri tercinta dan orangtua setiap Jumat. Meski sedang berada di luar kota pun Habibie tetap mengusahakan kembali ke Jakarta pada Kamis karena keesokan harinya dia akan nyekar ke makam Ainun di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Ketika tak mengunjungi makam, doa-doa Habibie tak pernah putus untuk Ainun.

Mengutip laman Jawapos.com, Habibie berujar, doa adalah makanan bagi mereka-mereka yang sudah pindah ke dimensi lain. Menurutnya, doa mengandung kuantum energi yang bisa memberi kekuatan.  

Namun kehilangan yang dirasakan Habibie begitu nyata sampai-sampai mempengaruhi kesehatannya. Habibie dilanda depresi. Tim dokter di Jerman dan Indonesia menyarankan agar Habibie menumpahkan kesedihan dan emosi melalui terapi menulis. Dia diberi waktu tiga bulan untuk merampungkan tulisannya. Dia menyelesaikan buku itu hanya dalam 2,5 bulan. Setelahnya, Habibie lebih bisa menerima kepergian sang istri. 

3 dari 4 halaman

Komitmen tidak saling meninggalkan

Habibie percaya bahwa orang-orang yang sudah pergi terlebih dahulu tidak mati. Mereka hanya berpindah ke dimensi yang lebih sempurna. Pemikiran itu juga yang membuat Habibie yakin bahwa istrinya masih ada dan selalu mendampingi.

“Karena itu, saya tidak pernah merasa sendiri. Ainun masih ada,” ucap Habibie.

Habibie bercerita, dirinya dan Ainun berkomitmen tidak saling meninggalkan. Saat Ainun meninggal, bagi Habibie, yang mati hanya hardware-nya.

“Saya berpendapat jenazah ini hardware. Saya yakin super-intelligent software Ainun sudah di-download ke dalam diri saya,” katanya sambil menunjuk dada.

Sembilan tahun selepas kepergian Ainun, sang kekasih akhirnya bersatu kembali di keabadian. Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia pada 11 September 2019, pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Jasad keduanya kembali bersanding berdampingan, BJ Habibie dimakamkan di samping Hasri Ainun di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 12 September 2019. 

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

Tips Pernikahan Agar Langgeng Seperti BJ Habibie dan Ainun

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan BJ Habibie dan Hasri Ainun Habibie saat ini banyak diidolakan sebagai salah satu couple goals di Indonesia. Bahkan setelah sang istri wafat, Presiden ketiga Republik Indonesia itu tetap setia.

Sesungguhnya, ada banyak cara untuk mencapai hubungan pernikahan yang langgeng seperti BJ Habibie dan Ainun.

Carrie Cole terapis keluarga dari Gottman Institute di Seattle, Amerika Serikat mengungkapkan beberapa tips agar pernikahan bisa tetap bertahan lama. Dia sendiri telah mempelajari banyak pasangan selama karirnya.

Dilansir dari Yahoo Lifestyle pada Kamis (12/9/2019), Cole memberikan beberapa tips supaya pasangan suami istri memiliki hubungan yang langgeng.

1. Memiliki Kebiasaan Tetap Positif

Sebuah pernikahan pasti memiliki pasang surut. Mereka yang hubungannya berhasil, menerima kesalahan dan tidak terhalang oleh harapan yang tidak realistis.

“Perkawinan yang paling sukses mengembangkan kebiasaan berpikir positif,” kata Cole. Karena itu, pasutri yang baik percaya bahwa pasangan mereka memiliki kepentingan yang terbaik untuk keduanya.

2 dari 6 halaman

Saling Mendukung dan Belajar dari Konflik

Tips pernikahan agar langgeng seperti BJ Habibie dan Ainun (Sumber: iStockphoto)

 2. Saling Mendukung Satu Sama Lain

Pasutri di masa kini seringkali tidak saling mendengarkan atau menghabiskan waktu bersama dengan berbicara satu sama lain. Padahal, cara ini bisa mengarah pada sebuah dukungan.

Karena itu, Anda dan pasangan disarankan untuk saling berbicara dnegan pasangan untuk mengurangi tekanan. Salinglah berbagi tekanan yang muncul dari luar hubungan, serta dengarkan dengan penuh rasa empati.

3. Belajar dari Konflik yang Dialami

Pasangan yang bahagia belajar dari ‘perang’ kecil yang terjadi dalam hidup mereka. Alih-alih pasutri menjadikan itu sebagai peluang menuju keintiman, pengertian, serta hubungan yang lebih dekat.

3 dari 6 halaman

Menerima Perbedaan yang Ada

Tips pernikahan agar langgeng seperti BJ Habibie dan Ainun (Sumber: iStockphoto)

4. Memaksimalkan Apa yang Dimiliki

Masalah keluarga yang muncul saat ini adalah rasa khawatir tidak punya waktu, uang, atau kebebasan. Pasangan yang bahagia tidak akan membiarkan hidup mereka terbatasi dengan masalah-masalah tersebut.

Sehingga, cobalah untuk lebih kreatif dengan apa yang sudah dimiliki dalam kehidupan.

“Terkadang ingatan yang paling disukai pasangan adalah saat-saat ketika mereka tidak punya uang,” kata Cole.

5. Menerima Perbedaan

Setiap manusia memiliki sikap dan sifat yang berbeda. Termasuk dalam sebuah hubungan suami istri. Cole megnatakan, Anda dan pasangan harus mengakui perbedaan tersebut, termasuk apa yang tidak sempurna dari pasangan.

“Satu-satunya cara kita untuk benar-benar berubah adalah ketika kita merasa bahwa pasangan menerima kita apa adanya,” kata Cole.

4 dari 6 halaman

Mampu Melewati Badai Masalah

Tips pernikahan agar langgeng seperti BJ Habibie dan Ainun (Sumber: iStockphoto)

6. Mampu Melewati Krisis

Sebuah krisis dalam keluarga bukan berarti pernikahan ikut hancur karena itu. Cole mengatakan, pasangan yang kuat adalah mereka yang mampu melakukan segala hal untuk menyelesaikan masalah itu, tak peduli betapa sulitnya itu.

7. Tak Saling Menyerang Satu Sama Lain

Meski kesal, bukan berarti seseorang harus menjelek-jelekkan pasangannya atau membuka kekurangannya. Melakukan itu hanya menimbulkan lebih banyak perselisihan.

5 dari 6 halaman

Tak Saling Menuduh dan Tak Menyelesaikan Konflik

Tips pernikahan agar langgeng seperti BJ Habibie dan Ainun (Sumber: iStockphoto)

8. Tak Saling Tuduh

Ketimbang saling menuduh atau mengekspresikan hinaan pada pasangan, mintalah mereka untuk jujur dengan cara yang lebih positif. Apalagi, jika Anda merasa ada sesuatu yang disembunyikan olehnya

“Katakan sesuatu seperti ‘Saya perlu kejujuran yang utuh,'” kata Cole merekomendasikan.

9 Tak Saling Membatu

Usai sebuah konflik, pasangan seringkali hanya diam tanpa menyelesaikan argumennya. Namun, jangan biarkan itu terus berlama-lama dan malah menciptakan keretakan dalam hubungan.

“Setelah Anda tenang, libatkan diri kembali dengan pasangan Anda dan dengan tenang jelaskan apa yang membuat Anda kecewa,” kata Cole.

6 dari 6 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Mengidap Penyakit Langka, Dokter Ini Lakukan Penelitian untuk Sembuhkan Diri Sendiri

Liputan6.com, Jakarta Dokter David Fajgenbaum masih menempuh pendidikan di sekolah kedokteran ketika didiagnosis penyakit kelenjar getah bening langka dan mematikan di 2010. Namun, hal tersebut memicunya untuk menemukan penyembuhnya sendiri.

David yang saat ini berusia 34 tahun waktu itu tiba-tiba jatuh sakit. Para dokter memberitahunya bahwa ginjal, hati, dan sumsum tulangnya tertutup karena sistem kekebalannya menyerang organ vital.

Dilansir dari New York Post pada Rabu (11/9/2019), tidak ada yang tahu apa penyebabnya. Beberapa menduga itu efek limfoma. David akhirnya dirawat tujuh minggu dan menerima steroid.

Empat minggu usai dipulangkan, penyakit tersebut kambuh. Terungkaplah bahwa dia mengalami penyakit idiopathic multicentric Castleman yang langka. Pengobatan yang diberikan oleh dokter saat itu tidak ada yang efektif.

“Saya semakin sakit dan mereka memberi tahu teman dan keluarga untuk mengucapkan selamat tinggal,” kata ayah satu anak ini.

2 dari 4 halaman

Sedikit Penelitian

Ilustrasi Foto Peneliti (iStockphoto)

Kemoterapi yang sempat menyembuhkannya pun tidak berhasil. Beberapa tahun kemudian, dia harus dilarikan ke rumah sakit lagi.

“Tidak ada obat dalam pengembangan dan sangat sedikit penelitian yang dilakukan,” kata David yang saat ini menjadi assistant professor of medicine di University of Pennyslvania, kampus almamaternya.

Kondisi tersebut malah memotivasinya melakukan penelitian dan perawatan yang efektif untuk dirinya. Selama lebih dari tiga setengah tahun, dia bekerja sama dengan berbagai spesialis.

3 dari 4 halaman

Lakukan Penelitian pada Dirinya Sendiri

Ilustrasi steroid. (iStockphoto)

David juga melakukan penelitian pada obat bernama Sirolimus. Obat ini berguna untuk mencegah penolakan organ pada pasien transplantasi ginjal yang belum pernah digunakan pada penyakit Castleman seperti dialami David.

“Sinyal tertentu dalam sampel saya, membuat saya berpikir obat ini yang menekan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak menyerang dan menolak ginjal, mungkin bekerja,” kata David.

Dengan mengajukan permintaan pada para dokternya, dia menjadi subjek untuk tesnya sendiri. Pada Februari 2014, dia menggunakan obat itu dan penyakitnya tak pernah kambuh lagi hingga saat ini.

“Saya merasa baik,” ujar David yang baru merilis sebuah memoir berjudul “Chasing My Cure: A Doctor’s Race to Turn Hope Into Action” itu.

“Saya merasa kembali ke diri lama saya.”

Meskipun begitu, dia masih melakukan studi lanjutan pada obat tersebut agar bisa digunakan untuk orang lain. Penelitiannya sendiri telah dipublikasikan di Journal of Clinical Investigation di mana Fajgenbaum menjadi peneliti sekaligus subyek penelitian.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Jantung Babi Diprediksi Bisa Didonorkan ke Manusia

Liputan6.com, Jakarta Ahli bedah di Inggris memprediksi jantung babi akan bisa digunakan untuk dicangkokkan pada manusia dalam tiga tahun mendatang. Cara ini dianggap mampu mengatasi masalah dalam kekurangan donor organ.

Sir Terence English, ilmuwan yang sukses melakukan transplantasi jantung pertama kalinya di Inggris 40 tahun lalu, percaya bahwa xenotransplantasi (transplantasi organ atau jaringan dari satu spesies ke spesies lain), bisa menjadi langkah besar dalam bidang medis.

“Jika hasil xenotransplantasi dengan ginjal babi pada manusia memuaskan, maka kemungkinan jantungnya bisa digunakan untuk efek yang lebih baik pada manusia dalam beberapa tahun,” kata English pada Sunday Telegraph, seperti dikutip dari LAD Bible pada Kamis (12/9/2019).

“Jika itu bekerja dengan ginjal, itu akan bekerja dengan hati. Ini akan mengubah isu,” tambahnya.

English menjelaskan bahwa cara ini bisa membantu mengurangi daftar tunggu donor. Hal tersebut karena selama ini di Inggris, permintaan donor organ transplantasi lebih besar daripada persediaan.

2 dari 3 halaman

Modifikasi Gen pada Organ Babi

Ilustrasi babi (iStock)

English tidak menampik jika akan ada aktivis hewan yang mengatakan bahwa praktik ini merupakan pelanggaran pada hak-hak hewan.

“Namun jika kamu bisa menyelamatkan hidup, bukankah itu sedikit lebih baik?” ujarnya.

Penelitian terkait penggunaan organ babi pada manusia juga dilakukan ahli genetika George Church dari Harvard University, sekaligus pendiri eGenesis. Dia mengerjakan penelitian agar organ babi bisa beradaptasi dan cocok pada pasien manusia.

Church dan rekan-rekannya menggunakan teknik penyuntingan gen CRISPR untuk memodifikasi organ babi agar penolakan dari tubuh manusia berkurang. Nantinya, sebelum diuji pada manusia, mereka akan lebih dahulu melakukan percobaan pada hewan lain seperti monyet.

“Kami akan mendapat kesulitan menempatkan organ modifikasi pada manusia, sampai itu diuji pada hewan yang lebih besar,” kata James Markamnn, penasehat eGenesis.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

VIDEO: Cerita Kepala BKKBN soal Prewedding hingga Alat Kontrasepsi

Liputan6.com, Jakarta – Di Indonesia, banyak pasangan usia subur yang belum atau tidak ingin punya anak lagi tetapi belum menggunakan kontrasepsi.

“Sekarang ini 80 persen orang yang melahirkan belum memutuskan mau memakai kontrasepsi apa, padahal belum ingin punya anak dalam waktu satu sampai dua tahun,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Kira-kira apa penyebabnya? Simak wawancara khusus Liputan6.com dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo.

.

Kecanduan PUBG, Remaja di India Terserang Stroke di Usia Muda

Liputan6.com, Jakarta Seorang remaja 19 tahun di Hyderabad di India terserang stroke di usianya yang masih muda. Diketahui, kondisi itu terjadi usai dia berlebihan main video gim yang sedang populer saat ini, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

Dikutip dari Fossbytes pada Rabu (11/9/2019), remaja tersebut awalnya mengeluh tidak bisa menggerakkan kaki dan lengan kanannya pada 26 Agustus lalu.

Dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa remaja ini mengalami kondisi medis yang biasa terjadi pada pasien di usia tua. Gumpalan darah terbentuk di otaknya sehingga anggota tubuhnya tidak berfungsi dengan benar dan terkena stroke.

Selain itu, kepada Times of India, dokter juga mengatakan bahwa anak itu mengalami kekurangan berat badan akut, nutrisi yang buruk, hingga dehidrasi. Dia juga terkena stres akibat kompetisi yang terjadi dalam gim tersebut.

“Sejak seluruh fokusnya hanya pada gim, dia mengakui mengonsumsi sangat sedikit makanan dan air, serta kurang tidur,” kata Dr. K. Vinod Kumar di Sunshine Hospital. 

2 dari 3 halaman

Main 10 Jam Sehari

Memainkan PUBG Mobile di Huawei Nova 3i (Foto: screenshot)

Kumar mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat penebalan darah vena di otak dan pembentukan gumpalan.

Remaja tersebut dilaporkan bermain PUBG hingga 8 sampai 10 jam sehari tanpa makan dan tidak terhidrasi dengan baik. Dalam sebulan, dia mengalami penurunan berat badan hingga tiga sampai empat kilogram.

Sang ibu mengatakan bahwa dia akan bermain sekitar pukul 9 malam hingga lebih dari jam 3 sampai 4 pagi. Dia hanya berhenti ketika melakukan kerja paruh waktu sebagai tukang koran. Bahkan, saat memasuki masa kuliah dia akan memainkan gim itu kapanpun ada waktu senggang.

“Di desa kami, orang-orang biasanya tidur cepat. Namun saat gelap, dia biasanya bersembunyi di balik selimut sambil bermain,” ujar ibu pasien. Padahal, remaja tersebut awalnya adalah pelajar yang pintar.

“Saya harap setelah ini dia menyembuhkan kecanduannya,” kata ibunya.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Kandungan SPF Tinggi, Tongkol Jagung Bisa Jadi Gel Tabir Surya

Liputan6.com, Jakarta Kandungan Sun Protector Factor (SPF) tinggi rupanya tersimpan dalam tongkol jagung. Tongkol jagung atau bonggol jagung biasanya menjadi limbah yang dibuang. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2015, produksi jagung tahun 2014 sebesar 19.008.426 ton. Angka tersebut naik sebesar 496,57 ributon dibandingkan tahun 2013. Peningkatan produksi disebabkan adanya peningkatan produktivitas sebesar 1,1 kuintal per hektar.

Tak ayal, limbah tongkol jagung juga berlimpah. Diperkirakan limbah tongkol jagung dihasilkan di Indonesia sekitar 5,7 juta ton per tahun. Sebagian besar limbah tersebut hanya dibuang dan dibakar. Jika ada yang memanfaatkan pun, limbah tongkol jagung untuk pakan ternak.

Berawal dari kepedulian Indri Kusuma Dewi terhadap pemanfaatan limbah tongkol jagung, ia berhasil membimbing dan mengantarkan tiga mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Surakarta, Jawa Tengah melakukan inovasi membuat gel tabir surya.

“Saya membimbing tiga mahasiswa membuat karya tulis ilmiah. Yang mengejutkan memang setelah kami tes laboratorim dan dilihat angka SPF-nya, kandungan SPF tongkol jagung tinggi. Ternyata SPF-nya 20,8 kategori ultra. Ultra itu kategori SPF paling tinggi,” papar Indri, yang berprofesi sebagai dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Surakarta saat berbincang dengan Health Liputan6.com dalam acara “The 1st Technofarmalkes 2019:Indonesian Health Tech Innovation” di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Jumat (13/9/2019).

2 dari 5 halaman

Bertahan Kira-kira 5 Jam

Tabir surya jagung bertahan kira-kira 5 jam. (sumber: iStockphoto)

Tongkol jagung mengandung zat fenolik dan flavonoid. Kedua zat tersebut berperan sebagai antioksidan yang juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Dari jurnal berjudul Aktivitas Anti UV-B Ekstrak Fenolik dari Tongkol Jagung (Zea maysL.) yang dipublikasikan di jurnal MIPA Unsrat Online pada 2012, senyawa-senyawa fenolik dapat berperan sebagai bahan aktif tabir surya.

Tongkol jagung yang merupakan bagian simpanan makanan untuk pertumbuhan biji jagung selama melekat pada tongkol. Oleh karena itu, tongkol jagung diduga memiliki senyawa-senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya.

“Sayangnya, pemanfaatan tongkol jagung belum diarahkan untuk produk kecantikan. Makanya, mahasiswa mengembangkan tongkol jagung ke arah gel tabir surya,” jelas Indri.

SPF yang tinggi menentukan seberapa besar produk tertentu berhasil melindungi kulit. Kalau 10 menit, kulit masih aman kena paparan UV, tanpa penggunaan tabir surya. Namun, selang 15 menit, kulit bisa terbakar bila tidak ada perlindungan tabir surya.

“Kandungan SPF tinggi yang sampai angka 20 kira-kira bisa bertahan memberikan perlindungan kulit sekitar 300 menit. Perhitungannya angka SPF 20 dikalikan paparan sinar UV 15 menit. Hasilnya kira-kira 300 menit atau 5 jam. Artinya, gel tabir surya dari tongkol jagung memberikan pertahanan kulit selama 5 jam terhadap sinar UV,” Indri menerangkan.

3 dari 5 halaman

Baru Uji Laboratorium

Tabir surya tongkol jagung baru uji laboratorium. /copyright shutterstock

Gel tabir surya dari bahan tongkol jagung baru uji laboratorium. Meskipun produk tersebut dipamerkan dalam ajang inovasi pameran alat kesehatan, gel tersebut tidak diproduksi luar. Tidak pula diperjualbelikan.

“Produk gel tabir surya tongkol jagung belum diproduksi massal. Kami enggak punya izin edar dan di kamus belum menyasar soal bisnis (membuka peluang bisnis lewat produk sendiri). Kalau ada acara hanya dipajang saja. Enggak dijual. Paling untuk kalangan sendiri,” tutur Indri sambil tersenyum.

Gel tabir surya pun belum dilakukan uji coba pada manusia. Seberapa besar efek dan penggunaan pada manusia belum diketahui secara jelas.

“Iya, baru uji laboratorium secara in vitro, yang mana dilihat, dianalisis untuk menentukan nilai SPF. Ini demi diperoleh hasil SPF. Uji cobanya belum sampai ke tahap manusia,” lanjut Indri.

Walaupun belum uji coba terhadap manusia, penggunaan limbah tongkol jagung punya nilai berbeda dibanding tabir surya dari bahan kimia. Ini karena menggunakan bahan lokal. Dari segi harga pun lebih murah, ekonomis, dan ramah lingkungan.

4 dari 5 halaman

Kerjasama dengan Industri

Harapan kerjasama dengan industri terkait gel tabir surya tongkol jagung. copyright shutterstock.com

Indri berharap gel tabir surya berbahan baku tongkol jagung dapat diproduksi secara massal sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya. Untuk menemukan secara rinci apa khasiat gel tersebut akan dilakukan studi lebih lanjut.

“Siapa tahu bisa kerjasama dengan industri dan bisa dipakai. Saat ini kan belum dimanfaatkan gel tabir suryanya. Selanjutnya, saya sedang ambil S3 soal zat aktif yang terkandung pada tongkol jagung, lalu uji coba berkaitan dengan proses whitening,” ucap Indri yang mengambil S3 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini. 

Kehadiran gel tabir surya dari limbah tongkol jagung menunjukkan, produk tersebut tidak kalah dari produk industri tabir surya yang berbahan kimia. Produk lokal pun bisa berkompetisi dengan produk sintetis kimia.

“Ya, bisa dibilang produk kami enggak kalah dari produk industri tabir surya berbahan sintetis (kimia). Kami berani berkompetisi. Tapi kami memang perlu penelitian lebih lanjut karena pemanfaatannya belum dibandingkan pada uji klinis terhadap manusia,” Indri menerangkan.

Proses pembuatan gel tabir surya juga butuh proses. Limbah jagung limbah harus melalui proses ekstrasi dengan serangkaian uji parameter. Tongkol jagung juga harus dikeringkan.

Diuji kadar air terlebih dahulu. Kadar air harus bagus dengan konsentrasi 10 persen.

“Kalau kadarnya sudah bagus akan diekstrasi. Butuh lima hari itu. Kalau membuat gel tabir suryanya tinggal dicampur-campur saja bahan. Enggak lama sih nyampur-nyampurnya,” tutup Indri.

5 dari 5 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Semasa Hidup, BJ Habibie Dukung Pemberian ASI dan Semangat Berantas Katarak

Liputan6.com, Jakarta Selain mendedikasikan hidup di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, BJ Habibie juga peduli di bidang kesehatan. Salah satunya mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) untuk anak.

Menurut BJ Habibie, pemberian ASI merupakan sebuah proses transfer data intelegensi dari ibu ke anak. Selama menyusui, kata Habibie, bayi yang baru lahir perlu dirangsang sejak awal dengan kasih sayang, ikatan batin, dan pola asuh-asih-asah terbaik, yaitu melalui proses menyusui.

“Menyusui sebagai budaya yang mengantarkan anak manusia tumbuh dan berkembang lebih baik,” kata BJ Habibie saat berbicara dalam “Breastfeeding Is a Relationship” untuk memperingati Pekan ASI Sedunia 2016 pada Sabtu, 6 Agustus 2016.

Bapak dua anak ini juga menceritakan pengalamannya saat dulu sang istri Ainun menyusui. Sebagai bapak, tugasnya melakukan hal-hal di luar menyusui.

“Dulu waktu Ainun sedang menyusui, saya bantu dia meringankan beban pekerjaan rumah tangga, seperti membereskan rumah, atau mengganti popok Ilham (anaknya),” kata BJ Habibie.

2 dari 3 halaman

Berantas Katarak

BJ Habibie (Galih W. Satria/bintang.com)

Selain itu, BJ Habibie juga peduli di bidang kesehatan mata seperti yang dilakukan Ainun semasa hidup. Salah satu upaya yang dia lakukan adalah membantu melakukan operasi katarak.

Di Mei 2016, Habibie bersama perusahaan Polux Habibie International bekerja sama dengan Klinik Mata Hasri Ainun Habibie dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia akan memberikan 10.000 operasi katarak gratis bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan.

“Paling tidak, CSR ini bisa membuka (rezeki), insya Allah at least 10.000 orang, apalagi jika yang terkena kepala rumah tangga. Sehingga ia bisa kembali mandiri dan turut aktif membangun negeri,” tutur Habibie.

Habibie sendiri menceritakan pengalamannya melihat bagaimana perubahan hidup seorang guru dari yang tidak bisa melihat karena katarak kemudian bisa kembali jelas melihat. Usai operasi katarak, guru tersebut dunianya kembali termasuk aktif mengajar.

“Dia kembali bisa mengajar, dia kembali bisa melakukan sesuatu yang penting dalam pembangunan negeri ini,” kata Habibie penuh semangat di Perpustakaan Habibie dan Ainun, Jakarta pada 3 Mei 2016.

Di kesempatan itu juga diketahui bahwa Habibie sudah terdaftar sebagai pendonor mata.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Mengenang BJ Habibie: Saya Tidak Merasa Lebih Pintar

Liputan6.com, Jakarta Semasa hidup, BJ Habibie dikenal sebagai salah satu orang cerdas dan pintar di Indonesia. Sejak kecil, rupanya dia memang memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ditambah lagi ia gemar membaca buku yang membuat pengetahuannya luas.

BJ Habibie kecil tidak merasa sebagai sosok yang sepintar itu. Meski begitu dia juga tidak merasa bodoh.

“Saya tidak merasa lebih pintar, tapi juga tidak merasa lebih bodoh, tidak pernah merasa iri dan juga tidak pernah mengganggu,” kata Habibie saat ditanya tentang dirinya di masa kecil.

Pria kelahiran Parepare 25 Juni 1936 ini sejak kecil juga dikenal sebagai sosok yang optimistis. Dia tidak ambil pusing akan hal-hal yang terjadi di luarnya. Dirinya juga tidak pernah merasa iri dan mengganggu orang lain semasa kecil.

“I’m sweet boy, not a problem maker child,” tutur Habibie dikutip dari buku Biografri Bacharuddin Jusuf Habibie ditulis A Makmur Makka.

2 dari 3 halaman

Anak Rumahan

BJ. Habibie (Nurwahyunan/Bintang.com)

Anak keempat dari delapan bersaudara ini sejak kecil memang sudah terlihat berbeda dari saudara-saudaranya. Habibie kecil lebih suka berada di rumah sampai-sampai kakak tertua, Titi Sri Sulaksmi (dikenal dengan Ny Subono Mantofani), membujuk adiknya pergi keluar rumah.

Habibie kecil baru bermain ketika sudah menyelesaikan pekerjaan rumah. Pilihan mainannya adalah Blokken, ia akan memuat kapal terbang. Sejak kecil memang itulah kesukaannya seperti disampaikan Titi.

Meski begitu, dia juga bermain di luar rumah. Semasa kecil dia juga suka main layang-layang, gundu, dan logo.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Cerita BJ Habibie Muda yang Mampu Selesaikan Soal Sulit Hanya 20 Menit

Liputan6.com, Jakarta Kegeniusan almarhum BJ Habibie sudah terlihat sejak dirinya masih muda. Ketika menjadi seorang pelajar di Bandung, pria yang akrab disapa Rudy itu terkenal karena kepintarannya.

Di SMA Kristen Dago Bandung, BJ Habibie memang berbeda dari siswa-siwa pada umumnya, Dia sangat menonjol dalam mata pelajaran ekstakta seperti matematika dan mekanika.

Dalam bukunya yang berjudul “The True Life of Habibie: Cerita di Balik Kesuksesan“, A. Makmur Makka mengungkapkan bahwa Habibie tidak memerlukan usaha yang terlalu keras agar mendapat nilai yang baik.

“Ia tipe siswa yang tidak senang mempersiapkan diri belajar jauh sebelum ujian, terutama untuk pelajaran menghafal. Tetapi jika ujian diadakan mendadak tanpa pemberitahuan lebih dahulu dari guru, angka BJ Habibie paling tinggi dibandingkan teman-temannya yang lain,” tulis Makmur dikutip Kamis (12/9/2019).

2 dari 3 halaman

Selesaikan Soal Sulit Hanya 20 Menit

BJ Habibie yang menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) menandatangani buku tamu sebelum pertemuannya dengan Presiden Filipina Fidel Ramos di Istana Malacanang pada 23 Januari 1998. (AFP PHOTO/ROMEO GACAD)

Makmur menulis bahwa dalam pelajaran Stereo (ilmu ukur ruang) dan Goneo (ilmu ukur sudut), semua siswa diberikan waktu dua jam untuk mengerjakan soal yang diberikan guru pada waktu itu. Namun, tidak ada yang bisa.

Di sinilah, Habibie remaja menunjukkan kecerdasannya. Dia mampu mengerjakan soal yang dianggap anak-anak lain sulit dalam waktu singkat.

“Jika ujian diberi waktu 50 menit untuk 3 buah soal, murid yang lain bisa menyelesaikan satu soal saja dan itu sudah bagus, tetapi BJ Habibie bisa selesai dalam waktu 20 menit,” ungkap Makmur.

P. Djumiril, salah seorang teman sekelas Habibie dalam tulisannya di “Kenangan tentang Sosok Bintang Mahasiswa, Setengah Abad B.J. Habibie” menceritakan bahwa guru mereka saat itu sering membandingkan kemampuan mereka dengan Rudy.

Djumiril yang saat itu dipanggil Poppy mengatakan:” Yah, kami tidak mengerti siapa yang bodoh, kalau dalam satu kelas dengan orang pintar seperti dia, kita seperti kambing hitam saja,” kenang Djumiril.

Karena kepintarannya juga, tak jarang Habibie muda diganggu oleh teman-temannya.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Perokok di Gorontalo Terancam Tak Dapat Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Bagi para perokok di provinsi Gorontalo tampaknya akan kesulitan untuk mendapatkan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (pemprov) Gorontalo berencana melakukan seleksi ketat bagi mereka yang akan masuk kategori penerima bantuan BPJS Kesehatan dari pemerintah.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan bahwa hal tersebut juga dilakukan untuk menyiasati keterbatasan anggaran daerah untuk bantuan BPJS Kesehatan.

“Kalau dia keluarga perokok ya mohon maaf, mungkin saya belum memberikan kartu BPJS. Dia beli rokok saja mampu,” kata Rusli di kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, ditulis Rabu (12/9/2019).

Rusli mengatakan, jika salah seorang anggota keluarga merokok, khususnya kepala keluarga, mereka akan terancam tidak mendapatkan bantuan iuran dari pemerintah. Untuk ini, Pemprov Gorontalo akan membuat Peraturan Gubernur.

“Kanker dan sebagainya diakibatkan oleh rokok, tapi mereka tidak kapok-kapok. Kita katakan kenapa kalau listrik naik ribut, BPJS naik ribut, air naik ribut, tapi kalau rokok dan miras naik orang tenang-tenang saja,” kata keponakan dari almarhum BJ Habibie itu.

2 dari 3 halaman

Hanya untuk Penerima Bantuan dari Pemerintah

Suasana pelayanan BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (28/8/2019). Sedangkan, peserta kelas mandiri III dinaikkan dari iuran awal sebesar Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per bulan. Hal itu dilakukan agar BPJS Kesehatan tidak mengalami defisit hingga 2021. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Walaupun begitu, Rusli mengatakan bahwa dia belum berencana menerapkan hal itu untuk peserta BPJS Kesehatan mandiri.

“Saya belum menyentuh ke sana. Karena kami mengantisipasi untuk kenaikan ini saya harus menyiapkan kekurangan 55 milyar. Dari mana kami dengan APBD yang sangat kecil. Jadi yang subsidi dari pemerintah dulu,” ujar mantan bupati Gorontalo Utara tersebut.

Selain tidak merokok, Rusli juga akan menyaring peserta penerima bantuan iuran dengan beberapa syarat lain. Untuk mendapatkan bantuan, masyarakat haruslah tidak mengonsumsi alkohol atau minuman keras, harus ikut program Keluarga Berencana (KB), serta bersedia melakukan donor darah.

Rusli juga mengungkapkan, mereka yang menerima bantuan dari pemprov juga akan diberikan penanda berupa sablon di depan rumahnya.

Gorontalo sendiri menjadi satu dari tujuh provinsi yang sudah berstatus Universal Health Coverage (UHC). Lebih dari 95 persen warga di enam kabupaten/kota di Gorontalo saat ini sudah terjamin BPJS Kesehatan.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

BJ Habibie: Buku-Buku Adalah Istana Saya

Liputan6.com, Jakarta Rasa ingin tahu yang besar membuat BJ Habibie akrab dengan buku. Saking gemarnya membaca buku, Presiden ke-3 RI ini mengaku sering gagap ketika berbicara dengan orang.

kebiasaan membaca buku itu diperkenalkan oleh sang ayah, Alwi Abdul Djalil Habibie. Semasa kecil, BJ Habibie sudah sangat kritis. Dia kerap menanyakan berbagai hal pada orangtuanya, terutama ayah.

Alwi Habibie selalu berusaha menjawab pertanyaan putranya sebaik-baiknya dengan bahasa yang mudah dipahami. Namun, kesibukannya sebagai landbouwconsulent atau setara dengan Kepala Dinas Pertanian di Parepare Sulawesi Selatan membuatnya tak selalu bisa memuaskan rasa ingin tahu Habibie cilik. Alwi pun mengajari Habibie mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaannya melalui buku.

Mengutip laman Sahabatkeluarga Kemdikbud, Alwi membelikan Habibie bermacam-macam buku. Hal itu mendorong pria bernama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie lancar membaca pada usia 4. Dia rajin melahap buku-buku yang disediakan sang ayah, mulai dari ensiklopedia hingga buku cerita.

2 dari 4 halaman

Buku favorit

Habibie menuturkan bahwa dia dibelikan buku karena sulit berbahasa Bugis, Jawa, atau Melayu dan rewel bila pertanyaan-pertanyaannya tak mendapat jawaban.

“Saya dibelikan buku karena saya sering merasa rewel kalau tidak mendapat jawaban sesuai kehendak saya. Saat kecil, saya susah berbahasa Bugis, Jawa, Melayu, saya lebih lancar bahasa Belanda karena sekolah di HBS (Hoogere Burgerschool atau sekolah lanjutan tingkat pertama),” jelasnya.

Kegemaran membaca buku terus melekat dalam kesehariannya. Namun, buku yang paling berkesan dan menjadi favoritnya adalah Mengelilingi Dunia Dalam 80 Hari karya Jules Verne. Itu adalah buku pertama yang dibelikan ayahnya.

“Sejak kecil, saya selalu banyak bertanyaa. Lalu suatu hari, ayah saya membelikan saya sebuah buku karya Jules Verne dalam Bahasa Belanda,” ujar BJ Habibie saat peluncuran biografinya Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner, jelang penghujung 2015 lalu, mengutip laman Antara.

Tapi rupanya buku itu pun memicu rasa ingin tahu Habibie cilik dan tetap bertanya pada sang ayah. Dia penasaran, bagaimana orang bisa berkeliling dunia dalam waktu 80 hari saja?

“Ayah saya menjawab, pakai balon. Saat itu balon adalah barang yang langka di Indonesia. Saya kemudian bertanya-tanya balon itu seperti apa. Ayah menjelaskan, balon itu bulat, lalu ada tekanan udaranya dan segala macam. Saya pun cerita pada kawan-kawan saya di sekolah,” katanya. 

3 dari 4 halaman

Perpustakaan Habibie & Ainun

Begitu senangnya membaca, Habibie mengaku lebih senang melahap habis buku ketimbang bermain seperti teman-temannya. Bahkan dia punya kebiasaan tidur hanya empat jam sehari.

Bagi Habibie, buku-buku adalah istananya. “Buku-buku adalah istana saya. Karena saya jarang bicara, saya jadi gagap kalau ngomong sama orang.”

Beruntung dia mendapat pasangan, Hasri Ainun Besari, yang juga memiliki kegemaran yang sama. Sebuah perpustakaan pribadi yang diberi nama Perpustakaan Habibie & Ainun menjadi salah satu bagian penting hunian mereka di kawasan Kuningan, Jakarta.

Ainun sendiri yang merancang perwajahan perpustakaan itu. Tampak luas dan megah dengan bahan utama kayu, Perpustakaan Habibie & Ainun disebut menampung sekitar 5.000 koleksi buku.

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

BJ Habibie, Ainun, dan Manisnya Gula Jawa

Liputan6.com, Jakarta Tahun 1962, BJ Habibie kembali ke tanah air dari Aachen, Jerman untuk merayakan Lebaran. Dia terkejut ketika teman masa kecilnya Ainun sudah berbeda dengan terakhir kali mereka bertemu.

“Kok, gula jawa sudah jadi gula pasir?” kata BJ Habibie kala itu, seperti dikutip dari “The True Life of Habibie: Cerita di Balik Kesuksesan” karya A. Makmur Makka pada Kamis (12/9/2019).

Memang, di masa remaja Habibie pernah berkomentar soal kulit Hasri Ainun Besari yang saat itu berusia 16 tahun. Kala itu, perempuan yang kelak menjadi istri dari pria yang akrab disapa Rudy itu memang gemar berenang. Aktivitas itu membuat kulitnya terlihat lebih hitam.

Rudy sempat berkomentar soal kulit Ainun saat itu. Namun hal tersebut malah membuat Ainun tersentak. Ternyata, ada perhatian yang tak ia sadari selama ini dari teman kecilnya itu.

Kepada Wangasadinata Wiratman, salah satu teman sekolahnya, Habibie muda pernah mengakui ketertarikannya pada Ainun.

“Wah cakep itu anak, si item gula Jawa,” ujarnya pada waktu itu, seperti diungkap Wiratman dalam “Kesan-kesan Mengenai Pak Habibie Sebagai Teman Seangkatan” di tahun 1986.

2 dari 3 halaman

Sempat Terpisah Oleh Maut Namun Disatukan Lagi Olehnya

6 Potret Kebersamaan BJ Habibie dan Ainun, Dari Muda Hingga Akhir Hayat (sumber: Instagram.com/b.jhabibie)

Keduanya dipertemukan kembali dalam kejadian yang telah diceritakan di atas. Dari situ, benih-benih cinta mulai tumbuh dan berkembang.

Habibie dan Ainun menikah tanggal 12 Mei 1962 di Bandung lalu menghabiskan waktu bulan madu di Yogyakarta dan Bali. Mereka juga tak lama-lama berpacaran.

Di 2010, keduanya dipisahkan oleh maut. Ainun Habibie meninggal dunia karena kanker ovarium di Jerman. Namun di 2019, maut jugalah yang mempersatukan keduanya. Habibie yang telah melalui hidupnya sebagai Presiden ketiga Republik Indonesia itu menyusul belahan jiwanya ke keabadian.

Melanie Subono, salah seorang cucu Habibie mengatakan bahwa meski berduka, namun dia juga bahagia akhirnya mereka berdua dipersatukan kembali.

“Kebayang di otak gue, Eyang lagi sama Eyang Ainun, jadilah Habibie Ainun bersatu lagi dengan khasnya,” kata Melanie di Kuningan, Jakarta, Rabu malam.

Demikianlah kisah cinta Habibie dan Ainun yang sempat terpisah oleh maut namun disatukan kembali olehnya. Karena cinta dan kematianlah yang memberikan arti sesungguhnya kehidupan.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Berenang, Kegiatan Favorit BJ Habibie Sejak Kecil

Liputan6.com, Jakarta Almarhum Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie diketahui memiliki salah satu kegiatan yang membuatnya tetap sehat meski sudah menginjak usia 80. Aktivitas itu adalah berenang.

Bukan rahasia lagi jika Habibie kerap mengungkapkan kegiatan favoritnya itu di berbagai media. Dalam sebuah wawancara bersama Najwa Shihab tahun 2017, BJ Habibie mengatakan bahwa berenang menjadi salah satu kegiatan yang ia lakukan usai bangun tidur.

Bahkan di masa mudanya, dia bisa melakukan kegiatan itu hingga 2 jam tanpa berhenti.

“Tapi sekarang dengan usia mendekati 82 tahun, saya bisa juga berenang begitu, tapi disarankan hanya 30 menit,” kata pria kelahiran 25 Juni 1936 itu seperti dikutip dari video “Eyang Habibie Menjawab soal YOLO” di saluran Najwa Shihab pada Kamis (12/9/2019).

2 dari 4 halaman

Berenang dan Jalan-Jalan

BJ. Habibie (Instagram/b.jhabibie)

Saat berenang pun dia memiliki kebiasaan unik. Habibie berenang sambil berdoa.

“Saya masuk langsung saya baca Al-Fatihah, saya baca Yasin, saya baca Tahlil, saya baca semua,” ujarnya. Hal ini bahkan membuat orang lain kerap penasaran mengapa Habibie bisa berenang untuk waktu lama.

Sebelumnya di 2016, Liputan6.com pernah menghubungi keponakan Habibie, Adrie Subono untuk menanyakan seputar kesehatan mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia di masa Presiden Soeharto itu.

Kala itu, Habibie berada di Jerman untuk menjadi narasumber di beberapa acara. Namun, muncul kabar miring soal kondisi kesehatannya. Berita tersebut ditepis oleh pihak keluarga. Mereka bahkan mengatakan Habibie senantiasa menjaga kesehatannya.

“Bapak paling senang berenang. Jalan juga, tapi kalau joging enggak ya, mengingat usia sudah 80 tahun,” kata Adrie saat itu.

3 dari 4 halaman

Gemar Berenang Sejak Kecil

Syukuran Kemenangan Reza Rahadian dan Tya Subiakto di Ajang Asia Pacifik Film Festival (Adrian Putra/bintang.com)

BJ Habibie memang sudah gemar berenang sejak kecil. Hal ini seperti diungkapkan oleh A. Makmur Makka di bukunya “The True Life of Habibie: Cerita di Balik Kesuksesan.”

“Ia juga gemar berenang, suka menyanyi, main layang-layang naik kuda, main gundu (kelereng), mallogo (logo), yaitu permainan dari tempurung segitiga,” tulis Makka dalam buku yang terbit 2008 itu.

BJ Habibie sendiri wafat pada Rabu, 11 September 2019 usai dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak 1 September lalu. Dia meninggal karena gagal jantung di usia tua.

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Gunakan Gadget 15 Jam Per Hari, Raditya Dika Mengalami Mata Kering

Liputan6.com, Jakarta – Kesibukan sehari-hari mengharuskan seorang penulis, komedian, sutradara, dan pembuat konten, Raditya Dika menggunakan gawai (gadget) secara terus menerus. Alhasil, dia jadi mengalami mata kering.

Dalam sebuah diskusi dengan tema Kenali Gejalanya dan Atasi Mata Kering pada Rabu, 11 September 2019, Raditya Dika mengatakan bahwa dirinya pertama kali menyadari mengalami mata kering pada 2003.

Saat itu, seniman yang memiliki puluhan juta pengikut (follower dan subscribers) di media sosial dan Youtube paling banyak di Indonesia ini masih berstatus mahasiswa di Australia.

“Waktu itu gue masih nge-blog. Tiba-tiba mata jadi berat, sepet, dan perih juga. Waktu periksa, kata dokter kedipnya kurang maksimal,” kata Raditya Dika.

2 dari 3 halaman

Jarang Kedip Bisa Sebabkan Mata Kering

Ilustrasi Mata, Mata Minus, Mata Lelah, Mata Keringg (Sumber: Istockphoto)

Menurut dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center (JEC) yang hadir pada kesempatan itu, Nina Asrini Noor, mengedipkan mata harus sering dilakukan guna mengurangi risiko mata kering. 

Mengedipkan mata yang sempurna, lanjut Nina, terjadi ketika kelopak mata atas dan bawah bersentuhan. 

Lebih lanjut, mata kering adalah suatu kondisi saat lapisan air mata mengalami ketidakstabilan, yang menyebabkan kualitas dan kuantitas air mata menjadi terganggu.

Kondisi mata kering yang kronis dapat memberikan dampak pada kehidupan sehari-hari, dan sebagian besar tidak disadari. Nina mengatakan bahwa mata kering dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk paparan AC dan penggunaan komputer atau gawai terlalu lama.

“Penyebab semakin banyaknya orang yang mengalami mata kering ini karena aktivitas visual yang menggunakan penglihatan. Betul sekali yang disampaikan Radit bahwa faktor berkedip itu sangat penting untuk menjaga air mata dan permukaan mata kita,” ujar Nina.

3 dari 3 halaman

Raditya Dika dan Mata Kering

Raditya Dika terlibat dalam program Stand Up Comedy Academy Indosiar sebagai juri tamu dan mentor untuk para peserta yang telah terpilih. (Andy Masela/Bintang.com)

Hal itu yang dulu dirasakan Raditya Dika. Bahkan sampai sekarang, penulis novel Kambing Jantan tersebut masih belum bisa menghilangkan kebiasaan itu.

“Mata kering ini berulang terus karena satu hari gue pake gadget bisa 15 jam. Hal yang gue lakukan ketika bangun tidur itu langsung cek hp, ditambah lingkungan kayak AC di kamar,” kata Radit.

Raditya Dika mengaku dirinya biasa memejamkan mata sejenak bila mengatasi kondisi mata kering.

Nina menambahkan, apabila Anda melakukan kegiatan menggunakan visual dengan perhatian yang tinggi, alam bawah sadar Anda pasti lupa untuk berkedip. Frekuensi berkedip menjadi turun dan menjadi faktor penyebab mata kering.

Penulis: Diviya Agatha

Kenali, Tanda si Kecil Sudah Siap Sekolah

Liputan6.com, Jakarta – Melihat kakak atau tetangga ke sekolah, ada sebagian anak yang ingin juga ikut sekolah. Apakah ini tanda anak benar-benar siap masuk sekolah? 

Salah satu tanda anak sudah siap sekolah adalah anak mampu berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, jika sang anak menginginkan sesuatu, dirinya sudah mampu mengungkapkan apa yang ia mau.

Nah, kali ini channel Smartmama di Vidio bersama Cecilia Sinaga yang merupakan seorang psikolog anak dan remaja ini akan membahas seputar anak yang siap untuk bersekolah.

Jika sebelumnya sudah membahas mengenai tanda-tanda anak siap sekolah, di channel ini Anda juga akan menemukan apa saja hal yang harus dipersiapkan sebelum anak bersekolah yang bisa disaksikan di channel Smartmama di Vidio berikut ini.

Ucapkan Duka Cita, KPAI Ingin Anak Indonesia Terinspirasi BJ Habibie

Liputan6.com, Jakarta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie.

Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Roojiun. Turut berduka cita asal meninggalnya Bapak Prof. BJ Habibie,” kata ketua KPAI Susanto dalam pernyataan yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (12/9/2019).

Susanto mengatakan bahwa sosok BJ Habibie merupakan tokoh yang jenius, ulet, dan hebat. Pribadi inilah yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi anak-anak Indonesia.

“Kepada anak Indonesia, bacalah biografi BJ Habibie dan teladani beliau agar kalian terinspirasi menjadi generasi yang hebat,” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Dimakamkan di TMP Kalibata

Habibie wafat pada Rabu 11 September 2019. Sang putra, Thareq Kemal Habibie mengungkapkan beliau meninggal karena mengalami gagal jantung di usia tua.

“Pukul 18.05 WIB jantung Pak Habibie sudah menyerah,” kata Thareq dalam konferensi pers berlangsung di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Rabu kemarin.

Almarhum akan dimakamkan di samping pusara sang istri, Ainun di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

5 Kunci Tangani Obesitas pada Anak Menurut Dokter Olahraga

Liputan6.com, Jakarta Menangani obesitas pada anak berbeda dengan orang dewasa. Pasien dewasa dapat mengurangi asupan kalori melalui program diet yang sehat serta meningkatkan aktivitas fisik. Namun, cara tersebut tidak dapat langsung diterapkan pada anak. Penanganan obesitas pada anak punya metode sendiri.

Dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto mengungkapkan, ada lima strategi khusus mengatasi obesitas pada anak.

Dalam hal ini, penanganan obesitas anak bukan hanya sekadar melalui operasi bariatrik (pembedahan yang dilakukan membantu menurunkan berat badan).

Pertama, kita harus mengubah pola makan yang ada. Bukan dengan diet ketat semata. Ini karena pasien adalah anak yang masih membutuhkan pertumbuhan tubuh yang optimal,” ungkap Michael kepada Health Liputan6.com melalui keterangan tertulis, ditulis Rabu (11/9/2019).

Kedua, meningkatkan aktivitas fisik dalam bentuk permainan, bukan latihan beban. Latihan beban nantinya bisa meningkatkan risiko cedera. Perlu diingat, anak-anak yang obesitas meski bertubuh bongsor, tapi sebenarnya pertumbuhannya belum selesai (masih proses pertumbuhan).

2 dari 4 halaman

Motivasi untuk Beraktivitas Fisik

Seorang anak mencoba berbagai olahraga ketangkasan bersama komunitas penggerak olahraga di tengah kegiatan Car Free Day kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (30/6/2019). Kegiatan tersebut dalam rangka mengajak masyarakat untuk hidup sehat dengan berolahraga. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Strategi ketiga, menurut Michael, meningkatkan motivasi melalui pendidikan yang mampu dipahami oleh sang anak. Agar anak tetap mau melakukan diet juga aktivitas fisik secara teratur.

Menjaga motivasi anak agar mau beraktivitas fisik pun penting. Ini karena latihan yang dilakukan sebagai bagian dari permainan, bukan keharusan melakukan olahraga.

Keempat, mendidik orangtua agar tidak selalu mengizinkan apa yang diminta atau direngekkan oleh anaknya. Hal ini penting disadari para orangtua. Salah satu faktor terjadinya obesitas pada anak adalah seringkali para orangtua membebaskan anaknya untuk mengonsumsi makanan dengan bebas memberikan uang jajan,” lanjut dokter yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran Jakarta.

“Pemberian uang jajan itu pun tanpa mempertimbangkan faktor gizi yang perlu dan tidak perlu dikonsumsi oleh sang anak.”

3 dari 4 halaman

Bentuk Tim Medis yang Tepat

Pasien eks obesitas asal Karawang Jawa Barat Arya Permana, tengah dilakukan pengukuran baju di ruang poliklinik anak RSHS, untuk dipakai usai operasi bedah plastik pada 24 Juli 2019 mendatang. (Liputan6.com/Arie Nugraha)

Kelima, untuk menunjang keberhasilan program menangani obesitas pada anak harus dibentuk tim yang terdiri dari berbagai bidang keilmuan, baik kedokteran maupun di luar kedokteran. Michael juga menambahkan, berbagai tahapan pengobatan yang dijalani pasien obesitas juga terkait dana yang besar.

“Pengobatan obesitas tidak hanya memakan waktu, tenaga, kesabaran. Namun, juga dana yang besar,” ujar dokter yang menjabat sebagai Direktur Slim and Health Sport Centre Jakarta ini. 

Oleh karena itu, pencegahan terjadinya obesitas pada anak menjadi hal yang sangat penting dilakukan. Upaya tersebut hanya dapat dilakukan dengan baik jika negara turut andil dengan mendorong terlaksananya edukasi pada masyarakat.

Selain itu, kerjasama lintas sektoral dibutuhkan. Masalah obesitas dan kesehatan butuh pelibatan kementerian/lembaga, misal, bidang industri, ekonomi, hukum, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta telekomunikasi.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Adakah Waktu yang Tepat untuk Berhubungan Seks?

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda bertanya-tanya adakah waktu yang tepat untuk berhubungan seks? Bila ya, sebuah survei telah punya jawaban untuk pertanyaan itu.

Peritel produk kecantikan Inggris, Superdrugs, melakukan survei terhadap 2.000 orang dan menyimpulkan waktu dan hari terbaik untuk berhubungan intim.

Menurut sebagian besar orang yang disurvei, Minggu dan pukul 09.00 adalah waktu yang dirasa paling pas untuk berhubungan seks. Kemudian, Sabtu juga dipilih menjadi urutan kedua sebagai hari yang pas untuk berhubungan intim, melansir laman Times of India.

Namun bukan hanya waktu yang perlu diperhatikan, melainkan ada beberapa faktor lain seperti foreplay, fantasi seks, dan pelindung agar sesi bercinta menyenangkan.

2 dari 3 halaman

Foreplay, fantasi, dan pengaman

Foreplay tak ubahnya pemanasan yang bisa membantu membakar gairah. Nikmati foreplay secara perlahan untuk membangun momentum. Foreplay juga bisa mebantu pasutri saling memahami kebutuhan fisik masing-masing lebih baik.

Sementara fantasi seks yang masih kerap dianggap tabu, sebenarnya tak masalah bila diungkap pada pasangan. Mengatakan bahwa Anda bisa begitu bergairah melihat bagian tubuh tertentu dan ingin bereksperimen pada area itu pun sah-sah saja. Tak perlu menyembunyikannya pada pasangan.

Dan terpenting tentu melakukan perilaku seks aman dengan menggunakan pengaman serta kesediaan pasangan atau consent.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

Keinginan BJ Habibie Dimakamkan di Kavling Nomor 120 Bakal Terwujud

Liputan6.com, Jakarta – Beberapa jam setelah kabar BJ Habibie meninggal, media sosial pun riuh dengan beredarnya sejumlah tentang Presiden ke-3 Republik Indonesia itu.

Kebanyakan adalah video berisi ungkapan cinta dan kehilangan akan sosok Ainun, yang meninggal dunia pada 2010.

Salah satu video yang paling banyak dibagikan tentang keinginan BJ Habibie yang ingin dimakamkan bersebelahan dengan Ainun di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Dalam sebuah wawancara yang dipandu Najwa Shihab, BJ Habibie mengungkapkan alasannya mengizinkan Ainun dimakamkan di TMP Kalibata.

“Saya tahu dia di kavling nomor 121 di Kalibata Taman Pahlawan. Di kavling 120 kosong, tempat saya nanti,” kata BJ Habibie saat itu.

“Saya buat persyaratan. Saya tidak mau istri saya dimakamkan di taman pahlawan kavling itu, kalau saya tidak di sebelahnya. Kalau enggak, enggak usah. Itu persyaratan mutlak,” Habibie melanjutkan.

2 dari 3 halaman

Keinginan BJ Habibie Bakal Terwujud

Anggota Paspampres mengangkat peti jenazah Presiden RI ke-3 BJ Habibie saat tiba di rumah duka Patra Kuningan Jakarta, Rabu (11/9/2019). Peti jenazah BJ Habibie diselimuti bendera Merah Putih dan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di TMP Kalibata. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tampaknya, keinginan BJ Habibie di semasa hidup akan terwujud.

Menurut Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, BJ Habibie yang meninggal pada Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, akan dimakamkan di TMP Kalibata, bersebelahan dengan Ainun.

“Seingat saya di blok 120 dan 121,” kata Pratikno.

Sebelum meninggal BJ Habibie sering mendatangi blok itu. Dia mengunjungi makam sang istri yang meninggal pada 22 Mei 2010 lalu.

3 dari 3 halaman

Video BJ Habibie Meninggal

BJ Habibie Ingin Pelajar Indonesia di Luar Negeri Kembali ke Tanah Air

Liputan6.com, Jakarta Dalam sebuah pidato kebangsaan di Cairo Democratic Transitions Forum pada 5 Juni 2011, almarhum Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) menyampaikan pesan penting kepada generasi muda. Bahwa generasi muda, khususnya yang menuntut ilmu di luar negeri memberikan sumbangsih pada bangsa.

“Saya harapkan Anda semua yang di sini (menjalani pendidikan), baik S1, S2,  atau S3 yang penting kembali ke Tanah Air,” ujar BJ Habibie dalam sebuah tayangan video berjudul ‘Ceramah Umum BJ Habibie di Cairo‘ yang dipublikasikan pada 6 Juni 2011.

“Hal ini sekaligus menggarisbawahi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia yang terbarukan. Hal itu menunjukkan daya saing meningkat sekaligus memang tugas kita semua (membangun bangsa).”

Ia pun berpesan, peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) juga harus diiringi iman dan takwa (imtak) kepada Tuhan.

“Pilih mana antara imtek atau imtak? Keduanya harus dimiliki dan dikembangkan. Saya meminta, ‘Ya, Allah SWT perkenankan saya kasih dua-duanya (iptek maupun imtak). Berikan kemampuan pada saya untuk meningkatkan kualitas keduanya sepanjang hidup,” lanjut BJ Habibie.

2 dari 3 halaman

Masa Berkabung Nasional

BJ. Habibie (Instagram/b.jhabibie)

BJ Habibie berpulang pada Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 Wib di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Sebagai bentuk belasungkawa pemerintah meminta seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019. Jadi kita akan menetapkan masa berkabung nasional selama 3 hari sampai tanggal 14 September,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Jakarta, Rabu (11/9/2019) malam.Imbauan tersebut juga ditujukan kepada seluruh kantor pemerintah, lembaga negara, baik dalam maupun luar negeri.

“Imbauan juga kepada kantor lembaga negara, kantor pemerintah, baik di dalam dan luar negari, untuk megibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019,” tegas Pratikno.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Pesan BJ Habibie: Mesti Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Liputan6.com, Jakarta Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia, Rabu (11/9/2019), pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh putra kedua BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tak diragukan bahwa sosok BJ Habibie sangat istimewa. Pria kelahiran Parepare pada 25 Juni 83 tahun silam bukan hanya pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia, melainkan juga mengharumkan bangsa melalui prestasi-prestasinya di bidang teknologi yang mendunia.

BJ Habibie yang sebelum menjadi presiden Indonesia telah menyandang sebutan Bapak Teknologi Indonesia memang dikenal sebagai sosok brilian dan sangat peduli pada bidang pendidikan. Dalam banyak kesempatan, dia selalu menunjukkan semangat dan keinginan memajukan bangsa Indonesia.

Pada ulang tahun ke-83, 25 Juni 2019, BJ Habibie mendapat “hadiah” yang tampaknya sangat tepat yakni pembukaan Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG).

Sebagai bentuk kolaborasi The Habibie Center dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, HIPPG memiliki peran sentral sebagai poros pengetahuan dalam proses kebijakan dan tata kelola pemerintahan. HIPPG juga menjadi institusi yang melatih dan memberikan bantuan bagi pembuatan kebijakan dan analisis serta advokasi kebijakan.

2 dari 3 halaman

Manusia Harus Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

BJ. Habibie (Instagram/b.jhabibie)

Pada kesempatan itu, Habibie sempat menyampaikan beberapa pesan penting dalam orasi ilmiahnya. “Dia (manusia) mesti kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Harus berpendidikan dan berbudaya,” ucap Habibie di Balai Sidang Universitas Indonesia.

Habibie berpendapat, manusia harus mensinergikan antara pendidikan dan budaya. Sebagai makhluk yang berbudi, manusia harus menguasai kedua hal tersebut. Selain itu, ada tiga karakter, menurut Habibie, yang harus dimiliki oleh manusia yaitu kebudayaan, agama, serta pendidikan. Hal tersebut terkait dengan sumber daya manusia Indonesia.

“SDM yang dikehendaki adalah SDM yang bebas. Bebas yang bertanggung jawab. Kenapa kita mau bebas dan merdeka? Karena kita mau tingkatkan produktivitas. Produktivitas itu ditingkatkan dari dua elemen ini. Sedangkan output-nya iman dan takwanya meningkat,” ujarnya (Baca: BJ Habibie: Manusia Harus Berbudaya dan Berpendidikan)

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

Kondisi Langka Sebabkan Gemma Bisa Dengar Gerakan Bola Matanya Sendiri

Liputan6.com, Jakarta Gemma Cairns pergi ke dokter dengan kekhawatiran dia akan dianggap gila karena kondisi langkanya. Wanita 32 tahun itu mengatakan bahwa dirinya bisa mendengar bola matanya bergerak dan aliran darahnya terpompa.

Di usia 14 tahun, Gemma mengira itu normal. Hingga ia sadar bahwa apa yang dialaminya bukanlah masalah biasa. Obat yang diberikan dari beberapa dokter pun tidak bekerja.

“Saya tidak pernah mendengar keheningan total. Saya selalu mendengar suara. Saya selalu mendengar mata saya bergerak dan detak jantung di kepala saya,” kata ibu asal Skotlandia itu seperti dikutip dari LAD Bible pada Rabu (11/9/2019).

Hingga di 2016, ketika dia pindah ke Glasgow, dia dirujuk ke spesialis dan mengetahui kondisi sesungguhnya. Gemma mengalami kondisi bernama bilateral superior semi-circular canal dehiscence.

Kondisi langka ini dikarenakan tidak adanya sedikit tulang temporal di kedua saluran telinganya sehingga memengaruhi keseimbangan serta pendengarannya.

2 dari 3 halaman

w

Wanita ini bisa dengan bola matanya bergerak dan jantungnya memompa darah (sumber: iStockphoto)

Kondisi langka yang dialaminya membuat Gemma merasa terganggu. Bahkan seringkali, dia kehilangan keseimbangan hanya karena ada suara yang mengganggunya

“Jika ada suara yang sangat keras, itu membuat saya kehilangan keseimbangan sepenuhnya,” ujarnya. Dia menambahkan, gerakan mata yang sangat cepat saja terdengar dan membuatnya tak bisa berdiri.

“Bahkan jika mata saya diam, saya masih bisa mendengar jantung, darah, dan tinitus.”

Masalah itu membuatnya kerap pusing. Dia juga sering tersandung dan karena kondisi tersebut.

Wanita yang bekerja di sebuah kafe itu mengatakan bahwa masalahnya membuat dia sulit bermain bersama putranya, serta melakukan olahraga lari dia sukai.

“Karena ketika jantung saya mulai memompa lebih cepat, itu berdenyut seperti tinitus dan saya mendengar serta merasakannya.”

Untungnya, keinginan Gemma untuk bisa hidup lebih tenang mulai terkabul. Baru-baru ini, ia menjalani operasi di telinga kanannya. Di bulan Oktober, operasi kedua akan dilakukan di kuping kirinya.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

BJ Habibie dan Ainun Bakal Berdampingan Lagi

Liputan6.com, Jakarta Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat. Rencananya, BJ Habibie bakal dikebumikan di Taman Makan Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan pada Kamis, 12 September 2019.

Makam BJ Habibie bakal bersebelahan dengan sang istri tercinta, Ainun Habibie. “Sudah disiapkan pemakaman di sebelahnya almarhumah Ibu Ainun Habibie,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di kantornya.

“Seingat saya di blok 120 dan 121,” imbuh Pratikno.

Sebelum meninggal BJ Habibie sering mendatangi blok itu. Dia mengunjungi makam sang istri yang meninggal pada 22 Mei 2010 lalu.

Presiden RI ke-3 BJ Habibie dan Ainun | Via: istimewa

Dari rutinitas mengunjungi makam sang istri, Habibie terinspirasi membuat puisi romantis berjudul Ainun yang dibacakan saat pengajian haul ke-8 wafatnya Ainun seperti dikutip Merdeka.com.

Di dalam puisi itu, bapak dua anak ini memperlihatkan rasa cintanya yang dalam untuk sang istri. Habibie yakin dia akan kembali bersama Ainun di dimensi yang berbeda. Begini cuplikan puisi tersebut:

Seribu hari, seribu tahun, seribu juta tahun Ainun dan Habibie

Mengatasi tantangan badai kehidupan, berlayar ke akhirat dimensi apa saja

Dipisahkan maut sewindu yang lalu, namun tetap manunggal sampai akhirat

Mengatasi segala tantangan dan perubahan bersama sesuai kehendak-Mu Allah SWT

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

Riwayat BJ Habibie Masuk RS Sebelum Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka tengah melanda publik Tanah Air, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia pada pukul 18.05 WIB saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. 

BJ Habibie tutup usia pada Rabu, 11 September 2019 karena gagal jantung akibat sudah menua. Informasi tersebut disampaikan putra BJ Habibie Thareq Kemal Habibie.

“Pak Habibie mengalami gagal jantung, yang mengakibatkan organ melemah sehingga tidak kuat lagi. Pukul 18.05 WIB jantung Pak Habibie sudah menyerah (tidak mampu bertahan),” ujar Thareq dalam konferensi pers yang baru saja berlangsung di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Dalam keterangan tertulis, Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Azis Rani menyebut bahwa BJ Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019.

2 dari 3 halaman

Sempat Dirawat di Jerman

BJ Habibie (foto: Liputan6.com / ajang nurdin)

Di tahun sebelumnya, tepatnya pada Maret 2018 BJ Habibie juga sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Munchen, Jerman.

Kemudian pada Agustus tahun 2018, Habibie kembali dirawat di RSPAD karena mengalami kelelahan.

Ia mengalami kebocoran pada klep jantung yang pernah dipasang. Kabar kesehataan BJ Habibie yang semakin menurun membuat sejumlah tokoh negeri ini mengunjungi BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto pada waktu itu.

Selama dirawat di RSPAD, BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis dari berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Ring Jantung hingga Meja Operasi, Ini Alat Kesehatan yang Sudah Diproduksi Dalam Negeri

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek menyebut, alat kesehatan (alkes) buatan dalam negeri juga dipakai di Tanah Air. Produk dalam negeri sendiri tersebut dinilai sangat membanggakan. Hal ini mengarah pada kemandirian alat kesehatan.

“Kita sudah bisa memproduksi kasa steril. Inovasi lainnya, kita sudah bisa membuat alat anestesi dan USG sendiri. Ada juga meja operasi, masker, dan stent jantung,” kata Nila saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Rabu (11/9/2019).

Seluruh alat kesehatan tersebut digunakan di fasilitas kesehatan (faskes) dalam negeri, baik puskesmas sampai rumah sakit. Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, sebanyak 69,4 persen alat kesehatan buatan dalam negeri sudah memenuhi standar kesehatan di berbagai rumah sakit.

“Contohnya, masker operasi yang berwarna hijau. Masker itu sudah produksi dalam negeri sendiri dan digunakan di faskes. Ya, masa masker saja kita harus impor,” tambah Nila.

2 dari 3 halaman

Meja Operasi Mendunia

Meja operasi mendunia. (iStock)

Untuk meja operasi hasil produksi dalam negeri juga sudah mendunia. Produk meja operasi dari industri hospital equipment, seperti PT Mega Andalan Kalasan diekspor ke 44 negara di dunia.

“Saya melihat produksi di PT Mega Andalan Kalasan. Salah satunya, perusahaan itu memproduksi meja operasi dan diekspor ke Jepang, Selandia Baru, dan negara-negara di Afrika. Hebat sekali lho produksi dalam negeri kita,” jelasnya.

Harapan Nila, inovasi teknologi farmasi dan alat kesehatan buatan dalam negeri semakin banyak yang muncul.

Hal tersebut sesuai dengan arah kebijakan dan strategi nasional 2015-2019, program kefarmasian dan alat kesehatan untuk meningkatkan akses, kemandirian, dan mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan bagi pembangunan kesehatan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Gagal Jantung, Penyebab BJ Habibie Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta Setelah dirawat kurang dari dua minggu di RSPAD Gatot Soebroto Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun pada Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 WIB. Hal ini disampaikan oleh anak BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie.

“Dengan sangat berat kami sampaikan, ayah kami, Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie, telah meninggal dunia,” tutur Thareq di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Anak kedua BJ Habibie ini menyatakan bahwa faktor usia yang sudah tua menjadi penyebab sang ayah meninggal dunia.

“Alasan sudah menua, gagal jantung, yang mengakibatkan organ-organ itu degenerasi, melemah tidak kuat lagi,” kata Thareq.

“Jantungnya dengan sendirinya menyerah,” imbuhnya. 

Gagal jantung adalah keadaan saat jantung tidak dapat melakukan fungsi pemompaan darah dengan baik seperti disampaikan dokter Alvin Nursalim seperti dikutip Klikdokter. 

2 dari 3 halaman

Tim Dokter Kepresidenan Sudah Berusaha Terbaik

BJ Habibie. (Sumber: Liputan6.com)

Menurut Thareq, tim dokter kepresidenan pun sudah melakukan beragam cara terbaik tapi Tuhan berkehendak lain.

“Tim dokter sudah berbuat terbaik, tidak bisa berbuat lagi,” kata Thareq.

Dia pun meminta doa yang terbaik untuk sang ayah agar diterima Tuhan Yang Maha Esa.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Suka Tahan Buang Air Kecil, Kandung Kemih Pria Ini Pecah

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

langsing tanpa diet (iStockPhoto)

Ilustrasi Kucing (iStockphoto)

Ilustrasi Rokok Elektrik atau Vape (iStockphoto)

Ingin berat badan turun secara efektif? cari tahu kapan waktu terbaik untuk berolahraga. (Foto: Istockphoto)

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/GaudiLab

Minum air/shutterstock

Susu Bubuk (sumber: iStockphoto)

Ilustrasi Buang Sampah (Foto: Pixabay)

Suasana pengecatan dinding Rusun Jatinegara Barat agar tidak kusam di Jakarta, Selasa (18/9). Rusunawa Jatinegara Barat terdiri dari dua tower, 16 lantai, dengan kapasitas mencapai 520 unit. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sering Menahan Buang Air Kecil, 4 Penyakit Ini Siap Mengintai

Liputan6.com, Jakarta – Buang air kecil jadi hal yang tak mungkin bisa dihindari. Dalam sehari setidaknya bisa lima sampai 10 kali bolak-balik ke kamar kecil untuk kencing. Akan tetapi semua itu tergantung sebanyak cairan yang diminum.

Urine merupakan cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Kita tidak akan tahu kapan membutuhkan kamar kecil untuk buang air kecil.

Seringkali karena keadaan atau malas beranjak, kita menahan untuk buang air. Kebiasaan ini harus segera ditinggalkan. Efeknya bagi kesehatan bisa sangat fatal. Tak percaya? Ini daftar bahaya dari kebiasaan menahan kencing seperti dikutip dari Prevention pada Rabu, 11 September 2019.

2 dari 5 halaman

Menahan Kencing Bisa Sebabkan Infeksi Batu Ginjal

Ilustrasi Foto Kebelet Kencing atau Buang Air Kecil (iStockphoto)

Munculnya kristal kecil yang dikenal sebagai batu ginjal dapat mengiritasi kantung kemih. Jika sering menahan buang air kecil akan muncul gejala-gejala infeksi pada batu ginjal.

Seperti yang dikatakan Dr Tamara Bavendam MD, program direktur program Divisi Penyakit Ginjal, Urologi, dan Hematologi di Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal.

“Biasanya batu ginjal akan menyebabkan banyak rasa sakit di punggung atau bagian samping tubuh. Tanda pling sederhana meningkatnya keinginan untuk buang air kecil, dan rasa perih saat buang air kecilm,” kata Bavendam.

3 dari 5 halaman

Tubuh Tidak Terhidrasi Dengan Baik

Menahan buang air kecil / Sumber: iStockphoto.com

Jika kalian menahan buang air kecil maka kalian akan ‘menyuruh’ tubuh bekerja dengan aktif. Hal ini akan mengakibatkan dehidrasi sehingga tubuh butuh air lebih banyak.

Namun, kalian akan meminum sedikit air karena kantung kemih masih terisi penuh.

4 dari 5 halaman

Tubuh Menjadi Kaku

Ilustrasi Foto Kebelet Kencing atau Buang Air Kecil (iStockphoto)

Ketika suhu turun, tubuh akan melakukan mekanisme khusus untuk membuat kamu tetap hangat.

Bagian dari proses itu melibatkan penyempitan pembuluh darah. Pembuluh yang menyempit di kaki, tangan, kaki, dan lengan akan memindahkan lebih banyak darah ke inti tubuh.

Hal ini meningkatkan tekanan darah pada pembuluh. Kemudian, tubuh bereaksi terhadap tekanan darah tinggi tersebut dan menormalkannya.

Caranya adalah dengan menghilangkan cairan dengan buang air kecil. Jadi, jika kamu menahan buang air kecil tubuh jadi akan terasa sangat kaku.

5 dari 5 halaman

Infeksi Saluran Kemih

Penyebab Sering Buang Air Kecil di Malam Hari (iStockphoto)

Bila kalian sering menahan buang air kecil, risiko infeksi salurah kemih juga akan meningkat.

Wahai Kaum Pria, Coba Buang Air Kecil dengan Posisi Jongkok

Pasalnya, urine mengandung banyak bakteri yang harus dikeluarkan. Jika didiamkan terlalu lama akan menginfeksi saluran pembuangan.

Penulis : Idho Rahaldi / Dream.co.id

Tak Perlu Alat Mahal, Coba Olahraga Menggunakan Sapu

Liputan6.com, Jakarta – Olahraga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Mulai dari lari, berenang, sampai angkat beban.

Namun, bagi seorang ibu rumah tangga biasanya mengalami kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga. Bahkan juga bisa karena kesulitan menemukan alat olahraga yang pas.

Tak perlu khawatir, pasalnya ibu rumah tangga kini dapat melakukan olahraga di rumah dengan alat-alat yang ada di sekitar. Salah satunya adalah sapu.

Lalu bagaimana cara melakukan olahraga hanya dengan sapu? Untuk tahu lebih lengkapnya, langsung saja saksikan di channel Orami Indonesia di Vidio berikut ini.

Sekitar 1.500 Warga Prancis Meninggal Akibat Gelombang Panas

Liputan6.com, Jakarta Gelombang panas yang melanda Prancis di musim panas 2019 menyebabkan sekitar 1.500 orang meninggal dunia. Angka tersebut diungkap oleh Menteri Kesehatan Agnes Buzyn.

Namun, angka tersebut lebih rendah daripada gelombang panas yang terjadi Agustus 2003 lalu. Jumlah korban meninggal saat itu mencapai 15 ribu orang.

“Kematiannya 10 kali lebih sedikit daripada gelombang panas 2003,” kata Buzyn seperti dilansir dari The Guardian pada Rabu (11/9/2019).

Mengutip BBC, gelombang pertama yang terjadi sejak 24 Juni hingga 7 Juli telah menewaskan 567 orang. Sementara, 868 lagi meninggal di gelombang panas kedua yang berlangsung 21 hingga 27 Juli.

Buzyn mengatakan bahwa angka kematian berkurang berkat tindakan pencegahan dan kesadaran publik itu sendiri.

2 dari 3 halaman

Membuka Kolam dan Taman untuk Mendinginkan Masyarakat

Turis dan warga menyejukkan diri dan berjemur di kolam Trocadero Fountains (air mancur Trocadero) dekat Menara Eiffel di Paris, Kamis (25/7/2019). Gelombang panas di Eropa mencapai puncaknya, bahkan suhu di ibu kota Prancis mencapai di atas 41 derajat Celcius. (Bertrand GUAY / AFP)

Beberapa di antara tindakan pencegahan adalah penutupan tempat-tempat umum dan sekolah untuk meminimalisir paparan panas hingga membuka taman serta kolam renang yang bisa digunakan masyarakat untuk ‘tetap dingin.’

Otoritas setempat juga membuka layanan panggilan darurat serta mengatur ‘ruang-ruang dingin’ di gedung-gedung perkotaan.

Mengutip Independent, Buzyn mengatakan setidaknya ada lebih dari 1.465 orang yang meninggal selama musim panas. Selama bulan Juni dan Juli, gelombang panas melanda negara tersebut hingga 18 hari.

Suhu tertinggi tercatat melanda Verargues, bagian selatan Prancis. Angkanya mencapai 46 derajat celsius, sekaligus rekor suhu tertinggi yang pernah dilaporkan di negara tersebut.

Gelombang panas yang melanda beberapa negara dinilai disebabkan oleh perubahan iklim.

“Jika kita tidak mengambil tindakan terhadap perubahan iklim sekarang, peristiwa cuaca ekstrem ini hanyalah puncak gunung es dan memang, gunung es juga mencair dengan cepat,” kata Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Banyak Zat Karsinogen, Kemenkes: Risiko Vape Lebih Berbahaya

Liputan6.com, Jakarta Tren vape semakin marak diperbincangkan setelah kabar mengejutkan warga Amerika Serikat terserang penyakit paru-paru misterius. Bahaya penggunaan rokok elektrik tersebut, terlebih lagi pada kalangan remaja menjadi sorotan publik.

Menanggapi vape, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono angkat bicara. Bahwa vape memiliki risiko lebih berbahaya ketimbang rokok konvensional.

“Vape risiko berbahayanya lebih banyak karena mengandung berbagai bahan kimia. Kandungan zat karsinogen (yang menyebabkan kanker) juga juga lebih banyak. Sama berbahayanya dengan rokok tembakau meskipun kandungannya bisa berbeda. Yang jelas bahan bakunya beracun,” papar Anung saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Rabu (11/9/2019).

Yang perlu diperhatikan juga aspek keamanan lain. Perilaku penggunaan vape di kalangan anak-anak dan remaja dapat berpotensi menularkan penyakit lewat mulut.

“Belum lagi aspek keamanan lain. Perilaku vape di kalangan anak-anak bisa terjadi. Belum tentu satu orang punya satu vape (apalagi harganya yang mahal). Vape jadinya dipakai sama-sama,” lanjut Anung.

“Penularan lewat mulut bisa terjadi. Ini kan yang membahayakan.”

Perlu Uji Klinis

Rokok Elektrik
Produk rokok alternatif yang masuk ke Indonesia harus diuji klinis dulu. (iStockphoto)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga mengaku, bahaya vape memang sangat berbahaya.  Pernyataan tersebut juga sesuai laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bahaya vape sama berbahaya dengan rokok tembakau, yang mengandung minimal mengandung 4.000 bahan beracun. 

“Saya juga sudah baca penelitian. Kalau lihat tulisan-tulisan dari luar negeri memang menyatakan vape berbahaya,” tambah Menkes Nila.

Menyoal salah satu produk alternatif rokok dari AS yang masuk ke Indonesia, yakni JUUL, Anung berpendapat produk rokok tersebut seharusnya melalui uji klinis sebelum beredar di pasaran.

“Ya, tetap saja harus diuji klinis dulu. Mestinya sebelum beredar harus tetap. Ada uji klinis yang dilakukan suatu lembaga independen. Kita tidak bisa mengklaim, produk itu enggak ada asap dan aman. Harus diketahui zat kimia yang terkandung di dalamnya apa saja,” jelasnya.

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Kemenkes Dorong Regulasi Vape Masuk Peraturan Pemerintah

Liputan6.com, Jakarta Belum masuk regulasi resmi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang mendorong regulasi vape atau rokok elektrik masuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012.

“Kami sedang merevisi PP 109 Tahun 2012 untuk mengatur penggunaan dan peredaran vape. PP itu akan disempurnakan dengan memasukkan sekaligus mengakomodir, apakah vape masuk kategori rokok sintetis atau kimia,” ungkap Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, ditulis Rabu (11/9/2019).

PP tentang tembakau baru muncul pada 2012 yaitu PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Dalam PP tersebut berisi aturan soal produk tembakau secara keseluruhan atau sebagian terbuat dari daun tembakau (rokok konvensional), penggunaan, peredaran, promosi kesehatan, dan perlindungan kesehatan. Untuk regulasi vape atau rokok elektrik belum tercantum saat PP tersebut pertama kali dibuat.

2 dari 3 halaman

Usulan Revisi PP No 109/2012

Penampakan rokok elektrik NCIG oleh Nasty dan Hex saat peluncuran di Jakarta, Jumat (22/3). Pemerintah menerapkan tarif cukai pada rokok elektrik. (Liputan6.com/HermanZakharia)

Anung menyebut Kemenkes mengusulkan adanya tiga aspek yang direvisi pada PP Nomor 109 Tahun 2012 untuk memasukkan regulasi vape dan produk tembakau turunannya.

Pertama, perluasan batasan rokok dan produk rokok. Kedua, ukuran gambar peringatan kesehatan atau pictorial health warning (PHW) yang diperbesar,” jelas Anung.

Ketiga, pengaturan tentang iklan atau promosi rokok. Masih ada ruang yang belum dijangkau, misalnya, di sebuah toko (masih ada) yang menyertakan gambar rokok besar-besar.”

Anung belum tahu kapan pembahasan PP tersebut bakal akan rampung karena perlu melibatkan kementerian/lembaga lain, seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perekonomian, Kementerian Keuangan, serta unit usaha kecil menengah (UKM).

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Diklaim Aman, Rokok Elektrik Tetap Bisa Rusak Saluran Napas

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan rokok elektrik sebagai salah satu strategi alternatif mengurangi kecanduan rokok konvensional saat ini bukan hal baru. Meski begitu, para dokter meminta agar masyarakat lebih waspada dengan produk-produk semacam ini.

Dokter spesialis paru Fitriani Taufik mengatakan bagi orang yang mengisap rokok elektrik maupun orang di sekitarnya, tetap ada dampak bagi kesehatan yang bisa timbul.

“Walaupun itu bukan asap tapi uap, saluran napas bisa iritasi sehingga pertahanan sel saluran napas terpengaruh,” kata Fitriani dalam konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu, ditulis Selasa (10/9/2019).

Seseorang yang saluran napasnya terkena iritasi, maka bisa berimplikasi pada infeksi saluran napas, paru-paru, hingga kekambuhan pada penderita asma.

“Bahkan ada penelitian yang menyatakan itu berpotensi memicu terjadinya asma,” kata Fitriani menjelaskan.

2 dari 3 halaman

Meski Ada yang Bisa Berhenti Merokok, Itu Belum Bisa Digeneralisir

Ilustrasi Rokok Elektrik atau Vape (iStockphoto)

Untuk mereka yang menghirup uapnya, rokok elektrik juga dinilai berbahaya. Hal ini juga karena zat yang terkandung dalam uap itu sendiri.

“Uap itu kan isinya macam-macam, itu kan sifatnya iritasi. Apalagi pada orang-orang yang daya tahan saluran napasnya tidak terlalu bagus tentu dia akan lebih rentan,” kata Fitriani yang juga tergabung di Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ini.

Untuk itu, Fitriani tidak menyarankan seorang perokok konvensional untuk berpindah ke rokok elektrik. Meski memang ada mereka yang berhasil hingga berhenti merokok, tapi hal itu belum bisa digeneralisir.

“Mungkin memang bisa pakai rokok elektrik untuk sementara buat berhenti, tapi itu kan kasus per kasus, tidak mengesampingkan bahwa ada yang berhasil dengan cara itu, tapi kalau dokter merekomendasikan untuk digunakan ya tidak mungkin,” tegasnya.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Cerita Dr Oz Telat Menyadari Gejala Awal Alzheimer pada Sang Ibu

Liputan6.com, Jakarta Ahli bedah jantung yang juga pembawa acara terkenal Mehmet Oz atau Dr Oz baru-baru ini mengungkapkan bahwa sang ibu terkena Alzhaimer. Dia mengaku merasa gagal tidak menyadari lebih cepat gejala penyakit degeneratif progresif pada otak ini.

Hal itu Dr Oz tuliskan pada akun Instagramnya beberapa waktu lalu. Dia menceritakan bahwa ibunya, Suna, yang berusia 81 tahun menderita Alzheimer. Kondisi itu membuat ingatan dan kemampuan berpikir sang ibu menurun.

“Mengetahui diagnosis itu sangat menyakitkan. Tetapi sama menyakitkannya ketika tanda-tanda itu saya abaikan selama ini,” tulis Dr Oz seperti dilansir Health, Rabu (11/9/2019).

Dokter 59 tahun ini mengaku mulai melihat perubahan kecil dalam perilaku sang ibu setelah kematian ayah pada usia 93 tahun pada Februari lalu. Ditandai dengan peningkatan sifat keras kepala sang ibu. Adik Dr Oz juga cerita bahwa cara ibunya berdandan berbeda untuk pertama kali dalam 60 tahun terakhir.

“Ketika ibu saya mulai memberikan beberapa barang miliknya pada orang-orang yang hampir tidak dikenalnya, saya pikir dia hanya ingin meringankan beban setelah ayah saya meninggal,” ucap Dr Oz.

2 dari 3 halaman

Gejala Alzheimer

Alzheimer (Yurchanka-Siarhei/Shutterstock)

Berikut beberapa gejala yang mungkin muncul pertanda orang mengalami Alzheimer:

1. Memiliki kesulitan dalam merencanakan sesuatu

2. Bingung terhadap waktu dan tempat

3. Kesulitan menyelesaikan pekerjaan

4. Kesulitan memahami visual

5. Lupa meletakkan sesuatu dan tidak bisa mencarinya kembali

6. Bermasalah dengan kata-kata

“Ketika Anda mencurigai ada gejala di atas pada orang terdekat coba cek lebih lanjut. Melakukan hal itu mungkin tidak nyaman tetapi itu dapat membantu memperlambat perkembangan Alzheimer pada seseorang,” jelas Oz.

Penyakit Alzheimer (Sumber: iStockphoto)

Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya juga memiliki risiko tinggi terkena Alzeimer. Hal ini diketahui setelah melakukan tes di Alzheimer’s Prevention Clinic di Weill Cornell Medicine, New York.

Dokter menginstruksikan Oz untuk menurunkan tingkat kolestrol dan memperbanyak olahraga untuk meningkatkan memorinya. Menurunkan tekanan darah, kolestrol, dan kadar gula dapat menurunkan risiko seseorang terkena Alzheimer.

“Penelitian menunjukkan walaupun gen menyebabkan Anda memiliki risiko yang lebih tinggi, perubahan gaya hidup juga dapat membuat perubahan,” tutupnya.

 

 

Penulis: Diviya Agatha

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Solusi Ekstrem Ilmuwan Swedia Mengatasi Perubahan Iklim, Makan Daging Manusia

Liputan6.com, Jakarta Perubahan iklim saat ini menjadi masalah bersama umat manusia. Baru-baru ini, seorang ilmuwan asal Swedia mengemukakan solusi ekstrem untuk mengatasi hal ini yaitu dengan mengonsumsi daging manusia.

Profesor Magnus Soderlund dari Stockholm School of Economics mengatakan bahwa makan daging manusia bisa menjadi alternatif berkelanjutkan untuk daging dan susu. Namun, perlu ditekankan di sini yang dimaksud daging manusia adalah mengambil dari tubuh orang yang sudah meninggal.

Dikutip dari New York Post pada Selasa (10/9/2019), gagasan kontroversial itu diklaim mampu menjadi salah satu solusi ketahanan pangan di masa depan. Salah satu alasannya adalah karena manusia terlalu egois untuk hidup berkelanjutan.

Soderlund sendiri mengatakan bahwa dia tidak menutup keinginan untuk mencoba mengonsumsi makan daging manusia.

“Saya merasa agak ragu tapi agar tidak terlihat terlalu konservatif, saya harus mengatakan, saya terbuka untuk paling tidak mencicipinya,” kata Soderlund pada TV4 Swedia.

2 dari 3 halaman

Bahaya Makan Daging Manusia

Ilmuwan di Swedia memiliki rekomendasi ekstrem untuk mengatasi perubahan iklim yaitu makan daging manusia (Sumber: iStockphoto)

Di sisi lain, Soderlund juga memberikan rekomendasi yang lebih masuk asal. Dua cara yang diusulkannya adalah dengan mengonsumsi hewan peliharaan dan serangga.

Meski begitu, Soderland tidak menjelaskan tentang bahaya yang bisa timbul ketika seseorang makan daging manusia.

Epoch Times melaporkan bahwa sebuah suku di Papua Nugini bernama Fore, sempat mengalami epidemi penyakit yang disebut ‘kuru.’ Penyakit itu disebabkan oleh kebiasaan mereka mengonsumsi daging jenazah yang sudah meninggal.

Penyakit tersebut dilaporkan merusak bagian otak hingga membuat korbannya meninggal. Korban penyakit kuru terakhir kali tercatat di 2009.

Soderlund sendiri menyatakan gagasannya tersebut dalam sebuah seminar bertajuk “Can You Imagine Eating Human Flesh?” di Stockholm, Swedia. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari acara Gastro Summit yang diadakan di 3 dan 4 September 2019.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini