Waspada, Ini Daerah-daerah yang Alami Peningkatan Kasus DBD

Liputan6.com, Jakarta Tren peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi  di beberapa wilayah di Indonesia. Direktur Jenderal  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menyampaikan, adanya peningkatan tersebut dapat dikatakan cenderung mengarah pada potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD.

Laporan data Subdit Surveilans Kementerian Kesehatan per 14 Januari 2019 mencatat, daerah yang mengalami tren peningkatan DBD meliputi Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat; Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Aru; Toli-Toli, Sulawesi Tengah; Kabupaten Bone Bolanggo, Gorontalo; Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah; Bogor dan Depok, Jawa Barat.

Selanjutnya, kasus DBD meningkat di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur; Kabupaten Pasang Kayu, Sulawesi Barat; Kabupaten Asmat, Papua; Berau, Paser, dan Kukar di Kalimantan Timur; serta Kaur, Bengkulu.

Kasus KLB DBD menjadi perbincangan panas pada akhir Desember 2018. Kementerian Kesehatan mendapatkan laporan kasus DBD yang terjadi di 22 provinsi. Adanya peningkatan kasus suspek DBD  menyatakan, DBD yang dialami kali ini termasuk dalam Kejadian Luar Biasa.

Menurut data Subdit Surveilans Kementerian Kesehatan, pada bulan November sampai Desember 2018, laporan KLB DBD terjadi di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Manggarai. Di Kabupaten Kapuas terdapat sebanyak 199 kasus  DBD. Pada Oktober 2018, ada 46 kasus DBD dengan 45 pasien menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Kapuas.

Di Kabupaten Manggarai Barat pada tahun 2018 tercatat, 672 kasus DBD. Kasus kematian DBD di wilayah tersebut dilaporkan ada 8 orang sampai Januari 2019. Antisipasi menangani DBD sudah dilakukan dengan fogging dan penyebaran larvasida—insektisida kimiawi untuk mencegah penyebaran nyamuk pembawa virus DBD.

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 4 halaman

Upaya tangani DBD

Petugas melakukan penyemprotan asap di salah satu gang di kawasan Menteng Atas dan Menteng Tenggulun, Jakarta, Senin (8/5). Penyemprotan asap dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Untuk menangani peningkatan DBD, ada berbagai upaya yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan dinas-dinas kesehatan di tiap provinsi. Saat memasuki musim hujan, yang juga diiringi intensitas curah hujan yang tinggi, Menteri Kesehatan mengirimi surat edaran kepada semua gubernur tentang kesiapsiagaan peningkatan kasus demam berdarah Dengue.

Surat tersebut bertujuan menggerakkan masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk Plus serta mengaktifkan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik pada 22 November 2018.

“Kami juga melakukan komunikasi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kabid P2P dan Penanggungjawab program Pencegahan dan Pemberantasan penyakit dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota,” kata Anung, ditulis Rabu, 16 Januari 2019.

Fogging dan pendataan temuan kasus DBD secara dini juga dilakukan.  Adapun peralatan dan perlengkapan untuk tangani DBD, yakni insektisida, larvasida, Rapid Diagnostic Test (RDT), media KIE, dan jumantik kit. RDT adalah tes untuk menemukan dan menentukan secara cepat, apakah penyakit memang DBD atau bukan.  Tes ini bisa dilakukan di fasilitas kesehatan primer. Ketika terjadi DBD, maka penanganan bisa langsung dilakukan.

Penanganan yang cepat dan segera dilakukan akan mencegah terjadinya kematian karena DBD. Untuk tindak lanjut penanganan DBD juga dilakukan di Kabupaten Manggarai Barat dan Provinsi Sulawesi Utara. Tindak lanjut dengan melibatkan Direktorat Surveilans, Karantina Kesehatan, Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Insektisida dan larvasida serta RDT juga sudah dilakukan di Kabupaten Manggarai Barat. Pun begitu dengan Provinsi Sulawesi Utara, pengendalian vector nyamuk dan RDT sudah terpenuhi melalui anggaran APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dinas kesehatan provinsi perlu memperkuat penanganan DBD di fasilitas-fasilitas kesehatan primer dan rujukan.

3 dari 4 halaman

Kewaspadaan terhadap nyamuk aedes aegypti

Masyarakat harus waspada terhadap nyamuk aedes aegypti. (iStockphoto)

Terkait wabah DBD yang tengah menyerang beberapa wilayah di Indonesia, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap nyamuk aedes aegypti–pembawa virus dengue yang menyebabkan penyakit DBD. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan  Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyampaikan, masyarakat bisa menerapkan gerakan 3M+ untuk mencegah kembang biak nyamuk aedes aegypti.

“Gerakan 3M+ yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mendaur ulang barang bekas,” jelas Nadia.

Tak hanya itu saja, barang bekas seperti ban bekas bila terdapat genangan air bisa menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk. Barang bekas sebenarnya bisa didaur ulang menjadi barang bernilai. Hal ini mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Cara lain menggunakan ikan pemakan jentik.

“Apabila di dalam rumah ada tanaman berisikan air. Air juga bisa menjadi tempat berkembangbiak jentik nyamuk penyebab DBD. Sebaiknya, perlu ada ikan pemakan jentik nyamuk yang dimasukkan ke sana,” Nadia melanjutkan.

Anung menambahkan, dinkes provinsi dan kabupaten/kota perlu melakukan promosi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang kewaspadaab dan upaya pencegahannya. Pencegahan DBD juga bukan hanya peran dari Kementerian Kesehatan  saja. Tindak lanjut DBD, Kementerian Kesehatan meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat surat edaran ke sekolah. Hal ini meningkatkan kesiapsiagaan DBD dengan pemberantasan sarang nyamuk di sekolah.

4 dari 4 halaman

Serangan DBD pada musim kemarau

DBD juga menyerang manusia pada musim kemarau. (sumber: Pixabay)

Masyarakat juga perlu memahami, serangan DBD tidak hanya terjadi di musim hujan. Pada musim kemarau, nyamuk aedes aegypti juga bisa berkembangbiak bila ada genangan air.

“DBD pun rentan menyerang manusia di musim kemarau, kalau ada tempat genangan air pada barang bekas di gudang rumah atau bak mandi yang jarang dikuras,” kata Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek di Jakarta pada Senin, 14 Januari 2019.

Kementerian Kesehatan juga melakukan tindakan pencegahan dengan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN).  Penanganan nyamuk aedes aegypti juga dengan menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.

Agar lebih aman dari gigitan nyamuk, masyarakat bisa menggunakan kelambu saat tidur. Menanam tanaman pengusir nyamuk serta mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah dapat diterapkan. Pakaian yang menggantung menjadi tempat favorit nyamuk beristirahat.

Ingat, Metode Menurunkan Berat Badan Tiap Orang Tidak Sama

Liputan6.com, Jakarta Anda dan pasangan sama-sama sedang program menurunkan berat badan. Namun, bisa saja dia lebih cepat dalam menurunkan berat badan. Rupanya, faktor tubuh turut memengaruhi alasan ada orang yang mengalami kenaikan atau penurunan berat badan lebih cepat maupun lambat.

“Durasi waktu untuk menurunkan berat badan masing-masing orang berbeda. Tubuh manusia juga tidak dapat disamaratakan seperti mesin,” ujar dokter spesialis kedokteran olahraga Sophia Hage ketika dihubungi Health Liputan6.com ditulis Selasa (15/1/2019).

Setiap orang, kata Sophia, memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ini juga membuat metode yang digunakan seseorang dalam menurunkan berat badan pada setiap orang bisa berbeda-beda.

Selain itu, Sophia menambahkan bahwa karena tubuh manusia butuh beradaptasi, maka menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu yang singkat dan terlalu cepat sangat tidak dianjurkan.

“Kebanyakan penelitian menganjurkan penurunan berat badan yang sehat sebaiknya dijaga dalam rentang 1 sampai 2 kilogram per minggu atau 4 sampai 8 kilogram per bulan,” saran Sophia.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Dalam kasus yang ekstrem

Titi Wati setelah berada di RS. (Liputan6.com/Rajana K)

Namun, dia mengatakan bahwa ada beberapa kasus ekstrem yang mengancam jiwa. Untuk kondisi semacam ini, dibutuhkan intervensi yang agresif dan dalam pengawasan medis.

Salah satu kasus ekstrem misalnya seperti yang dialami Titi Wati asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang memiliki berat badan hingga 220 kg. Kondisi tersebut membuat Titi harus melakukan operasi pengecilan pada lambungnya.

Dalam kasus Titi sendiri, Sophia melihat ada kemungkinan beberapa faktor yang membuat berat badannya melonjak drastis. Seperit kurangnya aktivitas fisik serta kebiasaan mengonsumsi camilan tidak sehat.

“Faktor-faktor lainnya selain nutrisi dan aktivitas yang perlu digali adalah apakah ada underlying disease atau penyakit atau gangguan medis yang menyebabkan kenaikan berat badannya, apakah itu gangguan metabolisme atau hormon,” tambah wanita yang mengambil pendidikan spesialisasi kedokteran olahraga di Fakultas Kedokteran UI ini. 

Selain itu, stres atau masalah emosional lain juga bisa menjadi penyebab berat badan bertambah. “Sehingga setiap kali stres atau cemas, lari ke makanan atau nyemil.”

Ini Tren Operasi Plastik yang Paling Digemari di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Operasi plastik di Indonesia termasuk salah satu prosedur yang banyak digemari pria dan wanita di Indonesia. Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik dari RS EMC Sentul, Budiman, menyampaikan ada beberapa tindakan yang sedang tren di Indonesia.

“Yang paling banyak adalah operasi hidung, kelopak mata, dan liposuction (sedot lemak) . Lalu ada operasi payudara juga. Tapi liposuction termasuk yang sedang tren dan diinginkan pasien di sini (RS EMC Sentul),” jelas Budiman kepada Health Liputan6.com, ditulis Selasa, 15 Januari 2019.

Terkait operasi hidung, Budiman menjelaskan bahwa rata-rata orang Indonesia ingin punya hidung lebih bagus dan sesuai standar. Rata-rata, para pasien menginginkan hidung yang mancung.

“Tapi yang pasti bentuk hidung yang diinginkan sesuai proporsional wajah. Kalau operasi plastik kelopak mata, pasien menginginkan kelopak mata lebih tampak belo,” ujar Budiman.

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bentuk tubuh ideal

Dokter bedah plastik sedang mengecek lemak perut saat operasi bedah plastik di RS EMC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (14/1). Operasi bedah plastik ini ditujukan untuk membentuk perut jadi six pack. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Untuk liposuction tak cuma diminati wanita, tapi pria juga. Yang perlu diingat, liposuction bukan operasi untuk mengurangi berat badan. Meski dalam arti operasi sedot lemak tujuannya adalah membentuk tubuh menjadi ideal.

Di kesempatan itu, Budiman juga mengungkapkan animo masyarakat Indonesia menjalani operasi plasti dipengaruhi dari tren Korea.

“Contohnya operasi hidung. Operasi ini termasuk tinggi peminatnya karena rupanya mengikut tren Korea, yakni bentuk hidung yang mancung. Intinya cantik, tapi tidak meninggalkan ciri khas orang Asia,” tambah Budiman, yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) ini.

Victoria Beckham Ajak Si Kecil Harper Lakukan Vampire Facial

Liputan6.com, Jakarta Putri pasangan selebritas David dan Victoria Beckham, Harper Seven Beckham, menghabiskan akhir pekannya dengan perawatan tubuh. Salah satunya dengan vampire facial yang sedang populer saat ini.

Kegiatan ini dibagikan Victoria Beckham di Instagram story-nya pada Sabtu, 12 Januari lalu. Mantan personel Spice Girl itu mengunggah aktivitasnya bersama sang putri yang baru berusia 7 tahun itu.

Tidak tanggung-tanggung, mengutip US magazine pada Rabu (16/1/2019), Harper mendapatkan pelayanan langsung dari Barbara Sturm atau dikenal dengan The Vampire Doctor. Sturm biasa menangani para selebritas melakukan perawatan wajah.

“Kita HARUS menggunakan produk BERSIH pada anak-anak kita,” tulis Victoria dalam unggahannya tersebut.

Selain Harper, Sturm sudah banyak melakukan perawatan pada banyak selebritas terkenal dunia speerti Gwyneth Paltrow, Kim Kardhasian, Kate Moss, dan Cher. Dia terkenal karena terapi darah endogen yang merupakan proses penggunaan darah pasien untuk memperkaya pengisi kulit seperti asam hialuronat.

Putri Victoria Beckham, Harper Beckham. (instagram.com/harperbeckham)

2 dari 3 halaman

Dikritik penggemar

Victoria Beckham pun tak mau kalah cantik dan berpose bareng Harper. (instagram/victoriabeckham)

Namun, tidak semua penggemarnya setuju dengan tindakan Victoria. Salah seorang penggemar mengatakan bahwa anak-anak belum memerlukan perawatan wajah.

“Dia seharusnya bermain dengan teman-temannya dan main dengan mainan dan gim, tidak diperlakukan seperti orang dewasa kecil melakukan apa yang diinginkan Victoria,” tulis salah seorang pengguna Instagram seperti dikutip laman Entertainmentdaily.co.uk.

Walau begitu, yang lain memuji kedekatan antara keduanya. “Mengajari dia apa yang terpenting dalam hidupnya,” tulis salah seorang penggemar Victoria.

3 dari 3 halaman

Simak juga video menarik berikut ini:

Lansia Tak Masalah Operasi Plastik, Asal…

Liputan6.com, Jakarta Operasi plastik tak hanya untuk mereka yang masih muda. Mereka yang sudah lanjut usia (lansia) juga bisa menjalani operasi plastik asalkan memenuhi beberapa persyaratan.

Seseorang yang menginginkan prosedur estetik bedah plastik pada dasarnya ia adalah orang yang sehat yang ingin memiliki penampilan lebih baik. Jadi, kuncinya yang penting sehat.

“Operasi bedah plastik ditujukan untuk orang dewasa. Minimal 17 tahun ke atas dan tidak ada batasan. Saya pernah operasi pasien usia 60 tahun dan 70 tahun. Itu tidak masalah asalkan mereka sehat,” jelas dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik konsultan David Perdanakusuma dalam wawancara dengan Health Liputan6.com di RS EMC Sentul, ditulis Selasa, 15 Januari 2019.

Beberapa operasi bedah plastik yang biasa dilakukan yakni tummy liposuction (sedot lemak perut dengan hasil six pack), fat transfer (transfer lemak di satu bagian badan dipindahkan ke bagian lain), dan chin liposuction (sedot lemak untuk pembentukan dagu).

Alat canggih yang digunakan untuk operasi plastik berupa laser. Prosedur menggunakan laser pun aman untuk lansia (di atas 60 tahun). Hal ini juga dilakukan pada prosedur bedah plastik liposuction untuk membentuk perut sixpack.

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bengkak dan memar adalah wajar

Department of Plastic Surgery at Meir Hospital, Kfar Saba, Dokter bedah plastik Avraham Levy menyampaikan presentasi tentang Liposuction di RS EMC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (14/1). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Bagi pasien operasi bedah plastik, bengkak dan memar setelah bedah plastik adalah wajar. Anda tidak perlu cemas, seiring waktu, bengkak dan memar akan hilang.

“Memar dan bengkak setelah prosedur bedah plastik ya hal yang wajar. Karena adanya perdarahan di dalam. Lalu ada kerusakan jaringan karena ada jaringan yang harus dibuka saat prosedur berjalan,” lanjut David.

Masa pemulihan biasanya selama tiga minggu. Selang tiga bulan, pasien akan mendapatkan hasil yang lebih bagus. Apabila prosedur menggunakan laser, bengkak dan memar dapat berkurang.

“Teknologi laser membuat efek pasca operasi menjadi minimal. Bengkak dan memar berkurang,” ujar David.

Orang Modern Lebih Sulit Langsing, Mengapa?

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang sering mengeluhkan sulit menurunkan berat badan meski sudah diet dan olahraga rutin. Pada kenyataannya, dilansir dari liputan6.com (31/12/2017), Jurnal Obesity Research and Clinical Practice menemukan bahwa orang yang hidup pada masa kini lebih sulit menurunkan berat badan meski sudah diet dan olahraga.

Mengapa? Penyebabnya kira-kira ada tiga, yaitu makan lebih banyak, teknologi, dan budaya minum kopi. Ini penjelasannya.

Makan lebih banyak

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka makan lebih banyak daripada yang mereka butuhkan. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi kenapa orang modern makan lebih banyak. Dunia kuliner sudah begitu maju. Makanan disajikan dengan kreatif, sehingga terlihat menarik dan menggugah selera makan lebih. Bahkan, feeds media sosial tentang makanan sanggup menciptakan rasa lapar. Alhasil, kita makan lebih banyak dari seharusnya.

Usahakan agar makan hanya pada waktu makan. Jangan makan malam melebihi pukul tujuh malam dan perhatikan apa yang anda makan. Anda juga dapat mencoba meminum segelas penuh air putih sebelum makan. Hal tersebut dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi porsi makan.

Teknologi

Orang modern tak dapat dilepaskan dengan teknologi. Hati–hati, ternyata teknologi memiliki andil dalam menaikkan berat badan Anda.  Komputer, media sosial, ponsel, dan televisi efektif membuat kita duduk lebih lama. Banyak duduk tidak hanya berimbas pada berat badan, tapi juga kesehatan. Semakin lama kita duduk, kian sedikit pula kalori yang kita bakar. Seiring waktu, tingkat metabolisme menurun dan penyakit bermunculan.

Anda dapat membatasi waktu anda di depan tv dan media sosial. Sebagai alternatif, perbanyak jalan dan aktivitas.

Minum kopi

Kafein dalam kopi memang bermanfaat dalam program penurunan berat bedan. Namun, saat ini pilihan menu kopi jadi lebih menggiurkan. Tanpa Anda sadari, secangkir latte ternyata memiliki 200-300 kalori. Hasilnya, berat badan kian meningkat.

Solusinya, selalu pesan kopi dalam sloki atau cangkir kecil. Lalu, pilih kopi hitam dan bukan latte. Kebiasaan minum kopi pun sebaiknya diubah dengan minum teh berbahan alami, seperti Mustika Ratu Slimming Tea.

Terlebih lagi, Mustika Ratu sedang menadakan Mustika Ratu Slimming Tea Challenge yang dapat mendukung gaya hidup sehat dan diet Anda.

Hadiah yang menanti pun begitu menarik dan tetap bermanfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Anda bisa mendapatkan Berat Badan Ideal + Free Workout di Gold’s Gym dengan bantuan personal trainer andal serta uang tunai puluhan juta rupiah. Asyik banget, kan?

Slimming Tea Challenge.

Cara ikutannya pun mudah. Pertama, beli produk Slimming Tea 30’S dan foto struk pembelian produk tersebut. Kedua, follow akun Instagram official Mustika Ratu @mustikaratuind dan Instagram Slimming Tea Challenge @slimmingteachallenge.

Ketiga, unggah dua foto ke Instagram kamu dengan ketentuan: di slide pertama upload foto inspiratif gaya menikmati Slimming Tea, lalu tag @mustikaratuind dan @slimmingteachallenge. Jangan lupa untuk tag lima orang temanmu untuk ikutan challenge ini. Lalu, di slide kedua unggah foto struk atau bukti pembelanjaan Slimming Tea 30’s di Alfamart, Indomaret, Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan on site Gold’s Gym.

Keempat, tulis caption menarik yang menceritakan seberapa berani dan besar motivasimu untuk bertransformasi. Cantumkan pula hashtag #Slimmingteachallenge.

Nantinya akan ada pemenang mingguan yang beruntung mendapatkan bingkisan menarik dari Mustika Ratu. Selanjutnya, 100 peserta akan dipilih untuk dapat mengikuti workout dan assessment program diet selama 1,5 bulan di Gold’s Gym secara gratis dan berkesempatan untuk memenangkan hadiah total ratusan juta rupiah.

Yuk, jadi #PejuangDiet dan berantas obesitas dengan mengikuti Mustika Ratu Slimming Tea Challenge! Pssst… periode kompetisi online-nya akan berlangsung pada November 2018 – Februari 2019. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya!

(Adv)

Tarot Hari Ini: Kerja Keras Mulai Menunjukkan Titik Cerah

Liputan6.com, Jakarta Cek prediksi kehidupan serta kesehatan dalam Tarot Hari Ini Rabu, 16 Januari 2019.

The Star

Selalu ada harapan di setiap detik yang kita lewati. Selalu optimis dan fokus pada tujuan.

Cinta

Single: lampu hijau, jalan terus. Ungkapkan niat baikmu.

Couple: semakin serius. Bersiaplah untuk jenjang selanjutnya.

Keuangan

Tetap semangat. Hasil kerja keras selama ini menunjukkan titik cerah.

Kesehatan

Masa pemulihan. Semakin membaik. Tetap semangat untuk sembuh.

Keluarga

Mulai ada solusi yang mencerahkan. Tetap optimis. Semua akan membaik.

Konsultasi pribadi Dewi Tarot: 082242056585

Meniru Meghan Markle, Pangeran Harry Rajin Meditasi

Liputan6.com, Jakarta Pangeran Harry tampaknya mulai ketularan gaya hidup sehat dari sang istri Meghan Markle. Duke of Sussex itu mulai menjalani meditasi setiap hari seperti sang istri yang sejak lama sudah dikenal rajin melakukan hal tersebut.

Mengutip Express pada Rabu (16/1/2019), reporter Kerajaan Inggris Rebecca English mengatakan bahwa seorang biksu Buddha berusia 69 tahun memberikan Pangeran Harry berjudul 8 Steps to Happiness. Buku itu dari biksu bernama Kelsang Sonam ketika Harry memberitahu bagaimana dia bermeditasi setiap hari.

Dalam blog-nya The Tig, Meghan Markle sendiri sudah dikenal memiliki gaya hidup sehat dan holistik. Dia mengklaim bahwa meditasi Veda telah meningkatkan kehidupannya.

Mengutip The Sun, Meghan awalnya skeptis saat bertemu dengan guru meditasinya Light Watkins. Dia bahkan sempat meremehkan ucapan pria itu.

“Tidak bohong, aku memutar mataku dan berpikir, ‘Oh beri aku jeda, pria mistis’. Tetapi tahan dan lihat, pria mistis ini benar,” kata Meghan.

“Aku tidak bisa menjelaskan mengapa atau bagaimana, tapi aku akan memberitahumum sebanyak ini, untukku…Aku hanya lebih bahagia. Dan meditasi banyak berhubungan dengan itu,” tambah perempuan yang tengah mengandung buah cintanya dengan Pangeran Harry itu.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Membangun studio yoga

Pangeran Harry dan Meghan Markle berjalan di Taman Pemerintah Rotorua, Selandia Baru, Rabu (31/10). Pangeran Harry dan Meghan Markle sedang dalam tur tiga minggu di Australia, Selandia Baru, Tonga, dan Fiji. (Michael Bradley/Pool/AFP)

Pasangan tersebut dilaporkan sedang membangun sebuah studio yoga di rumah baru mereka di Windsor. Keduanya mengganti papan di satu area rumah mereka dan menggantinya dengan lantai yang sering digunakan di studio yoga dan menari.

Kepada InStyle, guru meditasi Meghan, Walker mengatakan bahwa dirinya masih sering mengirim surel kepada dirinya.

“Setiap pagi saya mengirimkannya pada pukul enam pagi dan itu seperti membaca satu menit hanya dari sebuah anekdot yang menginspirasi atau mungkin sebuah cerita, dan dia menanggapinya dari waktu ke waktu,” kata Walker.

“Jadi aku tahu dia masih mendapatkan sesuatu dan aku cukup yakin dia masih bermeditasi.”

Meghan saat ini sedang mengandung anak pertamanya. Kemungkinan, bayi ini akan lahir pada akhir April atau awal Mei.

Terungkap, Waktu Terburuk untuk Berhubungan Seks

Liputan6.com, Jakarta Ada waktu terburuk untuk berhubungan seks di malam hari. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa libido pria dan wanita berada di kutub yang berlawanan.

Wanita merasakan libido untuk berhubungan seks yang paling tinggi di malam hari, sedangkan pria paling terangsang di pagi hari. Temuan juga memperlihatkan, rata-rata pasangan paling mungkin melakukan hubungan seks antara pukul 9 malam dan tengah malam.

Artinya, rentang waktu tersebut adalah waktu tidur. Tetapi para ahli mengatakan, seks sebelum tidur belum tentu ideal. Penulis The Power of When, Michael Breus mengungkapkan, seks pada waktu jam tidur tidaklah  buruk.

“Hanya saja kebanyakan orang kelelahan. Ketika tubuh ingin segera tidur, ada peluang tidak akan punya energi untuk seks yang memanas,” ujar Breus, dikutip dari Reader’s Digest, Selasa, (15/1/2019).

Di sisi lain, tergantung pada pasangan yang bersangkutan, seks di malam hari juga dapat membuat bersemangat.

Terapis seks Lisa Thomas menyatakan, bagi sebagian besar orang, seks adalah peredam ketegangan dan relaksasi. “Orang-orang berhubungan seks sebelum tidur itu justru membantu mereka tidur malam,” kata Lisa.

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Ciptakan waktu ideal

Ciptakan waktu ideal untuk berhubungan seks. (iStockphoto)

Demi wujudkan seks sempurna, Breus dan Lisa setuju, tidur bisa membuat seks menjadi lebih baik. Selama Anda tidur di malam hari, tubuh sedang bekerja membangun hormon.

Anda juga akan terbangun dengan lebih banyak energi dan kreativitas untuk memuaskan pasangan selama seks. “Anda sekarang bisa bersiap untuk seks di pagi hari,” lanjut Breus.

Di sisi lain, seks di pagi hari mungkin tidak ideal untuk pasangan yang akan berangkat kerja. Lisa merekomendasikan, berkreasi dengan waktu bercinta. Cobalah beberapa kali pulang ke rumah pada sore hari.

Raih Orgasme Tingkatkan Kemungkinan Wanita Hamil

Liputan6.com, Inggris Kemungkinan wanita hamil meningkat 15 persen jika orgasme saat bercinta. Hal tersebut diungkapkan seorang ahli kesuburan, Robert King. Ketika wanita orgasme, sperma akan ‘tersedot’ ke arah ovarium.

Kondisi tersebut diduga disebabkan pelepasan oksitosin (hormon cinta), yang merangsang otot-otot di rahim untuk berkontraksi. Kemudian sperma akan terdorong ke tempat yang harus ditempuh untuk memaksimalkan peluang pembuahan.

Untuk menguji hubungan antara orgasme wanita dan peluang kehamilan, King, yang juga dosen psikologi terapan di University College Cork, Irlandia menjelaskan, meneliti enam relawan wanita berusia antara 26 dan 52 tahun.

Para wanita diminta mencatat jumlah orgasme yang diraih saat masturbasi menggunakan vibrator lebih dari sebulan. Kemudian King membandingkan berapa banyak cairan pelumas alami yang ada di rahim wanita saat mencapai orgasme.

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Lebih banyak cairan pelumas alami

Saat orgasme, lebih banyak cairan pelumas alami yang ada. copyright unsplash/ ian dooley

Hasil menunjukkan, ketika seorang wanita mencapai klimaks, ia menyimpan hingga 15 persen lebih banyak cairan pelumas alami, yang termasuk indikator jumlah sperma yang akan terkumpul di dalam rahimnya.

“Penyimpanan sperma di dalam rahim sama dengan peluang lebih baik untuk hamil. Ini karena sperma masuk ke dalam rahim melalui leher rahim,” papar King.

“Dan orgasme wanita secara signifikan membantu proses ini.”

King juga mengemukakan beberapa karakteristik pria tertentu yang meningkatkan kemungkinan seorang wanita mencapai klimaks.

“Secara umum, orgasme wanita lebih banyak dengan pasangan yang cerdas, penuh perhatian, dan kuat,” lanjutnya.

Khasiat Minum Teh Jahe Saat Musim Hujan, Tubuh Kebal Penyakit

Liputan6.com, Jakarta Minum teh jahe dapat membuat tubuh tetap sehat selama musim hujan. Hampir setiap hari hujan mengguyur, pilek atau flu bisa menyerang kapan pun. Teh jahe hangat bisa membantu Anda melawan infeksi virus flu secara efektif.

Peneliti Nafiseh Shokri Mashhad dari Isfahan University of Medical Sciences menyampaikan, teh jahe punya efek sebagai anti peradangan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“Banyak antioksidan yang ditemukan dalam teh jahe dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Jadi, membantu kurangi risiko tertular penyakit menular,” tulis Nafiseh dalam jurnal berjudul, Anti-Oxidative and Anti-Inflammatory Effects of Ginger in Health and Physical Activity: Review of Current Evidence.

Jurnal tersebut dipublikasikan di Journal International Preventive of Medicine pada 2013.

Khasiat lain dari teh jahe di antaranya, membantu tingkatkan kesehatan lambung dengan mengurangi efek gangguan pencernaan.

Teh jahe juga membantu mencegah kanker. Jahe terbukti dapat melawan beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker pankreas dan kanker usus besar.

Saksikan video menarik berikut ini:

Memanggil Pasangan dengan Nama Hewan, Hubungan Lebih Langgeng

Liputan6.com, Jakarta Memanggil kekasih dengan sebutan sayang seperti ‘baby’, ‘sweety’ atau ‘honey’ mungkin biasa. Namun, pernah tidak Anda mendengar lain yang punya panggilan sayang yang terninspirasi dari nama-nama hewan kepada pasangannya? Jika iya, rupanya hal itu bukan berarti ia tidak sopan kepada pasangan. Malah, penelitian mengatakan bahwa panggilan hewan membuat lebih langgeng sebuah pasangan.

Dikutip dari Independent pada Selasa (15/1/2019), ada sebuah survei dilakukan oleh Superdrug Online Doctor pada 1.026 orang dewasa. Mereka menemukan, orang yang memanggil pasangannya dengan panggilan hewan membuat kepuasan hubungan melonjak hingga 16 persen di Amerika Serikat dan sembilan persen di negara-negara Eropa.

Para partisipan sendiri berusia 20 dan 71 tahun. Mereka harus memiliki hubungan romantis selama satu bulan atau lebih. 49 persen responden adalah orang Eropa dan 51 persennya adalah orang Amerika Serikat.

Mereka menyatakan, penggunaan panggilan hewan peliharaan bisa bermanfaat untuk menumbuhkan keintiman antar pasangan dan meningkatkan koneksi emosional.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Pertanda kenyamanan

Ilustrasi pasangan dan hubungan (iStockphoto)

“Dalam keadaan yang tepat, panggilan hewan peliharaan bukan hanya cara yang lucu mendapatkan perhatian pasangan,” tulis para peneliti.

“Itu bisa menjadi pertanda Anda sudah cukup nyaman dengan satu sama lain untuk mengembangkan bahasa cinta,” tambah mereka.

Temuan ini sendiri sebenarnya tidak sepenuhnya baru. Sebuah penelitian telah melihat adanya kaitan menggunakan panggilan nama hewan peliharaan dengan kasih sayang di masa kecil yang dimiliki orangtua.

“Pasangan yang berbicara seperti ini mengingatkan kembali pada pengalaman mereka sendiri ketika mereka masih bayi dan pada cinta pertama mereka, ibu,” kata profesor neuorantropologi di Florida State University Dean Falk seperti dikutip dari Insider.

Selain itu, sebuah studi yang terbit dalam Journal of Social and Personal Relationship pada 1993 meneliti penggunaan idiom unik pada pasangan yang sudah menikah. Mereka menemukan, pasangan yang sudah menikah dan sering menggunakan panggilan hewan lebih senang terhadap satu sama lain.

Hasil penelitan juga menemukan bahwa penggunaan istilah semacam itu akan menurun sejalan dengan hubungan mereka. Pasangan yang telah menikah lama dan sudah memiliki anak menggunakan panggilan itu lebih sedikit.

7 Penyebab Perut Buncit pada Wanita yang Perlu Kamu Tahu

Liputan6.com, Jakarta Bagi sebagian besar kaum hawa, mendapatkan perut langsing dan rata pasti jadi sebuah body goals yang diidam-idamkan. Pakai baju apapun jika punya perut langsing pasti terlihat bagus dan lebih menarik.

Tidak sedikit wanita yang rela merogoh kocek yang dalam untuk membeli obat pelangsing, demi mendapatkan perut yang rata.

Perut buncit membuat kamu tidak percaya diri? Kesal dengan baju yang sudah kamu beli terlihat cocok jika perut kamu rata?

Jangan bersedih, kamu tidak perlu khawatir, dengan membaca artikel ini tentunya kamu dapat mengetahui penyebab perut buncit pada wanita. Ada bahaya yang mengancam di balik tumpukan lemak perut. Oleh sebab itu kamu bisa menghindarinya.

Penyakit yang ditimbulkan seperti penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan bahkan kanker di kemudian hari. Adanya bahaya yang mengancam membuatmu penting untuk mengetahui penyebab perut buncit pada wanita.

Dengan mengetahui penyebab perut buncit pada wanita kamu bisa menghindarinya dan kamu pun bisa tampil lebih percaya diri.

Simak terus artikel penyebab perut buncit pada wanita di bawah ini ya. Jangan lupa untuk berbagi artikel penyebab perut buncit pada wanita kepada keluarga, teman dan orang tersayang, agar mereka juga bisa mengetahui penyebab perut buncit pada wanita.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (15/1/2019) berikut penyebab perut buncit pada wanita yang perlu dihindari agar perut bebas buncit.

2 dari 8 halaman

1. Lemak Visceral

Ilustrasi lemak perut. (iStockphoto)

Lemak visceral disebut juga lemak intra abdomen, lemak yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut bunci. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah.

3 dari 8 halaman

2. Bakteri Firmicutes

Menurut penelitian di dalam usus manusia terdapat ribuan bakteri yang terdiri dari bakteri yang memiliki manfaat untuk kesehatan maupun bakteri yang merugikan. Salah satu jenis bakteri yang ada pada usus manusia dan merugikan untuk kesehatan adalah bakteri firmicutes.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bakteri dengan jenis ini bisa meningkatkan jumlah kalori yang diserap tubuh dari makanan yang dikonsumsi. Tentunya hal ini dapat meningkatkan produksi lemak di perut yang akhirnya membuat perut buncit.

4 dari 8 halaman

3. Bertambah usia

Dengan pertambahan usia akan membuat seseorang kehilangan massa otot, terutama jika kurang berolahraga dan lebih banyak duduk. Berkurangnya massa otot akan menurunkan metabolisme tubuh dalam mengolah kalori.

Akibatnya, kemampuan sel lemak di beberapa organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi dalam menyimpan lemak. Itu sebabnya jika seseorang kelebihan lemak, maka lemak akan langsung terkumpul ke bagian perut, yang menjadi penyebab perut buncit.

Pertambahan usia memang sesuatu yang tak bisa kita hindari, oleh sebab itu kita seharusnya semakin banyak berolahraga.

5 dari 8 halaman

4. Menopause

Tetap Positif Memasuki Masa Menopause dengan Tips Ini (absolutimages/Shutterstock)

Penyebab perut buncit juga bisa karena faktor Menopause. Beberapa wanita mengalami kenaikan lemak perut saat berada pada fase menopause, yang biasanya terjadi satu tahun setelah seorang wanita memiliki periode menstruasi terakhirnya.

Pada waktu tersebut, kadar estrogen turun drastis, sehingga menyebabkan lemak disimpan di perut, bukan lagi pada pinggul dan paha. Satu studi menemukan jika wanita yang menopause dini cenderung mendapatkan lemak perut tambahan.

Sama dengan pertambahan usia, menopause juga tidak bisa dihindari. Salah satu caranya untuk wanita yang telah memasuki menopause harus rutin berolahraga.

6 dari 8 halaman

5. Wanita menderita PCOS

(Emily Frost/Shutterstock)

PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur. Kondisi ini menyebabkan hormon wanita yang menderita PCOS menjadi tidak seimbang karena hal-hal yang tidak diketahui.

PCOS membuat wanita memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dan sering memicu kenaikan berat badan, terutama karena lemak di sekitar perut.

7 dari 8 halaman

6. Stres

Ilustrasi stres (iStockphoto/hobo_018)

Stres juga menjadi salah satu penyebab perut buncit. Pada banyak orang, saat mengalami stres, nafsu makan akan meningkat terutama makan makanan manis dan tinggi lemak sehingga menyebabkan penumpukan lemak berlebih di perut.

Selain itu, hormon kortisol alias hormon stres, akan meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh dan melebarkan ukuran sel lemak. Nah tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh sering dikaitkan dengan meningkatnya lemak perut.

8 dari 8 halaman

7. Postur Tubuh yang Bungkuk

Faktor yang dapat membuat perut kita buncit tanpa disasarai ialah dari postur tubuh yang bungkuk. Saat kamu berdiri dengan posisi yang bungkuk maka perutmu akan terlihat lebih besar, namun ketika kamu berdiri dengan posisi tegak maka perutmu akan terlihat lebih kecil.

Hal ini dikarenakan saat kita berdiri maupun duduk dengan posisi tegak maka otot-otot pada bagian perut akan tertarik ke atas, yang membuat perut akan jadi nampak lebih kecil. Nah, mulai sekarang biasakan duduk dengan postur yang tegak ya!

Nah, itulah beberapa penyebab perut buncit pada wanita. Agar bisa terhindar dari perut buncit, pastikan untuk selalu menjaga pola hidup sehat, olahraga teratur yang teratur dan makan makanan yang bergizi.

Reporter: Tyas Titi Kinapti

Cerita Pria yang Terangsang dengan Kentut

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak hal di dunia ini yang bisa membuat seseorang terangsang secara seksual. Namun, pernahkah Anda mendengar orang yang terangsang karena kentut?

Dikutip dari The Sun pada Selasa (15/1/2019), seorang pria 22 tahun dari Amerika Serikat mengatakan bahwa dia merasa bahwa fantasi seks anehnya dimulai ketika berusia enam dirinya.

“Saya ingat tidak diizinkan untuk menggunakan kata ‘kentut’ ketika masih kecil, sehingga mungkin membuatnya terasa lebih tabu atau terlarang bagi saya,” ujar pria itu.

Dia mengatakan bahwa dirinya tertarik secara seksual pada wanita yang kentut. Bahkan itu sudah cukup membuatnya terangsang dibandingkan dengan menonton film porno di internet.

“Mereka tidak mengandung seks atau ketelanjangan. Sebagian besar yang saya tonton adalah video solo di mana model itu sendirian, baik berpakaian lengkap atau yang lebih sugestif seperti pakaian dalam.”

Pakar mengatakan, fetish kentut ini akan terjadi ketika seseorang terpapar kentut.

“Setiap pengalaman yang memperburuk reaksi ini bisa menimbulkan kentut sebagai preferensi seksual,” kata terapis seks Sarah Berry pada Vice.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Eproctophilia

Ilustrasi kentut (iStock)

Fetish semacam ini dijuluki psikolog dengan eproctophilia. Profesor Mark Griffiths dari Nottingham Trent University di Inggris menuliskan hal ini di jurnal Archives of Sexual Behaviour.

Eproctophilia dikatakan menghabiskan jumlah waktu yang tidak normal untuk berpikir tentang kentut dan perut kembung serta memiliki dorongan seksual yang intens dan fantasi yang melibatkan kentut dan perut kembung,” ujarnya seperti dikutip dari Huffington Post.

Salah seorang pria 53 tahun dari Australia mengatakan bahwa dia memiliki kekaguman terhadap kentut di tempat umum ketika masih kecil. Ini karena mereka terlihat tanpa halangan, percaya diri, dan sedikit subversif.

“Suatu hari ketika saya merasa sedikit letih dan ingin kejutan, saya membiarkan diri melakukannya agak keras di depan pria lain di ruang ganti gimnasium universitas,” ungkapnya.

Ketika berusia 40 tahun, dia mewujudkan fantasinya di kehidupan nyata setelah bertemu pasangan dengan preferensi yang sama.

“Kami menghabiskkan 24 jam bersama di mana kami kentut di depan satu sama lain di berbagai lokasi seperti restoran, di tangan satu sama lain, dan akhirnya di wajah masing-masing.”

Dikira Kesurupan, Ibu 3 Anak Ini Ternyata Kena Penyakit Langka

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan 39 tahun tiba-tiba mengalami gejala seperti kerasukan setan. Namun, diketahui bahwa dia sesungguhnya mengalami penyakit langka yang mirip dengan kesurupan.

Suami dari Lorina Gutierrez, Stephen (42) tiba-tiba ketakutan saat istrinya mulai berbicara tidak jelas. Selain itu, pria pengemudi truk itu mengatakan bahwa perilaku sang istri tidaklah wajar sehingga dia harus diberikan air suci karena takut istrinya mengalami kesurupan.

Dilansir dari New York Post pada Rabu (16/1/2019) ibu dari tiga anak itu percaya bahwa ada kamera di setiap sudut rumahnya yang terletak di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat. Dia juga sering berteriak-teriak mengenai ‘pelarian’. Ia juga memiliki perilaku amat kasar

Lorina akhirnya dibawa ke Presbyterian Kaseman Hospital, New Mexico setelah mengalami delusi dan berusaha memukul suaminya. Setelah pengobatan tidak berhasil, dia dipindahkan ke rumah sakit lokal. Dokter menemukan bahwa sistem kekebalan tubuhnya sedang menyerang otaknya sendiri.

Selain itu, di ovariumnya juga ditemukan tumor ukuran 6×6 inchi. Tumor ini memicu penyakit autoimun yang disebut Anti-NMDA recepter limbic autoimmune encephalitis yang menyebabkan otak Lorina membengkak.

Hal ini membuat tubuh Lorina mengembangkan antibodi untuk menyerang tumor yang juga menyerang jaringan otaknya yang sehat. Gejala dari kondisi ini membuat perempuan itu seperti kerasukan setan.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Tidak bisa disembuhkan

Perempuan ini dikira kesurupan, padahal dirinya mengalami penyakit langka (iStock/Listverse.com).

“Aku sangat takut, seperti dia mengalami kesurupan,” kata Stephen.

Dia menambahkan, setelah pulang dari perawatan, sang istri tidak bisa tidur dan terus berbicara aneh.

Dia menambahkan, selama tiga bulan Lorina harus melakukan terapi wicara, fisik, dan okupasi. Namun banyak dari hal itu yang tidak dia ingat karena semua terasa kabur.

“Saat ini aku sedang dalam remisi tetapi aku bisa kambuh kapan saja. Itu tidak bisa disembuhkan, hanya bisa diobati,” ujarnya.

Saat ini, Stephen dan Lorina bertekad meningkatkan kesadaran orang-orang akan ensefalitis.

“Saya seorang penyintas dan benar-benar merasa bisa membantu orang lain dengan pengalaman dan informasi. Saya tahu sekarang itulah tujuan saya,” kata Lorina.

Lorina mengalami enam kali kejang dalam sehari ketika dokter membersihkan tubuhnya dari antibodi berbahaya itu. Perempuan itu menceritakan, dirinya harus diberikan resusitasi ketika tubuhnya melemah.

“Aku kehilangan semua fungsi, kemampuan untuk berjalan, bicara, makan, atau bahkan pergi ke kamar kecil sendirian. Saya adalah seorang wanita berusia 39 tahun yang mengenakan popok dewasa,” ujarnya.