Menyayangi Pasangan Jangan Kalah Besar dari Anak

Paw Research melakukan survei kepada anak muda mengenai mana yang lebih penting antara anak atau pernikahan yang harmonis. Yang memilih anak, ternyata menang dengan selisih 3 kali lipat ketimbang survei pada tahun 1997.

Mempertaruhkan waktu Anda untuk menjaga anak merupakan investasi jangka pendek. Anak akan beranjak dewasa dan mencoba memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Anak akan menghabiskan waktu mereka dengan kegiatan hidup mereka masing-masing. Ketika tugas sebagai orangtua telah selesai, maka akan kembali hanya dengan pasanganmu untuk melanjutkan hidup.

Ahli Gerontologi, Karl Pillmer melakukan wawancara terhadap 700 pasangan untuk bukunya yang berjudul 30 Lesson for Loving, menjelaskan tanda bahaya ketika pasangan memasuki usia 50 – 55 tahun.

“Sungguh mengejutkan ketika hanya sedikit dari para pasanga itu ingat punya waktu bersama pasangannya,” kata Pillmer.

Lalu, banyak yang baru sadar pada umur 50-an bahwa selama ini mereka disibukan dengan urusan kantor dan anak sehingga mereka mengorbankan quality time dengan pasangan.

Penulis: Disha Naftali