Menutup Mata Bantu Mempertajam Ingatan, Kok Bisa?

Liputan6.com, Jakarta Penuaan pada otak yang menyebabkan seseorang sering lupa adalah sesuatu yang sulit dihindari. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melawannya. Sebuah penelitian mengklaim bahwa dengan menutup mata, orang bisa mempertajam ingatan.

Penelitian di Inggris meminta orang-orang untuk menonton sebuah film pendek. Mereka kemudian mengingat rincian film tersebut dengan menjawab serangkaian pertanyaan.

Melansir Prevention pada Senin (11/2/2019), mereka yang diperintahkan untuk menjawab menggunakan penutup mata 23 persen lebih benar ketimbang mereka yang diminta menjawab sambil membuka mata. Temuan ini dipublikasikan di jurnal Legal and Criminological Psychology.

Studi tersebut menjadi bukti bahwa menghilangkan gangguan di sekitar Anda, bisa membantu mencapai fokus dan mengingat informasi penting.

“Dengan memejamkan mata, Anda menurunkan beban kognitif di otak. Gangguan tersumbat dan membantu Anda untuk fokus pada tugas yang dihadapi,” ujar penulis utama yang juga dosen psikologi di Aston University, Aston Robert Nash. 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Stres dan cemas merusak konsentrasi

Menutup mata membantu seseorang dalam mengingat (iStockphoto)​

Nash mengatakan, menutup mata juga membantu seseorang membentuk gambaran mental dan sesuatu yang coba diingat. Ketika Anda tidak dipaksa melihat apa yang ada di depan mata, lebih mudah bagi otak untuk menciptakan kembali gambaran. Misalnya, di mana Anda meletakkan ponsel.

Penelitian ini sendiri sesungguhnya dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknik yang bisa membantu saksi mata, dalam mengingat rincian terkait kejahatan yang lebih baik. Namun, cara tersebut tampaknya sama efektifnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika Anda sangat terganggu atau mencoba menyeimbangkan 20 hal dalam satu waktu sekaligus, ini mungkin merupakan skenario di mana Anda tidak mengingat banyak hal dengan baik,” kata Nash.

Karena itu, merasa stres atau cemas adalah hal yang bisa merusak konsentrasi. Selain itu, kedua kondisi semacam itu bisa membuat mengingat menjadi lebih sulit, bahkan ketika mata sedang tertutup.