Mengintip Program Dua Paslon Pilpres 2019 Hadapi Masalah Stunting

Dari sisi 02, Prabowo-Sandi memiliki Program Gizi Seimbang dan Gerakan EMAS (Emak-emak dan Anak-anak Minum Susu). Mereka juga memiliki program pemberdayaan masyarakat (gotong royong) untuk hidup sehat seperti revitalisasi posyandu, posbindu, UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), dan Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren). 

Prabowo-Sandi juga menyoroti perbaikan kualitas gizi, air bersih, serta sanitasi. Khususnya untuk menangani masalah stunting yang dianggap sebagai masalah besar di Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, stunting dianggap sebagai sebuah masalah serius oleh kubu Prabowo-Sandi. Mengutip Merdeka.com, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan masalah stunting merupakan salah satu prioritas pasangan capres-cawapres yang diusung Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

“Bagi Prabowo-Sandi stunting adalah persoalan serius. Stunting akan mempengaruhi produktivitas anak Indonesia di masa yang akan datang,” kata Sara.

Dia menambahkan, Indonesia akan memasuki bonus demografi pada 2030. Ini bisa menjadi bencana apabila masalah stunting tidak ditanggulangi.

“Stunting bukan hanya soal fisik yang pendek, tapi juga soal kecerdasan anak. Kita butuh tenaga kerja produktif untuk membangun Indonesia ke depan,” kata anggota Komisi VIII DPR itu.