Mengaku Tidak Hamil tapi Perut Membesar, Perawat Ini Terkena Kanker Serviks

Liputan6.com, Jakarta Seorang perawat di Inggris mulai resah ketika orang-orang menanyakan tentang keadaan perutnya yang terlihat seperti hamil. Namun, dia tidak menyangka bahwa pembesaran tersebut terjadi karena kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan.

Carla Nicholas (45) awalnya melihat bahwa perutnya mulai membesar di bulan November 2017. Dia menceritakan bahwa saat itu, dia sedang berada di pub untuk minum-minum sebelum Natal. Saat itu, orang-orang mulai bertanya mengapa dia mengonsumsi alkohol ketika sedang hamil.

“Ukuran pakaian saya bertambah dua kali lebih besar dalam waktu dua minggu, membuat saya terlihat seperti akan melahirkan,” ujar Carla seperti dikutip dari The Sun pada Jumat (8/2/2019). Kekasihnya, Wes, mengatakan bahwa semua itu mungkin hanya diakibatkan oleh sembelit dan masuk angin.

“Banyak orang mulai menatap perut saya ketika sedang bekerja dan bersosialisasi. Aku ingin berteriak, ‘Tidak, saya tidak hamil!'”

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Dua tumor besar

Dikira hamil, ternyata perawat ini mengalami kanker serviks (Ilustrasi/iStockphoto)

Dia akhirnya segera pergi ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pemindaian. Diketahui, dia menderita sindrom Peutz Jeghero yang menyebabkan polip atau benjolan terbentuk di usus. Namun, belum selesai sampai di situ, dia mulai cemas saat merasakan berbagai gejala lainnya.

Punggungnya mulai sakit dan banyak orang mulai bertanya tentang perutnya yang membesar. Dia mengatakan pada Wes bahwa dirinya sulit berjalan karena punggungnya sakit.

Carla akhirnya dibawa ke tempatnya bekerja di Princess Royal Hospital, Telford. Pemindaian menunjukkan bahwa dia memiliki dua tumor besar. Salah satunya berukuran 10 sentimeter dan menelan ovarium kirinya dan yang lain bertumbuh hingga 6 sentimeter.

Carla diberitahu dia menderita kanker serviks setelah ahli bedah melakukan histerektomi selama empat jam, setelah menguji benjolan tersebut. Rahim, ovarium, bersama tumornya diangkat oleh para dokter.

“Saya diberitahu bahwa kankernya tidak bisa disembuhkan dan akan hidup hingga lima tahun,” katanya. Diketahui, Carla saat ini telah melakukan kemoterapi paliatf dengan harapan akan memperpanjang usianya.

“Jika Anda memiliki gejala yang sama dengan saya, paling baik adalah pergi memeriksakannya ke dokter lebih awal daripada menundanya.”