Mata Sakit Saat Menatap Layar, Belum Tentu Glaukoma

Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan membaca terlalu dekat, menatap layar untuk waktu yang lama, serta berada di bawah sinar matahari memang bisa membuat mata terasa sakit. Walaupun begitu, bukan berarti ini bisa membuat seseorang terkena glaukoma.

“Mata sakit bisa macam-macam. Mata kering juga bisa terasa sakit, kalau produksi air mata terganggu juga sakit. Mata lelah juga bisa, belum tentu glaukoma,” kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana Astrianda Suryono saat dihubungi Health Liputan6.com, ditulis Sabtu (16/3/2019).

Semua kondisi tersebut bisa disebabkan oleh terlalu lama membaca, berada di depan layar, atau terkena sinar matahari terlalu lama. Hal-hal itu bisa menyebabkan mata terasa sakit dan tidak berkontribusi secara langsung pada glaukoma.

Dokter yang akrab disapa Tria ini mengatakan sinar matahari atau menatap layar lebih berkaitan dengan penyakit seperti katarak atau kondisi mata miopi dan hipermetropi. Sehingga, ini tidak bisa membuat seseorang terkena glaukoma.

Staf pengajar divisi pelayanan glaukoma di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Departemen Ilmu Kesehatan Mata RSCM itu menambahkan, seringkali glaukoma bisa terjadi tanpa gejala misalnya pada glaukoma sudut terbuka. Sementara di glaukoma sudut tertutup, pasien bisa saja merasakan sakit mata dan kemerahan yang menyertainya.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Yayasan Pundi Amal dan Peduli Kasih SCTV-Indosiar, kembali menggelar operasi katarak gratis pada warga kurang mampu di RSCM Kirana, Jakpus.