Manfaat Bercinta Usai Bertengkar, Pasutri Wajib Tahu

Liputan6.com, Jakarta Hal terakhir yang ingin (baca: terpaksa) Anda lakukan ketika bertengkar dengan pasangan adalah saling menyentuh satu sama lain. Tapi, ketika amarah telah mereda dan air mata pun telah dihapus, timbul hasrat untuk mendekat dan bermesraan. Dan berhubungan seks usia bertengkar seringkali menjadi pengalaman bercinta yang begitu berkesan.

Ada penjelasan ilmiah untuk dorongan bercinta usai bertengkar itu. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Valencia di Spanyol mengungkap, ketika pasangan bertengkar, hormon seperti adrenalin, noradrenalin (hormon serta neurotransmiter), serta testosteron dilepaskan. Pelepasan tersebut memicu gairah yang ekstrem.

Pada awalnya gairah yang timbul karena kemarahan itu mungkin tak terasa seksi, tapi secara biologis kita terhubung untuk merespon setiap ancaman pada hubungan. Meski ancaman tersebut diciptakan sendiri. Hal itu dijelaskan oleh psikolog Samantha Joel. Kesadaran akan ancaman yang dikombinasikan dengan pelepasan hormon di otak membuat orang meresponsnya sebagai hasrat seksual.

“Perasaan terancam itu mengaktifkan sistem keterikatan. Sistem yang secara biologis berfungsi menjaga hubungan penting Anda tetap terjaga,” ungkap Joel, mengutip laman Shape.

Ketika sistem itu diaktifkan, maka hal itu akan mendorong Anda untuk meningkatkan kemanan dan kedekatan dengan individu yang Anda anggap penting seperti pasangan. 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Manfaat bercinta usai bertengkar

Ilustrasi Hubungan Seks (iStockphoto)

Berikut manfaat bercinta usai bertengkar, seperti dikutip dari laman Bolde.

1. Terasa seperti awal yang baru

Bercinta usai bertengkar terkadang memberi penyegaran pada hubungan dan perasaan lega juga menambah perasaan positif.

Bila Anda merasa bercinta usai bertengkar dengan pasangan terasa lebih menyenangkan dan memuaskan dibandingkan hubungan seks rutin, bisa jadi karena tubuh dan hormon Anda bekerja keras untuk membuat diri dan pasangan bahagia usai drama yang melanda.

2. Menguatkan ikatan

Pertengkaran hebat bisa memicu perasaan rapuh pada Anda dan pasangan. Bertengkar usai bercinta tak ubahnya lem perekat hubungan karena Anda dan pasangan tak hanya menjadi lebih dekat fisik melainkan juga secara emosional.

3. Muara yang baik bagi semua emosi yang muncul

Pertengkaran hebat bisa meninggalkan jejak rasa yang tak nyaman seperti derita, perasaan diacuhkan, marah, serta kebingungan. Perasaan bahagia dan lega muncul ketika hubungan membaik. Perasaan positif itu akan bertahan meski Anda dan pasangan telah berdamai beberapa saat. Mewujudkan emosi positif itu menjadi gairah cinta akan menghasilkan pengalaman yang luar biasa.