Mana yang Efektif Turunkan Berat Badan, Diet atau Olahraga?

Liputan6.com, Jakarta Saat Lebaran, beberapa mengalami kenaikan berat badan. Meski hanya naik 1 kg, itu terjadi karena lupa mengontrol asupan makanan selama perayaan Lebaran kemarin.

Ketika berat badan naik, ada orang yang langsung mengatur pola makan alias diet tapi ada juga yang getol berolahraga. Manakah hal yang paling baik untuk menurunkan berat badan?

Professor Pendidikan Fisik dan Ilmu Olahraga Auburn University, Alabama, Amerika Serikat, Michele Olson mengatakan bahwa Anda tidak dapat menurunkan berat badan hanya dengan melakukan diet. Jadi, olahraga merupakan komponen penting untuk mencapai berat badan yang diinginkan. 

“Olahraga menstimulasi metabolisme tubuh maka sehingga membakar lemak tubuh lebih cepat. Angka pada timbangan mungkin tidak membuat Anda terkesan tapi massa lemak jadi berkurang, sehingga Anda terlihat lebih kurus,” kata Olson, seperti dikutip dari Huffington Post, Selasa (11/6/2019).

Selain itu, Olson mengatakan tidak perlu melakukan olahraga setiap hari untuk menurunkan berat badan. Anda hanya perlu melakukan olahraga sebanyak lima hingga tujuh kali seminggu dengan durasi 50 menit dengan intensitas sedang.

Selain itu, jangan hanya melakukan olahraga angkat beban. Lakukan juga gerakan yang menggunakan berat badan Anda sendiri seperti squats, lunges, push up dan plank. Selain itu, Anda juga harus mengingat manfaat lain dari olahraga yaitu peningkatan kualitas tidur, penurunan kolestrol dan tingkat stres.