Kisah Mariyka, Anak yang Lahir di Zona Chernobyl Pasca Ledakan

Liputan6.com, Ukraina Identitas seorang anak yang lahir di dekat reaktor nuklir Chernobyl pasca ledakan terungkap ke publik. Anak perempuan bernama Mariyka (20) lahir dari pasangan Lydia Sovenko dan Mikhail. Mereka berkewarganegaraan Ukraina.

Kelahiran Mariyka membuat mata takjub. Padahal, efek radiasi ledakan Chernobyl yang terjadi pada 1986 meninggalkan luka mendalam yang berdampak pada generasi keturunannya.

Anak-anak yang dilahirkan dari orangtua yang terkena radiasi Chernobyl lahir dengan berbagai penyakit mengerikan, seperti kanker bahkan cacat. Namun, kondisi tersebut tidak terlihat dalam diri Mariyka.

Gadis yang duduk di bangku kuliah ini lahir dengan sehat. Tidak ada kecacatan dan penyakit mematikan yang bersarang di tubuhnya. Mariyka dilahirkan lebih dari satu dekade setelah ledakan Chernobyl .

Ia dilahirkan dekat dengan reaktor nomor empat, jauh di dalam zona eksklusi 19 mil. Sayangnya, gagasan tentang seorang anak yang dilahirkan begitu dekat dengan bencana sangat kontroversial, dilansir dari Express, Senin (10/6/2019).

Keberadaan Mariyka awalnya ditutup-tutupi oleh otoritas Ukraina karena malu bahwa seorang anak telah dilahirkan oleh pekerja yang tidak seharusnya tinggal di tempat yang tercemar radiasi nuklir Chernobyl.

“Pihak berwenang mengancam kami, mereka mempermalukan kami karena ingin memaksa kami keluar dari rumah,” kata Lydia.

Ia diperlakukan “seperti penjahat” karena melahirkan di Chernobyl dan menolak untuk pindah dari satu-satunya rumah keluarga yang berada di zona tersebut.