Ingin Warnai Rambut, Wanita 21 Tahun Malah Alami Luka Bakar di Kulit Kepala

Kebanyakan formula rambut memiliki konsentrasi hidrogen peroksida sebanyak 10 persen dan bisa menyebabkan iritasi, lecet, dan luka bakar pada kulit. Beberapa produk pewarna rambut memiliki konsentrasi hingga 60 persen, padahal di Inggris, konsentrasi maksimal yang diizinkan adalah 12 persen.

Joon Oh mengatakan, dalam waktu yang lama, bahan kimia tersebut bisa merusak daging manusia. Proses pengeringan kulit kepala yang disebut nekrosis koagulatif yang merupakan bentuk kematian sel akibat kurangnya pasokan darah.

“Nekrosis koagulatif disebabkan oleh kontak langsung antara garam pengoksidasi dan jaringan,” kata Joon Oh dalam laporannya.

“Sebagai dokter, kita harus mendidik orang tentang risiko luka bakar yang disebabkan oleh campuran yang digunakan untuk pewarna rambut, memberikan informasi tentang penggunaan yang aman dari senyawa ini dan bergabung dalam upaya saat ini untuk pelarangan bahan kimia ini dari produk pewarnaan rambut.”

Daily Mail melaporkan, wanita tersebut akhirnya menjalani transplantasi folikel rambut. Dia pulih beberapa bulan setelah kejadian itu.