Gejala Chikungunya, Penyakit yang Sering Disangka DBD

Gejala chikungunya serupa dengan gejala yang dialami penderita DBD. Hal ini karena merupakan reaksi tubuh alami dalam memerangi virus yang masuk dalam tubuh. Chikungunya biasanya akan nampak gejalanya setelah masa inkubasi hari minggu pertama atau kedua. Gejala chikungunya yang serupa dengan DBD antara lain adalah

– Demam, terjadi secara mendadak yang mencapai 39 derajat celsius

– Sakit kepala parah.

– Meriang

– Mual

– Muntah

– Lemah

– Nyeri sendi

– Bercak kemerahan pada kulit

Yang membedakan gejala chikungunya dan DBD adalah dimana penderita chikungunya akan merasakan nyeri heabt pada persendian dan otot. Hal ini yang membuat tangan dan kaki sulit untuk digerakkan. Gejala ini umumnya muncul tak lama setelah demam.

Gejala spesifik saar terjangkit virus cikungunya seperti nyeri sendi terutama sendi siku, lutut, pergelangan tangan dan kaki, serta nyeri otot yang berlangsung sekitar satu minggu. Terkadang rasa nyeri disertai dengan pembengkakan ringan dan biasanya rasa sakit paling terasa saat di pagi hari.

Namun gejala nyeri persendian ini biasanya hanya dialami oleh orang dewasa, sedangkan pada anak, gejala ini jarang ditemukan. Selain itu penderita akan selalu merasa lelah. Ada beberapa kasus anak yang mengalami kejang akibat virus ini.

Demam pada chikungunya dapat bertahan 1 hingga 2 minggu. Namun, untuk rasa nyeri sendi dapat dirasakan dengan kurun waktu bertahun-tahun hingga rasa nyeri tersebut memudar.

Bila Anda mendapati gejala chikungunya semacam ini segeralah lakukan pemeriksaan di pusat kesehatan terdekat.