Efek Duduk Terlalu Lama pada Pasien Kanker Kolorektal

Untuk studi yang terbit pada 22 Januari 2013 di Journal of Clinical Oncology, Campbell dan rekan-rekannya mengumpulkan data 2.300 pasien dengan kanker kolorektal yang belum menyebar di usus besar. Setelah dilihat selama 16 tahun, lebih dari 800 orang meninggal. Hampir 400 di antaranya karena kanker tersebut dan sisanya dari penyebab lain.

Mereka menemukan, orang yang banyak berolahraga memiliki risiko meninggal 28 persen lebih rendah. Bahkan, meski hanya sekadar berjalan 150 menit dalam seminggu.

Selain itu, studi menemukan duduk enam jam atau lebih sehari terkait dengan peningkatan risiko kematian sebesar 36 persen dibandingkan mereka yang duduk kurang dari tiga jam sehari.

“Saya pikir ini berlaku untuk lebih dari kanker usus besar, karena apa yang mereka gambarkan adalah semua penyebab kematian, bukan hanya kematian akibat kanker usus besar,” kata David Bernstein, ahli gastroenterologi dan kepala divisi hepatologi di North Shore University Hospital di Manhasset, New York, Amerika Serikat.