Bakal Jadi Kepala BKKBN, Ini Profil Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo

Sebelum terjun ke dunia politik, Hasto adalah seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dia sempat menjadi dosen di Universitas Gadjah Mada serta menjadi konsultan di bidang fertilitas.

Setelah menjabat sebagai Bupati Kulonprogo, dirinya tidak lantas meninggalkan profesinya sebagai dokter. Hasto menjalankan tugas sebagai bupati pada pagi hingga sore hari, lalu malam harinya berpraktik sebagai dokter. (Baca: Bupati Kulon Progo Urus Air Ketuban Pecah hingga Sawah Kering)

“Profesi saya ada dokter kebidanan dan kandungan, dan saya konsultan di bidang infertilas dan bayi tabung. Jadi, kalau mungkin jabatannya saya bupati tapi sebetulnya profesi saya dokter,” kata Hasto.

Bukan tanpa sebab dia tetap aktif praktik sebagai dokter di tengah kesibukannya sebagai bupati. Hasto memaparkan kerja sebagi dokter kebidanan dan kandungan itu perlu keterampilan. Mulai dari melakukan operasi caesar, kista, miom, hingga tumor.

“Jika berhenti praktik, keterampilan tersebut pasti hilang,” tuturnya.

Selama menjabat sebagai bupati, Hasto memilih memberikan praktek di luar Kulon Progo. Dia berpraktek di rumah sakit yang dia dirikan yakni RS Sadewa Babarsari yang secara administratif masuk Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

“Saya tidak enak kalau praktek di Kulonprogo. Kalau di kabupaten sendiri, nanti dipikir pelayanan gratis hanya untuk dipilih kembali. Kan seperti itu rasanya tersiksa. Makanya saya tidak praktek di Kulonprogo, tapi di kabupaten lain dan tetap gratis,” tuturnya.