Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen

Para peneliti mengetahui bahwa orang yang mengonsumsi vitamin dan mineral dari makanan biasanya akan hidup lebih lama dengan kondisi kesehatan yang lebih baik. Namun, saat nutrisi tersebut disajikan dalam bentuk pil, efek yang diberikan belum tentu sama.

Contohnya, sebuah studi pada 2015 menemukan bahwa konsumsi suplemen diet tidak dapat menurunkan risiko kanker.

Beberapa studi lain juga termasuk studi dalam jurnal The American College of Cardiology menemukan bahwa suplemen regular tidak memiliki efek apapun pada kesehatan jantung atau risiko kematian dini.

“Kami menemukan efek netral. Dengan kata lain hal ini tidak memiliki pengaruh apapun,” kata Professor Medicine and Nutritional Sciences Unniversitas Toronto David Jenkins dikutip dari situs Health pada Kamis, 23 Mei 2019.

Selain itu, kebanyakan dari para ahli mengatakan bahwa suplemen diet saat ini tidak seperti dulu. Asisten Profesor Studi Nutrisi Universitas Alabama Beth Kitchin mengatakan bahwa orang yang sehat kemungkinan tidak memerlukan suplemen.

Namun, dia percaya bahwa multivitamin dapat membantu kekurang nutrisi dalam diet seseorang. Terutama bagi mereka yang menghindari makanan tertentu seperti daging atau produk susu. Dia juga menyarankan suplemen kalsium dan vitamin D bagi pasien yang memiliki risiko osteoporosis.

“Saya selalu melihat diet pasien terlebih dahulu sebelum menyarankan pasien,” kata Beth Kitchin.