9 Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi dan Nutrisi dalam Tubuh

Liputan6.com, Jakarta – Memiliki tubuh yang sehat adalah harapan semua orang karena ketika sakit, semua aktivitas akan terganggu. Ditambah lagi ada dana yang harus dikeluarkan untuk berobat ke dokter.

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, Anda harus menyantap makanan penuh gizi dan nutrisi karena makanan bisa memberikan daya tahan tubuh untuk menghalau semua penyakit-penyakit yang menyerang.

Kemarin, tepatnya tanggal 25 Januari 2019 yang merupakan Hari Gizi dan Nutrisi Nasional ke-59, sebagai masyarakat Indonesia, kita harus merayakannya dengan cara memulai hidup yang lebih sehat.

Dilihat dari data-data yang ada pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, negara kita termasuk dalam jajaran negara dengan masalah gizi buruk yang cukup tinggi.

Tak heran kalau rumah sakit-rumah sakit yang ada di Indonesia selalu penuh setiap harinya karena ada banyak pasien yang berdatangan.

Padahal, Indonesia merupakan negara agraris dan negara kepulauan yang memiliki sumber makanan melimpah, baik itu sayuran, ikan, buah, dan lain sebagainya.

Ini dikarenakan masyarakat kita kurang aware dengan pentingnya asupan makanan yang mereka santap karena makan bukan hanya asal kenyang saja, tapi juga harus memenuhi kebutuhan dalam tubuh.

2 dari 6 halaman

Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi dan Nutrisi dalam Tubuh

ilustrasi makanan sehat

Supaya tubuh bisa mendapat asupan gizi dan nutrisi yang cukup, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dikutip dari TunaiKita, berikut uraiannya:

1. Mengonsumsi 4 Sehat 5 Sempurna

Saat masih kecil, kita selalu diingatkan kalau harus selalu menyantap makanan empat sehat lima sempurna. Tapi ketika dewasa, pola makan empat sehat lima sempurna seolah terlupakan begitu saja.

Padahal, pola makan yang digalakkan sejak tahun 1955 ini sengaja dibuat agar masyarakat Indonesia bisa memahami pola makan yang benar.

Pola makan empat sehat lima sempurna ini meliputi lima unsur, yakni karbohirdat sebagai makanan pokok, lauk pauk sebagai asupan protein, sayur-mayur sebagai asupan serat, buah-buahan sebagai asupan vitamin, dan susu yang bisa melengkapi gizi dan nutrisi ke empatnya.

Setelah hari gizi dan nutrisi ini, Anda harus selalu memastikan asupan empat sehat lima sempurna tersebut ada pada santapan makananmu, ya!

3 dari 6 halaman

2. Mengonsumsi Makanan yang Kaya Nutrisi

Pastikan tubuh tetap kuat selama berpuasa dengan cara-cara ini.

Kita selalu menganggap kalau makan sehat itu pasti mahal harganya. Jangan dulu memiliki pemikiran seperti itu! Ada banyak makanan kaya akan nutrisi yang bisa diambil.

Coba kita ambil contoh, jika tidak memiliki biaya untuk makan daging sapi, bisa diganti dengan daging ayam atau ikan yang harganya lebih murah untuk bisa memenuhi protein hewani. Jika masih merasa keberatan juga, masih ada protein nabati seperti tahu dan tempe yang tak kalah kandungan nutrisinya.

Begitu juga dengan buah-buahan. Tidak perlu buah mahal seperti apel dan pir karena kamu bisa menggantinya dengan pisang atau pepaya yang harganya lebih murah. Ingat, Indonesia ini memiliki hasil alam yang melimpah.

3. Tambahkan Asupan Biji-bijian dan Kacang-kacangan

Makan empat sehat lima sempurna sudah, tapi Anda juga perlu menambahkan asupan lain, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan.

Biji-bijian dan kacang-kacangan ini bisa dijadikan sebagai camilan sehat pengganti camilan keripik atau snack yang bisa dimakan.

Biji-bijian yang disarankan untuk dikonsumsi adalah biji labu, biji wijen, biji chia, serta biji bunga matahari. Sedangkan untuk jenis kacang-kacangannya, kamu bisa menyantap kacang almond, kacang kenari, kacang walnut, kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, hingga kacang edamame.

4 dari 6 halaman

4. Makan dalam Porsi yang Sesuai

Ilustrasi makanan sehat. (medicalxpress.com)

Seperti yang sudah dikatakan di sebelumnya, masyarakat Indonesia cenderung makan dengan pola banyak menyantap nasi, sementara lauk pauk dan sayurannya sangat sedikit.

Ibaratnya, asalkan perut kenyang, hatipun senang. Memang hatimu senang, tapi tubuhmu tidak akan senang karena porsi makanan yang disantap tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh.

Bagusnya, dalam satu piring sajian makan, kamu setidaknya harus memiliki perbandingan 1:1:1 antara nasi, lauk-pauk, dan sayur. Dengan begitu porsi nasi tidak akan terlalu banyak.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Meski terlihat remeh dan sering tidak terlalu dipedulikan, tapi minum air putih yang cukup sangatlah diharuskan supaya tubuh bisa menyerap dengan baik asupan gizi dan nutrisi dari makanan yang telah kamu santap.

Baiknya air putih diminum pada saat bangun tidur, setelah makan sekitar 5-10 menit, dan juga sebelum tidur. Minumlah air putih setidaknya delapan gelas perhari agar air bisa mengedarkan gizi dan nutrisi dengan baik ke seluruh tubuh.

Minum minuman berwarna, seperti jus buah boleh-boleh saja, tapi jangan sampai kamu melupakan minum air putih delapan gelas sehari!

5 dari 6 halaman

6. Makan Tiga Kali Sehari

Ilustrasi Foto Sarapan (iStockphoto)

Tubuh yang sehat bisa diperoleh dari pola makan yang benar, yakni makan tiga kali sehari sesuai dengan jamnya. Makan tiga kali sehari ini adalah makan makanan berat, ya!

Makan tiga kali sendiri ini meliputi makan pagi antara pukul 06.00-08.00, makan siang antara pukul 12.00-14.00, dan makan malam antara pukul 18.00 hingga 20.00.

Biasanya kita kerap kali melewatkan sarapan pagi karena tidak sempat atau terburu-buru beraktivitas. Dengan memulai hari dengan sarapan, maka tubuh akan mendapat asupan untuk memulai hari dengan baik. Ditambah lagi, Anda juga akan terhindar dari menyantap camilan yang tidak sehat karena lapar sebelum makan siang. Berat badan juga menjadi lebih terkontrol jika kamu menerapkan makan tiga kali sehari ini.

7. Batasi Konsumsi Makanan Manis, Asin, atau Berlemak

Hal yang satu ini jangan sampai terlupakan. Meski sudah makan makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi, tapi Anda tetap harus membatasi asupan konsumsi makanan yang manis, asin, atau berlemak supaya bisa menjaga berat badan ideal dan tubuh menjadi lebih sehat.

Terlalu sering menyantap makanan yang manis, asin, atau berlemak terlalu sering bisa memicu terjadinya banyak penyakit dalam tubuh, mulai dari penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes, hingga kelebihan berat badan.

Jika ingin menyantap makanan manis, asin, atau berlemak, jangan terlalu banyak porsinya dan jangan terlalu sering.

6 dari 6 halaman

8. Buat Perubahan Menu Makan Secara Bertahap

Soto Ayam Lamongan. Foto: Resep Masakan Nusantara)

Ketika sudah nyaman dan nikmat dengan menu makanan kaya gizi dan nutrisi tertentu, kita kerap kali menyantapnya selama berhari-hari sampai bosan. Nah, hal ini sebaiknya dihindari!

Usahakan untuk membuat menu makanan yang berubah-ubah setiap harinya sehingga tubuh bisa mendapat asupan gizi dan nutrisi yang berbeda-beda.

Misalkan saja hari ini kamu sudah menyantap soto ayam yang kaya akan protein hewani, maka besok santaplah opor tahu yang memiliki protein nabati.

Jika bingung mengubah-ubah menu setiap harinya, kamu bisa membuat jadwal makan selama seminggu sekali. Dengan begitu, kamu tidak perlu pusing lagi memikirkan akan makan apa hari ini.

9. Jangan Lupakan Olahraga yang Rutin

Anda harus memulai untuk memperhatikan dan menjaga asupan makanan yang masuk untuk membuat tubuh jadi lebih sehat. Tapi jangan hanya memperhatikan makanan yang disantap saja, kesehatan tubuh juga ditentukan dari rajin atau tidaknya Anda berolahraga.

Dengan olahraga yang rutin, maka asupan makanan yang masuk dalam tubuh juga bisa dicerna dengan baik karena tubuh memiliki metabolisme yang baik.

Tak perlu olahraga yang berat dan harus ngegym, kamu cukup membiasakan diri lari pagi atau jongging setiap hari setidaknya setengah jam saja dengan keliling komplek di rumah. Jadi, mulai sekarang jaga asupan makan dan rutin berolahraga ya, Sobat!