Bukan Kamar, Ini Lokasi Terbaik Bercinta di Rumah

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang beranggapan bahwa tempat bercinta yang tepat adalah kamar. Namun, terapis hubungan Shahzadi Harper mengatakan bahwa dapur merupakan tempat terbaik untuk berhubungan seks. 

Banyak orang menganggap bercinta di dapur itu kotor. Namun, Shahzadi mengungkapkan bahwa bercinta di dapur dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan ruangan lain.

“Dapur adalah ruangan terbaik untuk bercinta. Bisa di atas meja makan atau di sudut dapur yang lain,” klaim Shahzadi.

Salah satu posisi bercinta yang membantu membakar kalori lebih banyak ketika dilakukan di kursi makan. Biarkan suami yang di duduk sementara istri berada di atasnya. Selain itu, mencoba berbagai posisi juga dapat membentuk otot dan menjaga anggota tubuh tetap ramping dan fleksibel.

2 dari 3 halaman

Memang Bisa Bakar Kalori tapi Tak Sebanyak Olahraga

Seks

Soal seks yang bisa membakar kalori, itu memang benar. Namun, penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of Montreal, Kanada mengatakan pembakaran kalori saat bercinta tidak sebanyak berolahraga.

Menurut studi, wanita yang berlari selama 30 menit dapat membakar 213 kalori, sementara bagi pria 276 kalori. Sedangkan berhubungan seks hanya dapat membakar 69 kalori untuk wanita dan 101 kalori untuk pria dalam rentang waktu yang sama.

Walaupun begitu, jumlah kalori yang terbakar akan berbeda tiap sesi dalam berhubungan seks, semakin berkeringat dan semakin kehabisan napas semakin banyak pula kalori yang akan terbakar.

Penulis: Febrianingsih Alamako

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Kedalaman Vagina 2 cm, Wanita Ini Diperlakukan Kasar oleh Suami

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita di Pakistan datang ke dokter setelah dirinya kesulitan dalam berhubungan seks dengan sang suami. Tim medis menemukan perempuan itu memiliki masalah pada vaginanya.

Di awal pernikahannya, perempuan yang tidak disebutkan namanya itu tidak melihat adanya masalah pada vaginanya. Namun, ketika dia dan suami mencoba berhubungan seks, mereka kesulitan melakukan penentrasi.

Mengutip IFL Science pada Senin (24/6/2019), masalah ini berpengaruh pada pernikahan mereka yang baru berjalan enam bulan. Seringkali, sang istri mendapatkan pelecehan fisik dan verbal dari pasangan dan mertuanya, hingga ia memutuskan pulang ke orangtuanya.

“Orang-orang mengatakan kepada keluarga saya, bahwa saya bukan seorang wanita, tapi transgender yang tidak bisa aktif secara seksual dan tidak akan pernah hamil,” kata perempuan itu.

2 dari 4 halaman

Kedalaman Saluran Vagina yang Pendek

Ilustrasi vagina (iStockphoto)

Ketika mendatangi dokter, dia mengatakan bahwa pernah sakit perut bagian bawah dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, dia juga belum pernah mengalami menstruasi.

Sang ibu mengatakan, kemungkinan pubertasnya tertunda. Meski begitu, dokter mengesampingkan pendapat tersebut.

Dalam BMJ Case Reports, dokter menuliskan bahwa perkembangan payudaranya normal. Selain itu, karakter seksual sekunder lain juga tidak menunjukkan masalah.

Begitu pula hasil USG (ultrasonografi) yang menujukkan ukuran rahim dan ovarium normal. Termasuk soal hormonal.

Pemeriksaan fisik akhirnya menemukan penyebabnya. Wanita itu mengalami “blind vagina.” Kedalaman organ intim perempuan itu hanya memiliki panjang 2 sentimeter. Selain itu, saluran reproduksinya berujung dengan kantung yang tidak terhubung ke genitalia internalnya.

3 dari 4 halaman

Bisa Berhubungan Seks Lagi

Ilustrasi Foto Vagina (iStockphoto)

Mengutip The Sun, dia didiagnosis septum vagina. Kondisi di mana sistem reproduksinya tidak secara utuh berkembang dan menciptakan dinding pemisah jaringan vagina.

Dokter akhirnya melakukan proses bedah pada organ intim wanita tersebut. Mereka memotong jaringan pemisah antar dua bagian vagina, kemudian memasukkan cetakan yang dibungkus kondom ke dalamnya dan dibiarkan seminggu untuk merentangkan rongga baru.

Mereka lalu menggantinya dengan cetakan silikon yang bisa dilepas dan digunakan selama tiga minggu berikutnya.

Setelah itu, dia bisa kembali melakukan hubungan seksual dan tujuh bulan kemudian, hamil seorang anak laki-laki yang dilahirkan secara sesar.

“Operasi ini telah memberi saya kehidupan baru dalam arti yang sebenarnya,” kata pasien tersebut.

“Perawatan ini menganugerahi saya dengan hubungan pernikahan yang bahagia, kepercayaann diri, dan bayi yang sehat.”

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

4 Tips Mudah Ajak Kencan Orang Yang Disuka

Liputan6.com, Jakarta – Tidak mudah mengajak kencan seseorang. Meski memiliki kepercayaan diri yang tinggi, tetap saja ada risiko bahwa Anda bakal mendapat penolakan.

Penolakan inilah menjadi alasan terbesar takut mengajak kencan seseorang yang disuka. Namun, ada cara-cara yang dapat membantu Anda dalam menyiapkan diri untuk mengajak seseorang ber-kencan, dengan harapan tak ada penolakan.

Berikut sejumlah tips yang dapat Anda ikuti seperti dikutip dari situs Men’s Health pada Senin, 24 Juni 2019.

1. Jangan terlalu dipikirkan

Salah satu ketakutan terbesar untuk memulai hubungan adalah penolakan. Padahal hal ini harusnya tidak menahan Anda untuk menyatakan perasaan Anda.

Seksolog dan psikoterapis klinis, Kristie Overstreet menjelaskan alasan di balik hal ini adalah tidak ada orang yang ingin terlihat bodoh atau ditolak saat menjadi dirinya sendiri. Selain itu, ada kesulitan untuk menerima diri sendiri.

“Ketakutan dan kekhawatiran ini menarik kita untuk mengambil risiko. Hal ini terjadi karena kita ingin melindungi ego dan takut terluka,” kata Kristie.

“Jangan terlalu memikirkan atau mempersulitnya. Jadikanlah hal tersebut hal mudah seperti bertanya apakah mereka ingin makan malam,” Kristie melanjutkan.

Jangan takut untuk mengajaknya kencan. Jika Anda diterima, itu adalah hal baik. Jika mereka menolak Anda, maka Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu Anda.

2 dari 4 halaman

2. Jangan Bertele-Tele

Kristie mengatakan untuk langsung menyatakan keinginan saat sedang mengaja seseorang berkencan.

Jika tidak langsung menyatakan keinginan, Anda mungkin akan membuat orang yang Anda suka bingung bahkan menyebabkan salah paham.

“Jangan menjadi tidak jelas dengan pertanyaan seperti “mau bertemu?”. Nyatakan secara spesifik jika Anda ingin mengajaknya berkencan, seperti “apakah kamu punya waktu untuk makan malam bersama di hari Selasa?”. Pertanyaan tersebut akan menunjukan bahwa Anda tertarik dengan orang yang Anda sukai,” katanya.

3 dari 4 halaman

3. Perhatikan Respons

Bila Anda tidak mendapatkan balasan ‘ya’ secara jelas maka orang yang Anda suka mungkin tidak tertarik dengan Anda.

Perhatikanlah cara orang yang Anda suka merespon Anda. Jika orang yang Anda suka sibuk tapi mereka memberi waktu alternatif, kemungkinan orang tersebut juga tertarik pada Anda.

Jika tidak, Anda mungkin harus berhenti untuk berharap. Berikan orang yang Anda sukai waktu untuk menjawab ajakan Anda.

“Jika mereka membalas, coba tunggu jawabannya. Jika mereka tidak membalas untuk kedua kali, mungkin ini waktu Anda untuk membiarkan mereka pergi,” kata Kristie.

4 dari 4 halaman

4. Mulai dari Pembicaraan Kecil

Menemui seseorang secara langsung dan mengajaknya berkencan memiliki aturannya tersendiri.

Anda tidak bisa begitu saja menemui orang yang Anda suka dan menyatakan keinginan Anda untuk mengajak berkencan. Mulailah dengan pembicaraan kecil dan carilah hal yang Anda dan dia sukai.

“Lihatlah responsnya. Contohnya jika Anda mendekati seseorang dan tidak mendapat respon baik maka berhentilah. Jika tidak, bicarakanlah hal yang mebuatnya tertarik sesuai situasi saat Anda mendekatinya,” katanya.

Dia mengatakan bahwa Anda tidak perlu takut untuk mendapat penolakan. Lihatlah sisi positif dari segala hal. Bila tidak ada penolakan, Anda mungkin akan berakhir dalam hubungan dengan seseorang yang tidak sesuai dengan Anda.

Penulis: Khairuni Cesario

Miss V Menua, Apa Saja yang Berubah?

Liputan6.com, Jakarta Ketika menua tubuh akan mengalami perubahan. Paling mudah terlihat tentu saja kulit yang mulai keriput serta rambut beruban. Perubahan juga terjadi pada organ intim wanita yakni vagina (miss V).

Beriktu yang terjadi pada miss V ketika wanita menua seperti dilansir Metro, Senin (24/6/2019).

1. Rambut kemaluan menipis dan beruban

Rambut kemaluan akan menipis dan berubah menjadi abu-abu. Kalau semasa muda wanita biasanya waxing dan mencukur daerah genital tersebut, kini tak perlu repot lagi karena pada akhirnya akan berkurang.

Rambut kemaluan mulai menipis sekitar usia 40-an atau 50-an. Beberapa wanita ada yang kehilangan semua rambut publik mereka, yang lain mungkin tidak.

2. Vulva dan vagina menyusut

Saat sudah tua, tubuh akan menghasilkan lebih sedikit estrogen, hal ini akan menyebabkan banyak perubahan pada vagina dan vulva Anda

Anda akan melihat sangat sedikit perubahan dalam penampilan vulva dan vagina Anda selama beberapa dekade pertama kehidupan Anda. Namun, begitu tubuh Anda mulai memproduksi lebih sedikit estrogen, ada kemungkinan lubang vagina Anda, serta panjang vagina Anda akan menyusut.

2 dari 4 halaman

3. Perubahan Setelah Menopause

Ilustrasi vagina (iStockphoto)

Setelah menopause, banyak hal akan terjadi pada tubuh Anda. Ini termasuk gejala seperti hot flashes, keringat malam, sulit tidur, suasana hati yang rendah, kecemasan, masalah konsentrasi dan banyak lagi.

Dalam waktu ini, Anda juga dapat mengembangkan atvatur vulvovaginal (VVA), suatu sindrom genitourinari menopause (GSM).

Kedengarannya menakutkan, tapi pada saat ini tubuh Anda memproduksi lebih sedikit estrogen, sehingga dinding vagina menjadi lebih tipis, lebih kering, dan bisa meradang. Saluran vagina juga bisa memendek dan menjadi lebih kencang.

Gejala-gejala lain termasuk rasa terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil dan tidak bisa menahannya terlalu lama. Beberapa wanita juga merasakan hubungan intim menjadi menyakitkan, karena kurangnya pelumasan di vagina.

Jika Anda kesakitan atau memiliki pertanyaan atau masalah tentang area vagina Anda, bicarakan dengan profesional medis.

4. Kemungkinan terkena infeksi jamur dan ISK

Estrogen yang berkurang, membuat jaringan vagina berubah, wanita bisa menjadi lebih rentan terhadap infeksi ragi dan infeksi saluran kencing (ISK). Walau begitu, hal ini tidak terjadi di setiap wanita. 

3 dari 4 halaman

5. Dasar panggul kehilangan kekuatannya

Seiring bertambahnya usia, dasar panggul kehilangan kekuatannya. Otot-otot ini menopang kandung kemih, rahim dan usus, dan ketika dasar panggul Anda melemah.

Dampaknya, Anda bisa mengalami inkontinensia urine. Ini juga sering terjadi setelah Anda melahirkan. Untuk menjaga kekuatannya, cobalah teratur melakukan latihan kegel.

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Alasan Sebagian Cewek Mau Diajak Kencan: Makan Gratis

Liputan6.com, Jakarta Kencan seharusnya membuka peluang untuk mengenal seseorang lebih dalam. Dengan berkencan, masing-masing pihak akan lebih mengenal kepribadian masing-masing secara jelas. Namun, bagaimana bila salah satu pihak ternyata bersedia kencan hanya demi memenuhi kebutuhan perut semata?

Hasil studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Society for Personality and Social Psychology ini mungkin akan membuat para pria single sedikit kecewa. Namun, demikianlah adanya. Sekitar 1/4 hingga 1/3 wanita heteroseksual bersedia berkencan dengan seorang pria hanya demi makan gratis.

Fenomena makan gratis atau dalam bahasa Inggris disebut “foodie calls” ini biasanya terpicu oleh kondisi keterbatasan dalam hal pemasukan, bahan makanan favorit sedang kosong di pasaran, atau menu baru di restoran terlalu mahal untuk kantongnya. 

Ada dua studi yang dilakukan para peneliti dari Azusa Pacific University dan UC Merced, Amerika Serikat, untuk menguak hasil tersebut. Studi pertama melibatkan 820 wanita, dan studi kedua melibatkan 327 wanita, melansir laman New York Post, Senin (24/6/2019).

Para partisipan ditanyai mengenai pengalaman kencan mereka. Pada studi pertama, sekitar 23 persen partisipan mengaku pernah bersedia kencan demi makan gratis. Pada survei kedua jumlah tersebut menjadi 33 persen.

2 dari 3 halaman

Bekepribadian Gelap

Para peneliti yang terdiri dari Brian Collisson, Jennifer Howell, dan Trista Harig dari Azusa Pacific University dan UC Merced juga mengatakan, para wanita yang merasa bahwa berkencan demi makan gratis secara sosial cenderung menampakkan kepribadian yang lebih gelap.

Lebih jauh, Collisson menjelaskan, para penganut “makan gratis” itu juga cenderung terlibat dalam praktik kencan semalam, memalsukan orgasme, atau mengirim pesan foto dewasa.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Minta Ulama Terlibat Tanggulangi HIV/AIDS

Liputan6.com, Bandung Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengimbau wali kota dan bupati agar meminta seluruh ulama ikut menanggulangi paparan HIV dan AIDS. Selain para ulama, pengajar tingkat SMA dianggap perlu untuk ikut melakukan hal serupa.

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, alasan pelibatan ulama dan pengajar untuk ikut menanggulangi paparan HIV dan AIDS karena mereka sering berinteraksi dengan publik. Sehingga menurut Uu, dua kelompok tersebut dianggap efektif mengkampanyekan penanggulangan HIV/AIDS. 

“Dengan kebersamaan dengan para pemangku-pemangku agama, dengan tokoh-tokoh masyarakat libatkan mereka. Pak kyai, jangan tabu berbicara HIV. Tokoh masyarakat jangan tabu berbicara masalah AIDS,” imbau Uu di Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin, 24 Juni 2019.

“Kalau penanganan ini hanya sekelompok kita aparatur pemerintah, sekelompok ormas tentang sosial dan yang lainnya, mungkin tidak akan maksimal hasilnya,” Uu melanjutkan.

Tak hanya mengimbau agar para ulama dan pengajar ikut terlibat dalam menanggulangi HIV/AIDS, Uu juga meminta seluruh masyarakat mengubah cara pandang terhadap orang hidup dengan AIDS (ODHA). Uu berpendapat, perubahan cara pandang masyarakat terhadap ODHA dapat mensukseskan penanggulangan HIV/AIDS secara menyeluruh.

2 dari 3 halaman

Merata di kota kabupaten

Uu Ruzhanul Ulum beranggapan ulama dan pengajar efektif mengkampanyekan penanggulangan HIV/AIDS. (Foto: Liputan6.com/Arie Nugraha)

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat, penyebaran HIV/AIDS merata di kota kabupaten. Jumlah kasus paparan penyebaran HIV/Aids, terjadi terhadap ibu rumah tangga.

Hal itu disebabkan adanya perilaku sosial yang menyimpang dari pasangan hidupnya. Penularannya terjadi mayoritas saat berhubungan intim, tanpa menggunakan alat pelindung (kondom). (Arie Nugraha)

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video berikut ini:

Terungkap Penyebab Langit-Langit Mulut Putrinya Menghitam, Ibu Ini Tertawa

Liputan6.com, Jakarta Kasus yang dialami Darian Depreta ini mungkin terdengar unik dan lucu. Namun, apa yang terjadi pada putrinya yang masih balita bisa menjadi pelajaran bagi orangtua untuk terus memperhatikan apa yang dilakukan buah hati.

Awalnya, Darian panik saat melihat ada warna hitam di langit-langit mulut putrinya, Bella. Apalagi, setelah dia tidak bisa menghilangkannya dari mulut balita itu.

Darian kemudian menelepon suami, ibunya Chandler, dan seorang sahabatnya sambil dilanda rasa panik. Dia juga segera menghubungi dokter.

“Saya membuat janji bertemu dokter sekitar 30 menit setelah saya melihat mulutnya,” tulis Darian seperti dikutip Senin (24/6/2019) dari unggahannya di Facebook beberapa waktu yang lalu.

2 dari 4 halaman

Dikira Tanda Lahir

So I’m playing with Bella today and notice the roof of her mouth is black. I try wiping it to see if it would come off,…

Posted by Darian Depreta on Thursday, 30 May 2019

Ketika bertemu dengan dokter, Darian masih terus mencoba menghapus tanda itu. Dia juga mengungkapkan belum pernah melihat noda hitam besar itu sebelumnya. Petugas medis mengatakan, mungkin itu adalah tanda lahir.

“Saya menegaskan itu bukan, karena saya selalu melihat mulutnya dan membersihkannya,” tulis Darian.

Karena takut terjadi apa-apa pada sang putri, Darian segera mempertemukan Bella dengan dua dokter spesialis. Mereka juga terus menegaskan bahwa itu bukanlah tanda lahir.

Petugas segera melihat lagi noda hitam itu.

“Saya tunjukkan itu terlihat agak putih di sampingnya dan dia benar-benar masuk ke sana untuk mencoba mengikisnya,” ungkap Darian.

3 dari 4 halaman

Ternyata, Bukan Penyakit

Ilustrasi balita tumbuh gigi (iStockphototo)

Secara mengejutkan, itu bukanlah sebuah pertanda dari penyakit seperti alergi. Apa yang ada di langit-langit Bella adalah potongan kardus dari kotak yang dikunyah balita itu dan menempel di bagian atas mulutnya.

Ternyata, Bella menemukan sebuah kotak kardus ketika ibunya sedang mencuci piring dengan mesin. Saat mencoba melepas dari mulut anaknya, Darian tidak sadar bahwa ada bagian yang tersangkut di sana. Setelah itu, dia segera memeriksa apakah ada potongan-potongan kecil lainnya yang tertinggal di mulut putrinya.

“Saya tidak pernah menunjukkan wajah saya di kantor itu lagi. Saya menangis sambil tertawa selama 5 menit berturut-turut,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa dirinya bersyukur karena benda itu tidak masuk ke dalam perutnya. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi Darian.

“Saya tidak akan membiarkan bayi saya mengunyah kardus. Dia sedang tumbuh gigi dan mencoba mengunyah segalanya.”

Posted by Darian Depreta on Thursday, 30 May 2019

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Hypnobirthing, Metode Persalinan Minim Rasa Sakit

Liputan6.com, Jakarta – Hypnobirthing merupakan salah satu metode yang digunakan dalam proses persalinan. Namun, masih banyak ibu yang belum mengetahui lebih jelas mengenai metode ini.

Seperti yang dilansir oleh mom.me, Hypnobirthing adalah sebuah metode untuk menghipnotis diri sendiri dengan bantuan seorang profesional untuk bisa melewati rasa sakit dan stres saat melahirkan.

Hypnobirthing memang dirancang untuk bisa membantu wanita melahirkan dengan cara yang alami atau normal. Demi menghindari rasa sakit saat proses persalinan, banyak ibu yang memilih metode ini. 

Nah, kali ini Orami bersama Clinical Psychologist dan Certified Hypnotheraphy,  Liza Djaprie,  akan menjelaskan lebih lengkap mengenai hypnobirthing. Ingin tahu lebih jelasnya? Simak selengkapnya di channel Orami Indonesia di Vidio berikut ini.

Pasangan Tak Disukai Keluarga, Ikuti Saran Ahli Ini

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu hal paling menyakitkan dalam hidup ketika keluarga besar tidak menyukai pasangan yang kita pilih.

Bila ini benar-benar terjadi, haruskah kita menyudahi hubungan yang terlanjur terjalin lantaran dukungan dari keluarga sangat membantu untuk menjalani hubungan jangka panjang?

Terapis pasangan dari Los Angeles, Gary Brown mengatakan bahwa semua ini tergantung dari seberapa kita dengan keluarga.

Menurut Brown, jika keluarga merupakan hal paling utama buat kita, tentu hal tersebut akan berdampak jauh lebih besar dibanding mereka yang memang tidak begitu dengan keluarga.

Di sisi lain, pelatih kencan intuitif, Susan Winter berpendapat bahwa dukungan dari keluarga terhadap suatu hubungan yang tengah kita jalin dan pasangan yang kita bersifat penting, tetapi tidak esensial.

“Sebagai orang dewasa kita memiliki kebebasan besar untuk hidup dengan cara kita sendiri,” kata Susan seperti dikutip dari Ellite Daily pada Senin, 24 Juni 2019.

2 dari 3 halaman

Cari Tahu Alasan Keluarga Tidak Suka Pasangan Kita

Ilustrasi Foto Pasangan Romantis (iStockphoto)

Namun, para ahli menyarankan untuk coba mengerti alasan keluarga tidak menyukai pasangan kita. Mungkin saja di balik rasa tidak sukanya itu ada niat baik untuk menyadarkan dari hal-hal yang tidak kita sadari.

“Ada berbagai alasan keluarga tidak mendukung hubungan Anda. Berbeda bila terkait hal khusus seperti gaya pakaian, politik, dan agama. Selama pasangan adalah orang yang baik, Anda yang memiliki niat baik dapat menjalani hubungan meski terdapat beberapa perbedaan,” kata Gary.

Susan pun berpendapat yang sama. Menurut dia, beri keluarga waktu untuk mengungkapkan alasan mereka tidak menyukai pasangan kita, tanpa perlu kita membela diri.

“Saat selesai, ucapkan terima kasih. Katakan pada keluarga bahwa Anda mendengarkan kecemasan mereka,” Susan menekan.

Sembari kita memikirkan baik-baik omongan tersebut, karena mungkin saja kekhawatiran mereka ada benarnya.

“Pikirkanlah kembali. Anda mungkin nanti dapat mendiskusikannya dengan pasangan Anda,” kata Susan.

3 dari 3 halaman

Kuncinya

Ilustrasi pasangan bahagia (iStockphoto)

Berada dalam situasi ini memang tidak mudah. Kuncinya adalah kita harus tetap menghargai keluarga sendiri.

Hindari memberikan respons negatif. Sebaliknya, berikan alasan kita bahagia dengan pasangan yang sudah kita pilih itu. Yakinkan mereka bahwa kita akan baik-baik saja. 

“Daripada merenspons atau menyerang mereka, jelaskanlah alasan yang membuat kita bahagia dengan pasangan. Berikan contoh yang konkret. Jangan memaksa untuk mendapat persetujuan. Berikan keluarga Anda waktu untuk melihat bahwa Anda bahagia,” Susan menekankan.

Brown pun juga menyarankan hal yang sama yaitu untuk membagikan hal positif mengenai pasangan. Jangan panik dan berikan waktu sehingga hubungan kita bisa diterima.

“Biasanya saat mereka melihat hal baik dari pasangan Anda, mereka akan setuju . Mungkin tidak langsung seluruhnya. Berikanlah mereka waktu,” kata Brown.

Penulis: Khairuni Cesario

Anak Mengaku Sedang Jatuh Cinta, Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Liputan6.com, Jakarta – Beragam reaksi orangtua perlihatkan ketika mendengar pengakuan anaknya yang sedang jatuh cinta.

Sah-sah saja bila Anda sebagai orangtua merasa kaget. Namun, tidak lantas Anda langsung melarangnya untuk jatuh cinta.

Menurut psikolog anak dan remaja, Oktina Burlianti, orangtua harus ikut membimbing anak yang jatuh cinta, bukan melarangnya. Sebaliknya, ayah dan ibu semestinya tenang karena anaknya bisa jatuh cinta.

“Orangtua harus bersikap positif dan membantu anak untuk menentukan tipe pacar yang ideal”, kata Oktina.

Direktur program Sekolah Citta Bangsa Cibubur ini menambahkan bahwa orangtua harus terbuka dan memantau anak ketika anak mulai jatuh cinta.

2 dari 3 halaman

Anak Mulai Jatuh Cinta

Deborah Roffman, pakar seksualitas manusia, seperti dikutip dari situs The New York Times pada Senin, 24 Juni 2019, mengatakan bahwa bagian normal dari perkembangan seorang anak ketika mereka melihat lawan jenis dengan cara yang sedikit berbeda.

Deborah menyarankan agar tidak bertanya yang bersifat stereotip gender atau superfisial seperti “apakah dia cantik?”. Sebagai gantinya orangtua bisa menanyakan perihal apa yang disukai dari sosok yang bikin anak sampai jatuh cinta itu.

3 dari 3 halaman

Tidak Bersikap Berlebihan

Psikolog yang juga profesor dari Universitas Missouri, Amanda Rose mengingatkan agar orangtua juga tidak bersikap secara berlebihan, seperti membahas pernikahan. Amanda juga mengatakan jangan menggoda anak tentang pacar atau orang yang disukainya.

Bertanya berlebihan soal pacar dan orang disukai anak dapat menutup keterbukaan anak pada orangtua, apalagi membahas masalah gender atau seks. Hal tersebut dapat membuat mereka malu untuk membahas tentang cinta di masa depan.

Perbincangan bisa dimulai dengan hal ringan, seperti menanyakan apa yang mereka sering bicarakan dengan teman di kelas atau apakah mereka membahas tentang orang yang mereka sukai. 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Jumlah Pasien Masih Tinggi, Pemahaman Orang Terhadap Depresi Masih Saja Rendah

Liputan6.com, Jakarta – Organisasi kesehatan dunia (WHO) pada 2017 menyatakan bahwa depresi menduduki peringkat nomor empat penyakit di dunia. Disebutkan pula sekitar 300 juta dari total populasi dunia mengalami gangguan mental ini.

Meski angka prevalensi depresi tinggi, pemahaman masyarakat akan kondisi ini masih sangat rendah.

Ini terbukti dengan masih adanya stigma yang menghambat pasien depresi memperoleh dukungan dari orang sekitar supaya dapat hidup normal kembali.

Tingginya angka pasien tanpa diikuti pemahaman masyarakat terhadap depresi menjadi hal paling disoroti dalam Lundbeck Regional Symposium yang diadakan pada 22 sampai 23 Juni di Jakarta. 

Selama dua hari, 450 dokter dari Asia Selatan dan Asia Timur yang hadir pada simposium ini membahas perihal manajemen kesehatan jiwa dan konsekuensinya bila pasien tidak menerima pengobatan yang tepat.

Pada kesempatan itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr Eka Viora, menjelaskan perihal depresi yang kerap dipandang aib lantaran berhubungan dengan kesehatan mental, bukan fisik. 

Menurut Eka, pandangan yang salah itu membuat pasien jadi enggan mencari dukungan dan melakukan pengobatan.

“Padahal, orang dengan gangguan depresi bila pulih sepenuhnya dan pasien seharusnya tanpa ragu mencari dukungan dan pengobatan,” kata Eka seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Senin, 24 Juni 2019. 

2 dari 3 halaman

Stigma Lain Tentang Pasien Depresi

Simposium ‘ Lundbeck Regional Symposium’ yang Diadakan di Jakarta pada 22 sampai 23 Juni 2019 Fokus Membahas Soal Depresi dan Pengobatannya (Dokumen : Rilis)

Hadir pula Ketua Divisi Mood Disorder Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr Margarita Maramis yang menyinggung soal diskriminasi yang sering didapat pasien depresi. 

Diskriminasi itu berupa asumsi yang menilai pasien depresi tidak mau bersosialisasi, tidak bisa dipercaya, yang pada akhirnya membuat sebagian pasien memutuskan untuk meninggalkan kehidupan normalnya tanpa melakukan pengobatan. 

“Akibatnya, mereka menghindari hubungan yang terlalu pribadi dengan orang lain, seperti berhenti bekerja atau berhenti sekolah,” kata Margarita.

3 dari 3 halaman

Apa Itu Depresi dan Pengobatannya

Perwujudan dari kondisi ini berupa suasana hati yang buruk dan perasaan sedih yang memengaruhi kualitas hidup pasien. Selain memperikirakan bahwa 300 orang dari total populasi dunia mengalami depresi, di tahun yang sama WHO merilis data yang menyebut setiap 40 detik terjadi kasus bunuh diri.

Berdasarkan penelitian profesor klinis dan konsultan psikiater Kanada, Prata Chokka menunjukkan bahwa penderita depresi mengalami penurunan produktivitas kerja atau gangguan fungsi dalam kegiatan sehari-hari seperti tidak fokus, pelupa, lambat menanggapi percakapan, dan lambat dalam mengelola tugas sehari-hari.

Selama ini proses pemulihan pasien masih menggunakan antidepresan, tetapi ada beberapa pihak yang beranggapan bahwa penggunaan antidepresan tidak membawa manfaat bagi pasien bahkan memberi banyak efek samping.

Menurut profesor klinis neuropsikiatri di Fakultas Kedokteran, Universitas Carolina Selatan, Amerika, Vladimir Maletic yang hadir pada simposium itu mengatakan bahwa penggunaan antidepresan pada pasien depresi telah mengalami evolusi, seperti Vortioxetine dengan efek samping yang lebih minimal dapat mengatasi gejala-gejala depresi sehingga pasien dapat kembali melakukan aktivitas normal.

Penulis : Febrianingsih Alamako

Kisah Emily, Bocah 7 Tahun yang Sudah Menopause

Liputan6.com, Jakarta Umumnya, menopause dialami wanita di akhir 40 tahun atau awal 50 tahun. Namun, hal berbeda dialami Emily McAuliffe, seorang anak dari Australia yang mengalami menopause di usia 7.

Berbeda dari anak kebanyakan, Emily telah melalui masa menstruasi saat umur empat tahun. Saat ini, dia sudah mengalami menopause seperti dilansir Now to Love, Senin (24/6/2019).

Saat lahir, Emily berbobot 3,6 kg. Walau normal, bobot lahirnya paling ringan dibandingkan saudaranya. Ketika menginjak empat bulan, badan Emily sudah sama besarnya dengan anak berumur satu tahun.

Tam Dover, ibu Emily mengungkapkan, kesedihannya karena anaknya yang mengalami perkembangan yang sangat cepat. Bayangkan, pada usia dua tahun, payudara Emily membesar dan dia memiliki jerawat. Tam tidak bisa membelikan baju yang sesuai dengan umur Emily karena perkembangan tubuhnya.

“Aku memberitahu Emily bahwa itu normal karena aku tidak ingin dia ketakutan, walaupun hal itu sangat tidak normal,” kata Tam.

2 dari 4 halaman

Didiagnosis Penyakit Addison

Kondisi tidak biasa yang terjadi di tubuh Emily membuat orangtuanya segera membawa sang putri ke dokter. Aneka tes sudah dijalani tapi hasilnya nihil.

Baru, pada 2017, Emily menjalani tes darah. Hasil dari tes mengungkapkan Emily memiliki level hormon yang sama dengan wanita hamil. Emily didiagnosis menderita penyakit Addison, yakni kondisi ketika kelenjar adrenalin tidak menghasilkan hormon yang cukup serta memicu pubertas dini.

Emily menjalani terapi penggantian hormon untuk menghentikan pertumbuhannya yang berakibat menopause dini, sayangnya terapi tersebut tidak berhasil.

Sekarang, kesehatan Emily dimonitor oleh dokter spesialis. Secara berkala ia terus menjalani tes genetik dan DNA.

Walau begitu, Emily juga sudah masuk sekolah dasar dan menjalani harinya seperti anak kebanyakan.

3 dari 4 halaman

Apa Itu Penyakit Addison?

Penyakit Addison adalah suatu kondisi ketika tubuh manusia tidak menghasilkan cukup hormon tertentu. Kelenjar adrenalin yang berada di atas ginjal, seringkali memproduksi terlalu sedikit kortisol dan seringkali terlalu sedikit aldosteron.

Penyakit ini dapat diderita semua usia dan kedua jenis kelamin dan dapat mengancam jiwa. Perawatan sangat diperlukan untuk mengisi kekurangan hormon yang hilang.

Penyakit Addison berkembang secara perlahan, sehingga kadang diabaikan. Berikut gejala dan tanda penyakit Addison seperti dilansir dari laman Mayo Clinic:

1. Kelelahan ekstrem

2. Penurunan berat badan dan penurunan nafsu makan

3. Kulit menggelap (Hiperpigmentasi)4. Tekanan darah rendah hingga pingsan

5. Kecanduan makan garam

6. Gula darah rendah

7. Mual, diare, atau muntah

8. Sakit perut

9. Nyeri otot atau sendi

10. Emosi tidak stabil

11. Depresi atau perilaku lainnya

12. Rambut rontok atau disfungsi seksual pada wanita

Penyakit addison tidak dapat dicegah, tetapi ada beberapa langkah untuk menghindari krisis penyakit ini:

1. Konsultasikan ke dokter ketika Anda selalu merasa lelah, lemah, atau kehilangan berat badan. Tanyakan tetang kekurangan adrenalin.

2. Jika Anda didiagnosis menderita penyakit Addison, tanyakan perawatan yang bisa Anda lakukan, seperti belajar cara meningkatkan dosis kortikosteroid.

3. Jika penyakit Anda menjadi parah seperti muntah dan tidak bisa minum obat, segera ke intalasi gawat darurat.

4. Pastikan menindaklanjuti pengobatan secara teratur dengan dokter untuk menhindari dosis obat yang terlalu tinggi.

Penulis: Febrianingsih Alamako

 

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Kemenkes Siapkan 79 Ton Obat-obatan untuk Jemaah Haji

Liputan6.com, Jakarta Tahun ini, kuota jemaah haji untuk Indonesia bertambah 10 ribu orang. Penambahan ini tentu juga membuat Kementerian Kesehatan menambahkan stok obat-obatan menjadi 79 ton untuk jemaah haji selama di Tanah Suci.

“Semua mengikuti, tenaga bertambah, obat, vaksin, dan makanan tambahan bagi jemaah haji yang sakit juga kami siapkan,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka pada acara Konsolidasi dan Penguatan Komunikasi Bagi Petugas Kesehatan Haji Indonesia di BBPK Cilandak Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Untuk Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) akan ada penambahan 66 tenaga kesehatan yang terdiri atas 22 orang dokter dan 44 perawat. Semua petugas kesehatan ini akan melayani langsung 22 kloter tambahan. Untuk mempersiapkan tenaga kesehatan tambahan ini, Pusat Kesehatan haji akan menyelenggarakan pelatihan terintegrasi pada 27-29 Juni 2019 mendatang.

Selain tenaga medis dan fasilitas kesehatan, Eka juga mengingatkan kepada calon jemaah haji untuk menyiapkan kesehatan dengan baik.

“Jemaah haji harus menyiapkan kesehatan dengan baik, obat-obatan pribadi harus dibawa. Obat-obatan yang dibawa jangan ditaruh di koper tapi di tas tenteng. Jangan menahan kencing, banyak minum, dan banyak istirahat kalau lelah,” kata Eka seperti mengutip rilis dari Kemenkes. 

2 dari 3 halaman

2 Klinik Kesehatan Haji di Mekah dan Madinah

Jemaah haji (www.haji.kemenag.go.id)

Kementerian Kesehatan juga tengah menyiapkan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) baik di Mekah maupun Madinah.

KKHI  Madinah merupakan bangunan baru yang diresmikan pada awal Mei 2019. Di sini tersedia jenis perawatan yang lebih lengkap dan kapasitas tempat tidur yang lebih banyak ketimbang KKHI yang lama. Jumlah tempat tidur yang semula hanya 50 saat ini menjadi 80 tempat tidur.

Sementara itu, untuk di KKHI Mekkah, sudah berdiri klinik kesehatan 18 lantai dengan kapasitas 300 tempat tidur. Di dalamnya ada beragam fasilitas pendukung pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium, apotek, ruang rontgen dan memiliki fasilitas kamar petugas kesehatan yang dapat menampung sekitar 400 petugas kesehatan haji. Kedua KKHI ini setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Terapis Salah Tusuk Saat Akupunktur, Lansia Portugal Kesulitan Bernapas

Liputan6.com, Jakarta Akupunktur selama ini dipercaya mampu meringankan penyakit. Namun, kasus yang dialami lansia asal Portugal ini membuktikan, praktik tersebut belum tentu bebas risiko.

Dilansir dari Science Alert pada Senin (24/6/2019), lansia 79 tahun ini mendatangi sebuah rumah sakit di Portugal. Dia mengalami gejala sulit bernapas dan rasa sakit yang menusuk di bahu kanannya.

Hasil X-ray menemukan bahwa bagian bawah paru-paru kanannya mengalami pneumotoraks atau paru-paru kolaps. Kondisi ini terjadi karena masuknya udara masuk rongga pleura, sebuah ruang di antara paru-paru dan dinding dada. Udara ini bisa bocor keluar dari paru-paru yang rusak atau sakit.

Pada kasus ini, ditengarai yang menjadi penyebabnya adalah jarum akupunktur yang dimasukkan ke ruang tubuh di dekat tulang belikat pasien dua hari sebelumnya. Daerah tersebut ternyata cukup dekat dengan paru-paru yang jaraknya hanya beberapa sentimeter dari kulit.

Kesalahan sudut yang salah membuatnya mengalami rongga pleura yang berlubang.

2 dari 4 halaman

Tanyakan Pada Praktisi Terlebih Dulu

Akupunktur (Studio 72/Shutterstock)

Mengutip Health, wanita itu akhirnya mendapatkan perawatan khusus. Sebuah tabung dimasukkan ke dalam dadanya untuk memperluas kembali paru-parunya yang telah mengempis, serta menghilangkan rasa sakitnya. Dua hari kemudian dia sudah boleh pulang.

Juli Singh, praktisi akupunktur berlisensi di New York, Amerika Serikat mengatakan, seseorang yang bakal menjalani akupunktur sebaiknya menanyakan beberapa hal terlebih dahulu ke orang yang bakal memberikan terapi tersebut. Pastikan jika orang yang melakukannya adalah mereka yang berpengalaman.

“Percayalah pada insting Anda. Jika mereka tidak bisa menjawab pertanyaan Anda, itu pertanda buruk,” kata Singh yang tidak terlibat pada kasus ini.

Dia menambahkan, apabila ada perasaan tidak nyaman atau ragu-ragu lebih baik urungkan niat untuk melakukannya.

3 dari 4 halaman

Kesadaran Terhadap Risiko Akupunktur

©Shutterstock

Selain itu, Singh juga merekomendasikan Anda untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan layanan kesehatan resmi dan meminta saran dari mereka sebelum melakukan akupunktur. Anda bisa bertanya di mana tempat praktik yang baik.

Kasus yang dilaporkan di BMJ Case Reports ini meminta agar komunitas medis tetap berhati-hati terhadap risiko akupunktur.

“Baik ahli akupunktur dan dokter perlu menyadari kemungkinan efek samping setelah akupunktur, terutama pada mereka yang mengalami gejala,” tulis para dokter dalam laporan tersebut.

Mereka juga mencatat bahwa pneumotoraks merupakan komplikasi serius yang paling umum, terkait dengan akupunktur.

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Kemenkes: Partisipasi Masyarakat Tentukan Stok Darah

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengapresiasi para pendonor darah yang rela menyumbangkan darahnya untuk orang lain. Oscar juga memotivasi kepada masyarakat, terutama anak muda, yang belum melakukan hal tersebut untuk mulai mendonorkan darah.

“Hal tersebut merupakan kunci untuk membangun fondasi yang kuat dalam pemenuhan kebutuhan darah nasional yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan semua pasien yang membutuhkan transfusi darah,” kata Oscar dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Gedung Kemenkes Kuningan Jakarta, Senin (24/6/2019) pagi seperti mengutip rilis dari Kementerian Kesehatan. 

Kebutuhan stok darah untuk menyelamatkan nyawa orang lain merupakan suatu kebutuhan. Darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya, ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah.

Ketersediaan darah juga didukung oleh faktor lain seperti fasilitas, sarana dan prasarana yang dapat menjamin ketersediaan darah dalam jumlah yang cukup, aman dan berkualitas.

2 dari 2 halaman

Stok Darah Cukup, AKI Turun

Sekjen Kemenkes, drg Oscar Primadi, membuka peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Jakarta. (Foto: Dok Rokomyanmas Kemenkes)

Pelayanan darah yang aman dan berkualitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI).

Di Indonesia berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015 menunjukkan AKI yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup.

Perdarahan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu, untuk mencegahnya masyarakat memerlukan akses terhadap pelayanan darah dalam jumlah yang cukup. Hal ini dapat lebih mudah dicapai jika semakin banyak donor darah sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya ke Unit Transfusi Darah (UTD).

“Saya harapkan, kita semua yang hadir pada acara hari ini akan dapat ikut berperan serta dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah sukarela, dan acara hari ini juga sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor darah atas kesediaannya menyumbangkan darah kepada para pasien yang membutuhkan,” kata Oscar.

Di kesempatan ini Oscar juga berharap agar pegawai yang bekerja di bidang kesehatan memberikan teladan kepada masyarakat dengan menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup kita. Sehingga, pada akhirnya aksi donor darah sukarela tidak hanya dilaksanakan pada acara-acara khusus saja, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat untuk secara rutin mendonorkan darahnya menjadi Donor Darah Lestari.

Saksikan Juga Video Menarik Berikut:

Kenali Penyebab Sering Sendawa

Liputan6.com, Jakarta Sendawa usai makan adalah sesuatu yang normal dalam kehidupan sehari-hari. Ini karena sendawa merupakan refleks tubuh ketika mengeluarkan udara dari perut melalui mulut. 

Sendawa bisa meredakan sakit perut. Namun, jika terjadi terlalu sering, bisa jadi itu adalah tanda dari gangguan kesehatan tertentu. Jika beberapa waktu belakangan Anda sering sendawa, di bawah ini adalah kemungkinan penyebabnya.

Aerophagia

Aerophagia adalah kondisi seseorang menelan udara secara berlebihan, disadari maupun tidak. Menelan udara bisa terjadi saat Anda sedang makan, minum, berbicara, atau tertawa. Setiap kali menelan makanan, sekitar 8-32 ml udara akan ikut masuk ke dalam perut bersamaan dengan makanan yang Anda makan.

Ada juga beberapa kondisi lainnya yang membuat Anda berisiko menelan udara dalam jumlah yang lebih banyak. Beberapa contohnya seperti minum dengan sedotan, berbicara saat makan, mengunyah permen karet, merokok, menggunakan gigi palsu yang tidak pas, atau bernapas melalui hidung.

Konsumsi jenis makanan atau minuman tertentu

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa membuat Anda sendawa lebih sering, khususnya yang mengandung banyak gas. Gas tersebut bisa kembali naik lewat kerongkongan dan keluar melalui mulut. Makanan dan minuman yang dimaksud adalah minuman berkarbonasi, kacang-kacangan, brokoli, kubis, bawang, kol, pisang, kismis, dan roti gandum.

Penggunaan obat-obatan

Selain makanan atau minuman, obat-obatan tertentu juga bisa berisiko membuat Anda sering sendawa. Di antaranya adalah obat diabetes acarbose, obat pencahar laktulosa atau sorbitol, dan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau aspirin.

Perlu diketahui pula bahwa penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan berisiko menyebabkan sakit mag. Nah, mag itu sendiri bisa menyebabkan Anda jadi sering sendawa.

2 dari 3 halaman

Masalah kesehatan

Faktanya, sendawa 4 kali setelah makan dianggap normal. Namun, jika frekuensinya lebih sering dan cenderung menetap, bisa jadi itu merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang meliputi:

  1. Gastroesophageal reflux disease (GERD). Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik kembali ke arah atas menuju kerongkongan.
  2. Infeksi bakteri H. pylori, yaitu infeksi yang terjadi di dalam perut akibat bakteri. Infeksi ini dapat mengakibatkan luka.
  3. Tukak lambung, yaitu luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding tersebut.
  4. Intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan usus untuk mencerna laktosa dengan baik. Umumnya, laktosa merupakan suatu bahan yang ditemukan dalam produk-produk susu.
  5. Malabsorpsi fruktosa atau sorbitol. Ketidakmampuan usus untuk mencerna karbohidrat fruktosa dan sorbitol dengan baik.

Lima kondisi di atas tak bisa langsung diidentifikasi hanya dengan menilai gejala sendawa yang Anda alami. Diperlukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik dan mungkin tes penunjang lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis penyakit.

3 dari 3 halaman

Cara meredakan sendawa

Namun, jika penyebab Anda sering sendawa bukan karena alasan medis, Anda bisa meredakannya dengan langkah-langkah di bawah ini:

  • Makan atau minum lebih lambat untuk mengurangi udara yang masuk ke tubuh.
  • Tidak mengonsumsi makanan seperti brokoli, kol, kacang-kacangan (beans), atau produk olahan susu.
  • Jauhi minuman berkarbonasi seperti soda atau bir.
  • Tidak mengunyah permen karet.
  • Berhenti merokok.
  • Berjalan setelah makan untuk membantu melancarkan pencernaan.
  • Konsumsi antasid

Sendawa memang umumnya normal terjadi sehari-hari. Namun, Anda patut curiga jika sendawa terlalu sering dan berkepanjangan, karena bisa jadi ada masalah dalam tubuh. Periksakan keluhan tersebut, apalagi jika sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, agar penyebabnya bisa segera ditemukan. 

Penulis: dr Andika Widyatama/Klikdokter

Hati-Hati, Makanan Kemasan Kaleng Penyok Berisiko Sebabkan Keracunan

Liputan6.com, Jakarta Anda mungkin senang membeli makanan kemasan kaleng karena kemudahannya untuk dikonsumsi. Namun, sebaiknya perhatikan dengan cermat kondisi kemasan makanan yang akan dibeli. Makanan kemasan dengan kaleng penyok berisiko menimbulkan keracunan makanan.

Berdasarkan Universitas McGill, saat makanan dikemas dalam kaleng maka makanan tersebut akan dipanaskan untuk menghancurkan bakteri dan jamur. Kemasan kaleng akan mencegah makanan agar tidak terkontaminasi bakteri dan jamur.

Apakah ini berarti Anda harus menghindari pembelian makanan kemasan dengan kaleng penyok yang sedang diskon? Hal tersebut tergantung seberapa parah kerusakan kaleng.

“Kerusakan kecil pada kaleng tidak akan mempengaruhi kondisi makanan di dalamnya. Tapi jika ada penyok pada garis (seam) kaleng maka kondisi anaerobik kaleng telah rusak. Patogen dapat masuk dan menyebabkan gangguan kesehatan (foodborne illnes) bila dikonsumsi,” kata Asosiasi Profesor Nutrisi dan Keamanan Makanan, Institut Kuliner Amerika, Suki Hertz, seperti dikutip dari Reader Disgest.

2 dari 2 halaman

Waspadai penyok parah

Namun, penyok yang parah juga perlu diwaspadai. United States Department of Agriculture (USDA) mendefinisikan seberapa penyok parah bisa diperiksa dengan mengusapnya dengan jari. Ini karena penyok tersebut juga seringkali memiliki ujung tajam.

USDA mengatakan bahwa makanan kemasan kaleng yang penyok dapat menyebabkan botulism. Botulism merupakan salah satu bentuk keracunan makanan yang menyerang sistem saraf. Gejalanya berupa pandangan ganda, kelopak mata kendur, kesulitas menelan dan sulit bernafas. Kemasan kaleng bocor dan gembung juga bisa menjadi tanda dari kaleng terkontaminasi.

Meskipun jarang, resiko terkena botulism harus dianggap serius. Di New York, restoran dapat kehilangan poin bila memiliki kaleng kemasan makanan yang penyok saat diperiksa. Menghindari makanan kemasan kaleng penyok merupakan salah satu cara menghindari keracunan makanan.

Penulis: Khairuni Cesario

Dampak Beri MPASI Sebelum Anak Berusia 6 Bulan

Liputan6.com, Jakarta Beberapa bayi sudah menunjukkan keinginan untuk makan pada usia kurang dari 6 bulan. Meski begitu sebaiknya orangtua tidak tergoda untuk memberi MPASI ketika bayi belum  genap berumur 6 bulan. Ini karena usia tersebut sangat berpengaruh pada kondisi perncernaan dan daya tahan tubuh bayi yang belum sempurna. 

Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, sebenarnya, sejak usia 4-6 bulan, bayi sudah mampu mengontrol kepala dan memiliki koordinasi mulut. Selain itu, gusi bayi mulai mengeras dan saluran pencernaan juga sudah mulai menghasilkan enzim-enzim pencernaan.

“Namun, pada usia 4-6 bulan, kemampuan makan bayi baru dalam tahap perkembangan, sehingga belum cukup sempurna untuk menerima makanan semi padat.” jelas dr. Reza.

Bayi baru benar-benar siap untuk menerima makanan semi padat pada usia 6 bulan, sehingga berbagai organisasi kesehatan anak di dunia hingga saat ini menyarankan pemberian MPASI baru bisa dimulai setelah bayi berusia 6 bulan.

Bahaya terlalu cepat memberikan MPASI

Ahli Gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Syarief Darmawan, juga mengatakan, jika Anda memberikan MPASI pada anak yang usianya kurang dari 6 bulan, bukan tak mungkin si anak justru berisiko mengalami inflamasi usus yang akan mengganggu penyerapan nutrisi, sehingga menghambat tumbuh kembang anak.

Adapun akibat dari gangguan penyerapan nutrisi yang memengaruhi pertumbuhan anak dapat dilihat dari tinggi badan yang tidak bertambah. Sebab, tinggi badan adalah parameter pertumbuhan yang paling mudah dikenali orang tua. Dampak lainnya, anak juga rentan mengalami gangguan kecerdasan, motorik, ataupun gangguan fungsi tubuh lain.

Jadi, orang tua sebaiknya tidak buru-buru memberikan MPASI. Meski ada teman sesama ibu yang kerap “mengompori”, sebaiknya jangan dilakukan. Pemberian MPASI yang kaya tekstur sebelum usia anak 6 bulan juga berisiko menyumbat usus yang berujung pada gangguan pencernaan.

2 dari 2 halaman

Tahapan pemberian menu MPASI

Pemberian MPASI sendiri mesti dilakukan secara bertahap. Misalnya, mulai dari tepung beras atau yang kental namun halus, baru kemudian yang lebih kaya tekstur. Meski orang tua tidak disarankan untuk memberikan MPASI terlalu dini, ahli kesehatan juga tidak membenarkan tindakan pemberian MPASI yang terlambat.

Sebab, keterlambatan pemberian MPASI dapat berdampak pada gagal tumbuh dan malnutrisi pada bayi.

“Setelah usianya 6 bulan, ASI saja tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi anak, sehingga jika pemberian MPASI tidak dimulai, anak akan kekurangan energi, berisiko kena gizi buruk, serta gangguan pertumbuhan.” dr. Reza menegaskan.

Selagi memberikan MPASI, ASI pun masih wajib diberikan hingga usia anak 2 tahun. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Anda tidak salah dalam memberikan gizi si Kecil, antara lain sebagai berikut:

Pada usia 6-8 bulan, sekitar ⅔ kebutuhan energi bayi masih diperoleh dari ASI dan ⅓ dari MPASI.Pada usia 9-11 bulan, sekitar ½ kebutuhan energi bayi diperoleh dari ASI dan ½ lagi dari MPASI.Pada usia 12 bulan hingga 2 tahun, ⅓ kebutuhan energi bayi diperoleh dari ASI dan ⅔ diperoleh dari MPASI.Penting bagi orang tua untuk memahami soal kapan waktu yang tepat dalam mencukupi kebutuhan gizi buah hatinya. Jangan sampai, maksud hati ingin mendukung pertumbuhan anak dengan memberikan makanan semi padat sebelum waktunya, justru membuat si Kecil mengalami gangguan kesehatan.

Pemberian nutrisi sebaiknya dilakukan secara bertahap, tetapi tidak terlambat. Sebab, memberikan MPASI terlalu cepat atau terlalu lambat sama-sama berisiko buruk terhadap kesehatan anak.

Penulis: Ayu Maharani/Klikdokter

Mau Pangkas Berat Badan Tanpa Diet? Ini Caranya

Liputan6.com, Jakarta Menurunkan berat badan adalah salah satu hal yang sulit untuk dicapai sebagian orang. Diet menjadi cara populer untuk mengatasinya.

Berbagai macam tipe diet pun muncul, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan tiap orang. Namun, sebagian orang tetap merasa kesulitan untuk melakukan diet.

Melansir dari Men’s Health, berikut cara untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet:

1. Ubah fokus olahraga

“Ubahlah pandangan bahwa olahraga dapat membantu menurunkan berat badan dan pikirkan apa yang Anda dapatkan dari olahraga,” kata Psiologis Olaharga Tom Holland.

Holland mengatakan bahwa manfaat olahraga tidak hanya untuk menurunkan berat badan tetapi memiliki manfaat lain yang lebih luar biasa. Misalnya jantung lebih kuat atau sistem kardiovaskular jadi lebih sehat. Pikirkanlah hal tersebut lebih dulu sehingga motivasi untuk olahraga dapat meningkat.

2 dari 3 halaman

Tidur

2. Tidur

Tidur memiliki berbagai manfaat untuk tubuh Anda. Sebuah studi menemukan bahwa tidur dengan waktu yang cukup dapat membantu Anda untuk menjaga pola makan lebih baik. Studi lain juga menemukan bahwa kekurangan tidur akan membuat seseorag makan lebih banyak pada malam hari sehingga terjadi peningkatan berat badan lebih cepat.

3. Tidak melakukan kegiatan lain saat makan

Ahlie Diet Sharon Richter mengatakan bahwa Anda harus fokus untuk tidak melakukan kegiatan lain saat sedang makan.

“Anda tidak dapat mengonsumsi seluruh makanan dalam 20 detik karena Anda melakukan 20 hal lainnya,” kata Richter.

Anda dapat memberi beberapa aturan untuk diri sendiri. Contohnya seperti larangan makan sambil berjalan. Hal ini akan membuat Anda memperhatikan makanan yang Anda konsumsi sehingga kalori yang dikonsumsi dapat diketahui.

3 dari 3 halaman

Jangan makan terlalu cepat

4. Jangan makan terburu-buru

Berbagai studi menunjukan bahwa lama waktu makan mempengaruhi jumlah makanan yang dikonsumsi. Caranya bukan dengan mengunyah secara lambat. Habiskanlah makanan dalam mulut sebelum memasukkan suapan baru atau turunkan sendok dan garpu setiap sedang mengunyah.

5. Fokus pada tujuan

Fokuskan tujuan pada alasan Anda untuk menurunkan berat badan. Anda dapat menuliskannya pada buku catatan atau sejenisnya sehingga Anda melihatnya setiap hari. Hal ini akan membuat Anda selalu ingat tujuan Anda untuk menurunkan berat badan.

6. Konsumsi cemilan sehat

Sulit menghindari keinginan untuk mengkonsumsi cemilan. Tapi, Anda dapat mengkonsumsi cemilan sehat seperti kacang-kacangan, alpukat dan lainnya. Fokuskan diri Anda pada tujuan untuk menurunkan berat badan. Utamakanlah kesehatan Anda.

Penulis: Khairuni Cesario

Tak Hanya Usia, Kenali 6 Faktor Pemicu Munculnya Uban

Liputan6.com, Jakarta Uban identik dengan usia lanjut. Tapi, sebagian orang bahkan sudah memiliki uban meski masih muda. 

Nyatanya, umur memang bukanlah satu-satunya faktor penyebab munculnya uban. Melansir dari Reader’s Digest, berikut 6 faktor penyebab munculnya uban:

1. Gen

Sebagian dari Anda mungkin bingung apa penyebab munculnya uban. Profesor Dermatologi New York University Langone Medical Center Doris Day mengatakan bahwa gen bisa jadi penyebabnya. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nature Communicaton meneliti satu variasi gen terkait uban setelah memeriksa rambut dari 6000 orang Latin Amerika.

Doris mengatakan bahwa gen dapat mempengaruhi pertumbuhan uban sama seperti ketebalan rambut yang Anda miliki. Gen tersebut diwariskan dari kedua orang tua Anda.

2. Kondisi Penyakit

Penyakit kulit autoimun yang disebut alopecia areata dapat menyebabkan rambut berubah menjadi wana putih terang.

National Alopecia Areata Foundation (NAAF) menjelasakan bahwa seseorang dengan kondisi ini mengalami kondisi tertentu pada kulit kepala yang dapat menyebabkan penderita kehilangan rambut di kepala bahkan seluruh tubuh.

“Hal ini terjadi karena sistem imun menyerang folikel rambut Anda yang menyebabkan rambut rontok. Saat tumbuh kembali, rambut akan berwarna putih,” kata Doris.

Berdasarkan NAAF, sekitar 6.8 juta orang di Amerika mengalami atau akan mengalami kondisi ini. Bila Anda mengalami gejala tertentu terkait rambut rontok, kunjungilah dermatolog Anda.

2 dari 3 halaman

Stres

3. Polusi 

Menurut Library of Congress, polusi dan racun dapat membuat Anda memiliki uban lebih cepat. Sebuah studi menemukan bahwa kedua hal tersebut membangkitkan sel radikal atau oksidatif stress yang merusak produksi melanin dan mempercepat penuaan rambut.

Doris mengatakan bahwa isu lingkungan jelas memiliki dampak negatif. Namun, alasan lain seperti stres pun juga tidak kalah pentingnya.

4. Stres

Seorang presiden memasuki kantor dengan keadaan rambut berwarna gekap. Lima tahun kemudian orang-orang menjadi khawatir karena rambutnya berubah warna menjadi abu-abu. Kaitan antara stress dan uban masih diperdebatkan.

Namun, Doris mengatakan bahwa stres dapat meningkatkan faktor munculnya uban bila Anda juga memiliki gen dari keluarga. Stres dapat membuat uban muncul lebih cepat. Bila Anda memiliki gen keturunan, usahakan untuk menjaga tingkat stress Anda.

3 dari 3 halaman

Perubahan hormon

5. Paparan Rokok

Paparan rokok dapat mempengaruhi warna rambut Anda meski Anda bukanlah seorang perokok. Sebuah penelitian tahun 2013 menemukan bahwa perokok memiliki kemungkinan 2.5 kali lebih besar untuk memiliki uban. Hal ini mungkin disebabkan karena jumlah besar sel radikal yang menjadi aktif saat Anda merokok.

6. Perubahan Hormon

Hormon dapat merubah tekstur, kekuatan dan warna rambut. Hal ini biasanya akan terlihat saat Anda berumur 30 tahun.

“Ini merupakan waktu dimana seseorang mulai membicarakan permasalahan tersebut,” kata Doris.

Para ahli sendiri masih berusaha untuk mengerti bagaimana pengaruh hormon terhadap kemunculan uban. Sebagian perempuan umur 50 tahun yang mengalami menopause tidak memiliki uban sama sekali. Hal tersebut mungkin sebabkan beberapa faktor yakni genetik, lingkungan dan hormon.

Penulis: Khairuni Cesario

Pria Berperut Buncit Berisiko Kanker Prostat?

Liputan6.com, Jakarta Banyak lemak di perut tak hanya bikin perut buncit. Pria yang menyimpan banyak lemak visceral yang berada di perut ini berisiko kanker prostat yang agresif.

Ini menurut temuan yang diterbitkan di Jurnal Cancer. Menurutnya lemak visceral di perut dan organ sekitarnya, serta lemak subkutan di paha yang terletak tepat di bawah kulit, terkait dengan kanker prostat lanjut dan fatal.

Pada studi ini peneliti mengamati indeks massa tubuh dan lingkar pinggang yang berhubungan dengan jenis kanker prostat tersebut.

Peneliti selama 13 tahun menggunakan pencitraan tomografi komputer untuk menganalisis distribusi lemak di daerah yang terkait dengan kanker prostat terhadap lebih dari 1.800 pria di Islandia.

Di antara kelompok itu, 172 pria mengembangkan kanker prostat, yang menyebabkan 31 kematian.

2 dari 2 halaman

Diet dan olahraga turunkan risiko kanker prostat

“Menariknya, ketika kami melihat secara terpisah pada pria dengan BMI tinggi dibandingkan BMI rendah, kami menemukan hubungan antara lemak visceral dan kanker prostat yang lebih kuat di antara pria dengan BMI lebih rendah. Ketepatan perkiraan ini terbatas pada subkelompok analisis ini, tetapi ini sinyal yang menarik untuk penelitian di masa depan,” kata penulis studi Barbra Dickerman, seorang peneliti di Harvard TH Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan, seperti dikutip UPI.

Namun, para peneliti mengatakan diet dan olahraga bisa mengurangi lemak dapat menurunkan risiko kanker prostat.

“Pada akhirnya, mengidentifikasi pola distribusi lemak yang terkait dengan risiko tertinggi kanker prostat yang signifikan secara klinis dapat membantu menjelaskan mekanisme yang menghubungkan obesitas dengan penyakit agresif dan target pria untuk strategi intervensi,” kata Dickerman.

Tarot Minggu Ini: Bersiap untuk Segala Kemungkinan

Liputan6.com, Jakarta Kartu Tarot Eight of Wands menggambarkan kondisi finansialmu pada minggu ini, periode 23 – 29 Juni 2019.

Eight of Wands

Semua berjalan dengan cepat seolah-olah tidak terkendali. Ada yang sesuai seperti harapan, namun ada juga yang lepas kendali. Kewaspadaan sangat penting. Bersiaplah untuk segala kemungkinan yang terjadi. 

Bisnis dan Keuangan

Persaingan memang semakin berat. Beranilah melangkah dengan lebih cepat dan taktis. Manfaatkan peluang yang ada. 

2 dari 3 halaman

Pekerjaan

Siapkan energimu untuk menghadapi segala permasalahan dalam minggu ini. Jangan mengeluh. Tetaplah berpikir positif. Semua dapat diselesaikan dengan baik di akhir minggu. 

3 dari 3 halaman

Kesehatan

Batuk, pilek, radang tenggorokan. Minumlah air hangat. Perbanyak buah dan sayur. Konsumsi vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

Gunakan pelembab untuk mengatasi kulit kering dan bibir pecah-pecah. 

Konsultasi pribadi Dewi Tarot: 082242056585

Wanita Juga Bisa Orgasme Saat Berolahraga

Liputan6.com, Jakarta Orgasme ternyata tidak hanya bisa terjadi ketika wanita melakukan hubungan seksual saja. Beberapa malah mengalaminya ketika sedang berolahraga.

Orgasme jenis ini dikenal dengan nama “coregasme.” Dalam jurnal Sexual and Relationship Therapy, peneliti Debby Herbenick dan J. Dennis Fortenberry mencatat bahwa, orgasme ini mungkin terjadi ketika seseorang melakukan olahraga yang melibatkan otot inti perut.

Beberapa olahraga yang bisa membuat seorang wanita mengalami orgasme antara lain: latihan perut, angkat berat, bersepeda, serta pole atau rope climbing.

“Ini menarik karena mereka menunjukkan bahwa orgasme belum tentu merupakan peristiwa seksual dan mereka juga dapat mengajarkan kita lebih banyak tentang proses tubuh yang mendasari pengalaman orgasme wanita,” kata Herbenick seperti dikutip dari Medical News Today pada Minggu (23/6/2019).

2 dari 4 halaman

Tidak Berfantasi Seksual Selama Berolahraga

Sebagian wanita kesulitan untuk meraih orgasme, sementara yang lain bisa dengan mudah mendapatkannya. (iStockphoto)

Penelitian dilakukan lewat sebuah survei daring pada 124 wanita dewasa yang mengakui bahwa mereka mengalami orgasme saat olahraga. Sementara, 246 partisipan lainnya juga mengatakan bahwa mereka mengalami kenikmatan seksual akibat orgasme tersebut ketika berolahraga.

Usia para peserta berada di sekitar 18 hingga 63 dan sebagian besar sudah menikah atau berada dalam sebuah hubungan.

Para peneliti melihat beberapa temuan menarik. 20 persen dari mereka yang mengalami pengalaman ini, mengatakan tidak bisa mengendalikan hal itu. Selain itu, sebagian besar juga tidak memiliki fantasi seksual atau memikirkan orang yang menarik selama kejadian itu.

3 dari 4 halaman

Olahraga Penyebab Orgasme

Manfaat Olahraga (Sumber: istockphoto)

Mengenai olahraga yang dilakukan, 51,4 persen mengatakan bahwa mereka mencapai orgasme setelah latihan perut selama sembilan puluh hari sebelumnya. 26,5 persen mengaitkan pengalaman itu dengan angkat berat, 20 persen dengan yoga, 15,8 persen dengan bersepeda, dan 13,2 persen mengaitkannya dengan hiking atau lari.

Herbenick tidak tahu pasti apa yang menyebabkannya. Namun, dia mengatakan bahwa apabila ini terjadi, pengalaman tersebut adalah hal yang normal.

“Mungkin olahraga tersebut, yang sudah diketahui memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan, memiliki potensi untuk meningkatkan kehidupan seksual perempuan juga,” ujarnya.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Jangan Tidur Terlalu Lama, Ini Risikonya bagi Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Kurang tidur berarti meningkatkan risiko kesehatan mulai dari penyakit jantung, obesitas hingga diabetes. Namun, masih banyak individu yang mengabaikan pentingnya tidur. Berdasarkan Center for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari tiga orang dewasa mendapatkan waktu tidur kurang dari 7 jam perhari. 

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Kelebihan waktu tidur pun tidak baik bagi kesehatan. Para ahli umumnya menyarankan orang dewasa untuk tidur tujuh hingga sembilan jam per hari. Sedangkan, tidur lebih dari sembilan jam akan berdampak pada kesehatan.

Studi telah menemukan keterkaitan antara oversleeping (tidur terlalu lama) dengan masalah kesehatan bahkan meningkatkan risiko kematian dari berbagai penyebab. Sebuah studi dalam Journal of the American Heart Association menunjukkan risiko dari tidur terlalu lama.

Tidur 9 jam dapat meningkatkan 14 persen risiko kematian. Tidur 10 jam dapat meningkatkan 30 persen kematian dan tidur 11 jam dapat meningkatkan risiko hingga 47 persen. Risiko kematian karena penyakit jantung dan stroke juga meningkat dengan semakin panjangnya waktu tidur.

“Dalam gaya hidup modern, orang biasanya justru sengaja membatasi waktu tidur karena pekerjaan, mengurusi keluarga, hobi dan aktivitas lainnya. Penelitian kami menunjukkan bahwa tidur lebih dari yang disarankan dapat memberikan dampak yang jauh lebih buruk dibandingkan kurang tidur,” kata MBBS dan Peneliti Studi Chun Shing Kwok, seperti dikutip dari Health.

2 dari 3 halaman

Risiko lain

Penelitian lain menunjukkan bahwa kebiasaan tidur lebih dari tujuh jam setiap malam dapat meningkatkan risiko diabetes. Studi lain menemukan bahwa durasi tidur ekstrem dapat meningkatkan protein C-reactive yang meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular.

Sebenarnya tidak ada studi yang benar-benar membahas dampak kesehatan dari tidur lebih lama. Dokter Chun Shing Kwok mengatakan bahwa penelitiannya hanya menunjukkan kemungkinan keterkaitannya.

“Tidur dengan durasi lebih lama kemungkinan merupakan pertanda dari penyakit yang ada seperti kondisi yang tidak dapat terdeteksi. Misalnya gagal jantung, anemia, hypothyroidism, atau sleep apnea,” kata Chun.

3 dari 3 halaman

Waktu tidur tiap orang berbeda

Anda harus mengingat bahwa waktu tidur tiap individu berbeda. Anda mungkin tidur sembilan jam sehari dan tidak mengalami masalah apapun. Jika Anda terbiasa dengan waktu tidur tersebut selama bertahun-tahun maka kemungkinan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Bila Anda merasa bahwa oversleeping merupakan salah satu pertanda hal yang salah maka segeralah kunjungi dokter.

“Dokter dan pasien harus memperhatikan waktu tidur sebagai gejala dari suatu penyakit. Dokter mungkin harus melakukan pemeriksaan terkait tidur melalui konsultasi,” kata Chun.

Penulis: Khairuni Cesario

Orangtua, Hindari Hal Ini Agar Tak Picu Anak Bohong

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang tentu pernah berbohong dan ada alasan di balik perbuatan tersebut. Begitu pula dengan anak-anak. Beberapa kondisi terkadang memicu anak untuk berbohong. 

Sebaiknya orangtua jangan langsung memarahi atau menghukum ketika mendapati anak berbohong. Bisa jadi kebohongan yang dilakukan anak karena melihat respons dari orangtuanya. Untuk itu, hindari hal-hal berikut agar anak berani berkata jujur.

“Penyebab pertama, banyak orangtua tak menghargai kejujurannya anak-anaknya. Anak mungkin pernah melakukan kesalahan dan jujur, tapi ia mendapat hukuman. Akhirnya untuk menghindari hukuman, ia berbohong,” ungkap Annette Wilson, seorang psikolog keluarga.

Menurut Wilson, dalam situasi ini orangtua harus bijak melihat kembali kesalahan anak. Cari tahu penyebab dan solusinya, dengarkan anak dengan baik dan berusaha untuk memutuskan bersama. Dengan begitu anak merasa lebih dihargai dan menghindari kebohongan.

2 dari 2 halaman

Komunikasi Satu Arah

Penyebab lainnya adalah komunikasi selalu berjalan satu arah. Anak selalu memendam apa yang dirasakan. Kebohongan bakal dilakukan untuk menutupi perasaannya.

“Ini juga kerap dilakukan orangtua saat melihat anak melakukan kesalahan. Komunikasi hanya satu arah, yaitu dari orangtua saja. Anak diminta diam mendengarkan dan mendapatkan konsekuensi,” kata Wilson.

Orangtua sama sekali tak mengajak anak berdiskusi, bertanya, apalagi meminta pendapatnya. Kebohongan yang dilakukan anak kerap dilakukan untuk menghindari situasi tersebut. Merasa suaranya tak bakal didengarkan dan ia mencari ‘aman’.

“Jika memang mendapati anak berbohong, coba lebih bijak melihat situasi. Cari tahu penyebab dan ajak anak berbicara agar ia mengerti efek dari kebohongannya dan beri tahu kalu hal tersebut tak boleh dijadikan kebiasaan,” pesan Wilson, dikutip dari Verywell.

Sumber: Mutia Nugraheni/Dream.co.id

Banyak Wanita Tidak Tahu, Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Liputan6.com, Jakarta Konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan berbagai risiko penyakit, termasuk kanker payudara. Sayangnya, sebuah studi terbaru menemukan bahwa masih sedikit wanita yang benar-benar mengetahui tentang hal ini.

Penelitian di Inggris melakukan analisa dari 205 wanita yang melakukan skrining kanker payudara atau mencari perawatan utuk gejala kanker. Para peserta mendapatkan survei mengenai pengetahuan mereka tentang faktor risiko kanker.

Dilansir dari Live Science pada Minggu (23/6/2019), sekitar setengah dari peserta mengetahui bahwa merokok merupakan faktor risiko kanker payudara. 30 persen lain juga tahu bahwa obesitas bisa menimbulkan penyakit itu.

Namun, dalam temuan yang dimuat di BMJ Open itu, hanya sekitar 20 persen dari peserta yang tahu bahwa konsumsi alkohol juga merupakan faktor risiko kanker payudara.

2 dari 3 halaman

Konsumsi Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker

Ilustrasi Kanker Payudara (iStock)

Meski tidak bisa digeneralisasi pada seluruh populasi di dunia, temuan ini seakan menegaskan studi lain yang dilakukan di Amerika Serikat (AS). Tahun 2017, survei yang dilakukan American Society of Clinical Oncology menemukan bahwa 70 persen warga AS tidak tahu bahwa konsumsi alkohol bisa meningkatkan risiko kanker.

Penelitian lain di BMJ Public Health Maret 2018 juga menyatakan bahwa konsumsi sebotol anggur beralkohol dalam seminggu, setara dengan merokok 10 batang dalam setiap minggu pada wanita. Ini merupakan salah satu kebiasaan yang bisa meningkatkan faktor risiko kanker.

“Ini menunjukkan bahwa banyak wanita mungkin tidak menyadari bahwa tingkat konsumsi alkohol mereka bisa meningkatkan risiko kanker payudara,” kata para penulis penelitian.

Maka dari itu, dibutuhkan edukasi lebih untuk mengetahui serta melakukan skrining kanker payudara. Cara tersebut bisa menjadi waktu yang tepat untuk mensosialisasikan tentang bagaimana cara mengurangi faktor risiko kanker seperti konsumsi alkohol.

3 dari 3 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Pulih Cepat dari Operasi Jantung, Mick Jagger Kembali ke Panggung

Liputan6.com, Jakarta Setelah menjalani operasi katup jantung beberapa waktu yang lalu, vokalis senior Mick Jagger kembali naik ke atas panggung bersama band-nya Rolling Stones pada Jumat malam yang lalu.

Mick Jagger bahkan kembali tampil kurang dari tiga bulan setelah proses operasi tersebut. Tidak ada tanda-tanda bahwa dia sempat mengalami masalah jantung.

“Terima kasih pada pesan dukungan kalian semua, saya saat ini merasa lebih baik, serta terima kasih yang sangat besar pada semua staf rumah sakit karena melakukan pekerjaan yang luar biasa,” tulis Jagger dalam sebuah unggahan Instagram pada awal April lalu.

Melansir Prevention pada Minggu (23/6/2019), pemulihan Jagger pasca operasi April lalu terbilang mulus. Bulan Mei, dia bahkan sudah membagikan sebuah video dirinya sedang berlatih untuk tur Rolling Stones yang sempat tertunda.

2 dari 4 halaman

Tiket Ludes Terjual

Penampilan Mick Jagger (tengah) saat konser Rolling Stones dalam tur ‘No Filter’ di Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat, Jumat (21/6/2019). Jagger tampil memukau dengan aksinya yang energik di atas panggung. (Kamil Krzaczynski/AFP)

NBC News melaporkan bahwa pertunjukkan pertama Rolling Stones setelah operasi Jagger tersebut ludes terjual. 60 ribu penggemar melihat aksi vokalis 75 tahun itu bersama bandnya.

“Rasanya sangat baik,” kata Jagger di sela penampilannya.

Setelah penampilan lebih dari dua jam, pertunjukkan yang diadakan di Chicaco’s Soldier Field itu ditutup dengan kembang api yang mengiringi “Let’s Spend the Night Together.

3 dari 4 halaman

Satu Setengah Bulan untuk Pemulihan

Penampilan Mick Jagger saat konser Rolling Stones dalam tur ‘No Filter’ di Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat, Jumat (21/6/2019). Rolling Stones sendiri saat ini dipunggawai oleh Mick Jagger, Richards, Ronnie Wood, dan Charlie Watts. (Photo by Rob Grabowski/Invision/AP)

Operasi katup jantung yang dilakukan Jagger memang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan. Marc Gillinov, MD, dari Department of Thoracic and Cardiovascular Surgery di Sydell and Arnold Miller Family Heart & Vascular Institute at Cleveland Clinic mengatakan umumnya seseorang akan menghabiskan waktu satu hari atau lebih di unit perawatan intensif.

“Kebanyakan orang akan berjalan-jalan lagi dalam beberapa hari (pascaoperasi),” kata Gillinov.

Sementara, di usia seperti Jagger, Gabriele Di Luozzo dari Mount Sinai St Luke’s, New York, Amerika Serikat mengatakan, paling tidak butuh waktu satu setengah bulan untuk bisa kembali ke atas panggung.

“Biasanya kami mengatakan pada pasien, setelah Anda tiba di rumah, Anda sudah bisa melakukan 80 hingga 85 persen dari aktivitas normal,” kata Luozzo beberapa waktu lalu.

Luozzo sebelumnya juga optimis bahwa pria seperti Jagger, akan kembali ke panggung dalam waktu yang singkat.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Cek, 4 Hal yang Bisa Bikin Anda Susah Tidur

Liputan6.com, Jakarta Tidur dengan cukup adalah aktivitas yang wajib dilakukan setiap orang untuk menjaga kesehatan dan tetap aktif saat terbangun. Meski begitu, seringkali kita kesulitan untuk memejamkan mata dan beristirahat di malam hari.

Kurang tidur bisa membuat seseorang menjadi lebih sulit berpikir dan lebih mudah cemas atau merasa marah. Dalam jangka panjang, masalah seperti obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, hingga kematian dini bisa mengintai.

Dilansir dari Harvard Health Publishing pada Minggu (23/6/2019), paling tidak ada empat penyebab Anda tidak bisa tidur di malam hari.

1. Usia

Dr. Suzanne Bertisch dari Harvard Medical School mengatakan, gangguan tidur banyak terlihat pada orang dewasa yang berusia lebih tua. Meski begitu, belum tentu juga usia adalah penyebab Anda sering mengalami sulit tidur.

Suzanne mengatakan, orang dewasa yang lebih tua seringkali merasa bahwa mereka harus bangun di pagi hari, ketika mereka masih merasa mengantuk. Masalah itu sesungguhnya tergantung dari jadwal bangun dan tidur.

“Ritme sirkadian Anda, atau siklus bangun tidur, bisa berubah secara dramatis ketika Anda lebih tua, menyebabkan Anda mengantuk lebih awal,” kata Suzanne.

2 dari 5 halaman

2. Gaya Hidup

Ilustrasi Insomnia atau Susah Tidur (iStockphoto)

Gangguan tidur juga bisa terkait dengan gaya hidup. Misalnya, konsumsi alkohol di waktu empat jam sebelum tidur.

Selain itu, makan dalam beberapa jam sebelum tidur juga bisa membuat seseorang sulit untuk tertidur. Hal ini karena berbaring dengan perut yang penuh, bisa menyebabkan rasa mulas muncul ketika Anda sedang ingin beristirahat.

Tidur siang terlalu lama juga bisa membuat Anda menjadi lebih sulit beristirahat di malam hari.

Contoh lain adalah konsumsi kafein seperti kopi, teh, dan soda. Mereka bisa memblokir zat kmia otak yang disebut adenosin yang sesungguhnya, membantu Anda tidur.

3 dari 5 halaman

3. Pengobatan

Tidur tak nyenyak dan kerap terbangun tengah malam? Ini penyebabnya. (Foto: Istockphoto)

Suzanne mengatakan ada beberapa obat-obatan yang bisa menyebabkan seseorang bangun di malam hari. Misalnya antidepresan, kortikosteroid untuk peradangan atau asma, serta obat tekanan darah tinggi tertentu.

Maka dari itu, Anda direkomendasikan untuk bertanya pada dokter mengenai efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi.

4 dari 5 halaman

4. Kondisi Lainnya

Ilustrasi Insomnia atau Susah Tidur (iStockphoto)

Seringkali, masalah kesehatan tertentu bisa membuat seseorang terkena gangguan tidur. Depresi atau kecemasan, serta rasa khawatir bisa membuat seseorang untuk sulit beristirahat.

Selain itu, pembesaran prostat juga membuat seseorang mengalami dorongan untuk mengosongkan kandung kemih sepanjang malam. Penyakit kronis tertentu juga bisa membuat Anda sulit tidur karena sakit.

Masalah kesehatan lain yang mendasari gangguan tidur lainnya adalah sleep apnea. Kondisi yang membuat Anda mendengkur keras dan terbangun di malam hari merupakan gejala dari masalah tersebut. Hal ini membuat jeda napas menjadi pendek di malam hari dan kantuk di siang hari.

5 dari 5 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Penggunaan Ponsel Berlebihan Sebabkan Bentuk Tengkorak Manusia Berubah

Liputan6.com, Jakarta Ponsel atau perangkat gawai semacamnya, seakan sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat modern. Meski begitu, penggunaan gawai juga berdampak pada berubahnya rangka tubuh manusia.

Para peneliti menemukan bahwa penggunaan ponsel membuat tubuh beradaptasi dengan kebiasaan yang terkait dengan gawai tersebut. Sebagian besar dari kita secara konstan membuka benda tersebut sambil menunduk.

Melansir Health pada Minggu (23/6/2019), para peneliti menemukan bahwa kemungkinan, ponsel menjadi penyebab orang dewasa muda mengembangkan pembesaran tonjolan oksipital eksternal (enlarged external occipital protuberance/EEOP). Tulang ini adalah tulang utama dari bagian bawah tengkorak.

Peneliti dari Australia mengatakan bahwa tubuh menyesuaikan diri dengan postur tubuh ketika menggunakan ponsel. Adaptasi itu membuat bagian dasar tengkorak tumbuh lebih besar dan lebih tajam seperti tanduk. Hal ini untuk mengurangi tekanan akibat seringnya menunduk ketika menggunakan gawai.

2 dari 3 halaman

Mengganggu Sistem Kerja Kerangka dan Otot

Ilustrasi tulang belakang (iStock)

Dalam jurnal Scientific Reports, para peneliti melihat bahwa adaptasi ini terjadi pada 33 persen dari 1.200 pria dan wanita dalam studi mereka yang berusia 18 hingga 86.

“Kami berhipotesis bahwa penggunaan teknologi modern dan perangkat genggam mungkin bertanggung jawab untuk postur ini dan pengembangunan lanjutan dari fitur tengkorak adaptif yang lebih kuat dalam sampel kami,” kata para peneliti mencatat.

Namun, adaptasi ini bukanlah sesuatu yang bisa dianggap baik untuk cara kerja sistem kerangka dan otot manusia atau muskuloskeletal.

“Temuan kami menimbulkan kekhawatiran tentang kesehatan muskuloskeletal masa depan populasi dewasa muda dan memperkuat perlunya intervensi pencegahan melalui pendidikan poster,” tulis laporan itu.

Gangguan muskuloskeletal bisa berujung pada kesehatan dan kecacatan, serta meningkatnya beban fisik, sosial, dan finansial pada individu dan masyarakat.

3 dari 3 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Media Sosial Berdampak Buruk bagi Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta Selama ini, media sosial diketahui memiliki dampak bagi kesehatan mental. Baru-baru ini, sebuah studi yang dilakukan di Indonesia menegaskan tentang hal ini.

Melansir EurekAlert pada Minggu (23/6/2019), penelitian tersebut dilakukan oleh Sujarwoto Sujarwoto, Gindo Tampubolon, dan Adi Cilik Pierewan. Ketiganya melihat dampak khusus dari media sosial terhadap kesehatan mental di negara berkembang yaitu Indonesia.

Studi yang dimuat di International Journal of Mental Health and Addiction itu menemukan, media sosial memiliki efek buruk bagi kesehatan mental di Indonesia. Temuan ini sejalan dengan penelitian lain yang telah dicatat secara global.

Adanya tingkat ketimpangan yang tinggi di Indonesia menjadi terlihat di media sosial. Hal tersebut menyebabkan kecemburuan dan rasa benci ketika melihat kebahagiaan serta hal-hal positif dari kehidupan orang lain, yang ditunjukkan di media sosial.

2 dari 3 halaman

Membutuhkan Intervensi dan Rekomendasi Pemerintah

Media sosial sering membuat kita pusing, marah. (iStockphoto)

Penelitian tersebut melakukan analisis pada 22.423 pengguna media sosial di 297 wilayah, serta 9987 rumah tangga di Indonesia. Secara khusus, media sosial yang dilihat adalah Facebook, Twitter, dan pengguna aplikasi chat. Mereka yang dianalisis berusia 20 tahun atau lebih tua.

“Ini adalah pengingat yang kuat bahwa teknologi ini memiliki kelemahan,” kata Gindo Tampubolon, peneliti dari Global Development Institute dalam rilis yang dikeluarkan University of Manchester.

Para penulis meminta agar ada intervensi pada kesehatan masyarakat ini. Selain itu, dibutuhkan kebijakan mengenai anjuran penggunaan media sosial secara bijaksana demi mencegah meningkatnya masalah mental terkait penggunaan teknologi ini secara berlebihan di Indonesia.

“Kami ingin melihat pejabat kesehatan masyarakat, berpikir kreatif tentang bagaimana kita bisa mendorong masyarakat untuk beristirahat dari media sosial atau menyadari konsekuensi negatif yang bisa ditimbulkannya terhadap kesehatan mental.”

Di Indonesia, pengguna Facebook mencapai 54 juta. Ini menjadikannya terbesar keempat di dunia. Sementara, 22 juta masyarakat adalah pengguna Twitter, membuatnya jadi terbesar kelima di dunia. Laporan dari Twitter juga menyebutkan, 384 cuitan diunggah dari Indonesia setiap detiknya.

3 dari 3 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Kasus Buah Leci Beracun Ungkap Kemiskinan dan Buruknya Layanan Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Wabah radang otak merenggut nyawa lebih dari 100 anak di India. Buah leci yang dikonsumsi, serta gelombang panas para korban dianggap menjadi penyebab mereka meninggal.

Meski begitu, ada pandangan lain terkait penyebab sesungguhnya dari kejadian. Mereka adalah kemiskinan dan pemerintahan yang buruk.

Melansir Medical Xpress pada Minggu (23/6/2019), di Hichara, negara bagian Bihar, India, tempat penyakit tersebut mewabah, belum ada toilet, air mengalir, hingga gas untuk memasak bagi masyarakatnya.

Anak-anak di sana bermain dengan setengah telanjang, di bawah suhu yang mencapai 45 derajat Celsius. Tidak ada ada pendingin atau kipas di tempat itu.

“Kami bahkan tidak punya air bersih untuk diminum. Kami mengambilnya dari keran di desa terdekat. Bagaimana kami bisa membeli makanan sehat?” kata Shakeela Khatoon (36), seorang ibu dari tiga anak yang hidup di sana pada AFP.

Khatoon menambahkan, pemerintah dirasa tidak peduli dengan warga di sana. Mereka hanya datang saat pemilihan umum untuk meminta suara.

“Setelah itu kami dilupakan,” katanya.

2 dari 4 halaman

Leci Beracun yang Menggoda Anak-anak Tidak Mampu

buah leci dituduh menjadi penyebab wabah virus otak yang menewaskan 120 anak di India (AFP Photo)

Di wilayah miskin itu, buah leci liar tumbuh di musim panas. Tepat ketika angka penyakit ini meningkat setiap tahunnya.

Buah-buahan itu membuat banyak anak yang kelaparan tergoda. Masalahnya, leci mentah itu mengandung racun.

“Jika dimakan oleh anak-anak yang kekurangan gizi, itu akan menyebabkan penurunan glukosa secara tiba-tiba yang mempengaruhi otak,” kata Arun Shah, seorang dokter anak yang juga meneliti kasus tersebut.

Meski begitu, para ahli mengatakan bahwa penyakit ini sebenarnya masih bisa dihindari dengan akses kesehatan yang lebih baik. Namun, layanan kesehatan di negara tersebut masih terbilang buruk.

Global Hunger Index 2018 menyatakan bahwa India hanya menghabiskan sekitar satu persen dari pendapatan nasionalnya untuk layanan kesehatan. Ini adalah salah satu yang terendah di dunia.

“Anak-anak yang kaya juga mengonsumsi leci, tetapi mengapa mereka tidak meninggal?” kata Shah.

3 dari 4 halaman

Buruknya Layanan Kesehatan

Pekerja migran dari India bagian timur bersiap di luar tempat tinggal mereka yang sempit di pondokan tuga di New Delhi, Rabu (10/10). Sekitar 800 juta warga India hidup dalam kemiskinan. (AP Photo / R S Iyer)

Di Hichara, beberapa layanan ambulans dikenakan biaya yang cukup tinggi bagi warga setempat yaitu 500 hingga 1.000 rupee (sekitar 100 hingga 200 ribu rupiah).

Belum lagi, di Sri Khrisna Medical College and Hospital, tempat sebagian besar korban meninggal, pemadaman listrik kerap terjadi. Termasuk di unit perawatan intensif.

Pasien juga berbagi tempat tidur atau hanya di lantai. Tidak ada pendingin ruangan, sampah di buang di halaman belakang, dindingnya penuh dengan ludah, serta banyak seprai yang bernoda darah atau urin.

Kebanyakan orangtua korban juga buta huruf. Mereka tidak memiliki edukasi tentang diet seimbang dan hidup bersih.

“Petugas kesehatan datang kemarin dan membagikan beberapa paket dan pamflet. Tapi kami tidak bisa membaca sehingga kami tidak tahu apa yang ditulis. Yang kami tahu adalah, kami tidak boleh membiarkan anak-anak makan leci,” kata Munni Khatoon (40), seorang ibu dari enam anak di Hichara.

Dia mengungkapkan, dalam satu malam, dirinya bisa terbangun beberapa kali untuk memastikan anak-anaknya baik-baik saja.

Times of India melaporkan, survei Kementerian Kesehatan setempat menyatakan tidak ada satu pun dari 103 pusat kesehatan primer di distrik Muzaffarpur, pusat wabah tersebut terjadi, yang layak untuk dievaluasi.

Hindustan Times mengabarkan, 1.350 anak meninggal akibat sindrom ensefalitis akut dalam satu dekade terakhir, termasuk 355 korban di 2014.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Kalahkan Morning Sickness dengan 4 Makanan yang Gampang Ibu Dapatkan Ini

Liputan6.com, Jakarta Morning sickness wajar terjadi pada ibu hamil terutama pada trimester pertama kehamilan. Tanda-tandanya, ibu akan merasa pusing dan seringkali disertai rasa mual.

Morning sickness memang sangat menganggu aktivitas para ibu hamil. Apalagi ditambah dengan kondisi badan sang ibu yang kurang sehat bisa menyebabkan intensitas morning sickness meningkat. Morning sickness tidak hanya terjadi pada pagi saja, tetapi juga bisa terjadi selama satu hari penuh.

Dengan kondisi tersebut, tentu saja sangat menganggu aktivitas sang ibu. Bahkan, sang ibu bisa saja tidak mampu untuk beraktivitas sama sekali. Hal tersebut sering kali membuat sang ibu merasa tidak nyaman akan kondisi kehamilannya.

Untuk itu, sebaiknya sang ibu mulai mencari cara agar intensitas morning sickness nya tidak menganggu kesibukannya. Tidak perlu khawatir, berikut empat makanan untuk mengatasi morning sickness yang di kutip dari situs dr. Ivan Sini pada Minggu, 23 Juni 2019.

2 dari 5 halaman

Cokelat Hitam Penghalau Morning Sickness

Cokelat hitam merupakan salah satu makanan yang ampuh untuk meredakan morning sickness. cokelat mampu mengurangi rasa mual dan pusing yang diderita oleh ibu hamil.

Dengan rasa yang solid dan sedikit pahit itulah yang mampu menenangkan saraf ibu hamil. Hindari makan cokelat yang manis pada saat rasa mual itu muncul.

Rasa manis yang terkandung di dalam cokelat mampu membuat sang ibu semakin merasakan mual.

3 dari 5 halaman

Tangkal Morning Sickness dengan Biskuit

Salah satu faktor munculnya morning sickness adalah karena perut yang kosong pada saat bangun tidur. Untuk mengatasi hal tersebut, solusi yang paling mudah dan cepat adalah menyiapkan crackers di kamar.

Crackers yang dipilih tidak boleh mengandung gula, sebaiknya konsumsi crakers yang mengandung rasa asin dan gurih. Sahabat Dream pada saat bangun tidur bisa langsung memakannya agar tidak terjadi morning sickness.

4 dari 5 halaman

Buah Lemon

Buah lemon dipercaya mampu meredakan rasa pusing berlebihan yang dialami oleh ibu hamil. Lemon mampu menyegarkan tubuh dan juga aromanya mampu menenangkan saraf yang tegang.

Ibu mengkonsumsi lemon dalam bentuk apa saja seperti misalnya mencampurkan dengan teh hangat, membuat lemon hangat, ataupun lemonade. Untuk waktu konsumsi, sang ibu bisa mengkonsumsi ini kapanpun sesuka hatinya.

5 dari 5 halaman

Asam Folat

Makanan yang mengandung asam folat tinggi mampu membantu perkembangan bayi di dalam kandungan. Asam folat juga bisa mencegah cacat bawaan seperti spina bifida pada bayi.

Makanan yang mengandung asam folat dapat dengan mudah dicari dan dijumpai disekitar kita.

Misalnya seperti sawi, brokoli, kangkung, dan makanan hijau lainnya. Selain itu, kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau, dan kacang merah juga mengandung asam folat yang cukup tinggi.

Penulis : Muthia Nugraheni / Dream.co.id

Cegah Stroke dengan 6 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta Risiko stroke cenderung lebih tinggi pada orang yang telah berusia lanjut. Namun, stroke bisa menghampiri siapa pun di segala usia Orang dengan riwayat keluarga yang memiliki hipertensi dan stroke juga berisiko tinggi. 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa stroke menjadi penyebab kematian 140.000 orang Amerika setiap tahunnya. Dikabarkan, setiap 4 menit, seseorang menemui ajal karena stroke. Selain itu, 34 persen yang dirawat karena stroke berumur di bahwa 65 tahun.

Kabar baiknya adalah Anda dapat melakukan beberapa hal untuk menurunkan risiko terkena stoke. Melansir dari Prevention, berikut beberapa cara untuk mencegah stroke:

1. Rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab terbesar dari stroke. Penting bagi Anda untuk rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. Seberapa rutinnya tergantung pada kondisi kesehatan Anda saat ini.

“Jika Anda tidak memiliki tekanan darah tinggi maka Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan sebanyak satu kali dalam jangka waktu dua tahun. Beberapa dokter mungkin akan menyarankan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun. Terutama bila Anda masuk ke dalam golongan usia muda,” kata Spesialis Penyakit Jantung Robert Segal.

Namun, jika Anda memiliki hipertensi, dokter akan menyarankan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan.

2 dari 3 halaman

Hindari makanan tinggi kolesterol

2. Hindari Makanan Tinggi Kolestrol

Makanan yang mengandung anti-inflamisi seperti berry atau makanan sehat lainnya seperti salmon dapat menurunkan tekanan darah Anda secara alami. Faktanya, mengonsumsi diet sehat tersebut dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 11 mm Hg. Saat Anda menurunkan konsumsi garam, Anda juga dapat menurunkannya sebanyak 5 hingga 6 mm Hg.

“Seseorang harus menghindari makanan tinggi kolestrol yang dapat menyebabkan penyumbatan darah dan akhirnya menyebabkan stroke,” kata Segal.

3. Konsumsi makanan Tinggi Potassium

Untuk menurunkan tekanan darah, seseorang biasanya akan berpikir untuk membatasi asupan sodium. Padahal, ada potassium yang memiliki peran penting.

“Saat air yang berada di tubuh terlalu banyak, tekanan darah meningkat. Sodium memberitahu tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak air. Namun, potassium merupakan kunci untuk menyeimbangkan asupan garam tubuh karena dapat meregulasi keseimbangan cairan,” kata Segal.

Masukkan makanan yang kaya potassium ke dalam diet Anda. Misalnya seperti alpukat dan ubi. Selain itu, Segal mengingatkan untuk menghindari konsumsi potassium dalam bentuk suplemen.

“Lebih baik untuk menghindari konsumsi potasium sebagai suplemen. Usahakan selalu memilih asupan alami,” kata Segal.

3 dari 3 halaman

Aktif bergerak

4. Aktif bergerak

Anda telah mengetahui bahwa memiliki gaya hidup sedentary bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, obesitas dan kondisi kesehatan serius lainnya. Aktif bergerak meski hanya 30 menit sehari memberikan banyak dampak baik.

“Jika Anda menyadari bahwa Anda duduk hampir 8 jam setiap hari maka Anda kemungkinan kurang bergerak. Ini meningkatkan risiko stroke, tekanan darah tinggi, obesitas dan penyakit jantung,” kata Segal.

Ambilah waktu jeda tiap harinya untuk berjalan kaki. Pastika Anda berolahraga untuk meningkatkan detak jantung Anda.

5. Batasi konsumsi makanan dengan sodium

Makanan tinggi sodium seperti sup kaleng, jus sayur dan lainnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Hindari konsumsi makanan olahan. Dengan begitu, Anda dapat menghindari konsumsi sodium berlebih dan menurunkan risiko terkena stroke. 

6. Berhenti merokok

Atherosclerosis merupakan plak yang terdapat pada arteri disebabkan zat dalam rokok.

“Plak tersebut akan mempersempit arteri sehingga aliran oksigen ke tubuh berkurang termasuk ke jantung Anda,” kata Segal.

Sebuah studi pada September 2017 dari Neurology meneliti 3000 laki-laki dan perempuan setelah mengalami stroke. Hasilnya menemukan bahwa berhenti merokok menurunkan risiko terkena stroke kembali dibandingkan dengan tetap merokok.

Penulis: Khairuni Cesario

4 Hal yang Pengaruhi Seseorang Menyukai Susu Organik dan Produk Sejenis

Liputan6.com, Denmark – Arla Foods, produsen susu terbesar di Eropa dan diakui sebagai produsen susu organik terbesar di dunia, belum lama ini menjalin kerjasama (joint venture) dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Dalam sebuah kesempatan saat melakukan perjalanan ke Denmark pada pertengahan April 2019, Managing Director Arla Indofood–kerjasama itu menghasilkan nama perusahaan PT Arla Indofood Makmur Dairy Indonesia–mengatakan bahwa Indonesia punya potensi besar akan perkembangan kategori susu, khususnya susu organik.

Susu, kata Ciptadi, adalah standar emas nutrisi dan permintaan terus meningkat sebanyak lima persen setiap tahun. Sementara Indonesia, memiliki populasi besar besar dan berkembang yang diperkirakan akan ada 90 juta konsumen baru yang lebih makmur pada 2030.

“Permintaan produk susu organik pun tumbuh pesat di Indonesia. Hal ini didorong oleh kesadaran akan kesehatan dan daya beli yang membaik,” katanya.

Masyarakat Indonesia mungkin perlu belajar dari kebanyakan masyarakat di Eropa, khususnya Denmark, yang punya kesadaran untuk mengonsumsi susu organik dan produk-produk organik lainnya.

Presentase produk organik yang dibeli konsumen saat berbelanja mencapai 80 persen. Satu dari tiga liter susu yang dibeli orang Denmark adalah susu organik.

Menurut Innovation Direction Arla Innovation Center, Anne Evers Nikolajsen, semua ini dilandasi oleh persepsi masyarakat sendiri yang menganggap bahwa susu organik lebih sehat dibanding konvensional.

Benar atau tidak hal tersebut, dibutuhkan banyak penelitian yang bisa mendukung persepsi dari para penikmat segala yang berbau organik.

Satu yang pasti, para peternak sapi perah organik di Denmark harus mematuhi standar yang sudah ditetapkan pemerintah, dan bila melanggar maka sertifikasi organik tidak dapat diberikan.

Standar itu berupa pakan yang diberikan kepada sapi harus organik, tidak menggunakan pestisida, tidak menggunakan antibitoika, dan tidak diberikan hormon.

2 dari 3 halaman

Perihal Susu Organik

Salah Satu Keluarga di Denmark yang Memilih Susu Organik dan Produk Organik Lainnya (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Hal senada perihal alasan banyak orang yang kemudian beralih ke produk-produk organik, salah satunya susu organik, diungkapkan juga oleh guru besar pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Khomsan pada sebuah kesempatan di Jakarta belum lama ini. 

Hasil survei yang dilakukannya menghasilkan pernyataan yang kurang lebih sama seperti yang dialami penikmat produk organik di Denmark. Masyarakat yang sudah beralih ke produk organik rela ‘bayar mahal’ lantaran benefit yang dipersepsikan oleh konsumen sendiri. 

  1. More nutritious : Menurut Ali, poin pertama ini harus dibuktikan lewat kajian-kajian jurnal ilmiah, seberapa besar nutrisi yang terkandung di dalam susu organik dibandingkan yang tidak.
  2. Safer food : Ini tidak perlu diragukan lagi karena tidak ada campuran pestisida dan sejenisnya.
  3. Improved environment
  4. Animal welfare : Berarti sudah memperhitungkan bahwa sapi perah penghasil susu organik yang mereka konsumsi sehari-hari punya keluasaan grassing di padang rumput.

Terkait poin nomor dua, Ali mengatakan bahwa pestisida adalah racun. Ketika kita tidak mengonsumsi pangan yang tidak mengandung pestisida, secara tak langsung menyelamatkan diri sendiri dari bahaya racun yang memang dampaknya tak bisa dirasakan hari itu juga. 

“Racun itu akan berdampak ketika memasuki batas cut-off tertentu,” kata Ali kepada Health Liputan6.com 

“Tentu saja apa yang terjadi pada manusia ketika mengenal pestisida, itu belum sampai pada taraf di sana sehingga dampak-dampak yang langsung kelihatan belum muncul. Tetapi kalau dibandingkan, tentu saja lebih safe menggunakan organik,” ujarnya. 

Lebih lanjut, status sosial pun turut memengaruhi kesukaannya akan susu organik dan produk sejenis.

“Mereka dari golongan kelas atas yang sudah sangat concern terhadap lingkungan. tetapi juga concern terhadap persoalaan kesehatan yang mereka konsumsi,” katanya. 

Taste dan food safety juga memengaruhi sikap seseorang menjatuhkan pilihan organik atau tidak,” Ali melanjutkan.

3 dari 3 halaman

Perhatikan Hidup Sapi Perah Penghasil Susu Organik

Produk Organik yang Tersaji di Atas Meja (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Melihat dari organik manajemen, jelas Ali, yang sangat penting adalah bagaimana peternak bisa menyediakan ternak untuk sapi-sapi penghasil susu organik.

Menurut Ali, untuk memperoleh label ‘organik’ yang sesungguhnya, peternak harus memastikan kondisi hidup sapi-sapi tersebut, menyediakan rumput hijau, yang juga organik, yang baik untuk mereka santap, kemudian dilarang penggunaan hormon. 

“Diperbolehkan adalah vitamin yang sudah bersifat organik. Demikian juga mineral,” katanya. 

Bila pada peternakan konvensional pakan hijau yang diberikan ke sapi sebanyak 53 persen dan 47 persen campuran biji-bijian dan konsentrat, sapi di peternakan organik pembagian keduanya tidak seperti itu.

“Organik itu syarat hijauannya harus 80 persen, 20 persennya lagi dari konsentrat dan biji-bijian,” kata Ali. Konsentrat itu bisa berupa jagung atau dedak.

Di Indonesia menurut Ali sangat banyak kendalanya. Mereka memerlukan pengembalaan yang cukup, dan ini bagi peternak rakyat sangat berat.

“Karena memang peternak kita itu kepemilikannya hanya dua sampai tiga ekor sapi per orang, sehingga tidak efisien untuk memiliki pengembalaan yang luas,” katanya.

Selain itu, belum ada juga rumput atau penghijauan yang bersertifikat organik. Sementara, sertifikasi itu merupakan syarat mutlak bagi produk-produk yang mengklaim sebagai produk organik. 

Tentu saja ini harus jadi perhatian bersama. Peternak di Indonesia harus berpikir ke arah sana, menyediakan lahan untuk sapi perah penghasil susu organik, kata Ali. 

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ternak perah yang dipelihara secara organik memang memiliki produksi yang lebih rendah dibandingkan konvensional, tetapi harga jual susunya lebih tinggi. 

“Ini tentu saja bukan hanya ternak perah, tapi kalau kita berbicara soal pertanian secara umum, sesuatu yang organik itu memerlukan luasan-luasan yang lebih luas untuk menghasilkan produk berkualitas tertentu,” katanya. 

Pertemuan hari itu berlangsung di sebuah ruangan yang dapat menampung sebanyak 20 orang untuk makan bersama. Misal Ali menggunakan ruangan tersebut untuk menanam bayam organik, akan menghasilkan paling banyak 20 kilogram. Sedangkan kalau yang ditanam adalah bayam non-organik, hasil produksinya bisa dua kuintal. 

20 kilogram dengan asumsi jarak tanaman yang satu dan lainnya berjauhan. Dan yang dua kuintal itu, jaraknya lebih berdekatan cenderung berdempetan. 

“Saya tentu akan mengapresiasi yang 20 kilogram itu kalau harganya lebih tinggi, petani lebih untung,” kata Ali.

“Ke depan petani akan lebih berkomitmen untuk menghasilkan produk organik. Itu berlaku juga untuk sapi perah,” katanya.

Tak Aneh, Bicara pada Diri Sendiri Ada Manfaatnya

Liputan6.com, Jakarta Bicara pada diri sendiri bukan berarti Anda tidak waras. Terkadang Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda melakukannya. Mulai dari kata “Saya akan terlambat”, “Saya suka pakaian ini hingga “Saya sangat tertinggal di kantor”.

Pernahkah Anda mengatakannya? Bicara pada diri sendiri sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Pekerja Sosial Klinis dan Psikoterapis Lisa Ferentz mengatakan Ekspresi dari dalam pikiran yang dikeluarkan dapat membantu Anda menaklukan masalah dan ini haruslah dilakukan. Ia sering mempraktikkan hal ini untuk menolong pasiennya melihat hal positif terkait dirinya sendiri dan hari esok.

“Tida ada yang lebih penting dibandingkan cara kita bicara pada diri sendiri karena monolog dalam diri menginformasikan dengan cara halus atau tidak terlihat pada pikiran, keadaan emosi, dan tindakan,” kata Ferentz, seperti dikutip dari Reader’s Digest.

2 dari 3 halaman

Bicara dengan Diri Sendiri

Bila Anda sering memiliki sikap negatif pada diri sendiri maka sulit untuk memiliki hal positif. Cara terbaik untuk memiliki kondisi mental yang sehat adalah dengan menulis apa yang Anda syukuri, kekuatan Anda, dan afirmasi positif. Berdirilah di depan cermin dan katakanlah hal tersebut. Anda mungkin akan merasa bodoh untuk melakukan ini tetapi jangan menghentikannya.

“Sama seperti hal lainnya, setelah Anda mempraktikan dan menggunakannya dari sisi positif maaka akan mudah untuk melakukannya. Itu akan memadu hidup kita baik kita sadari maupun tidak,” kata Ferentz.

Faktanya, sebuah studi dari Universitas Lethbridge menemukan bahwa murid yang diajarkan untuk bicara pada diri sendiri mampu merubah pandangan, sikap dan reaksinya.

Ferentz menyarankan orang untuk membicarakan masukan atau pikiran dan perasaan yang terasa mengintimidasi, membahayakan atau situasi tak terkendali.

“Saat kita membicarakan suatu hal positif pada diri itu memberikan kita kekuatan dan keberanian untuk menjalani tantangan yang ada,” kata Ferentz.

3 dari 3 halaman

Apa Manfaatnya?

Namun, itu bukan berarti Anda tidak bisa membicarakan rasa frustasi Anda. Ada cara untuk melakukannya dengan cara yang benar.

“Ada artinya untuk memahami apa yang Anda rasakan baik itu positif maupun negatif. Membicarakan hal negatif bisa memberi validasi. Hal tersebut akan memberikan Anda kesempatan untuk mengevaluasi kembali,” kata Ferentz.

Setelah Anda membicarakan hal negatif, tanyakan pada diri sendiri apa manfaat dari memikirkan hal negatif tersebut atau Anda bisa melupakannya. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu merasa takut untuk bicara dengan diri sendiri. Hal tersebut merupakan hal yang normal.

Penulis: Khairuni Cesario

Mampukah Ruang Bermain Anak di Apartemen Gantikan Alam Terbuka?

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran ruang bermain anak di dalam apartemen bisa membuat anak terdorong beraktivitas. Apalagi bagi para orangtua yang tinggal dan harus membesarkan anak di apartemen.

Memaksimalkan ruang apartemen menjadi ruang bermain bisa jadi solusi. Anak bebas bermain di dalam ruangan tanpa perlu cemas si kecil terjatuh atau bermain kotor-kotoran layaknya di alam terbuka.

Lantas apakah ruang bermain di dalam apartemen mampu menggantikan alam terbuka? Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, Catharine M Sambo menanggapi hal tersebut.

“Kita bisa saja menghadirkan suasana outdoor (ruang terbuka) ke dalam ruangan (ruang apartemen). Tapi tetap saja, anak membutuhkan alam terbuka buat bermain,” ucap Catharine dalam acara diskusi di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, ditulis Minggu (23/6/2019).

2 dari 3 halaman

Dorong Kecerdasan Spasial

Main di alam terbuka dorong kecerdasan spasial. copyright pixabay.com

Manfaat bermain di alam terbuka buat anak untuk mendorong kecerdasan spasial. Kecerdasan ini hanya diperoleh saat anak berada di luar.

“Contohnya kita bisa memperkenalkan dan melatih anak soal letak rumah (juga apartemen tempat tinggal). Kenalkan, ‘Rumah kita yang mana? Dari jalan ini lalu ke mana?’ Anak bisa tahu di mana tempat tinggalnya,” jelas Catharine, yang berpraktik di RS Pondok Indah-Pondok Indah.

Paparan suhu di dalam ruang dan luar juga berbeda. Anak bisa merasakan perbedaan suhu saat berada di alam terbuka, apakah dingin atau hangat.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Rasa Malu Membuat Wanita Tidak Bisa Orgasme Saat Bercinta

Liputan6.com, Jakarta Sebuah unggahan di Reddit, seorang wanita–yang tak disebut namanya–berusia 22 tahun berbagi cerita dirinya merasa malu atas penampilannya saat orgasme. Rasa malu itu pun membuat sang wanita tidak bisa orgasme saat bercinta dengan suaminya.

“Aku tidak mengalami orgasme khas ‘bintang porno’ (dengan tubuh menggelinjang) saat bercinta dengan suami,” tulisnya, dikutip dari Health, Jumat (21/6/2019). “Aku bisa orgasme dengan mudah selama masturbasi, tetapi saat di hadapan pasangan, aku tak bisa melakukannya (orgasme).”

Ia rupanya sangat takut pasangannya tidak akan menerima reaksi orgasme. Alhasil, ia berpura-pura mengalami orgasme setiap kali bercinta. Namun, ia bukanlah satu-satunya wanita yang berpura-pura orgasme.

Studi tahun 2010 yang diterbitkan Journal of Sex Research mengungkapkan, 67 persen wanita yang pernah melakukan hubungan seksual memalsukan orgasme. Kondisi tersebut bisa saja karena rasa malu untuk orgasme di depan pasangan.

“Wanita umumnya mengeluhkan lebih banyak kekhawatiran tentang hal ini (orgasme di depan pasangan) daripada pria,” jelas psikolog somatik dan terapis seks, Holly Richmond.

2 dari 3 halaman

Pikiran Ditertawakan atau Ditolak

Ada pikiran ditertawakan atau ditolak. copyright unsplash/Tyler Nix

Ketika wanita khawatir tentang penampilan di hadapan pasangan, Anda tidak sepenuhnya bisa orgasme.

“Aku pikir, banyak wanita punya kecemasan tentang apa yang akan terjadi. Bahwa mereka mungkin ditertawakan atau ditolak soal bagaimana penampilan mereka terlihat saat berhubungan seks (orgasme),” tambah Richmond.

Padahal, pria biasanya lebih suka menyaksikan pasangannya orgasme saat berhubungan seks.

“Penting untuk mengetahui bahwa pasangan senang melihat pasangan mereka menikmati kesenangan seksual,” ujar Richmond.

Menurut psikolog Elizabeth Lombardo, cara terbaik mengatasi rasa tidak nyaman saat orgasme adalah fokus. Ingatlah bahwa seks adalah bentuk kesenangan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

YogaDay2019 Jadi Trending Worldwide di Twitter

Liputan6.com, Jakarta Tagar #YogaDay2019 jadi trending di twitter. Dilansir dari Indiatoday.in, Perdana Menteri India Narendra Modi ikut berpartisipasi dalam merayakan hari Yoga sedunia yang jatuh pada 21 Juni 2019.

Dilansir dari Indiatoday.in, Perdana Menteri Narendra memimpin 30.000 orang untuk melakukan gerakan Asana dalam rangka merayakan hari yoga di Ranchi. Aktor Student Of the Year Sidhart Malhotra juga turut ikut merayakan hari yoga sedunia dengan tweet lucunya. Tweet ini memiliki 53.000 suka sejak dibagiakan pagi ini. “Kalian harus mencoba #SidAasan”, katan Sidhart.

Selain Sidhart, banyak orang lain yang memposting tweet lucu terkait yoga seperti yang dilakukan oleh prajurit India yang memposting video anjing tentara yang sedang belajar yoga.

Banyak netizen yang juga memposting gerakan yoga mereka seperti gerakan “Shav Aasan”, gerakan yoga dengan pose berbaring. “Caraku merayakan Hari Yoga dengan melakukan shav aasan sepanjang hari”, tweet @chitkarapuneet.

Bagaimana cara kamu merayakan hari yoga sedunia?

2 dari 2 halaman

Manfaat Yoga

Studi terbaru mengungkapkan, yoga akan meningkatkan ego seseorang. Bukan membuat jiwa merasa tenang seperti yang diyakini selama ini. 

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science, peneliti melakukan analisis terhadap asumsi tentang efek yoga dan meditasi.

Mereka membandingkannya dengan prinsip-prinsip pemusatan diri yang mengatakan, aktivitas apa pun yang terkait dengan pemusatan diri akan menghasilkan penguatan diri.

Para peneliti di University of Manheim melakukan dua eksperimen. Pertama, mereka memantau 93 orang yang mengikuti kelas yoga selama 15 minggu. Selama itu, para peneliti mencatat tingkat penguatan diri orang-orang tersebut sebelum dan sesudah melakukan yoga.

Hasilnya, para peneliti menemukan, orang-orang tersebut memperlihatkan tingkat penguatan diri yang lebih tinggi beberapa jam setelah melakukan yoga, dibandingkan mereka yang tidak melakukannya dalam 24 jam terakhir.

Ekperimen berikutnya melibatkan 162 pelaku meditasi, bagian dari yoga yang diambil dari berbagai grup meditasi di Facebook. Para peneliti kemudian memantau mereka selama empat minggu dan mendapatkan kesimpulan yang sama.

Para pelaku meditasi memperlihatkan tingkat penguatan diri yang lebih tinggi setelah melakukan meditasi, dibandingkan mereka tidak melakukannya dalam 24 jam terakhir. Menariknya, para peneliti juga menemukan adanya peningkatan kesejahteraan hidup dari orang-orang yang melakukan yoga atau meditasi.

Kesejahteraan hidup seseorang ikut meningkat seiring dengan naiknya tingkat penguatan diri seseorang. Penguatan diri terlihat lebih tinggi jika seseorang melakukan yoga atau meditasi.

” Selain itu, penguatan diri yang lebih besar akan memberikan manfaat bagi tingkat kesejahteraan hidup, baik tubuh dan pikiran. Sehingga, fungsi yoga dan meditasi, bukan untuk membuat ego menjadi tenang, tetapi agar mental semakin baik,” tulis para peneliti. 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Kopi atau Teh, Mana Yang Paling Baik Dikonsumsi?

Liputan6.com, Jakarta – Kopi dan teh memiliki penggemarnya masing-masing. Kedua minuman yang mengandung kafein ini sama-sama bermanfaat untuk tubuh.

Sebagian orang lebih menyukai untuk mengonsumsi kopi, sementara lainnya memilih teh. Lalu, mana yang memiliki manfaat lebih banyak?

“Kopi dapat menurunkan risiko terkena penyakit parkinson dan diabetes tipe 2,” kata ahli diet dari Miami, Kimberly Gomer, seperti dikutip dari Reader’s Digest pada Sabtu, 22 Juni 2019.

Kopi disebut juga dapat menurunkan risiko sejumlah jenis kanker, seperti kanker endometrial dan kanker kulit non-melanoma.

Sebuah studi yang meneliti 500.000 orang dari seluruh dunia menyimpulkan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko kematian karena berbagai penyebab.

Namun, konsumsi kopi dengan gula dan krim kemungkinan dapat menghilangkan seluruh manfaat tersebut.

2 dari 3 halaman

Kopi dan Teh, Mana Kesukaanmu?

Di sisi lain pun ada teh yang juga memiliki berbagai manfaat, seperti teh hijau dan teh hitam.

“Teh dan teh hijau yang memiliki kandungan kafein atau sebaliknya mengandung bahan yang baik untuk kesehatan termasuk dalam menurunkan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, osteoporosis dan penyakit gusi,” kata Gomer.

Teh memiliki kandungan antioksidan dan polifenol yang dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat penurunan kognitif, menurunkan risiko stroke, dan membantu penurunan berat badan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang minum teh secara rutih memiliki inflamasi lebih rendah. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kandungan yang disebut epigallocatechin gallate (EGCG).

Inflamasi sendiri dikaitkan dengan berbagai kondisi medis mulai artritis hingga penyakit jantung. EGCG juga dapat menurunkan risiko pembentukan plak di otak yang dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.

3 dari 3 halaman

Teh Lebih Baik dari Kopi

Teh menjadi jenis minuman yang lebih baik untuk dikonsumsi karena satu alasan yaitu kandungan antioksidan dan polifenol.

Kopi juga memiliki kandungan tersebut tetapi teh seringkali memilikinya dengan jumlah lebih tinggi.

“Kopi dan teh memiliki manfaatnya tersendiri tapi semua teh memiliki kandungan anti bakteri, anti inflamasi dan anti virus dikarenakan kandungan antioksidan dan polifenolnya. Selain itu, tiap teh memiliki manfaat unik yang berbeda,” kata Ahli Kesehatan Will Cole.

Namun, bila Anda memiliki reaksi sensitif terhadap kaefein, Anda mungkin harus menghindari keduanya.

Kopi memiliki kafein lebih banyak dibandingkan teh yakni sekitar 92 mg per cangkir. Sedangkan kopi hanya 50 mg.

“Kafein mungkin bisa menjadi masalah bagi mereka yang memiliki reaksi senstif seperti menimbulkan tremor, rasa cemas berlebih dan gangguan dalam tidur, kata Ahli Diet Beth Warren.

Jika Anda menyukai keduanya maka itu lebih baik. Penelitian pun menunjukkan orang yang minum kopi dan teh setiap hari dapat menurunkan risiko kematian dibanding orang yang minum kopi secara ekslusif.

Penulis: Khairuni Cesario

Tarot Cinta: Siapa Menabur, Dia Akan Menuai

Liputan6.com, Jakarta Simak prediksi kehidupan cintamu dalam Tarot Cinta periode 22 – 28 Juni 2019 selengkapnya.

Justice

Apa yang kamu tabur itulah yang akan kamu tuai. Hasil perbuatan di masa lalumu akan kamu rasakan saat ini. Demikian juga yang kamu lakukan sekarang, akan kamu nikmati pada masa yang akan datang. 

Berbuatlah kebaikan, supaya kebaikan juga yang akan kamu tuai. 

Jomblo

Tidak perlu menyesali yang sudah terjadi. Semua ada hikmahnya. Inilah saat pendewasaanmu. 

PDKT

Ketulusanmu mulai menampakkan hasilnya. Dia memberi perhatian kepadamu. Tetaplah baik. 

2 dari 3 halaman

Pacaran dan Menikah

Pacaran 

Kesalahan masa lalu yang selalu dibahas akan membuat pasangan tidak nyaman. Maafkanlah dia dan berdamailah dengan dirimu. Kamu juga tidak sempurna. Perlakukan pasangan seperti kamu ingin diperlakukan. 

Menikah 

Berdamailah dengan pasangan, demi anak-anak yang sudah dititipkan Tuhan kepada kalian. Bercerai bukanlah solusi yang terbaik. 

3 dari 3 halaman

Saran Cinta

Kartu tarot The Star

The Star

Selalu ada harapan. Seperti bintang yang bersinar dalam gelapnya malam. Selalu ada solusi tepat di tengah permasalahan rumit dan seolah-olah tidak ada jalan keluarnya. Percayalah, semesta akan memberi bintang untukmu. 

Konsultasi pribadi Dewi Tarot: 082242056585

Takut Kirim Pesan Singkat Saat Jatuh Cinta, Atasi Dengan Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta – Saat jatuh cinta, seseorang seringkali takut mengirim pesan singkat pada orang yang disukai. Meski terlihat seperti masalah kecil, ini benar-benar terjadi.

Ahli kencan daring (online) Julie Spira mengatakan bahwa mengirim pesan singkat pada orang yang disukai memang bisa membuat siapapun gugup.

“Karena Anda tidak bisa mendengar suaranya, Anda tidak tahu bagaimana pesan tersebut diterima. Anda juga bingung kapan waktu yang tepat untuk memberikan balasan,” kata Spira.

Anda mungkin juga khawatir mendapatkan kesan buruk dari orang yang Anda sukai. Namun, rasa cemas tersebut sebanarnya dapat diatasi. Melansir dari Elite Daily pada Sabtu, 22 Juni 2019, berikut cara untuk mengatasinya.

2 dari 6 halaman

1. Singkat dan Manis

Salah satu hal yang membuat cemas kemungkinan adalah kesan bahwa Anda membalas terlalu cepat. Padahal Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.

“Jawab bila Anda berada dekat telepon Anda dan jawablah dengan singkat dan simpel. Saya juga percaya menambahkan beberapa simbol senyum atau mengedip dapat membentuk hubungan antara Anda dan orang tersebut,” kata Spira.

Ahli hubungan dan pelatih kencan James Preece pun menyetujui hal tersebut. Dia menyarankan Anda untuk menjawab secara singkat dan simpel sebelum Anda benar-benar mengetahui orang tersebut.

“Jangan terlalu mencoba untuk membuat orang tersebut terkesan atau tertawa,” kat Precee.

3 dari 6 halaman

2. Jangan Berpikir Terlalu Berlebihan

Biasanya akan muncul berbagai pikiran saat Anda mengirim pesan singkat untuk orang yang disukai.

Mulai dari menunggu respon hingga bentuk balasannya. Cobalah untuk menghilangkan pikiran tersebut.

“Hal terburuk yang Anda lakukan adalah berpikir terlalu berlebihan saat menerima teks dan bagaimana responsnya. Saya merekomedasikan Anda untuk memikirkan bahwa itu adalah pesan dari teman dan meresponnya dengan cara yang sama,” kata Spira.

4 dari 6 halaman

3. Tiap Orang Memiliki Pola Berbeda

Anda mungkin juga akan mempelajari bahwa seseorang memiliki pola mengirim pesan singkat tersendiri. Ada yang merespon dengan cepat dan ada yang lama.

Spira mengatakan tiap orang memiliki pola yang berbeda. Hal ini dikarenakan setiap orang menerima kesan suatu pesan berbeda-beda. Terimalah bahwa setiap orang memiliki pola yang berbeda. Hal tersebut akan menurunkan kecemasan Anda.

“Tidak ada formula untuk mengirim pesan singkat pada orang lain untuk menjaga hubungan tetap berjalan khususnya saat hal itu masih baru,” kata Spira.

5 dari 6 halaman

4. Tujuan Mengirim Pesan

Saat Anda menyukai seseorang, Anda mungkin akan selalu ingin berbicara dengannya meski tidak ada tujuan penting.

Ahli kencan Diana Dorell menyarankan Anda untuk memiliki alasan saat mengirim pesan singkat pada orang tersebut untuk mengurangi kecemasan.

“Mengetahui alasan mengapa Anda melakukannya meningkatkan kemungkinan pesan memiliki arti dibanding hanya mengisi kekosongan,” kata Dorell.

Dia menyarankan Anda untuk bertukar pesan singkat tidak terlalu sering tetapi mengenai hal berarti.

“Jika Anda bertemu salah satu hal yang membuat Anda memikirkan mereka maka kirimlah pesan tersebut,”

Selain itu, ia pun menyarankan Anda untuk menemui orang tersebut secara langsung dibandingkan hanya mengirim pesan singkat terus menerus.

“Hal tersebut akan membuat pesan Anda menjadi istimewa,” kata Dorell.

6 dari 6 halaman

5. Kenali Asal Kecemasan

Untuk menurunkan kecemasan Anda, cari tahulah penyebabnya. Pelatih kencan Laurie Davis Edwards menyarankan Anda menanyakan pada diri sendiri secara spesifik mengenai ketakutan Anda. Setelah itu, ia menyarankan Anda untuk mencari tahu apa yang membuat Anda cemas.

“Saat rasa takut terjadi, seringkali kita fokus pada dampak negatif dari tindakan kita. Padahal biasanya lebih banyak dampak positif. Misal melalui pesan singkat Anda dan orang tersebut dapat memiliki keterikatan lebih,” kata Edwards.

Edwards menyarankan Anda untuk selalu fokus pada kemungkinan positif. Selain itu, kemungkinan rasa takut itu pun tidak akan berlangsung lama.

Penulis: Khairuni Cesario

5 Tanda Anda Belum Bisa Lupakan Mantan

Liputan6.com, Jakarta Masing-masing orang punya cara berbeda menghadapi akhir suatu hubungan serta orang di dalamnya atau mantan. Ada individu yang dengan mudah melanjutkan hidup. Namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk melupakan hubungan maupun mantan.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Terutama bila Anda telah menjalani hubungan dalam waktu yang cukup lama.

Melansir dari laman Elite Daily, berikut 5 tanda yang menunjukkan bahwa Anda belum bisa melupakan mantan:

1. Tidak Merasa Sedih Saat Putus

Saat putus memang akan terasa berat. Namun, bila Anda tidak mengizinkan diri untuk merasa sedih, marah atau kesal maka hal tersebut akan terasa lebih berat bagi Anda.

“Biarkan diri merasa semua emosi yang ada. Penolakan adalah bagian dari kesedihan karena putus hubungan terkadang terasa seperti kematian. Mencoba untuk menutupi perasaan hanyalah solusi sementara,” kata Pelatih Kencan Diana Dorell.

2 dari 3 halaman

Masih Ingin Menghubungi Mantan

2. Masih Ingin Menghubungi Mantan

Seseorang biasanya ingin mengirim pesan singkat ke pada mantan setelah hubungan berakhir. Bila masih merasakan hal ini, Anda mungkin belum bisa melupakannya.

“Meski Anda dan mantan tidak berkomunikasi, berikanlah jangka waktu untuk tidak menghubunginya dengan cara apapun. Setelah berhasil, ulangilah lagi cara tersebut. Anda mungkin akan menyadari bahwa Anda tidak memiliki keinginan untuk menghubungi,” kata Dorell.

3. Melihat Media Sosial Mantan

Media sosial dapat menjadikan waktu ini terasa berat. Media sosial membuat Anda dapat mengetahui apa yang mantan sedang lakukan sehari-hari. Hal ini membuat Anda semakin sulit untuk melupakannya.

“Jika Anda mengikuti mantan Anda pada media sosial, berhati-hatilah untuk tidak mencari tahu laman mereka dan memeriksanya. Hal ini mencegah Anda merasa sedih atau cemas,” kata Psikoterapis Marline Francois-Madden.

3 dari 3 halaman

Masih Menyimpan Barang Milik Mantan

4. Menyimpan Benda Pemberian Mantan

Barang milik mantan seperti buku, kaos atau hal lainnya kemungkinan merupakan salah satu hal yang memiliki banyak memori. Namun, hal ini juga yang membuat Anda semakin sulit untuk melupakannya.

“Buatlah tradisi simpel untuk menghargai hubungan tersebut dan keluarga objek yang membuat Anda selalu mengingatnya. Anda bisa mendonasikanya atau menjualnya,” kata Dorell.

5. Beri Diri Sendiri Waktu

“Salah satu hal paling penting untuk diingat saat putus adalah hal tersebut mempengaruhi psiologi dan nerokimia Anda. Melewati masa putus hubungan terasa seperti terjadi penarikan maka penting untuk Anda memberi waktu kepada diri sendiri. Pastikan Anda berjalan atau berolahraga seriap hari,” kata Direktur Dan Pendiri Aplikasi Mend.

Tidak ada cara yang tepat untuk mengatasi hal ini. Hindarilah memikirkan hal ini sehingga Anda tidak terlalu merasa stres.

Penulis: Khairuni Cesario

Alasan Seseorang Takut Kirim Pesan pada Orang yang Disukai

Liputan6.com, Jakarta Seseorang seringkali merasa takut untuk mengirim pesan singkat pada orang yang disukai. Saat pesan terkirim, muncul kecemasan mengenai respon yang akan didapatkan. Menurut Joshua Klapow, seorang Psikologis Klinis, itu merupakan hal yang wajar untuk dialami seseorang.

“Merasa cemas saat mengirim pesan singkat kepada orang yang disukai adalah 100 persen normal. Meski tidak menemui, mendengar atau berinteraksi langsung, perasaan akan langsung muncul,” kata Klapow seperti dikutip dari Elite Daily.

Hal ini disebabkan karena “risiko emosional” yakni sebuah fenomena yang mengikat saat Anda berkomunikasi dengan orang yang disukai.

“Mengirim pesan pada orang yang disukai memili risiko emosional lebih besar dibanding mengirimnya pada orang lain. Risiko emosional bisa seperti orang yang disukai tidak menyukai kita dan menciptakan rasa takut penolakan pada sebagian orang,” kata Klapow.

2 dari 3 halaman

Takut Ditolak

Penolakan jelas akan menimbulkan perasaan menyakitkan. Apapun alasannya, penolakan merupakan hal yang membuat seseorang merasa tidak baik.

“Itu merupakan salah satu pengalaman paling menyakitkan yang dapat dialami manusia. Kita adalah makhluk sosial dari sudut pandang evolusioner dan penerimaan merupakan bagian dari pertahanan,” kata Klapow.

Klapow pun mengatakan bahwa penolakan dapat memiliki dampak pada diri seseorang. Penolakan dapat mengaktifkan naluri evolusioner seseorang yang berdaampak pada perasaan aman dan terjamin.

“Jika kita ditolak oleh seseorang atau kelompok maka ini merupakan pertanda bahwa ini menjadi pertanda bahwa kita tidak aman atau terlindungi dari bahaya. Itulah sebabnya penolakan dari orang tua, saudara, teman dapat memiliki dampak yang lama bagi kita,” kata Klapow.

3 dari 3 halaman

Kabar Baiknya

Menghubungi seseorang dapat menimbulkan risiko emosional. Inilah yang menjadi penyebab rasa cemas untuk mengirim pesan singkat pada orang yang disukai.

Kabar baiknya adalah semakin sering Anda terbiasa dengan penolakan maka Anda akan terbiasa untuk menghadapinya di masa depan. Ia menyarankan Anda untuk melihat sisi positif dari penolakan. Sedangkan, pesan singkat merupakan cara terbaik bagi Anda untuk mengetahui pandangan orang yang Anda sukai.

“Ingatlah bahwa penolakan sering terjadi dan penyebabnya terkadang bukanlah diri Anda. Seringkali penyebabnya datang dari orang lain yang Anda sukai. Ketahuilah bahwa Anda mungkin akan mendapat penolakan tetapi itu bermanfaat karena Anda dapat mengetahui diri sendiri, orang lain dan masalah interaksi lebih baik,” kata Klapow.

Anggaplah hal tersebut sebagai hal baik yang dapat membuat Anda tumbuh berkembang meski Anda tidak mendapatkan hal yang Anda inginkan. Tidak ada yang salah dengan rasa cemas atau takut saat ingin mengirim pesan singkat pada orang yang Anda sukai. Hal yang paling penting ialah untuk tidak membiarkan hal tersebut menghambat Anda.

Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa orang yang Anda sukai juga takut untuk menghubungi Anda. Pada akhirnya, hal terburuk yang dapat terjadi adalah orang tersebut tidak tertarik pada Anda. Namun, Anda dapat selalu memilih dengan belajar dari pengalaman Anda dan mencoba untuk mulai kembali saat Anda siap.

Penulis: Khairuni Cesario

Anak Pubertas Lebih Cepat, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta – Akil balig atau masa pubertas anak rata-rata terjadi saat si Kecil berumur 11 tahun (perempuan) dan 12 tahun (laki-laki).

Dilansir dari situs NHS dot UK pada Sabtu, 22 Juni 2019, anak perempuan akan mengalami menstruasi dan payudara bertambah besar, sedangkan pada laki-laki penis dan testis yang lebih besar serta suara yang lebih dalam saat masa pubertas itu muncul.

Pubertas baru terjadi pada umur 13 tahun masih terhitung normal untuk perempuan, dan 14 tahun untuk laki-laki.

Sebab, masa pubertas pada tiap anak berbeda, jangan khawatir jika anak mengalami masa pubertas lebih lama.

Menurut Oktina Burlianti, psikologi anak dan remaja, pubertas yang terjadi lebih cepat bisa saja akibat dari lingkungan atau kebiasaan anak yang menstimuli organ-organ seksual berkembang lebih cepat.

2 dari 3 halaman

Pubertas Lebih Cepat

Banyak hal kecil yang dianggap biasa oleh orang dewasa yang dapat merangsang perkembangan organ-organ seksual anak. Bisa saja dari film yang ditonton dan lagu yang didengarkan.

Orang dewasa mungkin berpikiran, lagu “dewasa” tidak berdampak pada anak karena mereka tidak dapat mengerti arti dari lagu itu, tapi bisa saja anak akan berusaha untuk mencari tahu.

Termasuk film Disney tentang prince charming (pangeran ganteng). Ada adegan ciuman mungkin dianggap romantis, tetapi hal tersebut juga membuat anak berpikir soal ciuman dan menstimuli organ seksual anak.

Pengawasan orang tua diperlukan untuk memantau adegan-adegan film yang akan ditonton oleh anak.

Oktina menambahkan, sebaiknya anak-anak diberikan lagu-lagu yang sesuai dengan usianya serta menonton film seusianya dan pengawasan dari orang tua sangat diperlukan.

3 dari 3 halaman

Penyebab Lain Pubertas Dini

Tidak selalu jelas apa penyebab dari pubertas dini, bisa saja kecenderungan dalam keluarga. Berikut penjelasan lain tentang penyebab pubertas dini:

1. Masalah otak, seperti tumor

2. Kerusakan otak akibat infeksi, pembedahan atau radioterapi

3. Masalah dengan ovarium atau kelenjar tiroid

4. Kelainan genetik, seperti sindrom McCune-Albrigth

Anak bisa melakukan pengecekkan di rumah sakit apabila mengalami pubertas terlalu cepat untuk mengantisipasi penyebab lain dari pubertas dini. 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Apa Iya?

Liputan6.com, Jakarta – Dulu anak kecil seringkali diberi tahu untuk tidak menggunakan topi di dalam ruangan. Beberapa orang percaya bahwa di balik hal tersebut ada peringatan kesehatan yang diberikan.

“Saya telah ditanyai beberapa orang mengenai hal ini dan saya dapat mengerti mengapa hal ini dianggap benar,” kata dokter spesialis kulit Hayley Goldbach, seperti dikutip dari TIME pada Sabtu, 22 Juni 2019.

Dia mengatakan bahwa beberapa orang mulai menggunakan topi untuk menutupi kebotakan. Hal ini mungkin memunculkan asumsi bahwa penggunaan topi memicu kebotakan. Nyatanya, hal ini bukan masalah besar.

“Saya rasa jawaban singkat untuk permasalahan penggunaan topi adalah hal ini bukan permasalahan yang perlu dikhawatirkan,” kata Goldbach.

2 dari 3 halaman

Kebiasaan Pakai Topi

Ahli bedah plastik bidang restorasi rambut dan asisten profesor klinis pusat medis Gunung Sinai, New York, Michael Wolfeld mengatakan bahwa gen merupakan faktor yang paling memengaruhi kerontokan rambut.

Michael mengatakan bahwa pola yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan terkait kebotakan disebabkan oleh hormon yang disebut dihydrotestosterone (DHT). Namun, dia juga setuju bahwa kebotakan dapat disebabkan hal lain. Mengikat rambut terlalu kencang dapat memberikan tekanan yang menarik folikel rambut.

“Bila dilakukan dalam jangka panjang, tekanan tersebut dapat menyebabkan rambut rontok,” katanya.

Michael mengatakan bahwa seseorang kemungkinan tidak akan memakai topi yang terlalu tekat dan menghasilkan tekanan seperti hal tersebut.

Seberapa ketat topi mungkin adalah masalah yang subjektif. Namun, topi yang terlalu ketat dapat meninggalkan bekas atau lekukan pada kulit.

“Saya rasa bila seseorang memakai topi terlalu ketat dan dalam jangka panjang seperti setiap hari selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun maka hal tersebut dapat merusak rambut dan menyebabkan kerontokan,” kata Wolfeld.

Goldbach mengatakan bila topi terlalu ketat kemungkinan dapat menyebabkan iritasi atau inflamasi pada folikel rambut. Hal tersebut kemungkinan tidak akan menyebabkan kebotakan tetapi bisa menjadi salah satu faktor penyebab.

Profesor dermatologi Universitas George Washington Adam Friedman mengatakan bahwa material yang digunakan pada topi seperti pewarna atau tekstil juga bisa menyebabkan rambut rontok.

“Jika topi menyebabkan reaksi alergi di kulit kepala maka rambut bisa rontok karena inflamasi,” kata Friedman.

3 dari 3 halaman

Faktor Keturunan Memengaruhi

Bila seseorang telah memiliki faktor keturunan gen yang menyebabkan kebotakan maka inflamasi dapat mempercepat proses kebotakan tersebut.

Dalam beberapa kasus langka, menggunakan topi saat berkeringat juga dapat menjadi salah satu faktor.

“Garam dari keringat dapat membuat kulit iritasi,” kata Friedman.

Friedman mengatakan bahwa bila Anda menggunakan topi bekas keringat setiap waktu, iritasi bisa berubah menjadi inflamasi dan mempercepat proses kerontokan rambut. Namun, ia dan para ahli lainnya mengatakan bahwa untuk orang lain kemungkinan hal ini bukanlah faktor risiko serius.

“Secara umum, topi tidak menyebabkan kebotakan,” kata Friedman.

Topi justru dapat melindungi kulit kepala dan wajah dari kerusakan akibat sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Manfaat ini jelaslah lebih valid dibandingkan kekhawatiran bahwa topi dapat menyebabkan rambut rontok bahkan kebotakan.

Penulis: Khairuni Cesario

Ingin Anak Lebih Sehat, Ini Saran WHO untuk Orangtua

Liputan6.com, Jakarta – Menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain, tanpa gawai, dan tidur berkualitas dapat menjadikan anak lebih sehat. Penerapan kegiatan ini sangat berperan pada lima tahun pertama kehidupan anak.

Direktur jenderal organisasi kesehatan dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan, aktivitas fisik dan waktu tidur yang cukup dapat membantu perkembangan motorik dan kognitif si Kecil.

Anak di bawah lima tahun harus menghabiskan lebih banyak waktu bermain daripada menonton televisi (teve). Anak-anak yang menghabiskan waktu di atas kursi dan bermain gawai serta kurangnya kualitas tidur dapat memicu obesitas dan penyakit terkait lainnya.

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang, Catharine, mengatakan selain memenuhi kebutuhan nutrisi dan kasih sayang anak juga perlu untuk bermain untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berbahasa anak.

2 dari 2 halaman

Rekomendasi WHO Untuk Usia Anak di Bawah 5 Tahun

Bayi, kurang dari satu tahun, tidak disarankan menggunakan gawai. Mereka lebih dianjurkan untuk memperbanyak gerakan dasar, seperti tengkurap dan telungkup, setidaknya 30 menit sepanjang hari. 

Anak-anak berumur 1 sampai 2 tahun

Pada usia satu tidak disarankan menggunakan gawai. Begitu masuk usia dua, penggunaan gawai tidak lebih dari satu jam dengan pengawasan orang tua.

Lebih perbanyak waktu bermain setidaknya 3 jam sehari dengan berbagai jenis aktivitas fisik sedang hingga kuat. Memiliki kualitas tidur 14-17 jam (0-3 bulan) atau 12-16 jam (4-11 bulan) termasuk tidur siang.

Kegiatan membaca dan bercerita sangat dianjurkan. Memiliki kualitas tidur 11-14 jam termasuk tidur siang.

Aktivitas bermain setidaknya 3 jam sehari, membaca dan bercerita sangat dianjurkan bila tidak dapat banyak bergerak.

Anak-anak usia 3-4 tahunPenggunaan gadget tidak lebih dari satu jam, lebih banyak bermain setidaknya 3 jam sehari, lebih banyak lebih baik dengan intesitas sedang hingga kuat.

Memiliki kualitas tidur 10-13 jam termasuk tidur siang. Membaca dan bercerita sangat dianjurkan bila tidak dapat banyak bergerak. 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Kata Dokter Anak tentang Virtual Reality

Liputan6.com, Jakarta Virtual reality (VR) adalah gim simulasi penglihatan tiga dimensi yang realistik. Menurut situs CNET, selain digunakan bermain dan hiburan, VR bisa membantu seseorang sembuh dari trauma.

Banyak orangtua yang membeli gim ini, tapi belum mengetahui dampak VR pada anak. Menurut Jeremy Bailenson, pendiri laboratorium interaksi virtual manusia dari Universitas Standford, dampak yang diberikan VR kepada anak-anak masih belum dapat diketahui secara pasti.

Menurut penelitian jurnal Pediatrics pada 2018, perkembangan jumlah langkah anak yang bermain VR Pokemon Go mengalami perkembangan secara cepat, tapi setelah itu mengalami penurunan.

Berbeda dengan anak yang bermain di luar ruangan mengalami kenaikan jumlah langkah sehari secara bertahap tanpa mengalami penurunan.

Catharine mengatakan orang tua sebaiknya memberi batas waktu screen time (waktu anak menggunakan gawai).

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan untuk anak berumur 1 tahun ke bawah tidak menggunakan gawai dan untuk usia dua hingga empat ke atas tidak lebih dari satu jam sehari.

2 dari 2 halaman

Pentingnya Bermain Di Luar Ruangan

Catharine menyarankan anak bermain di luar ruangan untuk membangkitkan stimulan dan mengajarkan dunia “nyata”.

Kenapa? Ada beberapa kasus anak yang dapat mengetahui foto apel namun tidak mengetahui bentuk “nyata” dari apel.

Berikut manfaat yang didapatkan anak ketika bermain di luar ruangan, berikut ulasannya:

1. Meningkatkan keahlian mengolah pengalaman indera anak

2. Mengasah kemampuan fisik dan gerak, kecerdasan, dan kreativitas, keterampilan bahasa anak

3. Mencukupi kebutuhan aktivitas fisik untuk pertumbuhan tulang, otot, kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan memperbaiki kualitas tidur anak

4. Membantu anak menjadi lebih tenang dan positif

5. Meningkatkan kedekatan orang tua dan anak

6. Mengasah keterampilan sosial- Anak lebih mandiri dan percaya diri.- Anak lebih terbuka terhadap perbedaan dan keragaman dalam lingkungan.

Untuk anak-anak yang sudah terlanjur kecanduan bermain gim, Catharine menyarankan agar keluarga melakukan perjanjian dengan anak tentang waktu bermain gim (screen time).

Apabila kecanduan pada anak parah, bisa konsultasikan dengan dokter untuk membantu mengurangi kecanduan anak terhadap gim atau gawai.

Penulis : Febi 

4 Cara Mudah Atasi Stres, Dijamin Tokcer

Liputan6.com, Jakarta – Stres merupakan hal yang dialami hampir setiap orang. Hal ini membuat Anda merasa tidak tenang atau lelah.

Namun, ada beberapa cara untuk mengurangi stres. Melansir dari Reader’s Digest pada Sabtu, 22 Juni 2019, berikut lima cara untuk mengurangi stres.

1. Atur napas

Stres yang disebabkan beberapa hal seperti kabar buruk, tugas mendadak dari atasan, atau argumen dengan pasangan terkadang memunculkan gejala fisik maupun mental.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah mengatur pola pernapasan Anda. Mulai dari menghirup udara secara pelan dan dalam.

“Pernapasan dapat mengubah perasaan karena emosi dan pernapasan memiliki ikatan yang dekat. Sebuah studi menunjukkan bahwa tiap kondisi emosi memiliki kaitan dengan pola pernapasan yang berbeda-beda,” kata psikolog dari Universitas Stanford Emma Seppala.

Menarik napas secara dalam memberikan dampak baik untuk otak. Oksigen masuk lebih banyak ke dalam otak dan kemungkinan dapat menurunkan hormon kortisol penyebab stres.

2 dari 4 halaman

2. Pikiran

Saat pikiran Anda mulai tidak dapat dikontrol, berhentilah dan ubah kembali cara berpikir Anda.

“Hal tersebut akan memengaruhi bagaimana tubuh akan memberi respons yakni melawan atau memberikan respon baik,” kata pakar stres Lauren E. Miller.

Misalnya, saat Anda takut tidak dapat menyelesaikan pekerjaan, pikirkanlah hal tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan diri pada atasan bahwa Anda seorang pekerja keras.

Ubahlah cara berpikir Anda dalam menghadapi suatu hal.

3 dari 4 halaman

3. Bicara pada Diri Sendiri

Sebuah kalimat dapat menurunkan stres yang Anda alami. Satu teknik untuk mengatasinya adalah dengan mengulangi kalimat yang memberi Anda kekuatan.

“Berpikirlah secara positif untuk melepaskan hal-hal yang mengganggu anda dengan mengulangi mantra positif seperti ‘semua baik-baik saja’ atau ‘saya percaya dan mencintai diri sendiri sepenuhnya’,” kata pakar transformasi hidup Carol Whitaker.

Hal tersebut sebenarnya merupakan salah satu bentuk meditasi yang dapat membuat Anda lebih mudah menghadapi stres. Beberapa studi menunjukkan bahwa hal tersebut dapat mengubah cara otak berpikir.

Anda dapat menyimpan beberapa kata pengingat pada tempat yang sering membuat Anda merasa stres seperti kantor.

4 dari 4 halaman

4. Bersyukur

Saat stres menyerang, Anda mungkin merasa bahwa segalanya sulit dikendalikan. Ingatkanlah diri Anda kembali hal-hal baik yang telah terjadi dalam hidup.

“Studi menunjukkan teknik bersyukur seperti menghitung hal-hal baik dapat menjadi penurun stres yang ampuh. Studi menemukan bahwa orang yang melakukan refleksi rasa syukur setiap hari memiliki tingkat emosi positif lebih tinggi,” kata profesor psikologi Universitas Adelpi Deborah Serani.

Deborah pun mengatakan bahwa sebuah studi menunjukan pemilihan cara berpikir yang optimis dapat membantu Anda memiliki mood yang positif.

Saat Anda memiliki mood yang positif dan rasa syukur maka Anda dapat mengatasi situasi sulit lebih baik termasuk stres.

Penulis: Khairuni Cesario

Permen Karet yang Tak Sengaja Tertelan Bakal Menetap di Tubuh Bertahun-Tahun?

Liputan6.com, Jakarta – Pernah muncul sebuah kepercayaan tentang permen karet yang tak sengaja tertelan akan menetap di dalam tubuh selama tujuh tahun.

Benarkah seperti itu? Apakah itu yang menyebabkan permen karet tidak boleh sampai tertelan?

Sebenarnya, ini adalah mitos. Mitos mengenai permen karet ini serupa mengenai mitos terkait makanan yang pernah bermunculan di masyarakat. 

“Hal ini hampir serupa seperti permasalahan menelan biji semangka yang dianggap akan tumbuh di dalam perut,” kata ahli kesehatan Caleb Backe seperti dikutip dari Reader’s Digest pada Sabtu, 21 Juni 2019.

2 dari 2 halaman

Terkait Permen Karet

Ilustrasi permen karet. (iStockphoto)

Mengenai permen karet yang tertelan itu sebenarnya lebih kepada bagian sintetis dari permen itu, yang memang tidak dapat dicerna.

Meski demikian, tidak lantas membuatnya bakal menetap di tubuh selama itu. Permen karet jarang berada di tubuh hingga 7 hari bila tertelan.

Menurut Ohio State Univerity, hal tersebut disebabkan perut yang mengosongkan isi di dalamnya secara rutin ke usus hingga akhirnya menjadi kotoran. Terkait dengan hal tersebut, menelan permen karet tidak memberikan dampak yang baik untuk tubuh.

“Menelan permen karet berulang kali dapat membentuk bezoar yakni sebuah kumpulan kecil bahan tak tercerna yang dapat menyebabkan gangguan bowel,” kata spesialis pencernaan dan direktur asosiasi nutrisi orang dewasa dari University of Chicago, Edwin McDonald.

Penulis: Khairuni Cesario

Kebiasaan Hirup Bau Mobil Baru Ternyata Berbahaya

Liputan6.com, Jakarta – Tidak sedikit orang menyukai aroma mobil baru. Para peneliti sampai hari ini belum mengetahui alasan pasti di balik kebiasaan itu. 

Kemungkinan besar hal tersebut disebabkan adanya hubungan antara bau dengan kemewahan saat membeli kendaraan baru. 

Mulai sekarang ada baiknya kebiasaan itu dihilangkan. Nyatanya, bau dari mobil baru sebenarnya beracun dan dapat membahayakan kesehatan Anda.

Banyak orang yang menyukainya tetapi tidak menyadari betapa berbahayanya hal ini untuk kesehatan.

2 dari 2 halaman

Perihal Aroma Mobil Baru

Investigator mikroba dan pendiri RTK Enviromental Group Robert Weitz mengatakan bahwa bau mobil baru yang Anda hirup sebenarnya karena sesuatu yang disebut volatile organic compounds atau VOCs.

Bau tersebut muncul saat beberapa material menyebabkan mobil Anda ‘outgas’ dan mengeluarkan VOCs.

“Ada banyak VOCs yang dapat menyebabkan kanker dan sebagian akan menyebabkan gejala pada individu berupa masalah sistem pernafasan, sakit kepala serta nyeri sendi dan otot,” kata Weitz seperti dikutip dari Reader’s Digest pada Sabtu, 22 Juni 2019.

“Kita semua memiliki perkembangan yang berbeda dan VOCs tersebut memiliki dampak berbeda pada kita,” Weitz melanjutkan.

Saat bau mobil baru tersebut mulai hilang maka VOCs pun juga hilang. Namun, pada saat cuaca panas, material tersebut bisa menyebabkan mobil ‘outgas’ kembali.

Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan membuka jendela mobil Anda. Selain itu, hindari menghirup napas terlalu dalam saat berada dalam mobil baru.

Penulis: Khairuni Cesario

Cara Cegah Bayi Menangis Kencang di Pesawat

Liputan6.com, Jakarta Bayi menangis kencang di pesawat mungkin dianggap mengganggu bagi penumpang lain. Orangtua pun berupaya keras menenangkan suara tangisan dan perilaku rewel si kecil.

Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, Catharine M Sambo, ibu bisa memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi.

“Misalnya, bayi bisa sambil nyusu atau anak yang lebih besar bisa minum air putih,” kata Catharine saat ditemui di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, ditulis Sabtu (22/6/2019).

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya mempersiapkan diri terlebih dahulu. Misal, persiapkan air putih. Hindari menunggu bayi sampai menangis.

“Kalau sudah telanjur bayi menangis, ya sudah susah disuruh diem atau diajak minum. Kalau anak sudah nangis ya nangis terus,” lanjut Catharine.

2 dari 3 halaman

Perubahan Tekanan Udara

Ada perubahan tekanan udara saat di pesawat. copyright shutterstock

Penyebab bayi menangis saat naik pesawat dikarenakan perubahan tekanan udara. Kondisi menyebabkan telinga menjadi sakit. Bayi pun akan menangis dan rewel.

“Kalau di pesawat biasanya anak menangis kencang saat pesawat mau naik (take off), turbulence, dan akan mulai turun (landing). Pada saat itu, ada perubahan tekanan yang bikin anak tidak nyaman,” ujar Catharine yang berpraktik di RS Pondok Indah-Pondok Indah.

Ada juga trik lain bila anak sudah besar. Anda bisa meminta anak dalam posisi menelan. Cara ini supaya tekanan di telinga tengah menjadi stabil. Rasa sakit pada telinga anak terhindarkan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Dokter Terkejut Temukan 19 Empeng di Perut Anjing

Liputan6.com, Jakarta Sudah bukan rahasia lagi bila hewan peliharaan sepert anjing kerap “mengunyah” hampir apa pun. Dan hal itulah yang terjadi pada seekor anjing yang tinggal di Boston, AS. Pihak rumah sakit hewan yang menanganinya terkejut ketika memeriksa isi perut anjing bulldog itu.

Rumah Sakit Angel Animal Medical Center menemukan 19 empeng bayi dalam perut anjing bernama Mortimer.

April lalu, keluarga Wellesley menyadari ada yang aneh dengan hewan peliharaan mereka, Mortimer. Anjing berusia 3 tahun itu menunjukkan gejala mual sebelum makan.

Sang pemilik, Emily Shanahan, kemudian membawa anjing itu ke dokter hewan. Di sana, Mortimer diberi resep obat untuk mengatasi gejala mual itu.

2 dari 2 halaman

Tak Mempan dengan Obat Dokter

Hanya saja obat yang diresepkan oleh dokter hewan tak menunjukkan pengaruh apa pun pada Mortimer, hiingga akhirnya anjing itu berhenti makan sama sekali.

Melansir laman New York Post, Mortimer akhirnya dibawa ke rumah sakit Angel. Anjing itu kemudian menjalani pemeriksaan dengan sinar-X. Dan ditemukanlah tumpukan empeng di dalam perutnya.

Dokter hewan yang menangani Mortimer menduga empeng-empeng tersebut adalah milik dua anak Shanahan yang selama beberapa waktu ini kerap hilang.

Untungnya Mortimer tak perlu menjalani operasi untuk mengeluarkan empeng-empeng tersebut. Dokter menggunakan sebuah scope medis untuk mengatasinya. Kini Mortimer sudah pulih seperti sedia kala.

Terlalu Sering Masturbasi Bikin Klitoris Mati Rasa?

Liputan6.com, Jakarta – Seorang wanita–yang tak disebut namanya–mencemaskan apakah masturbasi yang terlalu banyak dilakukannya bisa menyebabkan klitoris mati rasa. Adanya kecemasan tersebut bisa dikonsultasikan dengan dokter.

Klitoris mungkin mati rasa untuk sementara waktu setelah menerima banyak stimulasi intens. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan perasaan kembali (rasa sensitif) di klitoris jika Anda memberikan sedikit istirahat (istirahat dari masturbasi),” jelas terapis seks Vanessa Marin, dikutip dari Allure, Jumat (21/6/2019).

Mati rasa pada klitoris termasuk pengalaman yang dialami sebagian besar wanita setidaknya sekali dalam hidup. Kondisi ini sebenarnya sangat umum terjadi dan cenderung terjadi setelah penggunaan vibrator bertenaga tinggi.

“Misal, durasi masturbasi yang sangat lama. Itu pun memang membuat klitoris mati rasa hanya sementara waktu saja,” lanjut Vanessa.

Agar masturbasi tetap berjalan lancar dan Anda tetap merasakan sensasi pada klitoris sebaiknya berikan jeda waktu masturbasi.

Cobalah tidak masturbasi sehari atau dua hari agar klitoris mendapatkan kembali kepekaannya, saran Vanessa. Jika klitoris mati rasa berlangsung lebih dari beberapa hari, Anda harus berkonsultasi ke dokter.

Gunakan Pelumas

[Fimela] Ilustrasi Seks
Gunakan pelumas saat masturbasi. | unsplash.com

Ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat masturbasi, terrutama bila Anda merasakan iritasi pada labia bagian dalam atau luar, bahkan pada tudung klitoris.

Jika Anda menggunakan gesekan intens saat bermasturbasi, ada kemungkinan hal itu membuat mikrotears (rasa sakit) di jaringan super halus di vulva.

“Terutama labia bagian dalam dan tudung klitoris. Apakah Anda pernah merasakan sensasi menyengat pada vulva atau kulit terasa teriritasi? Jika tidak, maka Anda baik-baik saja,” ujar Vanessa.

Pilihan tepat saat masturbasi yakni menggunakan pelumas yang aman bagi tubuh. Pelumas dapat menciptakan penghalang pelindung untuk kulit dan membantu mencegah segala macam iritasi.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Ini yang Terjadi di Otak Orang yang Putus Cinta

Liputan6.com, Jakarta Patah hati karena putus cinta itu bikin dada nyeri dan sakitnya menyiksa. Enggak hanya itu, putus cinta juga bisa berpengaruh ke otak.

Seorang psikolog terkenal bernama Guy Winch baru-baru ini menulis sebuah kolom di Psychology Today tentang efek putus cinta ke otak, dan bagaimana reaksinya secara dramatis setelah patah hati.

Menurut Winch, rasa sakit yang menyiksa usai putus cinta membuat otak mengubah lingkungan internalnya sebagai bentuk mekanisme couping (menerima kenyataan). Jika itu tidak cukup melindungi dirinya sendiri, gejala putus cinta dapat menyebabkan kerusakan serius pada orang tersebut.

Winch mengatakan, kondisi putus cinta bisa mempengaruhi kemampuan berpikir dan mengganggu kemampuan seseorang untuk fokus dan berfungsi dalam kegiatan sehari-hari.

2 dari 3 halaman

Berperilaku seperti pecandu

Untuk lebih mendukung pernyataan sebelumnya, sebuah studi berbeda yang diterbitkan dalam prosiding jurnal National Academy of Sciences Amerika Serikat mengungkapkan setiap penolakan romantis memicu area otak yang sama diaktifkan ketika seseorang memiliki perasaan sakit di tubuhnya seperti dikutip Medicaldaily.

Memang, orang yang patah hati dapat menunjukkan perilaku yang sama seperti seorang pecandu, dan itu sendiri bisa mengganggu karena ketidakbenaran otak dapat berlangsung selama seminggu, sebulan atau bahkan setahun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pakaian Populer yang Bahayakan Miss V

Liputan6.com, Jakarta Pakaian sehari-hari yang Anda kenakan mungkin bisa membahayakan vagina (Miss V) Anda. Misalnya saja celana jeans ketat yang sangat populer. Memang, terlepas dari membuat kaki terlihat indah, celana ketat cenderung lebih banyak ruginya ketimbangan keuntungannya.

Seorang profesional medis menjelaskan bagaimana pakaian seperti skinny jeans bisa membahayakan vagina Anda. Ia adalah dokter estetika yang berbasis di Kent, Dr Shirin Lakhani.

Menurutnya, mengenakan pakaian ketat atau sintetis dapat membatasi aliran dan sirkulasi udara di sekitar area dan menghentikan vagina Anda dari ‘bernapas’.

“Sangat penting untuk memberikan ruang daerah itu untuk bernapas,” ujarnya.

“Mengenakan pakaian ketat atau sintetis seperti legging, skinny jeans, pakaian olahraga dan kostum berenang, lebih mungkin menciptakan lingkungan yang bermasalah untuk berkembang,” kata Lakhani seperti dikutip Mirror.

2 dari 2 halaman

Infeksi jamur

Masalah yang dimaksud Lakhani termasuk infeksi jamur seperti sariawan, dan infeksi umum ini membuat Anda merasa tidak nyaman. Gejalanya meliputi gatal dan iritasi di sekitar vagina, keputihan, keputihan seperti keju cottage dan rasa sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks.

Seperti halnya sariawan, pilihan pakaian Anda juga bisa menyebabkan vagina Anda menjadi meradang dan menyakitkan, jika bahan tersebut menggosok dan menekan area tersebut.

Jadi, kata Lakhani, daripada mengenakan skinny jeans sepanjang waktu, mungkin ada baiknya Anda menukar dengan rok atau gaun ringan. Tetapi jika itu bukan sesuatu yang membuat Anda merasa nyaman ketika meninggalkan rumah, pilihlah celana panjang yang tidak terlalu ketat.

Melahirkan Normal Tak Identik dengan ‘Pengguntingan’

Liputan6.com, Jakarta Selama ini prosedur episiotomi dianggap hal umum yang terjadi dalam persalinan normal. Episiotomi adalah sedikit membuka atau menggunting jaringan antara vagina dan anus untuk membuka jalan lahir lebih lebar agar bayi keluar lebih mudah.

Banyak dokter percaya bahwa dengan menggunting lebih dulu akan mencegah ibu mengalami robek dan luka lebih serius. Hal ini jika dibandingkan robek terjadi secara alami.

Dengan melakukan beberapa tingkat kontrol atas robekan, dokter percaya bahwa bisa memberikan kesempatan yang lebih baik pada panggul untuk pulih lebih cepat.

Meski demikian, dikutip dari Huffpost, episiotomi tak direkomendasikan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) untuk umum dilakukan.

2 dari 2 halaman

Perlu Indikasi Medis

Pihak ACOG lebih menyarankan jika adanya indikasi medis. Misalnya ketika bayi terjebak di belakang panggul atau ketika bayi harus dibantu dengan forsep. Pasalnya, tubuh wanita secara anatomi memang dibuat bisa mengeluarkan bayi tanpa perlu bantuan pengguntingan.

Sekitar 15 tahun yang lalu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) memperbarui pedomannya dengan mengatakan untuk pertama kalinya bahwa episiotomi rutin tidak direkomendasikan.

Sejak itu, tingkat episitomi di Amerika Serikat menurun drastis. Luka episiotomi pada sebagian wanita juga berdampak panjang.

“Pada beberapa kondisi bisa mengembangkan inkontinesia atau buang air tak terkendali dan ini bisa jadi masalah seumur hidup,” kata Amy Rosenman, seorang dokter kandungan di David Geffen School of Medicine.

 Penulis : Mutia Nugraheni / Dream.co.id

Bercinta Saat Menstruasi, Tetap Berisiko Hamil

Liputan6.com, Jakarta Sebagian orang tetap memilih untuk bercinta saat menstruasi. Muncul asumsi bahwa perempuan yang mengalami menstruasi tidak akan hamil. Apakah hal tersebut benar? Ada dua alasan mengapa hamil saat menstruasi dapat terjadi.

“Setiap menstruasi pasti pendarahan tetapi setiap pendarahan belum tentu menstruasi,” kata Asisten Profesor Ilmu Reproduksi, Ginekologi dan Obstetri, Yale School of Medicine, Amanda Kallen, seperti dikutip dari Health.

Kallen menjelaskan menstruasi juga dianggap sebagai ‘pendarahan kembali’ yakni pendarahan yang Anda alami selama dua hingga tujuh hari pada akhir siklus menstruasi. Hal tersebut menandakan bahwa perempuan tidak hamil tapi memulai siklusnya kembali dan akan berovulasi dalam beberapa minggu.

Namun, Kallen menjelaskan ada alasan lain yang membuat wanita mengalami mengalami pendarahan dari vagina. Siklus menstruasi yang tidak menentu, polip dan gejala kehamilan awal dapat menyebabkan pendarahan sehingga dianggap sebagai menstruasi.

“Risikonya adalah pendarahan dapat dianggap sebagai menstruasi. Seorang perempuan mungkin menganggap dirinya tidak mungkin hamil. Tetapi sebenarnya kemungkinan untuk hamil tetap ada pada siklus tersebut,” kata Kallen.

2 dari 2 halaman

Bercinta saat menstruasi

Lalu, bagaimana dengan perempuan yang bercinta saat menstruasi? Kallen mengatakan wanita mungkin saja hamil meski bercinta saat menstruasi apabila dia memiliki siklus menstruasi yang lebih panjang hingga masa ovulasinya dimulai.

“Jika seorang perempuan berhubungan seks di akhir siklusnya dan kebetulan berovulasi di awal masa, maka sperma bisa jadi masih bertahan dalam saluran dan terjadi pembuahan. Perempuan mungkin tidak menyadarinya karena sperma dapat hidup selama beberapa hari di tempat tersebut,” kata Kallen.

Kallen mengatakan bahwa sperma dapat hidup hingga 5 hari di dalam saluran reproduksi perempuan. Ada kemungkinan sperma bertahan sampai Anda ovulasi. Beberapa perempuan pun memiliki siklus bukan 28 hari sehingga memiliki durasi menstruasi lebih pendek dan ovulasi lebih lama. Kondisi tersebut memberikan sperma kesempatan untuk membuahi sel telur.

Kallen menyarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi yang efektif dengan benar. Hal ini akan menurunkan risiko Anda untuk hamil saat menstruasi. Kebanyakan pil KB biasanya akan mencegah perempuan mengeluarkan sel telur. Namun, ini tidak 100 persen efektf.

Penulis: Khairuni Cesario